Anda di halaman 1dari 30

KANTOR ADVOKAT DAN BANTUAN HUKUM

SENTOSA LAW FIRM


Alamat: Jalan HOS Kusumanegara No.80, Kota Yogyakarta

Yogyakarta, 20 Juni 2012


Hal: Pledoi/Nota Pembelaan dalam perkara pidana No. PDM - 07/YOGYA/Ft.20/07/2012
atas Nama Muhammad Doni Bin Slamet.
Kepada Yth,
Ketua/Anggota Majelis Hakim Perkara Pidana
Nomor: PDM - 07/YOGYA/Ft.20/07/2012
Di Yogyakarta

Bapak/ibu majelis hakim yang kami muliakan,


Saudara jaksa Penuntut umum yang kami hormati,
Serta hadirin yang kami hormati.
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena hanya atas rahmat dan
kasih sayang-Nya lah kita dipertemukan dalam Majelis yang sangat mulia ini.
Selanjutnya kami haturkan terima kasih kepada Majelis Hakim yang kami Muliakan,
atas kesempatan diberikan kepada kami sebagai Penasehat Hukum Terdakwa untuk
menyampaikan Pledoi ini. Tidak lupa kami haturkan terima kasih kepada Sdr. Jaksa
Penuntut Umum yang telah menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai aparat penegak
hukum dengan maksimal dan seoptimal mungkin. Begitu juga kepada Panitera yang telah
dengan tekun dan penuh kesabaran mengikuti serta mencatat seluruh fakta-fakta yang
terungkap di persidangan ini, karena dari fakta-fakta itlah kebenaran materiil akan dapat
terungkap, meskipun kita sadari bahwa kebenaran yang terungkap tersebut adalah kebenaran
manusia yang mungkin tak lepas dari kekurangan dan kekhilafan. Sedangkan kebenaran
yang sejati dan sesungguhnya adalah kebenaran yang datang dari Yang Maha Kuasa.

Dengan Hormat,
Kami yang bertanda tangan di bawah ini :
1. Raisa Oktaviani S.H., M.Hum.
2. Chicko Jeremy S.H.
Para Advokat pada kantor Advokat dan Konsultan Hukum SENTOSA LAW FIRM
, berkantor di Jalan HOS Kusumanegara No.80 Yogyakarta yang dalam hal ini bertindak
untuk dan atas nama serta untuk kepentingan hukum TERDAKWA: MUHAMMAD DONI
BIN SLAMET Dengan ini, perkenankanlah kami, untuk menyampaikan terima kasih yang
setinggi-tingginya kepada Majelis Hakim yang telah memberikan kesempatan kepada kami,
selaku Penasehat Hukum Terdakwa, untuk menyusun, menandatangani, serta mengajukan
Nota Pembelaan / Pledoi ini, yang berkenaan dengan pengajuan Tuntutan Pidana oleh Jaksa
Penuntut Umum terhadap Klien kami, seperti tersebut di bawah ini :
TERDAKWAtelah didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum sebagai berikut :

Dakwaan Alternatif Kesatu sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 194
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan jo.
Pasal 55 ayat (1) ke satu Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Dakwaan Alternatif Kedua sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 346
jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

I. DASAR HUKUM PENGAJUAN PEMBELAAN / PLEDOI


- Bahwa Tuntutan Pidana dan Pledoi (Pembelaan) pada dasarnya merupakan suatu
rangkaian yang tidak terpisahkan dalam suatu proses pemeriksaan perkara pidana dan
sebenarnya dapatlah dikatakan Bahwa keberadaan tuntutan pidana yang diajukan oleh
Jaksa Penuntut Umum, saling berkaitan dengan Nota Pembelaan yang diajukan oleh
terdakwa atau Penasehat Hukum Terdakwa, karena tuntutan pidana yang diajukan oleh
Jaksa Penuntut Umum, maupun pembelaan yang diajukan oleh terdakwa atau Penasehat

