Anda di halaman 1dari 34

68

3
A.

Merawat dan Memperbaiki Peralatan


Rumah Tangga Listrik

Objektif
1. Memahami jenis peralatan rumah tangga listrik yang menggunakan alat
pemanas
2. Memahami prosedur perawatan peralatan rumah tangga listrik
menggunakan alat pemanas
3. Memahami jenis peralatan rumah tangga listrik yang menggunakan motor
4. Memahami prosedur perawatan peralatan rumah tangga listrik
menggunakan motor listrik
5. Merawat peralatan rumah tangga listrik yang menggunakan alat pemanas
dan motor
6. Memahami data sheet komponen peralatan rumah tangga yang
menggunakan alat pemanas dan motor.
7. Memahami cara perbaikan peralatan rumah tangga listrik.
8. Memperbaiki peralatan rumah tangga listrik yang menggunakan alat
pemanas dan motor.
9. Memeriksa hasil perbaikan menggunakan alat ukur multimeter.
10. Melakukan uji fungsi hasil perbaikan

B. Uraian Materi
1. Peralatan Dasar untuk Perbaikan Peralatan Rumah Tangga Listrik.
Untuk pekerjaan perbaikan pesawat, Anda hanya memerlukan
peralatan yang sederhana, peralatan mekanik dan listrik. Alat ini tidak mahal,
mudah disiapkan, dan mudah menggunakannya; Anda dapat memiliki dan

69
menyiapkannya di bengkel Anda. Ada beberapa perlengkapan yang sangat
njlimet dibutuhkan untuk reparasi yang komplek, dan perlengkapan ini mahal
-- tetapi itu gambaran untuk jangka panjang. Untuk banyak pekerjaan,
bagaimanapun, alat2 sederhana sudahlah memadai.
Belilah

peralatan

perbaikan

pesawat

Anda

karena

Anda

membutuhkannya, jika Anda belum memilikinya. Keperluan yang sederhana.


Pertama, Anda akan memerlukan pemilihan obeng yang berkualitas baik -minimal 3 ukuran untuk obeng stAndar, dan sebuah obeng jenis - Phillips.
Tang kombinasi berhidung panjang juga vital. Anda juga membutuhkan palu
-- sebuah palu genggam, baik -- kunci sekrup yang dapat distel, dan satu set
kunci sok, pompa minyak, perlengkapan pisau, dan lampu gangguan
Beberapa perlengkapan listrik sederhana juga diperlukan -- pengepas
patron, tang pengupas kabel dan alat solder, jumper, dan tahanan lilitan
kawat 20 k/2W, untuk bekerja pada motor kapasitor.
Tahanan tidak mahal dan banyak didapat di took

spare part TV.

Semua peralatan listrik Anda harus terisolasi dengan tangan. Untuk bekerja
dengan pesawat kecil, Anda membutuhkan peralatan yang sama; Anda juga
membutuhkan obeng yang lebih kecil. Tang kombinasi circlip, untuk
membuka penahan clip pada rakitan gear, adalah berguna, tetapi tidak harus;
obeng akan sering dipakai untuk hal yang sejenis. Bahan yang dibutuhkan
untuk bekerja pada pesawat kecil termasuk tahanan-minyak panas, digunakan
untuk pesawat yang menghasilkan panas, minyak-gear silikon, diperoleh pada
tempat reparasi pesawat; dan pembersih kontak listrik, dapat diperoleh di
tempat reparasi pesawat dan suplier peralatan

listrik. Anda juga

membutuhkan kertas gosok yang sangat baik (No. 0000), steel wool untuk
membersihkan kontak2 listrik, dan kain pembersih.

2. Peralatan untuk Pengetesan Listrik

70
Banyak reparasi pesawat yang juga memerlukan pengetesan listrik
untuk mendiagnose permasalahan secara teliti. Minimal 80% dari waktu akan
Anda gunakan untuk menemukan titik kesalahan pesawat

dengan

bantuan tabel pencarikesalahan pada bagian lain, dan hasilnya dipakai untuk
mereparasi. Tetapi 20% dari waktu yang lain, Anda perlukan 1 dari 3 piranti
tes kelistrikan untuk menentukan letak kesalahan: sebuah tester tegangan,
tester sambungan, atau sebuah AVO (Amper-Volt-Ohm meter). Dengan
perlengkapan ini Anda harus dapat menjelaskan bahwa arus listrik mengalir
melewati bagian pesawat yang Anda diagnosis ketidakfungsiannya. Contoh
peralatan AVO meter bias dilihat pada gambar dibawah :

AVO Meter
tester
tegangan

tester
sambungan

Gambar 50. Piranti testing AVO meter dan kelengkapannya.

a. Pengetes (Tester) Tegangan.


Tester tegangan adalah alat yang paling sederhana dari ketiga jenis
alat ini. Alat ini terdiri dari lampu neon kecil dengan dua sambungan kawat
yang terisolasi pada bagian bawah dari rumah (lampu) ; setiap ujung kawat

71
terdapat sebuah logam probe-tes. Tester tegangan ini digunakan dengan
hidupnya arus, untuk menentukan adakah arus yang mengalir melalui kawat
dan untuk mengetes kelayakan pembumian. Kadang-kadang juga digunakan
untuk mengetahui apakah tegangan yang ada memadai. Carilah tester yang
mempunyai daerah kerja (rate) di atas 500 volt.
Untuk menggunakan tester tegangan, tempelkan atau sambungkan
salah satu probe pada kawat dan probe yang lain untuk kabel yang berbeda.
Jika komponen sedang menerima listrik,

lampu di dalam bola akan

memijar; jika lampu tidak memijar, kesalahan ada di titik ini. Sebagai contoh,
jika Anda mencurigai bahwa kotak-kontak ada kesalahan, masukkan salah
satu probe tester ke dalam lubang KK, dan probe yang lain masuk dalam
lubang KK yang lain. Lampu tester akan segera menyala, jika tidak, KK
mungkin rusak. Untuk melanjutkan tes KK, keluarkan KK dari tembok.
Tempatkan salah satu probe tester pada sambungan terminal sekrup dan probe
yang lain pada terminal sekrup yang lain. Jika bola pijar tester menyala, Anda
tahu bahwa KK tidak berfungsi lagi -- ada arus mengalir ke KK, tetapi aliran
tidak melewati KK untuk menyediakan daya ke pesawat. Jika lampu tidak
menyala, tidak ada arus yang masuk ke KK. Masalahnya mungkin sekering
putus atau CB trip, atau kawat mungkin terputus atau kerusakan di belakang
KK.

b. Pengetes (Tester) Sambungan.


Tester sambungan, pada pokoknya adalah alat diagnosis untuk
perbaikan beberapa pesawat, terdiri dari sebuah baterai di dalam bodi, dengan
sebuah probe-tes terhubung ke salah satu ujung akhir pada rumah baterai
dan kawat tes dengan sebuah kepala kekang dihubungkan pada ujungnya.
Tester sambungan ini digunakan dengan kondisi arus mati, untuk menentukan
kembali komponen listrik yang masih baik dan dimana letak kegagalan
fungsinya.

