Anda di halaman 1dari 1

Cyclofem

Merupakan kontrasepsi hormonal yang diberikan melalui suntikan. Cyclofem


mengNdung depomedrozy progesteron dan estrogen. Suntikan dilakukan tiap 5
minggu dengan harapan akan mendapatkan menstruasi setiap bulan. Efek
penggunaan kontrasepsi ini dapat terjadi setelah suntik 4-5 kali.
Efek samping
1. Gangguan haid
a. Pola haid yang normal dapat berubah menjadi :
i. Amenore
ii. Perdarahan iregular
iii. Perdarahan bercak
iv. Perubahan dalam frekuensi, lama dan jumlah darah yang
hilang
b. Efek pada pola haid tergantung pada lama pemakaian
Perdarahan intermenstrual dan perdarahan bercak berkurang
dengan jalannya waktu, sedangkan kejadian amenore bertambah
besar.
c. Insiden yang tinggi dari amenore diduga berhubungan dengan atrof
endometrium. Sedangkan sebab-sebab dari perdarahan iregular
masih belum jelas dan tampaknya tidak ada kaitan dengan
perubahan dalam kadar hormon atau histologi endometrium.
d. Terjadinya amenore memberikan efek berkurangnya insiden
anemia.
e. Perdarahan yang hebat (membahayakan pasien) jarang terjadi.
2. Berat badan yang bertambah
3. Sakit kepala