Hukum Terdakwa, pada hakekatnya merupakan proses dialogis jawab menjawab terakhir
dalam suatu proses pemeriksaan suatu perkara pidana;
- Bahwa berdasarkan ketentuan hukum Acara Pidana Pasal 182 ayat (1) huruf b KUHAP,
maka kepada terdakwa dan atau Penasehat Hukum Terdakwa diberikan hak untuk
mengajukan Pledoi (Pembelaan) atas Tuntutan Pidana yang telah diajukan oleh Jaksa
Penuntut Umum ;
- Bahwa dalam kesempatan ini perlu kami tegaskan, karena pada hakekatnya pengajuan
Pledoi (Pembelaan) ini bukanlah bertujuan untuk melumpuhkan dakwaan dan Tuntutan
Pidana yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum, akan tetapi perbedaan argumentasi,
prinsip dan pandanganlah yang menimbulkan kesenjangan diantara kedua misi yang
diemban, namun kesemuanya itu bermuara pada kesamaan tujuan yaitu : usaha dan upaya
melakukan penegakan hukum serta keinginan untuk menemukan kebenaran hukum;
- Bahwa berdasarkan uraian dan penjelasan yang telah kami sampaikan tersebut di atas,
dapatlah kiranya dijadikan sebagai suatu dasar hukum bagi terdakwa / Penasehat Hukum
Terdakwa dalam menyampaikan Pledoi (Pembelaan) ini.
II. LATAR BELAKANG KASUS/PERMASALAHAN
- Bahwa sebelum kami mengadakan pembelaan dalam perkara ini, maka pada bagian ini,
kami terdakwa/ Penasehat Hukum Terdakwa terlebih dahulu menyampaikan dan
mengemukakan mengenai masalah dalam perkara ini, yaitu :
- Bahwa Terdakwa Muhammad Doni Bin Slamet adalah Mahasiswa dari sebuah perguruan
tinggi di Yogyakarta
- Bahwa Terdakwa dan Korban adalah sepasang kekasih yang telah menjalin hubungan
cukup lama
- Bahwa Terdakwa dan Korban telah beberapa kali melakukan hubungan badan namun
berdasarkan persetujuan kedua belah pihak tanpa adanya paksaan.
- Bahwa pada Pada hari Selasa 17 April 2012 telah terjadi perbuatan aborsi yang dilakukan
oleh Terdakwa

- Bahwa perbuatan aborsi tersebut bukanlah disebabkan semata-mata karena perbuatan


sengaja melawan hukum yang dilakukan oleh Terdakwa melainkan karena keinginan dari
korban juga
- Bahwa dikarenakan dalam situasi mendesak yaitu untuk karena rasa takut dan panik
akibat hamilnya korban Terdakwa melakukan perbuatan aborsi.
- Bahwa atas rasa panik tersebut, terdakwa mengubur janin bayi yang berumur 3 bulan di
pekarangan kosong di dekat rumah terdakwa.
III. FAKTA-FAKTA HUKUM DI DALAM PERSIDANGAN
-

Bahwa pada bagian ini kami Terdakwa / Penasehat Hukum Terdakwa tidak akan

mengulang dan menguraikan kembali secara detail mengenai keterangan saksi-saksi


maupun keterangan Terdakwa, karena semuanya secara lengkap telah tercantum dan
tercakup jelas dalam Berita Acara Sidang.
-

Bahwa kami terdakwa / Penasehat Hukum Terdakwa, hanya menitik beratkan pada

keterangan saksi yang mematahkan dan melemahkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum,
diantaranya :
Saksi I :
Nama : Fabianus Slamet Riyadi, S.H, Laki-laki, Katolik, Wiraswasta, Lahir di Yogyakarta,
23 Januari

1967, 45 alamat

Jl. Damai II No. 8, RT16/RW09,

Kelurahan

Pakuncen,Kecamatan Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah IstimewaYogyakarta.


Saksi di bawah sumpah menerangkan :

Bahwa saksi membenarkan semua keterangan dalam BAP.

Benar saksi dalam keadaan sehat baik jasmani maupun rohani serta bersedia untuk
diperiksa serta akan memberikan keterangan serta jawaban yang sebenarnya.

Bahwa saksi mengetahui keterangannya diambil sehubungan dengan tindak pidana


aborsi yang didakwakan kepada TERDAKWA.

Bahwa saksi tidak mengenal TERDAKWA.