72
Untuk menggunakan tester sambungan, steker tidak diperlukan dan
lepaskan saja untuk mendapatkan pengetesan pada komponen.
Perhatian:

Jangan menggunakan tester sambungan kecuali dengan


mencabut steker pesawat atau dengan mematikan sumber
daya rangkaian.

Kekang-pengikat tester ke salah satu kawat atau disambungkan pada


komponen dan tempelkan (sambungkan) probe ke kawat yang lain. Jika
komponen menerima aliran listrik dari tester, tester akan menyala atau
berdengung; rangkaian terhubung. Jika tester tidak menyala atau berdengung,
atau jika reaksinya hanya sesaat, komponen rusak.

c. Ampere-Volt-Ohm mater (AVO meter).


Tester tegangan dan tester sambungan sudah memadai untuk berbagai
pekerjaan diagnosis, dan alat-alat itu tidak mahal. Tetapi untuk reparasi dan
pencari kesalahan pesawat yang agak berat, Anda harus memiliki
AVO meter, juga dikenal sebagai Multimeter. AVO berdaya baterai
dan digunakan dengan arus dalam kondisi mati (off). Alat ini digunakan
untuk mengecek aliran (sambungan) suatu penghantar atau komponen dan
mengukur arus listrik -- dari 0-250V AC/DC -- yang mengalir melalui
penghantar atau komponen.
Perhatian:

Jangan menggunakan AVO kecuali dengan mencabut steker


pesawat atau dengan mematikan sumber daya rangkaian.

Alat ini digunakan dengan memasukkan tes-lead, pada kedua ujung


probe. Tombol pengatur atau switch diatur untuk pengukuran sambungan
pada skala yang diinginkan, biasanya ohm; jarum menunjukkan arah arus
mengalir melalui komponen yang dites.
Alat ukur AVO meter secara khusus digunakan untuk pengetesan
pesawat, sebab dia digunakan saat power mati; tak ada bahaya listrik saat
menggunakannya. AVO meter mendapatkan informasi yang lebih akurat,

73
dalam banyak hal, daripada tester sambungan, oleh karenanya AVO lebih baik
untuk pengetesan banyak komponen. Belajar membaca AVO adalah sangat
mudah, dan pabrik pembuatnya telah melengkapi dengan instruksi
operasinya.
3. Komponen-komponen Dasar
Bagaimanapun kompleksnya komponen-komponen

yang ada,

pesawat memiliki komponen listrik dasar yang sama -- penghantar listrik,


steker dan kabelnya, berbagai sakelar, sensor, dan elemen-elemen
Semua komponen ini dapat tidak berfungsi, dan sering kita lihat
bahwa kerusakan total dalam suatu pesawat adalah karena gangguan pada
komponen2 yang sangat sederhana. Untuk kasus ini, adalah penting untuk
diketahui bagaimana komponen listrik dasar ini bekerja, mengapa mereka
rusak, dan bagaimana meperbaikinya atau menggantinya. Dengan informasi
ini, Anda dapat menangani banyak permasalahan pesawat yang sangat
sederhana, dengan sedikit usaha dan tantangan.

a. Kabel Power dan Kabel Steker


Banyak pesawat yang rusak yang sesungguhnya adalah aus, kabel
power yang terentang atau steker yang kurang panjang untuk membuat
kontak listrik yang baik. Pastikan operasi aman, Anda dapat mencek
semua kabel pesawat untuk permasalahan yang secara periodik, dan
mengganti kabel yang meregang atau inti kabel yang putus. Jika Anda curiga
bahwa kabelnya rusak, lepaskan kabel dari pesawat dan teslah dengan tester
sambungan. Jepitkan ujung kontak tester ke dalam steker, dan tempelkan
probe pada salah satu dari kedua kawat -- atau jika kabel di dalam steker,
masukkan probe dalam salah satu dari kedua lubang -- ujung akhir kabel dari
pesawat. Jika tester berbunyi atau menyala, pindahkan ia ke kawat yang lain
atau lubang yang lain, dan teslah kembali. Ulangi prosedur ini untuk
mengetes ujung kontak yang lain pada steker. Jika tester menyala atau

74
berbunyi pada setiap titik pengetesan, kabel tidak rusak; jika tidak nyala atau
tidak bunyi pada beberapa titik, kabel atau steker ada gangguan. Anda dapat
menemukan titik kesalahan dengan memotong kabel pada ujungnya dan
lakukan pengetesan. Jika sekarang tester menyala/berbunyi pada setiap titik,
steker adalah bagian yang rusak. Komponen rusak -- kabel atau steker, atau
keduanya -- dapat diganti.
b. Mengganti Kabel Snur.
Penggantian kabel snur pada pesawat, peralatan daya, dan juga
perlengkapan lainnya biasanya merupakan pekerjaan yang mudah. Beberapa
kabel snur khusus dapat, dan harus dibeli satu set lengkap, dengan steker pada
salah satu ujungnya dan terminal penghubung khusus pada ujung yang lain.
Secara umum, kabel dapat disusun dengan sebuah steker yang terpisah, kabel
snur secukupnya, dan mungkin terminal penghubung yang cocok. Kompor
listrik dan seterika, sebagi contoh, menggunakan kabel snur set lengkap;
gergaji meja dan mixer

menggunakan kabel snur dengan susunan yang

umum. Yakinkan selalu bahwa Anda mengganti kabel yang sudah tua/usang
dengan yang baru yang sejenis.
Seringkali, merupakan bagian yang sulit dari pekerjaan ini adalah
mencoba untuk menentukan titik sambungan dengan pesawat sehingga Anda
dapat melepas kabel snur yang sudah usang dan menggantinya dengan yang
baru. Kadang2 setiap kali Anda harus melepaskan tutup kotak sambungan,
seperti pada pompa air. Dalam hal yang lain, seperti pengering rambut yang
kecil, unitnya sendiri adalah bagian terpisah yang harus membongkar pesawat
sebelum Anda dapat menemukan terminal sambungannya. Dalam hampir
setiap kasus, kabel snur diklem pada suatu tempat dengan sebuah klem atau
piranti penjepit-suai. Untuk melepas kabel, kendorkan terminal sekrup atau
dengan menekan bagian penghubung-tekan, lepaskan klem atau piranti
penjepit, lalu lakukan penggantian kabel snur yang baru. Jika Anda
merusakkan piranti penjepit pada saat melepaskannya, gantilah dengan yang
baru yang sejenis.

