Anda di halaman 1dari 9

MAKALAH

BIMBINGAN PRIBADI DAN SOSIAL


Untuk Memenuhi Tugas Mid Semester
Dosen: Dra. Wahyu Murti Utami, M. Pd

Disusun oleh:
Nama : Idha Kusmawati
Semester : VI (enam)
NIM : 07012009

INTITUT KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN


PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA
WATES YOGYAKARTA
2010
KATA PENGANTAR

Puji syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah
memberikan rahmat serta hidayah-Nya kepada kami semua, sehingga saya dapat
menyelesaikan tugas yang telah diberikan kepada kami berupa makalah dengan judul
“ Bimbingan Pribadi dan Sosial”

Dalam penyusunan makalah ini kami yakin masih banyak kekurangannya.


Oleh karena itu, kami mengharap kepada para pendidik khususnya dan para pembaca
umumnya untuk memberikan saran dan kritik, dalam rangka penyempurnaan makalah
ini. Untuk itu kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Hanya kepada Allah SWT kami memohon semoga makalah ini bermanfaat
bagi kita semua. Amin.

Wates, 11 Mei 2010

Penyusun
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR……………………………………………………………ii
DAFTAR ISI……………………………………………………………………..iii
BAB I. PENDAHULUAN………………………………………………………..1
A. Latar Belakang Masalah……………………………………………….1
B. Tujuan Makalah………………………………………………………..1
BAB II. PEMBAHASAN…………………………………………………………2
A. Pengertian…………………………..………………………………….2
B. Bentuk- Bentuk Bimbingan Pribadi Sosial……………………………3
C. Tujuan Bimbingan Pribadi Sosial…………………………………..…4
BAB III. KESIMPULAN………………………………………………………….6
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………..7
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Manusia sebagai makhluk pribadi dan social dalam kehidupannya


selalu tidak lepas dengan masyarakat di lingkungannya. Sebagai makhluk
social, manusia mempunyai peranan yang khas dalam lingkungannya serta
mempunyai kepribadian dan pola tingkah laku yang khas pula. Kita tahu
bahwa tidak semua manusia dapat dengan mudah untuk mengubah pola
tingkah lakunya yang kurang sesuai terhadap lingkungannya.

Bimbingan dan konseling merupakan suatu layanan yang memberikan


suatu pengembangan yang efektif kepada setiap individu yang berkaitan
dengan pengembangan ketrampilan, pengetahuan, dan sikap dalam bidang
pribadi-sosial, akademik, dan karir yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas-
tugas perkembangan setiap individu.

Setiap individu perlu mengembangkan dirinya supaya lebih dapat


menggali potensi yang ada dalam dirinya untuk memperoleh hasil yang
maksimal di masa yang akan datang.

B. Tujuan Makalah.

Tujuan dari penulisan makalah ini yaitu agar mahasiswa bisa mengerti dan
memahami tentang masalah pribadi dan sosial
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian
a. Pengertian Bimbingan Pribadi

Bimbingan pribadi adalah suatu proses bantuan yang diberikan kepada


siswa dalam rangka memahami dirinya, mengenal lingkungan dunianya
dan merencanakan masa depannya. Pengertian di atas menitikberatkan
pada upaya pencapaian tujuan dan tugas perkembangan pribadi agar
individu dapat mewujudkan pribadi yang mampu bersosialisasi dan
menyesuaikan diri.

b. Pengertian Bimbingan Sosial

Bimbingan sosial merupakan salah satu jenis bimbingan dalam


kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah yang di maksud untuk
mencapai pribadi yang mandiri, taqwa dan bertanggung jawab. Sehingga
siswa mampu bertingkah laku dan berinteraksi secara baik terhadap guru,
teman maupun masyarakat sekitar lingkungan dimana individu berada.

c. Pengertian Bimbingan Pribadi Sosial

Bimbingan pribadi-sosial merupakan salah satu bidang bimbingan


yang ada di sekolah. Menurut Dewa Ketut Sukardi (1993: 11)
mengungkapkan bahwa bimbingan pribadi-sosial merupakan usaha
bimbingan, dalam menghadapi dan memecahkan masalah pribadi-sosial,
seperti penyesuaian diri, menghadapi konflik dan pergaulan. Sedangkan
menurut pendapat Abu Ahmadi (1991: 109) Bimbingan pribadi-sosial
adalah, seperangkat usaha bantuan kepada peserta didik agar dapat
mengahadapi sendiri masalah-masalah pribadi dan sosial yang dialaminya,
mengadakan penyesuaian pribadi dan sosial, memilih kelompok sosial,
memilih jenis-jenis kegiatan sosial dan kegiatan rekreatif yang bernilai
guna, serta berdaya upaya sendiri dalam memecahkan masalah-masalah
pribadi, rekreasi dan sosial yang dialaminya.