Bahwa Saksi sedang minum kopi bersama Saksi Bejo ketika Saksi Sukijan melaporkan
kejadian dikuburkannya janin di pekarangan kosong.

Bahwa Saksi mengetahui adanya kejadian perkara setelah mendengar pemberitahuan


dari Saksi Sukijan..

Bahwa Saksi mengetahui jika Terdakwa melakukan perbuatannya setelah mengetahui


nomor plat nomor mobil yang dinaiki terdakwa dari Saksi Sukijan dan melaporkannya
kepada Saksi Ariyadi selaku Satpam.

Bahwa Saksi mengetahui mobil yang digunakan Terdakwa adalah mobil milik Saksi
Monica Selaku Ibunda Korban.

Bahwa benar saksi mengenal Ibunda Korban karena sering membantu Ibunda Korban

Bahwa Benar bahwa semua keterangan yang telah diberikan adalah benar.

Atas keterangan saksi tersebut TERDAKWA membenarkan pernyataan Saksi bahwa


Terdakwa mengubur janin di pekarangan kosong tersebut karena takur dan panik
Terdakwa mengakui bahwa nomor polisi mobil yang diketahui oleh saksi adalah mobil
milik Saksi Monica.
Saksi II :
Nama : Sukijan, Laki-laki, Islam, Wiraswasta, Lahir di Yogyakarta, 5 Mei 1957, 55 alamat
Jalan Gambir No. 3, Dusun Pandes Kelurahan. Patangpuluhan, Kecamatan Wirobrajan,
Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Saksi di bawah sumpah menerangkan :
Bahwa saksi menerangkan saat sekarang ini dalam kedaan sehatjasmani dan rohani
serta bersedia untuk dimintai keterangan dan akan memberikan keterangan dengan sebenarbenarnya.
Bahwa saksi faham dan bisa berbahasa Indonesia
Bahwa saksi menerangkan mengerti sehubungan dengan peristiwa aborsi yang terjadi di
Rumah Sdr Anastasia Situmorang di Perumahan Wirobrajan Asri.

Bahwa saksi mengatakan Pada hari selasa itu sekitar pukul 19.00 biasa bekerja,berjualan
sate di daerah kecamatan wirobrajan, biasanya berdagang dekat perumahan Wirobrajan
asri, dilakukan berjualan, menggarang sate. kebetulan pada saat itu lewat belakang
kompleks perumahan Wirobrajan asri di belakang kompleks perumahan Wirobrajan asri,
wirobrajan.
Bahwa saksi mengetahui tentang penemuan janin di pekarangan milik H. Tambun di
belakang kompleks perumahan Wirobrajan asri, karena sayacuriga dengan gerak gerik
salah sorang pemuda.
Bahwa saksi mengetahi kronologi kejadian sebaga berikut yaitu pada saat menggarang
sate di tempat jualan sebelum berkeliling melihat ada mobil berhenti lama sekali di tempat
yang sama agak jauh dari tempat berjualan namun masih bisa dilihat dengan jelas, karena
curiga maka setelah selesai menggarang sate, meninggalkan gerobak lalu berjalan untuk
melihat yang dikerjakan orang yang meninggalkan mobil saksi melihat bahwa ada seorang
laki-laki masih muda, seusia dua puluhan ke pekarangan H. Tambun cukup lama. Saksi
penasaran dengan yang dilakukan maka saksi mengintip sebentar tapi tidak tahu jelas
dengan yang dilakukan tersangka,saksi berpikir hanya membuang sesuatu kemudian
kembali ke gerobak. karena curiga, saksi hapalkan nomor platnya.kemudian saksi melihat
pemuda lihat ia menggali lubang secara tergesa gesa dengan cangkul pak, tetapi saya tidak
tahu jelas apa yang dikuburnya pemuda itu memasukkan semacamtongkat tapi tak terlalu
panjang, seperti cangkul yang ia pakai untuk menggali lubang di pekarangan sangat cepat
dan terkesan tergesa tega
Bahwa saksi mengatakan curiga
, maka pergi untuk menemui Pak RT untuk memberitahukan kejadian yang ia lihat.
Bahwa saksi menerangkan mobil berwarna hitam, nomor AB 444 NA merk Avanza
dengan sticker di kaca belakang bagian kanan bawah taman safari.
Bahwa saksi melihat pemuda tidak terlalu tinggi sekitar170 cm dengan rambut lurus dan
memakai kaos hitam.
Bahwa saksi menerangkan tindakan selanjutnya melapor ke pak RT dan menceritakan hal
yang ialihat, lalu Pak RT memutuskan untuk melihat sekitar pekarangan H. Tambun dengan