75
Pada beberapa perlengkapan, ujung akhir kabel dibelitkan melingkar
terminal skrup, dan pembuatan sambungan baru adalah mudah. Berhati2lah
mengupas isolasi kabel bagian luar -- bukan isolasi bagian dalam -- kira2
sepanjang 3 inci pada ujung kabel. Kemudian, dengan pengupas kabel, kupas
kira2 0.5 inci dari ujung pada setiap kabel. Pilinlah inti setiap kabel yang
sudah terkupas, kencangkan, masukkan dalam lubang kontak. Lepaskan
terminal sekrup dan belitkan setiap inti kabel dan ikatkan melingkar sekrup;
kemudian kencangkan sekrup seperlunya. Hubungkan kabel pada ujung
pesawat untuk kabel yang baru dengan cara yang sama pada sambungan kabel
yang lama.
Dalam beberapa pesawat, solderan terminal sambungan untuk kabel
yang lama mungkin diklem, dan Anda harus mengganti terminal yang lebih
baik untuk kabel yang baru. Terminal yang diperlukan ini ada beberapa jenis,
dan alatnya disebut staker atau crimper. Anda dapat memperoleh alat ini di
suplier automotiv atau listrik. Dalam beberapa hal, terminal mungkin di
solder dengan ujung konduktor. Anda dapat menggantinya dengan terminal
sambungan solderan.

b. Penggantian Steker.
Jika hanya steker pesawat yang rusak, Anda dapat mengganti dengan
steker baru pada kabel power yang lama. Steker laki2 dengan 2 ujung kontak
dan sebuah kontak PE, masukkan ke dalam KK. Steker perempuan (rumah
steker) sering digunakan pada ujung kabel snur (power) dari pesawat,
mempunyai lubang2 terminal pada bilah kontaknya. Steker laki2 biasanya
dapat diambil per bagian sehingga Anda dapat mengambil sekrup terminal.
Steker perempuan mungkin diikat dengan paku keling atau dengan sekrup;
sekrup pengikat steker dapat diambil secara terpisah, tetapi keling-pengikat
steker tidak dapat diperbaiki. Jika steker tidak berfungsi, buka steker, jika
mungkin, dan cek untuk meyakinkan kawat penghantar telah terikat dengan
baik pada terminal sekrup steker. Jika kawat lepas, ikatkan pada terminal

76
sekrup. Ini mungkin sudah dapat memecahkan permasalahan; jika belum,
steker dapat diganti.

Gambar 51. Steker dengan 2 kawat, tali penguat diikat dengan kabel bagian
dalam

77

sepatu kabel
ring
ujung
sambungan

kontak

rumah cetak

Gambar 52. Detail dari Steker


Untuk mengikatkan pada steker laki2 yang baru, masukkan ujung
kabel dengan membuka steker terlebih dahulu, dan menariknya 5 atau 6
inci. Berhati2lah mengupas isolasi luar -- bukan isolasi kabel yang dalam -kira-kira 3 inci, kemudian, dengan pengupas kabel, kupas sekitar 1/2 inci dari
ujung pada setiap kabel penghantar. Pilin bagian inti yang terlepas dari setiap
kabel, kencangkan, masukkan ke dalam lubang kontak. Setelah pemilinan
ujung penghantar, talikan simpul penguat dengan kawat bagian dalam dari
kabel snur.
Pada steker dengan 2 kawat, lilitkan setiap kawat melingkari
prongdan kencangkan terminal sekrup. Lilitkan ujung kawat telanjang
melingkupi terminal sekrup, dan kencangkan sekrup. Jika sekrup berbeda

78
warna (metal), hubungkan kabel putih ke sekrup putih, dan kabel hitam ke
sekrup kuning. Pada steker dengan 3 kawat, gunakan teknik yang sama untuk
menghubungkan setiap kabel ke terminal sekrup. Hubungkan kabel PE (hijaukuning) ke terminal sekrup hijau. Jika kabel telah terlindungi secara baik
pada terminal sekrup, pasangkan isolator karton di atas bilah kontak steker.
Jika steker mempunyai klem jenis selongsong, klemlah melingkari kabel
secara pas.

c. Gasket
Semua pesawat yang menggunakan air atau mengerjakan pekerjaan
dingin -- dan beberapa yang mengerjakan panas -- mempunyai gasket,
biasanya di pintu. Gasket berfungsi 2 hal: menjaga kebocoran air dan udara,
dan menambah efisiensi pesawat. Jika gasket rusak, harus diganti sesegera
mungkin. Untuk menentukan kembali gasket yang rusak, periksalah untuk
yang retak dan sobek. Gasket terasa seperti bunga karang; jika gasket sudah
terlalu keras, gantilah. Mengganti gasket yang rusak dengan yang baru dan
dibuat khusus untuk pesawat; jangan menggunakan yang umum, dari semua
jenis gasket.
Ada 2 jenis dasar gasket, dipasang rata dan dipasang beralur. Gasket
pasangan-rata diamankan (dikunci) ke pintu oleh serentetan sekrup atau
kekang (clip), atau pemegang di suatu tempat oleh keping (bantalan) penguat
atau sebuah plat. Gasket pasangan -alur dicekam (dipegang) oleh pasak
penguat; pemasak khusus atau alat gasket membuat pekerjaan pemasangan
menjadi lebih mudah. Gunakan semen gasket untuk memasang jenis gasket
yang lain, seperti yang direkomendasikan oleh pabrik.
Pertama, lepaskan gasket yang sudah usang. Jika gasket adalah
pasangan alur, tariklah dengan hati2 dari alurnya; jika pasangan-rata,
lepaskan pengunci, bantalan penguat, atau plat untuk memunculkan gasket.
Bersihkan daerah yang dilewati gasket dengan air panas dan cairan detergen,
atau, bila perlu dengan spirtus mineral. Keringkan pintu dan kemudian pasang

79
gasket yang baru, haluskan di setiap tempat, masukkan pada tempatnya dan
permudahlah di setiap pojok yang melingkar; gunakan semen gasket jika
dikhususkan oleh pabriknya. Jika Anda sedang memasang gasket pasangan
pasangan-alur, tekan masuk pada tempatnya dengan alat pemasak. Yakinkan
bahwa gasket berada pada posisi yang baik dan halus, dengan tanpa terdapat
bagian yang menonjol atau melekuk ke bawah. Akhirnya, gantilah pengunci
atau bantalan penguat atau plat dan kuncilah. Keluarkan sisa2 semen gasket
dengan spirtus mineral; hati2 jangan sampai merusak cat pesawat.

d. Pengawatan
Banyak pekerjaan perbaikan pesawat termasuk pengawatan -hubungan kabel secara terpisah atau bergabung pada pemasangan kabel untuk
komponen listrik baru. Pengawatan kelistrikan di dalam pesawat mungkin
dihubungkan dalam satu atau beberapa cara, termasuk di dalamnya hubungan
dasar dengan terminal sekrup, terminal tekan-masuk, dan kadang2 terminal
sepatu kabel jenis selongsong. Kawat mungkin juga disambung dengan
penghubung solder. Komponen yang mempunyai banyak pengawatan -- timer
pencuci, dalam hal ini, yang mengontrol beberapa putaran operasi -- sering
disambungkan dalam suatu pengawatan, sekelompok kabel dimasukkan
dalam selongsong plastik.
Setiap jenis sambungan kawat harus dibuat baik saat Anda memasang
komponen baru, untuk setiap kabel terpisah dan setiap kabel pada kelompok.
Sebelum Anda menyambung beberapa kabel dalam pesawat, yakinkan bahwa
Anda tahu bagaimana mengikatnya; jika Anda memasang komponen yang
baru, ikatlah kabel dengan cara yang sama.

