Anda di halaman 1dari 8

1. Dr.

Dono ingin melakukan penelitian efek samping berdebar dari


berbagai obat asma yang diberikan sebagai terapi. Efek samping yang
diukur adalah jumlah denyut jantung (HR). Obat yang dibandingkan
adalah salbutamol, formoterol, aminofilin, dan terbutalin. Sedangkan
penderita asma sebagai sampel dibagi menjadi kategori pria dan
wanita. Bila kita anggap data yang ada berdistribusi normal maka uji
hipotesis yang akan digunakan penelitian ini adalah
a. Fisher
b. ANOVA one way
c. ANOVA two way
d. Chi square
e. Kruskal-Wallis
2. Pada suatu penelitian dengan sample siswa yang menderita gastritis
akan dicari faktor resiko kejadian gastritis. Parameter yang dinilai pada
penelitian
a. Insidens
b. Odds ratio
c. Prevalens
d. Relative risk
e. Nilai akhir uji statistik
3. Seorang wanita, mengeluh keluar cairan keputihan. Pasien adalah seorang PSK dan salah
seorang pasangannya HIV. Pasien ke dokter untuk menegetahui apakah dia tertular
penyakit yang sama. Sebagai dokter pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui
kemungkinan pasien menderita penyakit yang sama?
a. Random screening
b. Diagnostic screening
c. Multiphase screening
d. Mass screening
e. Oportunistic screening
1. Kepala Puskesmas Kecamatan A mengalami kegagalan dalam melaksanakan suatu
program kesehatan masyarakat. Setelah dilakukan evaluasi diketahui penyebabnya adalah
karena sosial ekonomi masyarakatnya yang rendah. Hal ini menunjukkan bahwa program
kesehatan tersebut kurang efektif dalam menggunakan strategi yang ada. Menurut Anda,
strategi apakah yang kurang digarap dalam kasus di atas?
a. Advokasi
b. Kemitraan

c. Pemberdayaan masyarakat
d. Dukungan social
e. Peningkatan kapabilitas perilaku
Sebuah pesawat terbang dengan penumpang terdaftar lengkap, jatuh setengah jam setelah lepas landas.
Setengah jam setelah komunikasi terputus dilakukan pencarian, 3 jam kemudian terlihat puing-puing
pesawat dari udara pada saat pencarian. Seminggu setelah kejadian separuh dari korban telah
teridentifikasi, sisanya belum.
Termasuk apakah bencana masal tersebut di atas :
a. Opened Disaster
b. Closed Disaster
c. Semi-Opened Disaster
d. Closed Disaster berat
e. Opened Disaster ringan

1. Suatu alat ukur baru utk DM diukur sensitifitas dan spesifitasnya.


Sensitifitas yg pertama didapatkan 90% spesifisitas 80%. Sensitifitas
yg kedua 70%, spesifisitas 90%. Berapakah net sensitivity untuk alat
tersebut ?
A. 80%
B. 75,5 %
C. 85%
D. 85,5%
Dalam suatu daerah terdapat 10.000 penduduk, dan 2% diantaranya dinyatakan
menderita DM. Peneliti melakukan uji sensitivitas dan spesifisitas alat cek gula darah.
Pada pemeriksaan pertama sesitivitas 70% dan spesifisitas 90%, pada pemeriksaan
kedua sesitivitas 90% dan spesifisitas 80%.
Berapakah nilai nett sensitivity dari alat cek gula darah tersebut?
a
b
c
d
e

80%
86.66%
73.33%
83.33%
90%

2. Puskesmas A berada di wilayah kelurahan 1. Sering didapatkan kejadian luar biasa (KLB)
dan penyakit menular di wilayah tersebut. Ada beberapa penyebab seperti dalam wilayah
tersebut, seperti dalam wilayah tersebut terdapat 2 aliran sungai yang tercemar. Banyak
dilalui kendaraan bermotor. Serta pemukiman yang kumuh dan padat. Banyak penduduk

