Anda di halaman 1dari 5

LEMBAR KERJA SISWA

SISTEM SARAF
A. JUDUL
Gangguan dan kelainan pada sistem saraf

B. KOMPETENSI DASAR
4.11

Mengobservasi penyebab terjadinya berbagai gangguan yang terjadi pada sistem


regulasi ( saraf, endokrin, indera)

C. TUJUAN
1. Siswa dapat menganalisis gejala gangguan pada sistem saraf
2. Siswa dapat mengetahui beberapa gangguan yang terjadi pada sistem saraf pusat dan sistem
saraf tepi beserta penyebabnya
3. Siswa dapat mengusulkan upaya pencegahan atau pengobatan untuk gangguan tersebut
4. Siswa dapat menyebutkan obat-obatan yang memberikan pengaruh terhadap sistem saraf

D.DASAR TEORI
Sistem saraf manusia dapat dibagi menjadi sistem saraf pusat dan
sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat terdiri atas otak dan sumsum tulang
belakang. Sistem saraf tepi dapat dibagi menjadi sistem saraf sadar (saraf
somatik) dan sistem saraf tidak sadar (saraf otonom). Sistem saraf sadar
dapat dibagi lagi menjadi sistem saraf kranial dan sistem saraf spinal,
sedangkan sistem saraf tak sadar dibagi menjadi sistem saraf simpatetik
dan sistem saraf parasimpatetik.
Sistem saraf pusat terdiri atas otak (ensefalon) dan sumsum tulang
belakang (medula spinalis). Otak terletak didalam tengkorak, sedangkan
sumsum tulang belakang terletak di dalam ruas-ruas tulang belakang.
Baik otak maupun sumsum tulang belakang , keduanya tersusun atas tiga
substansi pokok, yaitu substansi grisseria (terdiri atas badan-badan sel
dan kumpulan sinapsis sel-sel saraf yang membentuk substansi kelabu),
substansi alba ( terdiri atas serabut-serabut bermielin yang membentuk
substansi putih) serta sel-sel neuroglia (Jaringan ikat di substansi sel-sel
saraf.
Sistem saraf tepi dapat dibagi menjadi sistem saraf sadar (saraf
somatik) dan sistem saraf tidak sadar (saraf otonom). Sistem saraf sadar
berfungsi mengatur aktivitas-aktivitas yang kita sadari, contohnya
kontraksi otot-otot kaki untuk berjalan. Sistem saraf sadar terdiri atas
sistem saraf kranial (disusun oleh saraf otak) dan sistem saraf spinal

(disusun oleh saraf sumsum tulang belakang). Sedangkan siistem saraf


tak sadar berhubungan dengan pengaturan lingkungan internal tubuh dan
tidak melibatkan otot-otot rangka. Serabut sistem saraf otonom keluar
dari sistem saraf pusat menuju ke berbagai organ dalam misalnya,
jantung,, paru-paru, usus dan kelenjar.
Seperti halnya sistem tubuh yang lain, sistem saraf juga dapat
mengalami kelainan atau kerusakan sel sehingga tidak dapat menjalankan
fungsinya dengan baik. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa hal,
misalnya kecelakaan, makanan atau minuman seperti alkohol, virus, dan
lain-lain. Beberapa gangguan pada susunan saraf antara lain sebagai
berikut:
a. Meningitis, yaitu peradangan di bagian selaput otak (meninges),
yang disebabkan oleh bakteri atau virus.
b. Neuritis, yaitu gangguan pada saraf tepi (perifer) yang disebabkan
adanya peradangan, keracunan, ataupun tekanan.
c. Penyakit parkinson, merupakan penyakit kemunduran otak akibat
kerusakan bagian otak yang mengendalikan gerakan otot. Ciri-ciri
penderita penyakit ini adalah tubuh yang selalu gemetar,
mengalami kesakitan dalam berjalan, bergerak, dan berkoordinasi.

E. PETUNJUK PENGERJAAN LKS


1. Bacalah dengan seksama gejala gangguan pada sistem saraf pada
tabel
2. Lakukanlah telaah referensi melalu buku paket atau internet untuk
mengisi tabel
3. Berdiskusilah bersama teman kelompokmu untuk menjawab
pertanyaan dan mengisi tabel dibawah ini

F. DATA PENGAMATAN
1. Kelainan pada sistem saraf
N
o
1

Gejala
Tubuh sering mengalami
kesemutan dan keram,
sering mengalami sakit
kepala, daya tahan tubuh
menurun drastis, sering
merasa cemas dan gelisah,
dan jika kondisinya sudah
sangat parah dapat
menyebabkan kemampuan

Nama
gangguan/kel
ainan

Tempat
terjadi

Penyebab

penglihatan menjadi
berkurang.
Mengalami tremor (gerakan
otot yang terjadi secara
ritmis dan bolak-balik yang
tidak disengaja pada satu
atau lebih bagian tubuh),
Otot terasa kaku dan tidak
fleksibel, Pergerakan yang
lambat,
Berkurangnya
keseimbangan
dan
juga
koordinasi tubuh.
hilangnya kemampuan
seseorang mengenali dan
mengingat
kejadian masa lampau
dalam kurun waktu tertentu.
Gangguan organ seperti rasa
sakit, masalah penglihatan,
berbicara, depresi,
gangguan koordinasi &
lemah pd otot sampai
kelumpuhan.

2. Pengaruh obat-obatan pada sistem saraf


N
o
1

3
4

Efek

Golongan obat

Contoh obatnya

Menjadi tenang dan


menurunkan aktivitas
otak
Meningkatkan aktivitas
otak, tidak mengantuk,
tubuh dalam kondisi
prima
Berhalusinasi
Tidak merasakan sakit

G.PERTANYAAN DISKUSI
1. Sebutkan beberapa gangguan yang menyerang sistem saraf beserta
penyebabnya!
2. Berikanlah upaya pencegahan dan pengobatannya!
3. Sebutkan 4 golongan obat dan jenisnya, serta berikan keterangan
efek yg diberikan!

H.PEMBAHASAN

I. KESIMPULAN

DAFTAR PUSTAKA
Pujiyanto, Sri . 2014. Menjelajah Dunia: BIOLOGI. Solo: PT Tiga Serangkai
Pustaka Mandiri.

Purnomo, dkk Biologi Kelas X1 Untuk SMA. Jakarta: Pusat perbukuan


Departemen Pendidikan nasional

Anda mungkin juga menyukai