e. Sakelar
Kerja sakelar adalah membuat kontak dari penghantar pada rangkaian
kelistrikan. Jika pesawat dimasukkan ke KK, berarti menghubungkan ke

80
jaringan listrik di rumah Anda; daya listrik mengalir melewati penghantar
dalam rangkaian dan ke pesawat. Ketika sakelar ON/OFF pesawat
dihidupkan, penghantar pada pesawat digerakkan masuk dan terhubung
dengan penghantar jaringan, dan aliran listrik melalui sakelar untuk
menjalankan pesawat. Arus mengalir dalam rangkaian tertutup melalui
pesawat, kembali melalui sakelar dan ke jaringan. Komponen dasar pesawat
yang lain sebenarnya sejenis atau variasi dari sakelar -- reoshtat, thermostat,
solenoid, dan timer, sebagai contoh, semua adalah sakelar atau sakelar
sekunder. Komponen2 ini bekerja di dalam pesawat, memutar motor,
membuka dan menutup katup, elemen kontrol panas, dan menghidupkan
bagian yang berbeda pada pesawat hingga putaran yang berbeda, seperti
halnya pembilas dan putaran kipas pada mesin cuci. Ada beberapa jenis
sakelar -- tombol tekan, toggle, rockers, slides (sorong/geser), sakelar alir,
dsb.

Gambar 53. Pemasangan Kabel Power Pada Terminal

81

terminal
tekan-masuk

celah pemuncul
kawat

ujung
kupasan
kabel

Gambar 54. Cara menghubngkan Kabel listrik di dalam


peralatan rumah tangga listrik

Semua sakelar membuat kontak listrik di dalam rumah mekaniknya,


dan kesalahan sakelar dapat disebabkan oleh permasalahan dengan kontaknya
atau rumahnya. Ketika sakelar tidak berfungsi, putarlah pada posisi N dan
telitilah jika kontak digerakkan masuk ke posisi hingga kontak2 menyentuh.
Jika kontak2 tidak beroperasi dengan baik, jika kontak2 tidak bekerja dengan
baik, rumah sakelar adalah rusak, dan sakelar harus diganti. Jika kerja
mekanik sakelar baik, kontaknya mungkin kotor atau bengkok; jika sakelar
mempunyai terminal sekrup, ini dapat dibersihkan. Jika kontaknya kotor atau
terkorosi, bersihkan dengan amril kayu, dan kemudian dengan kain halus; jika
kontak belum lurus, luruskan dengan hati2 hingga kembali

pada

tempatnya.Kencangkan terminal sekrup yang dilepas. Jika kontak atau sekrup


terkorosi berat, sakelar harus diganti.

82
Untuk menentukan lagi apakah suatu sakelar dapat bekerja dengan
baik, bongkarlah pesawat untuk mendapatkan sakelarnya, dan teslah dengan
tester aliran atau AVO, setlah pada skala Rx1. Dengan steker pesawat
terlepas, kaitkan kekang (clip) tester pada salah satu colok dengan sakelar dan
tempatkan probe pada terminal yang lain; atau tempelkan probe AVO pada
setiap terminal. Hidupkan sakelar. Jika sakelar berfungsi, tester aliran akan
menyala atau berbunyi, dan akan menghentikan sinar atau bunyi jika sakelar
dimatikan; atau AVO akan terbaca tak terhingga. Jika tester tak menyala atau
berbunyi, atau AVO tidak menunjukkan harga yang lebih tinggi dari nol,
sakelar rusak, dan harus diganti. Beberapa sakelar mungkin akan
menunjukkan harga pembacaan yang lebih tingi dari nol, seperti yang
terdapat dalam setiap pesawat. Gunakan sakelar yang baru dari jenis yang
sama untuk mengganti sakelar yang lama, dan pasangkan pada tempatnya
dengan cara yang sama.

f. Thermostat
Thermostat adalah sakelar yang mengontrol suhu, dalam komponen
pemanas atau piranti pendingin. Thermostat digunakan di dalam pesawat
dengan menggunakan kekang-bimetal, cakram-bimetal, atau suatu tempat
yang berisi gas untuk mengontrol kontak listrik. Kerusakan pada thermostat
kekang-bimetal dan cakram-bimetal dapat diganti. Thermostat isi gas
kadang2 dapat diperbaiki secara profesional; dimana perbaikan adalah
mungkin tetapi kebanyakan sedikit lebih mahal daripada menggantinya.
Untuk menentukan kembali sebuah thermostat masih berfungsi,
bongkarlah pesawat untuk mengambil thermostat, dan testlah dengan tester
aliran atau dengan AVO yang distel pada skala Rx1. Dengan melepas steker
pesawat, kaitkan kekang tester pada salah satu lead ke thermostat dan
tempelkan probe ke yang lain; atau tempelkan salah satu probe pada setiap
terminal AVO. Tester aliran harus menyala atau berbunyi; atau AVO akan
terbaca nol. Putar ke bawah pengungkit (dial) dari pengontrol suhu; Anda

83
akan melihat titik kontak membuka pada thermostat. Thermostat akan
menghentikan nyala atau bunyi jika kontak dibuka. Jika thermostat rusak,
gantilah dengan yang baru dari jenis yang sama.

g. Piranti Sakelar Kontrol


Banyak pesawat yang memiliki beberapa fungsi, seperti halnya
bermacam putaran pada pencuci atau bagian pencuci. Pesawat ini bekerja
otomatis; pertama sakelar ON/OFF

hidup, komponen sakelar di dalam

pesawat, mengontrol panas, air atau aliran minyak, putaran motor, dan juga
yang lain. Yang lebih penting dari piranti ini, digunakan untuk
mengoperasikan sakelar, tuas, dan katup secara otomatis, juga solenoid2 relai
dan elemen sensor.

h. Elemen Pemanas
Elemen pemanas bekerja sangat sederhana. Tidak seperti konduktor,
elemen pemanas terbuat dari logam dengan tahanan listrik yang tinggi,
biasanya paduan nikel-chrome yang disebut nichrome. Jika arus mengalir
melalui elemen, tahanan yang tinggi ini mencegahnya dari aliran yang mudah
(cepat); aliran ini akan bekerja pada elemen, dengan kerja ini akan
menghasilkan panas. Jika arus mati, elemen secara perlahan menjadi dingin.
Ada 3 jenis elemen pemanas: kawat, pita, dan batang.
Untuk mengecek lagi apakah elemen pemanas masih berfungsi,
bongkarlah pesawat dan dapatkan elemen, lalu teslah dengan tester aliran atau
AVO, set pada skala Rx1. Dengan steker terlepas, jepitlah clip tester pada
terminal elemen pemanas dan tempelkan probe pada terminal yang lain; atau
jepitkan salah satu clip AVO pada setiap terminal. Jika elemen berfungsi
tester akan menyala atau berbunyi; atau AVO akan membaca dari 15-30 .
Jika tester tidak menyala atau berbunyi, atau AVO membaca lebih tinggi dari
30 , elemen adalah rusak, dan harus diganti. Jika Anda menggunakan tester