yang tinggal dibantaran sungai yang tidak saling menjaga kebersihan. Apakah
kemungkinan penyebab utama mewabahnya KLB dalam penyakit menular tersebut?
A. Luas wilayah
B. 2 aliran sungai
C. Banyak kendaraan bermotor
D. Jumlah penduduk
E. Penduduk di bantaran sungai yang tidak saling menjaga kebersihan
Pasien laki-laki berusia 45 tahun datang kepuskesmas dengan membawa hasil lab, dan pasien
sedang menjalani terapi, pasien memberikan hasil lab basil taham asam (BTA) -/-/+, kemudian
dokter puskesmas tersebut menyuruh pasien untuk datang kebali 1 bulan berikutnya
apakah yang sudah di laksanakan oleh dokter tersebut?
A. specific protection
B. prompt treatment
C. limitation of disability
D. rehabilitation
E. promotive
Imunisasi sangat sulit dilakukan di NTT. Hal ini dikarenakan nenek moyang mereka tidak
pernah imunisasi dan tidak mengizinkan anak cucunya untuk imunisasi. Dokter dan staf
puskesmas akan melakukan kegiatan agar ibu-ibu di NTT mengizinkan bayinya di imunisasi.
Kegiatan apa yang dilakukan?
1. Staf puskesmas menjemput ibu dan bayinya untuk dibawa ke puskesmas
2. Dengan mobil puskesmas keliling, bidan membawa peralatan vaksin untuk
melakukan imunisasi
3. Perawat mengunjungi setiap rumah penduduk dan mengobati semua bayi yang
sakit
4. Puskesmas menjanjikan memberi susu formula dan makanan tambahan bagi ibu
dan bayi yang datang ke puskesmas
5. Dokter melakukan kunjungan ke TOGA (tokoh agama) dan TOMA (tokoh
masyarakat) untuk menjelaskan pentingnya imunisasi
Berdasarkan rekam medis menunjukkan peningkatan kasus anak kurang gizi jenis KEP di
sebuah desa wilayah kerjanya. Dokter kepala puskesmas ingin menerapkan primary
prevention. Apakah program kegiatan yang tepat?
a. Pengembangan faskes pustu di desa tersebut
b. Melakukan survei penemuan kasus KEP di desa lainnya
c. Memberikan makan tambahan kepada anak-anak dgn KEP
d. Meningkatkan pengawasan tumbuh kembang anak dgn acuan KMS
e. Melaksanakan
kegiatan
perbaikan
gizi
pd
balita
dgn
KEP
71. Seorang dokter umum di pedalaman hutan mendapatkan 30 pasien dicurigai kusta. Dokter
ini melaporkan kepada puskesmas terdekat bahwa ia akan melakukan pemeriksaan

pengecatan BTA dari bahan kerokan lesi aktif penderita secara massal dan membutuhkan
reagen pengecatan BTA. Apakah jenis rujukan kesehatan paling tepat ?
a. Rujukan Pengetahuan dari pakar kusta
b. Rujukan sarana dan logistik pemeriksaan BTA
c. Rujukan Pasien ke P3M kusta
d. Rujukan Spesimen ke labkesda
e. Rujukan Tenaga kesehatan dari dinkes setempat

1. Berdasarkan hasil survei Depkes RI pada tahun 2007 sekitar 37


% penduduk Indonesia bertubuh pendek, pada tahun 2010
angka tersebut masih berkisar 45 % penduduk Indonesia
bertubuh pendek. Sementara itu pada tahun 2005 sekitar 22
24 % penduduk di bawah 15 tahun mengalami obesitas, dan
tahun 2007 sekitar 21 %. Dari data tersebut, permasalahan
yang ada di Indonesia adalah :
a. Masalah gizi ganda
b. Masalah gizi mikro
c. Masalah gizi makro
d. Masalah defisiensi Fe
e. Masalah defisiensi Yodium
2. Seorang dokter kedatangan pasien yang bekerja di pabrik
rokok dengan gangguan faal paru. Dokter ingin melakukan
penelitian untuk mengetahui hubungan gangguan faal paru
dengan polusi tembakau. Dokter melakukan perbandingan
antara pegawai administratif dengan pegawai produksi yang
terkena polusi tembakau.
Metode penelitian yang digunakan adalah :
a. Kohort
b. Potong lintang
c. Studi kasus
d. Kasus kontrol
e. Observasi
3. Seorang dokter memiliki pasien dengan diagnosis Ca Pankreas.
Diketahui pasien tersebut memiliki kebiasaan minum minuman
keras. Dokter ingin mengetahui sebab akibat Ca pankreas dan
minum minuman keras. Dokter mengikuti perkembangan

penyakit pasien tersebut selama 5 tahun. Pembandingnya


pasien yang tidak meminum minuman keras.
Metode penelitian yang digunakan adalah :
a. Studi kasus
b. Potong lintang
c. Kohort
d. Kasus kontrol
e. Observasi
4. Seorang dokter melakukan penelitian terhadap suatu penyakit.
Dokter tersebut membawa penelitiannya ke laboratorium untuk
dilakukan pembiakan.
Metode penelitian yang dilakukan adalah :
a. Penelitian in vivo
b. Penelitian in vitro
c. Penelitian observasional
d. Penelitian deduktif
e. Penelitian induktif
5. Seorang anak berusia 8 tahun datang ke dokter bersama
ibunya, dengan menunjukan tanda-tanda gejala penyakit
hepatitis. Dokter tersebut ingin melakukan uji serologi untuk
memastikan diagnosisnya. Sebagai dasar penegakan evidence
based, apakah data artikel yang harus dicari oleh dokter
tersebut?
a. epidemiologi
b. Diagnosis
c. Penelitian klinis
d. Metode
6. Sebuah penelitian ingin mencari risiko hipertensi pada PNS.
Didapatkan data sebagai berikut:
Tabel hubungan antara riwayat penyakit hipertensi
AKeluarga, IMT, dan risiko Hipertensi
Normot Hiperte Rat
Interval
Nilai
p
ensi
nsi
io
Kepercaya
( n=
(n= 52) Od
an (95%)