Pak RT dan pak Bejo. Lalu melihat lihat keadaan sekitar pekarangan kosong itu. Tak
disangka sangka di pekarangan itu ada gundukan tanah yang baru saja dibuat seperti ada
barang yang ditimbun tanah laluencoba untuk menggali gundukan tanah tersebut.
Bahwa saksi menerangkan meminjam cangkul milik pak Toni, yang rumahnya dekat
dengan pekarangan H. Tambun. Lalu menggali dan menemukan bungkusan keresek hitam,
setelah dibuka ternyata ada mayat janin, baunya menyengat seperti baru saja gugur ada
kain yang membungkusnya, dan masih berwarna merah, bentuknya tidak beraturan.
Bahwa saksi mengatakan memberitahukan ke perangkat desa, setelah berdiskusi dengan
warga lainnya kemudian memutuskan untuk menyerahkan ke polisi
Bahwa saksi menerangkan Tidak ada dan sudah cukup keterangannya
Bahwa saksi menerangkan Semua keterangan tersebut diatas adalah benar keterangan saya
sendiri bukan karena tekanan, paksaan ataupun pengaruh dari orang lain termasuk petugas
Pemeriksa

Atas keterangan saksi tersebut TERDAKWA membenarkan bahwa ia mengubur janin yang
ditemukan oleh saksi Sukijan. Terdakwa juga meminjam Cangkul milik pak Toni untuk
mengubur janin tersebut.
Saksi III:
Nama; Ariyadi Martono, Laki-laki, Islam, Satpam, Lahir di, Yogyakarta, 21 Maret 1969,
48,alamat Tretes RT.3 RW. 6 Kelurahan Klitren, Kecamatan Gondokusumanan, Kota
Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bahwa saksi menerangkan saat sekarang ini dalam kedaan sehat jasmani dan rohani
serta bersedia untuk dimintai keterangan dan akan memberikan keterangan dengan

sebenar-benarnya.
Bahwa saksi faham dan bisa berbahasa Indonesia
Bahwa saksi menerangkan mengerti sehubungan dengan peristiwa aborsi yang

terjadi di Rumah Sdr Anastasia Situmorang di Perumahan Wirobrajan asri.


Bahwa saksi tidak mengenala tersangka
Bahwa saksi menerangkan sedang bekerja di perumahan Wirobrajan asri, sebagai
satpam di perumahan Wirobrajan asri.

Bahwa saksi menerangkan tidak merasa ada yang janggal dengan sekitar kompleks
perumahan hanya aktivitas warga seperti biasa dari pagi hingga malam, namun pada
hari itu sekitar pukul 22.00 ada kabar bahwa di belakang kompleks perumahan
ditemukan penguburan janin bayi yang baru saja dikubur oleh salah seorang

pemuda, di pekarangan kosong yang agak jauh dari perumahan.


Bahwa saksi menerangkan yang meninformasikan kepadanya salah seorang warga
yaitu pak bejo bersama pak sukijan, pak sukijan adalah seorang pedagangang sate,
yang

berjualan

di

sekitar

perumahan

hingga

larut

malam.