84
aliran bagaimanapun lihat dengan teliti pada tester, terutama jika elemen jenis
light-up -- beberapa elemen pemanas mempunyai faktor tahanan yang tinggi
sekali, dan sinar yang dihasilkan hanya sinar yang redup atau bunyi yang
lemah. Reaksi ini bukan berarti bahan elemen rusak, tetapi bahan itu merubah
arus menjadi panas yang efisien.

Gambar 55.Pengukuran Tahanan dari Rangkaian Kelistrikan


Elemen Pemanas

Latihan:
Jawablah beberapa pertanyaan berikut ini:

Besaran-besaran listrik apa sajakah yang dapat diketahui dengan


menggunakan AVO meter?

Sebuah kabel power disinyalir rusak, diduga kabel ataupun


sambungan di dalam steker putus. Untuk memperoleh kepastian putusnya
dimana, Anda akan memilih alat ukur (tester) apa?

Diantara stop kontak yang ada di bengkel kita, ketika digunakan


untuk mencatu sebuah mixer (catatan: mixer kondisinya baik), namun
mixer tidak bekerja. Jika kita ingin mengecek ada tidaknya tegangan pada
stop kontak tanpa harus tahu besarnya nilai tegangan, Anda akan memilih
alat tester apa?

85

Komponen dasar pesawat yang bekerja berdasarkan perubahan


suhu, berarti komponen tersebut memanfaatkan prinsip kerja apa? Apa
nama komponen tersebut?

Komponen dasar yang terbuat dari kawat tahanan, mis. nichrom,


disebut apa? Energi apa yang dihasilkan?

2. Pemeliharaan dan Perbaikan Motor Listrik pada Peralatan Rumah


Tangga Listrik.
Tergantung

pada

bagaimana

pekerjaan-pekerjaan

itu

harus

diselesaikan, pesawat mungkin memiliki satu atau beberapa jenis motor.


Pesawat-pesawat kecil biasanya digerakkan oleh motor universal, atau
dimana daya yang kecil diperlukan, dengan motor shaded-pole atau motor
sinkron. Pesawat-pesawat besar biasanya digerakkan oleh motor fase-belah
(split-phase) atau motor kapasitor.
Motor DC digunakan untuk pesawat kecil yang menggunakan baterai
sebagai sumber tenaga. Motor-motor universal dan DC mempunyai dua
buah takal ( blok ) arang yang disebut sikat, yang

berfungsi sebagai

kontak listrik. Motor-motor yang lain tidak mempunyai sikat; yaitu motormotor induksi, dimana rotor lilit digerakkan di dalam lempeng tetap yang
disebut stator. Motor-motor bersikat dua dan motor-motor induksi digerakkan
oleh gaya elektromagnit yang dibangkitkan oleh arus listrik yang melaluinya.
Antara ukuran dan daya motornya, motor-motor pesawat biasanya
saling tergantung dari waktu pemakaiannya. Anda dapat memperpanjang
umurnya dan meningkatkan efisiensi kerjanya dengan cara melumasi dan
menjaga kebersihannya dengan baik. Pesawat-pesawat yang berpenggerak
motor harus digunakan secara baik, artinya jangan sekali-kali membebaninya
terlalu berlebih, jangan menyalahgunakannya, dan jangan mengabaikan
permasalahan hingga menjadi lebih parah.

86
Ada beberapa prinsip dasar untuk mengoperasikan motor penggerak di
dalam sebuah pesawat:

Selalu menyambungkan pesawat pada sumber daya yang memadai;


pesawat dengan tegangan kerja 220V-240V harus dihubungkan ke kotakkontak (KK) 220V-240V. Jika KK untuk kebanyakan pesawat tidak
digrounding, gunakan steker adapter-grounded untuk mengground-kan
pesawat.

Jangan pernah menggunakan pesawat kecil yang kondisinya basah, atau


mengoperasikan beberapa pesawat sedang tangan Anda basah. Jika
pesawat besar seperti pencuci atau pengering, dalam keadaan basah,
jangan mengoperasikannya atau mencoba untuk mencabut stekernya.
Selesaikan motor secara profesional terlebih dahulu sebelum Anda
kembali menggunakan pesawat tersebut.

Jangan pernah membebani terlalu berlebih pada pesawat. Kelebihan


beban menyebabkan operasi tidak efisien dan pemanasan lebih terjadi
pada motor, dan dapat menyebabkan pemakaian yang terlalu lebih. Jika
motor mati karena beban lebih, kurangi beban sebelum menstart ulang
pesawat.
Pemeliharaan reguler (tetap) dapat mencegah banyak permasalahan

pada motor. Untuk mencegah panas lebih dan gangguan, sedotlah rumah
motor secara periodik untuk menghilangkan debu dan kotoran lain. Yakinkan
bahwa sirkulasi udara ke motor memadai, setidak-tidaknya setiap 1 tahun
minyakilah motor -- jika terdapat atau memiliki tempat minyak -- dengan
minyak motor non detergent no. 30 (tidak semua jenis minyak). Prosedur
untuk kekhususan pesawat, lihat detail berikut:

a. Motor Universal
Motor-motor ini terdiri dari sebuah rotor yang dinamakan armatur,
dengan kumparan kawat lilitnya, dan silinder putaran yang disebut komutator,

87
dengan jalur ( alur ) yang saling berbalikan pada bahan penghantar dan
bukan penghantar. Armatur dan komutator keduanya terletak pada poros
motor. Pada setiap sisi komutator, sikat arang membawa arus dari rangkaian.
Ketika sikat arang menekan komutator, armatur dimagnetisasi dan berputar.
Kebanyakan motor universal juga mempunyai kipas pendingin pada ujung
poros belakangnya. Motor universal digunakan dalam pesawat-pesawat
dengan ukuran kecil hingga menengah; motor-motor ini memberikan daya
yang kuat pada putaran rendah maupun tinggi. Motor universal dapat
beroperasi pada sumber AC ataupun DC. Kecepatannya dikontrol oleh
tekanan, kontrol tap-medan, penyearah, atau regulator, atau dengan gerakan
fisik pada gerakan sikat arang dari armatur.
Motor universal kebanyakan diminyaki dan ditutup secara tetap oleh
pabrik pembuatnya, dan tidak membutuhkan perhatian lebih lanjut. Beberapa
motor universal, bagaimanapun, mempunyai bak pelumas yang tertutup,
biasanya ditandai dengan oil, pada ujung poros motor. Motor jenis ini harus
diminyaki setiap 6 bulan, atau menurut instruksi pabrik pembuatnya. Angkat
setiap penutup bagian dan gunakan setetes atau dua tetes minyak nondetergen
no. 30 (tidak semua jenis minyak).
Banyak motor universal yang tidak berfungsi disebabkan oleh
berkurangnya bagian bawah sikat arang, batang lunak pada sikat yang
menyempurnakan kontak listrik untuk komutator motor. Jika sikat-sikat ini
menjadi aus, motor akan memercikkan bunga api, dan kontak listrik menjadi
tidak sempurna. Anda dapat memecahkan permasalahan ini dengan
mengganti sikat-sikat tersebut.

