Anda di halaman 1dari 7

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah

: SMP Negeri 41 Semarang

Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas / Semester

: VII/ Gasal

Alokasi Waktu

: 3 x 40 menit ( 1 pertemuan)

A. Standar Kompetensi
2. Memahami bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel
B. Kompetensi Dasar
2.2 Melakukan operasi pada bentuk aljabar
C. Indikator Pencapaian
1. Menyelesaikan operasi hitung perpangkatan pada bentuk aljabar menggunakan
sifat-sifat operasi hitung.
2. Menyelesaikan operasi hitung pembagian pada bentuk aljabar menggunakan sifatsifat operasi hitung.
D. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyelesaikan operasi hitung perpangkatan pada bentuk aljabar
menggunakan sifat-sifat operasi hitung.
2. Siswa dapat menyelesaikan operasi hitung pembagian pada bentuk aljabar
menggunakan sifat-sifat operasi hitung.
E. Karakter yang akan Dicapai
1.
Kerja keras
2.
Demokratis
3.
Kreatif
F. Materi Pembelajaran
Operasi Perpangkatan dan Pembagian pada Bentuk Aljabar. (terlampir)
G. Metode Pembelajaran
Model

: pembelajaran langsung.

Metode : ceramah, metode drill, diskusi, dan presentasi.

H. Langkah-Langkah Kegiatan
Kegiatan
Pendahuluan

Alokasi

Deskripsi Kegiatan
1. Guru

memulai

pelajaran

tepat

waktu

dengan

Waktu
5 menit

mengucapkan salam dan mengajak siswa berdoa.


2. Guru menanyakan kabar dan mengecek kehadiran
siswa.
3. Siswa yang piket menghapus tulisan di papan tulis
apabila papan tulis belum bersih.
4. Guru

menanyakan

kesiapan

dari

siswa

untuk

mengikuti pembelajaran dan meminta siswa untuk


menyiapkan buku pelajaran matematika.
5. Guru menulis judul materi pembelajaran di papan
tulis.
6. Guru memberikan motivasi untuk membangkitkan
semangat belajar dan kerja keras siswa.
7. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran untuk
menumbuhkan rasa ingin tahu, yaitu:
a. Siswa

dapat

menyelesaikan

operasi

hitung

(perpangkatan dan pembagian) pada bentuk


aljabar menggunakan sifat-sifat operasi hitung
3.

Guru menyampaikan garis besar materi operasi


pada bentuk aljabar, kegiatan individual, dan

4.

presentasi.
Guru menyampaikan apersepsi yaitu tentang
operasi

perpangkatan

bilangan

bulat,

operasi

perkalian bentuk aljabar, dan faktor pada bentuk


Inti

aljabar.
1. Siswa mengamati

secara

cermat

contoh

yang 100

diberikan guru tentang operasi hitung perpangkatan menit


dan pembagian pada bentuk aljabar. (eksplorasi)
2. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya tentang
materi yang dipelajari. (eksplorasi)
3. Siswa dengan bimbingan guru untuk melakukan
operasi hitung perpangkatan dan pembagian pada
bentuk aljabar. (elaborasi)
4. Siswa diberi kesempatan untuk menuliskan informasi
yang diperoleh. (elaborasi)
5. Melalui metode drill, siswa

secara

kreatif

mengerjakan soal yang berkaitan dengan operasi


perpangkatan dan pembagian pada bentuk aljabar.
(elaborasi)
6. Beberapa siswa menuliskan hasil pekerjaannya di
papan tulis. (elaborasi)
7. Guru menganalisis dan mengkonfirmasi terkait dengan
Penutup

hasil pekerjaan siswa. (konfirmasi)


1. Siswa dengan bimbingan guru, membuat simpulan 15 menit
dari materi yang telah dipelajari.
2. Guru bersama dengan siswa melakukan refleksi
tentang pembelajaran yang telah dilakukan.
3. Siswa dengan jujur mengerjakan soal kuis sebanyak 3
soal dengan alokasi waktu 10 menit.
4. Guru memberikan PR untuk siswa. (Buku paket
halaman halaman 90 no. 1c, 1e, 2b, 3a, 4b, 4d, 4e).
5. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan
pesan

atau

motivasi

untuk

tetap

belajar

dan

menyampaikan materi yang akan dipelajari pada


pertemuan berikutnya yaitu tentang substitusi pada
bentuk aljabar dan menentukan KPK dan FPB bentuk
aljabar.
I. Alat dan Sumber Belajar
1. Alat dan Bahan
a.
Papan tulis
b.
Lembar penilaian
c.
Alat tulis
2. Sumber Belajar
a. Buku BSE Matematika kelas VII karya Dewi Nuharini dan Tri Wahyuni
J. Penilaian
Teknik penilaian: tes tertulis
Bentuk instrumen: uraian
Contoh instrumen:
Indikator Penilaian
1. Menyelesaikan operasi
hitung perpangkatan pada

Teknik
Penilaian
Tes
Tertulis

Bentuk
Instrumen
Uraian
1.