177)
n
%
Golon
gan
II
III
IV
Masa
kerja
1-10
th
11-20
th
21-30
th
31-40
th

45
11
5
17

48
77
51
1

ds
n

25,
42
64,
50
9,6
0

15

28,
84
65,
38
11,
53

1,0
0
0,9
8
1,1
3

27,
12
43,
50
28,
81
0,5
6

9,6
1
40,
38
53,
84
1,9
2

1,0
0
2,6
2
5,2
7
9,6
0

34
6

21
28
1

Referensi
0,48 1,99

0,952

??-???

0,832

Referensi
1,92 7,41

0,070

0,98 17,61

0,002

0,52
178,14

0,129

Dari data diatas, nilai yang digunakan untuk menentukan


kekuatan hubungan antar variable adalah?
a. Nilai p
b. Proporsi
c. Frekuensi
d. Ratio Odds
e. Interval kepercayaan
7. Seorang dokter ikut dalam penelitian untuk membandingkan
kadar 2 jenis Aspirin dalam specimen urin. Aspirin A diukur
terlebih dahulu satu jam setelah diberikan. Satu minggu
kemudian setelah efek aspirin A habis dimasukkan aspirin B
yang diberikan dengan dosis yang sama setalah 1 jam
pemberian. Kemudian diukur lewat specimen urin
Uji statistic apa yang tepat digunakan

a.
b.
c.
d.
e.

One simple t test


T test independen
Pairod t test
Chi squar
Anova

Dokter akan meminta second opinion pada teman sejawatnya


mengenai penyakit gagal jantung yang diderita pasiennya melalui
surat. Surat tersebut berisikan temuan pemeriksaan, hasil
pemeriksaan, dan tujuan melakukan konsultasi. Konsultasi ini
termasuk jenis:
a. Konsultasi formal
b. Konsultasi informal
c. Cross referal
d. Interval referal
e. Colateral referal/contralateral
Pasien dengan diduga TB. Untuk pemeriksaan penunjang
diperlukan foto thorax. Namun anda tidak memiliki fasilitas
tersebut. Rujukan yang dilakukan termasuk
f. Rujukan medis
g. Rujukan kesehatan
h. Rujukan operasional
i. Konsultasi
j. konseling
Dinas Kesehatan Kabupaten setempat menugaskan satu tim survailans yang
dipimpin oleh seorang dokter, dalam penyelidikan epidemiologi diketahui
pasien Malaria tersebar di beberapa dusun yang dilaporkan mengalami
kejadian KLB malaria. Mengingat lokasi di kepualauan yang sangat terpencil,
maka tim survalans memutuskan untuk memberikan obat chlorquin sebagai
upaya profilaksis pada penduduk yang belum terserang malaria. Apakah
nama tindakan pada kasus diatas?
a. Mengeliminasi sumber patogen
b. mengeliminasi kerentanan penjamu
c. memblokade proses transmisi
d. menurunkan angka kesakitan
e. memberantas vektor nyamuk malaria

Seorang dokter baru, telah bertugas selama 2 bulan di Puskesmas Y. Dokter


itu tertarik
dengan data yang dikumpulka oleh staf Puskesmas yang bertanggung awab
terhadap
pengendalian penyakit di wilayah Kecamatan Puskesmas tersebut. Data
epidemiologi
menggambarkan dinamika transmisi sebuah penyakit yang digambarkan di
bawah ini.
Dokter itu ingat bahwa ukuran infektivitas suatu transmisi penyakit adalah
secondary
attack rate.

Berapakah secondary attack rate untuk kasus ini?


a. 1 kasus per 11 orang
b. 3 kasus per 11 orang
c. 4 kasus per 11 orang
d. 3 kasus per 10 orang
e. 4 kasus per 10 orang

Dalam rencana kegiatan imunisasi polio, dokter puskesmas sebagai coordinator di


wilayah kerjanya. Pimpinan puskesmas sebagai coordinator wilayah kerjanya.
Pimpinan
puskesmas dan staf bekerja keras agar sasaran dapat tercapai, namun ada
beberapa kendala
karena posyandu tidak memenuhi target pencapaian dikarenakan kekurangan
vaksin polio. Dari
unsur pokok/ fungsi manajemen, unsur manakah yang kurang dilaksanakan oleh
dokter
puskesmas sebagai coordinator sebelum pelaksanaan ?
A. planning
B. organizing
C. actuating
D. controlling
E. budgeting