Inti dari pengertian bimbingan pribadi-sosial yang dikemukakan oleh


Abu Ahmadi adalah, bahwa bimbingan pribadi-sosial diberikan kepada
individu, agar mampu menghadapi dan memecahkan permasalahan
pribadi-sosialnya secara mandiri. Hal senada juga diungkapkan oleh
Syamsu Yusuf (2005: 11) yang mengungkapkan bahwa bimbingan
pribadi-sosial adalah bimbingan untuk membantu para individu dalam
memecahkan masalah-masalah sosial-pribadi.

Dari beberapa pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa bimbingan


pribadi-sosial merupakan suatu bimbingan yang diberikan oleh seorang
ahli kepada individu atau kelompok, dalam membantu individu
menghadapi dan memecahkan masalah-masalah pribadi-sosial, seperti
penyesuaian diri, menghadapi konflik dan pergaulan.

Yang tergolong dalam masalah-masalah sosial-pribadi adalah masalah


hubungan dengan sesama teman, dengan dosen, serta staf, permasalahan
sifat dan kemampuan diri, penyesuaian diri dengan lingkungan pendidikan
dan masyarakat tempat mereka tinggal dan penyelesaian konflik.

B. Bentuk-Bentuk Bimbingan Pribadi Sosial


a. Bentuk bimbingan pribadi

Ada beberapa bentuk bimbingan pribadi yang dilakukan oleh konselor


dalam memberikan bimbingan kepada kliennya:
a) Bimbingan pribadi formal adalah bimbingan yang dilakukan
oleh dewan guru dalam kelas tetapi tidak dalam jam pelajaran
atau di luar jam pelajaran.
b) Bimbingan pribadi nonformal adalah bimbingan pribadi yang
dilakukan oleh guru dengan cara siswa datang ke rumah guru
atau dengan bimbingan secara privat khusus.

b. Bidang bimbingan sosial

Bidang bimbingan sosial meliputi:

a) Pemantapan komunikasi
b) Pemantapan hubungan yang dinamis, harmonis dan produktif
teman sebaya.
c) Pemantapan pemahaman kondisi dan peraturan sekolah.

C. Tujuan Bimbingan Pribadi Sosial


a. Tujuan bimbingan pribadi

Tujuan bimbingan pribadi adalah membantu individu atau peserta


didik agar :

a) Memiki kesadaran diri, yaitu menggambarkan penampilan dan


mengenal akan dirinya
b) Dapat mengembangkan sikap positif
c) Memiliki rasa tanggung jawab
d) Mengembangkan ketrampilan hubungan antar pribadi
e) Dapat menyelesaikan konflik pribadi
f) Dapat membuat keputusan secara efektif
b. Tujuan Bimbingan Sosial

Tujuan Bimbingan Pribadi Sosial yaitu untuk memantapkan


kepribadian dan mengembangkan kemampuan individu dalam menangani
masalah pribadi. Merupakan layanan yang mengarah pada kepribadian
yang seimbang dengan memperhatikan keunikan karakteristik pribadi
serta ragam permasalahan individu. Dengan menciptakan lingkungan yang
kondusif, interaksi pendidikan yang akrab, mengembangkan sistem
pengembangan diri, sifat-sifat yang positif, serta ketrampilan-ketrampilan
pribadi sosial yang tetap.
BAB III

KESIMPULAN

Jadi dapat disimpulkan bahwa bimbingan pribadi-sosial adalah,


seperangkat usaha bantuan kepada peserta didik agar dapat mengahadapi sendiri
masalah-masalah pribadi dan sosial yang dialaminya, mengadakan penyesuaian
pribadi dan sosial, memilih kelompok sosial, memilih jenis-jenis kegiatan sosial
dan kegiatan rekreatif yang bernilai guna, serta berdaya upaya sendiri dalam
memecahkan masalah-masalah pribadi, rekreasi dan sosial yang dialaminya.

Dari beberapa pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa bimbingan


pribadi-sosial merupakan suatu bimbingan yang diberikan oleh seorang ahli
kepada individu atau kelompok, dalam membantu individu menghadapi dan
memecahkan masalah-masalah pribadi-sosial, seperti penyesuaian diri,
menghadapi konflik dan pergaulan.