Mereka

menginformasikan ada yang mengubur janin di belakang kompleks di daerah

pekarangan H.Tambun.
Bahwa saksi mengatakan sedang jaga portal seperti biasa, biasanya membukakan
portal kompleks, dapat laporan dari pak Sukijan dan pak Bejo mereka mengatakan
ada janin yang dikubur di belakang kompleks perumahan tepatnya di pekarangan H.
Tambun, kira kira dari jam 7 malam tadi. Pak Sukijan menjelaskan kala itu ia
sedang berhenti di dekat lokasi penguburan ia melihat ada mobil hitam berhenti di
pekarangan tersebut lama sekali, awalnya dia berpikir bahwa mobil itu hanya
membuang sesuatu, tetapi seteah beberapa lama diamati, pak Sukijan memutuskan
untuk mengintip apa yag dilakukan oleh orang yang turun dPak Sukijan
menjelaskan kala itu ia sedang berhenti di dekat lokasi penguburan ia melihat ada
mobil hitam berhenti di pekarangan tersebut lama sekali, awalnya dia berpikir
bahwa mobil itu hanya membuang sesuatu, tetapi seteah beberapa lama diamati, pak
Sukijan memutuskan untuk mengintip apa yang dilakukan oleh orang yang turun
dari mobil, lalu ia kembali berdagang, setelah dia melayani pembeli ia melihat
bahwa pemuda lihat ia menggali lubang secara tergesa gesa dengan cangkul pak,
tetapi tidak tahu jelas apa yang dikuburnya lalu pemuda tersebut memasukkan
tongkat tapi tidak panjang seperti cangkul untuk menggali lubang di pekarangan
kemudian dengan tergesa gesa pergi dari pekarangan, karena curiga lalu lapor ke
Pak RT, kemudian Pak RT Pak Sukijan bersama Pak Bejo melihat daerah
pekarangan dengan bantuan senter ia melihat gundukan, lantas ia menggali
gundukan tanah tersebut, dengan meminjan cangkul milk Pak Toni. Nah tak
disangka ada janin yang dikubur disitu pak.pak Sukijan juga memberitahu plat

nomor kendaraan itu yaitu AB 444 NA merknya avanza


Bahwa saksi membenarkan kaget pak setelah di beritahu tentang mobil yang dilihat
pak Sukijan itu,saksi pernah melihat mobil itu pak dan saya tahu persis yang

memiliki mobil tersebut yaitu Bu Monika, saksi dekat sekali dengan keluarga bu
Monika, ia seorang single parent, suaminya telah meninggal dunia jadi sehari hari
sering meminta bantuan kepada saksi.
Bahwa saksi menjelaskan saksi hanya melihat mobil itu keluar setelah adzan

maghrib, karena saya sudah mengetahui itu mobil bu Monika saksi langsung
membukakan portal. saksi tidak kenal pemuda yang mengendarai mobil itu.Saksi
berpikir seorang kerabat bu Monika.
Bahwa saksi menerangkan Bu Monika itu salah satu penghuni Perumahan

Wirobrajan Asri Blok D/4,ia mempunyai anak perempuan namanya mbak ana,
masih SMA. Ia tinggal bersama anak perempuannya dan pembantu nya, namanya
mbok Waljinah.
Bahwa saksi menerangkan tidak ada tambahan keterangan dan sudah cukup
Bahwa saksi menerangkan semua keterangan tersebut diatas adalah benar

keterangan saya sendiri bukan karena tekanan, paksaan ataupun pengaruh dari orang
lain termasuk petugas Pemeriksa.
Saksi IV:
Nama: Anastasia Situmorang, Perempuan, Kristen, Pelajar, Lahir di Medan 4 September
1995, 16 alamat Perumahan Wirobrajan Asri Blok D/4, Kelurahan Pakuncen, Kecamatan
Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bahwa saksi menerangkan saat sekarang ini dalam kedaan sehat jasmani dan
rohani serta bersedia untuk dimintai keterangan dan akan memberikan
keterangan dengan sebenar-benarnya.

Bahwa saksi mengerti dan bisa berbahasa Indonesia

Bahwa saksi menerangkan mengerti mengapa saksi diperiksa dan dimintai


keterangan di Polda DIY, yaitu sehubungan dengan kasus tindak pidana aborsi
yang meninpa saksi