88

rumah roda
gigi

lubang
minyak
bodi motor
poros
motor

pemegang
sikat

pegas

Sikat
arang

armatur

komutator
kipas
Gambar 56. Konstruksi Detail dari Motor universal
Sikat dapat dicek secara visualatau dites dengan tester sambungan,
ceklah bentuk rupanya, angkat sekrup yang memegangnya, dan pegas sikat di
dalam pemegang sikat pada sisi komutator. Sekrup akan muncul dari lubang
sekrup; putarlah motor untuk mengeluarkan sikat. Ujung-ujung sikat harus
dilekukkan sesuai bentuk komutator; jika sudah aus pada bagian bawahnya,
sikat yang masih baru adalah diperlukan. Ceklah sikat arang dengan tester
sambungan, keluarkan ujung kawat motor dari rangkaian. Tandailah kawat
yang Anda putuskan, sehingga Anda akan dapat menyambungnya kembali
dengan baik. Kaitkan clip tester pada salah satu ujung motor dan tempelkan

89
probe pada ujung yang lain, tester harus menyala atau berbunyi. Putar poros
motor secara perlahan, pertahankan tester pada posisinya. Jika tester tidak
menyala atau berbunyi, atau jika tester berkedip atau berdebar saat Anda
memutar poros motor, sikat harus diganti.
Gantilah sikat arang yang sudah aus dan rusak per-nya dengan yang
baru yang dibuat khusus untuk motor; informasi model (nomor dan buatan)
tertera pada name-plate motor yang tersembunyi, atau menyatu pada logam
bodi motor. Jika Anda tidak menemukan informasi model, ambil sikat yang
sudah usang lengkap dengan per-nya, bawalah ke toko suku cadang pesawat
untuk meyakinkan bahwa Anda membawa jenis yang tepat. Masukkan per
dan sikat yang baru ke dalam pemegang sikat, ganti rakitan sikat, dan
amankan sikat baru dengan sekrup yang berada pada pemegang sikat yang
lama.
b. Motor-motor Shaded-Pole
Motor induksi sederhana ini terdiri dari rotor silinder yang berputar di
dalam inti stator, dengan lilitan kawat tembaga pada salah satu sisi stator.
Arus mengalir melalui coil ini dan membuat medan magnit di dalam stator
dan mulai memutar rotor. Motor shaded-pole memberikan daya yang sangat
kecil, ini digunakan pada pesawat-pesawat kecil seperti halnya, kipas kecil.
Motor bekerja pada sumber AC. Motor shaded-pole bekerja dengan seksama,
kecepatan putarnya konsisten sehingga disebut motor sinkron; motor ini
digunakan di dalam jam, pengatur waktu, dan pesawat-pesawat yang sejenis
dimana keakuratan sangat penting dan kekuatan tenaga tidak dibutuhkan.
Motor shaded-pole dan motor sinkron tidak memerlukan perawatan
kecuali pembersihan, seperti detail di bawah. Banyak ketidakfungsian
(kerusakan) disebabkan oleh gangguan belitan stator, dan dapat diatasi
dengan mengganti coil yang baru yang sejenis. Untuk mengganti coil, buka
sekrup pada bingkai motor dan buka penopang pada bingkai. Putuskan coil
yang lama dan keluarkan. Akhirnya masukkan coil baru dan sambungkan

90
dengan cara yang sama pada sambungan coil lama. Jika bingkai motor
dikeling -- ada beberapa -- coil menjadi tidak berharga untuk diganti, bahkan
gantilah pesawat.
pemotong
bayangan

rotor

poros
motor

lilitan
kumparan

Gambar 57. Motor shaded-pole

c. Latihan/Percobaan
Jawablah beberapa pertanyaan berikut ini:

Motor-motor jenis apa sajakah.yang lazim dipakai sebagai


penggerak pesawat kecil listrik rumah tangga ? Sebutkan.

Motor-motor jenis apa sajakah.yang lazim dipakai sebagai


penggerak pesawat besar listrik rumah tangga ? Sebutkan.

Sebutkan sifat-sifat menonjol dari motor universal !

Sebutkan pula sifat-sifat menonjol dari motor shaded-pole !

Pada motor-motor universal, kerusakan yang sering terjadi pada


komponen sikat arang. Apa sebenarnya fungsi sikat arang pada motor
tersebut ?

91

Motor shaded-pole dikategorikan sebagai motor sinkron.


Mengapa ?
3. Seterika Listrik dengan Penyemprot Uap
Seterika listrik digunakan untuk melicinkan/menghaluskan pakaian
agar dapat lebih rapi dipakai, umumnya setelah dicuci dan dikeringkan.
Terkadang lipatan-lipatan pakaian cukup sulit untuk dihilangkan sehingga
memerlukan sedikit air untuk membasahi bagian yang terlipat, terlebih untuk
bahan-bahan dari wol. Pada saat-saat seperti ini kehadiran seterika dengan
penyemprot uap sangat diperlukan.
Bagian utama seterika listrik meliputi: elemen pemanas, plat
dasar/alas (sole plate), besi pemberat, tutup, pemegang, terrminal dan kabel
penghubung
Seterika memerlukan adanya panas untuk memudahkan dalam
melicinkan pakaian tersebut. Tenaga panas ini diperoleh dari tenaga listrik.
Tegasnya, tenaga listrik diubah menjadi tenaga panas. Tinggi panas yang
diproduksi tergantung dari besar daya yang dipakai. Sebagai sumber panas,
digunakan elemen pemanas. Elemen pemanas dipasang antara plat dasar
dengan

besi pemberatnya. Panas yang dihasilkan oleh elemen pemanas

secara konduksi ( dihantarkan ) kepada plat dasarnya yang dibuat dari logam
yang segera akan menjadi

panas pula. Elemen pemanas dalam seterika

dengan penyemprot uap tidak hanya dipakai untuk meningkatkan panas pada
sole plate; tetapi juga mendidihkan air, sehingga uap dapat dikeluarkan dari
lubang-lubang dalam sole-plate tersebut.