Tentukan
perpangkatan
bentuk

hasil
aljabar

( 5 a3 b4 ) .

bentuk aljabar
menggunakan sifat-sifat

Instrumen

2.

Tentukanlah

hasil

operasi hitung.
2. Menyelesaikan operasi

perpangkatan

bentuk

aljabar

Sederhanakanlah

bentuk

( 3 p+q ) 4 .

hitung pembagian pada

3.

bentuk aljabar

aljabar

menggunakan sifat-sifat

( 2 a2 b c 2+ 8 a3 b2 c3 ) : 2 abc

operasi hitung.

Kunci Jawaban
No

Soal

Jawaban

Tentukan hasil perpangkatan


3

Tentukanlah
hasil
perpangkatan bentuk aljabar

( 3 p+ q ) 4 .

( 5 a3 b4 ) =( 5 a3 b4 )(5 a3 b4 )

4 2

bentuk aljabar ( 5 a b )
2

Pedoman
Penskoran
2

25 a6 b8
2

( 3 p+ q ) 4=( 3 p )4 + 4 ( 3 p )3 q +6 ( 3 p )2 q 2+ 4 ( 3 p ) q3 +q 4
81 p 4 +4 .27 p3 q+ 6 .9 p2 q 2+ 4 ( 3 p ) q3 +q 4
4

81 p +108 p q +54 p q +12 p q + q

Sederhanakanlah
aljabar

bentuk

( 5 a3 b4 ) =( 5 a3 b4 )(5 a3 b4 )
6

25 a b

( 2 a2 b c 2+ 8 a3 b2 c3 ) : 2 abc

Jumlah skor

Perhitungan nilai akhir dalam skala 0 100, sebagai berikut :


Nilai akhir =

perolehan skor
100
jumlah skor
Semarang,

September 2015

Mengetahui,
Guru Pamong

Guru Praktikan

Ida Zubaidah, S.Pd.


NIP. 19790321 200312 2 004

Nila Kumoro Manah


NIM 4101412129

Lampiran 1

MATERI AJAR
Perpangkatan pada Bentuk Aljabar
Operasi perpangkatan diartikan sebagai perkalian berulang dengan bilangan yang sama.
a. Perpangkatan pada Bentuk Aljabar Suku Satu
Contoh:
2
2
1) ( 3 x ) =3 x 3 x=9 x
2)

(3 x )2=(3 x ) (3 x )=9 x 2

3)

( 3 x )2=( 3 x 3 x )=9 x 2

4)

(3 p 2 q ) =(3 p2 q ) (3 p 2 q ) (3 p 2 q )

(3 )3 ( p2 ) q3 =27 p 6 q 3
b. Perpangkatan pada Bentuk Aljabar Suku Dua
Untuk menentukan perpangkatan pada bentuk aljabar suku dua, perhatikan uraian
berikut.

Demikian seterusnya untuk (a + b)n dengan n bilangan asli. Berdasarkan uraian


tersebut, dapat disimpulkan koefisien-koefisien (a + b)n membentuk barisan
segitiga Pascal seperti berikut.

Pangkat dari a (unsur pertama) pada (a + b)n dimulai dari an kemudian berkurang
satu demi satu dan terakhir a1 pada suku ke-n. Sebaliknya, pangkat dari b (unsur
kedua) dimulai dengan b1 pada suku ke-2 lalu bertambah satu demi satu dan
terakhir bn pada suku ke- (n + 1).
Contoh:
3
3
2
2
3
1) ( 2 x + y ) = (2 x ) + 3 ( 2 x ) y +3 ( 2 x ) y + y
3

8 x +12 x y +6 x y + y

Pembagian pada Bentuk Aljabar


Hasil bagi dua bentuk aljabar dapat diperoleh dengan menentukan terlebih dahulu
factor sekutu masing-masing dari bentuk aljabar tersebut, kemudian melakukan
pembagian pada pembilang dan penyebutnya.
Contoh:
3
3 xy :2 y= x
1)
2
2)

6 a3 b 2
3 2 21
6 a b :3 a b= 2 =2 a b =2 ab
3a b
3