92

tangkai
pemegang

kabel
penghubung

elemen
pemanas

terminal

baut
penutup
tangkai
kontak
tusuk

besi
pemberat

plat
dasar
Gambar 58. Bagian-bagian Seterika Listrik Sederhana
terminal

kawat
nikelin

mika

terminal
batu
tahan
Elemen pemanas kawat spiral
dengan selongsong pelindung
tuangan

Elemen pemanas yang dililit pada


lembaran mika

Gambar 59. Bentuk Elemen Pemanas untuk Seterika Listrik

93

kabel

cakra pilih

mekanik guling
lampu
sinyal

jepitan untuk meringankan kabel

tutup
belakang
pelat tanda
baut
jarak
lampu
indikator
elemen
pemanas
pengatur
suhu
plat dasar
Gambar 60. Bagian-bagian Seterika Secara Utuh

94

tombol
penyemprot uap

tangkai
pemegang

tuas pengatur
suhu
indikator

daftar
pemakaian
panas
plat
dasar

uap

Gambar 61. Salah Satu Jenis Seterika Memakai Penyemprot Uap

Plat dasar dibuat dari logam tahan karat atau dilapisi dengan bahan
tahan karat, agar tidak mengotori atau merusakkan bahan yang diseterika.
Pemegang seterika dibuat dari bahan isolasi bakelit atau ebonit; ada juga yang
dibuatdari kayu. Hubungan dengan kabel penghubung ke terminal elemen
pemanas dilakukan melalui tusuk kontak atau secara langsung.
Ada dua macam elemen pemanas yang biasa dipakai, yaitu kawat
nichrom bentuk pita yang dililitkan pada lembaran mika; dibentuk serupa
bentuk sole plate, sehingga panasnya merata, serta kawat nichrom dililit
spiral dan dimasukkan dalam selongsong/pipa sebagai pelindungnya. Untuk
menyekat kawat dari logam pelindung, kawat spiral dilapis/dibungkus oksida

95
magnesium yang merupakan bahan isolasi. Elemen ini dipakai untuk
tegangan 110V - 220V dengan daya berkisar antara 250 - 750 watt.
Thermostat, adalah alat pengatur suhu, berfungsi memutuskan dan
menyambungkan rangkaian seterika listrik dengan sumber arusnya.
Bekerjanya otomatik sesuai dengan pengaturan kita. Salah satu jenis
thermostat seperti nampak dalam gambar di bawah.

a. Cara bekerjanya thermostat adalah sebagai berikut:


Mula-mula seterika kita hubungkan dengan sumber tegangan,
kemudian tombol pengatur panas ditempatkan

pada suatu kedudukan

tertentu. Setelah seterika bekerja dan suhu telah melampaui batas suhu yang
ditetapkan, thermostat membuka kontak-kontaknya dan arus listrik tidak
mengalir lagi. Kemudian jika suhu telah turun di bawah batas penetapannya,
thermostat akan menutup kontak-kontaknya lagi.
Memutar tombol pengatur panas pada dasarnya mengatur tekanan
pegas. Hal ini akan menentukan jarak/jauhnya bilah thermostat membengkok
sebelum kontak-kontaknya membuka dan berarti pekerjaan ini menetapkan
suhu yang dikehendaki.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemakaian seterika dengan
penyemprot uap. Untuk menjaga agar seterika tidak lekas rusak, terutama
dengan adanya air yang digunakan sebagai bahan pembuat uap, perlu
ditetapkan syarat-syarat pemakaiannya, yaitu:

Paling baik digunakan air suling (air destilata).

Jika terpaksa menggunakan air yang mengandung mineral dan alkali,


air perlu didihkan terlebih dahulu kemudian disaring dengan kain
bersih.

96

Selesai pemakaian air harus dituang sampai habis. Pasang seterika


untuk beberapa saat agar sisa-sisa air yang mungkin masih ada dapat
menjadi kering sama sekali.

Bacalah petunjuk-petujuk khusus dari setiap alat yang dikeluarkan oleh


pabrik pembuatnya.

b. Bagian-bagian Seterika Listrik yang Mudah Rusak


Untuk memudahkan atau mempercepat dalam mencari kesalahan atau
kerusakan, perlu mengetahui bagian-bagian yang mudah rusak dari suatu
pesawat. Dengan demikian upaya perbaikannya juga dapat lebih dipercepat.
Jika kita akan memperbaiki suatu pesawat, maka kita akan memeriksa bagianbagian yang mudah rusak terlebih dahulu, baru kemudian bagian yang lain
jika pesawat belum dapat bekerja dengan baik.
Bagian-bagian seterika listrik yang mudah rusak antara lain:
1) Elemen pemanas, hal ini dapat terjadi karena biasanya dipakai secara
berlebihan, misalnya pada seterika yang tidak memakai pengatur panas.
Atau terjadi kerusakan pada termostat sehingga tidak berfungsi dengan
baik. Ada kemungkinan juga salah pemakaian tegangan, terutama seterika
yang baru dibeli/dipakai. Kejadian-kejadian diatas dapat mengakibatkan
kawat

elemen

rusak/putus,

isolasi

mika

rusak

sehingga

dapat

menyebabkan terjadinya hubung badan.


2) Kawat penghubung, kerusakan ini dapat terjadi misalnya, karena:

Salah satu atau kedua-dua kawat putus akibat sering terpuntir waktu
menggunakannya atau dilipat-lipat waktu menyimpannya. Lebih
mudah rusak yang berisolasi karet, sedang yang berisolasi plastik
lebih tahan.

Kabel terlalu kecil yang berakibat menjadi terlalu panas jika


digunakan. Isolasi menjadi rusak, dapat menyebabkan kabel hubung
pendek.

97

Letak sumber tegangan/stop kontak yang tidak sesuai dengan


pemakaian, berakibat kabel selalu terpuntir. Seharusnya bagi orang
yang biasa bekerja dengan tangan kanan, sumber tegangan dipasang di
sebelah kanan pemakai. Bagi orang kidal letak stop kontak di sebelah
kiri.

3)

Kabel yang memang sudah terlalu tua.


Terminal,

yang

dimaksud

dengan

terminal

adalah

tempat

persambungan antara ujung kawat elemen pemanas dengan kabel


penghubung dari sumber arus. Terminal ini ada dua macam,
sambungan langsung dan yang melalui tusuk kontak. Kerusakan
terjadi karena

Panas yang berlebihan, terminal menjadi hangus.

Porselen tusuk kontaknya pecah atau pegas/penjepit hangus atau


meregang sehingga tidak akan terjadi kontak hubungan yang baik.

4) Tusuk kontak (pada kabel penghubung), porselinnya pecah sebab sering


jatuh. Sambungan kabelnya putus/terlepas karena sewaktu mencabut tusuk
kontak yang ditarik kabelnya, seharusnya tusuk kontaknya.
5) Termostat, ialah pengatur panas. Termostat ini dapat rusak, jika pemakai
kurang mentaati aturan pemakaiannya. Pemakai seharusnya bekerja untuk
bahan-bahan yang tipis dan lunak, kemudian meningkat ke bahan yang
lebih tebal dan keras. Dengan demikian pengaturan panasnya mula2 dari
tingkat yang rendah ke tingkat yang lebih tinggi.

c. Cara Mencari Kesalahan dan Perbaikannya


Untuk mencapai hasil yang sebaik-baiknya dalam memperbaiki
kesalahan suatu pesawat, memerlukan keterampilan khusus. Keterampilan
ini dapat ditunjang dengan menggunakan metode-metode yang benar,
terutama dalam mencari kesalahan. Tegasnya, perbaikan akan dapat

98
dilaksanakan secara efisien jika kesalahannya telah diketahui; kesalahan
akan dapat cepat diketahui jika digunakan cara2 yang benar.

Pemeriksaan hubungan terbuka, gunakan AVO, setlah pada skala Rx1k.


Cabutlan tusuk kontak pesawat dari sumbernya. Ukurlah pada ujung2
dari tusuk kontak pesawat dengan AVO. Jika AVO menunjukkan harga
tak terhingga, berarti rangkaian terbuka, tetapi jika AVO menunjukkan
harga tertentu hingga beberapa kilo, berarti ada lingkaran arus tertutup.
Harus terjadi rangkaian tertutup jika pengatur panas seterika diputarkan.

Pemeriksaan hubungan badan, gunakan AVO, setlah pada skala Rx1.


Cabut tusuk kontak pesawat dari sumbernya. Ukurlah antara salah satu
ujung2 kontak pada steker dengan bodi pesawat. Jika AVO menunjukkan
harga tak terhingga, berarti tidak terjadi hubung badan, tetapi jika AVO
menunjukkan harga tertentu, berarti terjadi kontak dengan badan
pesawat. Seterika harus dibongkar untuk meneliti penyebab terjadinya
hubung badan.

d. Perbaikan seterika listrik dengan penyemprot uap


Setiap kali selesai menggunakan seterika dengan penyemprot uap, sisa
air yang ada harus dibuang hingga tuntas. Kemudian memasukkan tusuk
kontaknya pada KK lagi selama beberapa saat, sehingga bagian dalam
seterika menjadi kering sama sekali. Kalau air yang digunakan sebagai
pengisi seterika air suling/air lunak (aquades) tidak perlu dikhawatirkan
tentang pengendapan mineral dalam seterika tersebut. Tetapi jika digunakan
air berat atau air leding yang belum dipanaskan, mineral akan mengendap
dalam seterika. Banyaknya endapan mineral yang terjadi tergantung dari
berat/air (bersih air). Dalam hal ini seterika memerlukan pemeliharaan
dengan membersihkan bagian dalam tangki air dan lubang-lubang jalan uap
secara teratur. Kalau tidak akan cepat terjadi penutupan lubang2 uap,
sehingga penyemprot uap tidak berfungsi lagi. Untuk menghindari

99
kemungkinan terjadinya pengendapan, dianjurkan untuk menggunakan air
suling atau setidak-tidaknya air leding yang sudah didihkan kemudian
didinginkan. Sebelum dimasukkan ke dalam seterika sebaiknya disaring
terlebih dahulu.

Cara pembersihannya dapat dilakukan sbb:


Buatlah campuran air dengan cuka dalam perbandingan 1:1.
Masukkan campuran tersebut ke dalam seterika. Panaskan seterika 150
selama 0,5 jam. Setelah seterika menjadi dingin kembali buanglah air
tersebut. Seterika perlu dibilas dengan air bersih beberapa kali. Terakhir,
panaskan seterika sehingga sisa air hilang sama sekali.
Cara membersihkan bagian yang lain dari sistim penyemprot uap:
e. Bongkar seterika, sesuai prosedur.
f. Lepaskan bagian-bagian yang perlu dan tabirnya (screen).
g. Keroklah hingga bersih endapan yang ada.
h. Bersihkan tabir dan alirkan air melalui pipa2 saluran sampai benar2 bersih,
tidak tersumbat.
i. Setelah selesai dan kering semuanya, pasang kembali sebaagi semula
(gantilah gasket bila perlu). Dalam memasang gasket ini harus tepat pada
tempatnya dan tabir dapat melekat padanya.
Tabel Pencarikesalahan Seterika Listrik
Permasalahan
Seterika
bekerja

Kemungkinan
Penyebab

tidak 1. Tidak
tegangan

Pemecahan

ada 1. Periksa kabel power, tusuk


kontak, dan kotak-kontak
2. Periksa kabel; jika rusak,
gantilah
2. Kabel
tusuk
kontak rusak
3. Periksa dengan ohm-meter; jika
rusak,
3. Elemen rusak
4. gantilah
4. Termostat lepas 5. Periksa termostat, mekanisme
kontaknya,

100
kontak
Badan bertegangan

6. jika rusak, gantilah.

Kabel
Periksa kabel; jika rusak, gantilah
penghubung
Periksa elemen pemanasnya,
rusak
tambal
kerusakan isolasinya
Isolasi
elemen
dengan gibs atau ganti dengan
pemanas rusak
yang baru

Pengatur
panas 1. Termostat rusak
tidak berfungsi

1. Periksa termostat; jika rusak,


gantilah

Latihan
Jawablah beberapa pertanyaan berikut ini dengan jelas!
1. Terangkan prinsip kerja seterika listrik secara umum.
2. Sebutkan bagian-bagian utama sebuah seterika listrik biasa maupun
dengan penyemprot uap.
3. Untuk mendapatkan uap pada seterika listrik dengan penyemprot uap,
dilakukan dengan cara mendidihkan air. Komponen apa yang
melakukan tugas ini?
4. Ada berapa macam elemen pemanas seterika yang Anda ketahui?
Jelaskan.
5. Terangkan apa fungsi thermostat di dalam seterika otomatis?
6. Apa sajakah yang perlu diperhatikan di dalam menggunakan seterika
dengan penyemprot uap? Jelaskan.
7. Sebutkan bagian-bagian seterika listrik yang mudah rusak !
8. Sebutkan kemungkinan penyebab dan bagaimana pemecahannya jika
bodi seterika listrik menjadi bertegangan.
9. Lengkapilah gambar berikut dengan membubuhkan nama-nama
komponen pada kotak yang masih kosong.

101
DAFTAR PUSTAKA

Billy and James price, 1983, Centrall Heating and Air Conditioning Repair
Guiede, tab Books Inc.
BSN, 2000, Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000, Yayasan PUIL, Indonesia.
H.R.Ris, 1990, Elektrische Installationen Und Apparate, Aarau, Schweiz.
Rubini, Hadi Siswanto, 1982, Alat Rumah Tangga Listrik, Depdikbud.
Weber Louis, 1981, Apliance Repairs made Easy, Beckman House, New York
Yosep Eiselt, 1984, Fehler Suche in Electrichen Anlage Und Geraten, Plaum
Verlag, Munchen