Bahwa saksi mengatakan bahwa mengenal tersangka. Tersangka adalah pacar


daripada saksi

Bahwa saksi menerangkan tentang awal mula terjadinya kasus aborsi yang
dimana Sebelumnya saksi dan Doni telah melakukan hubungan intim beberapa
kali, hingga pada akhirnya saksi menyadari bahwa saksi tidak mengalami
menstruasi selama 3 bulan berturut-turut. Waktu itu saksi menyadarinya pada
bulan april 2012. Saat itu juga saksi langsung berinisiatif untuk membeli

testpack di Apotek K24 didaerah dekat rumah saksi di Wirobrajan. Saat saksi
gunakan, indikator pada testpack tersebut menunjukan tanda 2 (dua) strip merah.
Saksi pun merasa panik mengetahui bahwa diri saksi tengah hamil. Seketika
saksi langsung menghubungi Doni melalui SMS untuk memberitahu kondisi
saksi. Saat itu Doni langsung membalas SMS saksi, dia meminta untuk bertemu
esok hari. Besoknya, pada hari Kamis tanggal 5 April 2012 Doni menjemput
saksi untuk memeriksa dan memastikan apakah saksi hamil atau tidak. Dari hasil
pemeriksaan diketahui bahwa saksi memang tengah mengandung bayi yang
berusia kurang dari 3 bulan. Setelah keluar dari Rumah Sakit, Doni bersikeras
untuk meggugurkan kandungan saksi. Saksi pun menolak dan meminta agar
Doni bertanggung jawab dengan cara menikahinya. Namun saat itu Doni justru
membentak dan tetap meminta saksi untuk menggugurkannya. Kurang lebih
seminggu kemudian, hari Kamis tanggal 12 April 2012 Doni dating kerumah
saksi. Dia dating dengan membawa Sprite, buah nanas, dan cairan berwana
hitam yang dia lalu beritahu adalah jamu. Saksi disuruh Doni untuk meminumya
selama 7 hari berturut-turut. 5 Hari kemudian, perut saksi terasa sakit sekali.
Saksi pun menghubungi Doni. Tak lama Doni datang kerumah saksi. Saat itu
saksi bergegas ke kamar mandi, seketika itu juga keluarlah janin dari Rahim
saksi. Saksi pun lalu memanggil Doni yang sedang menunggu diluar kamar
mandi. Doni lalu membantu saksi untuk beristirahat. Saat itu saksi melihat Doni
mengambil

janin

saksi

yang

tegeletak

dilantai

kamar

mandi

dan

membungkusnya dengan kantung plastic. Setelah itu Doni meminta ijin untuk
memakai mobil saksi. Dia berkata ingin membelikan saksi obat. Dia pergi
membawa kantong plastic hitam yang berisi janin saksi. setelah itu saksi tidak
mengetahui lagi apa yang Doni lakukan

Bahwa saksi mengatakan bahwa dirumah tersebut biasanya saksi tinggal


bersama Ibu kandung saksi dan seorang pembantu rumah tangga. Waktu
kejadian berlangsung sekitar pukul 17.00 19.00 ibu saksi sedang mengunjungi
adiknya (tante saksi) didaerah Jl. Katamso, sementara ibu Waljinah (pembantu)
sedang berada dikamarnya.

Bahwa saksi telah menerangkan bahwa Saksi telah melakukan hubungan intim
dengan Doni sebanyak 3 kali. Hubungan intim yang pertama terjadi pada saat
perayaan malam tahun baru 2012. Saat itu saksi dan Doni pergi ke daerah Jalan

Kaliurang. Setelah acara kembang api selesai, sekitar pukul 00.30 kami hendak
pulang. Namun hujan deras turun. Kami pun memutuskan untuk berteduh di
warung seberang Villa Arjuna yang berada di Jalan Kaliurang Km 23. Karena hujan
tak kunjung reda dan baju kami sudah basah kuyup, kami memutuskan untuk
menginap di villa tersebut. Disaat itulah Doni merayu saksi untuk berhubungan intim.
Hubungan intim yang kedua terjadi sekitar bulan januari 2012. Ketika malam minggu
Doni mengajak saksi untuk mampir ke kosnya didaerah Pogung. Satt itu di kos
tersebut Doni membujuk saksi untuk berhubungan intim dengan berjanji untuk
menikah saksi jika terjadi kehamilan. Terbujuk rayu tersebut, saksi pun
menyetujuinya. Hubungan intim yang ketiga kembali kami lakukan di kos Doni. Saat
itu saksi hendak mengembalikan flashdisk milik Doni yang saksi pinjam. Ketika saksi
hendak pulang, Doni meminta untuk melakukan hubungan intim. Saat itu saksi
menolaknya, namun Doni mengancam akan menyebarkan apa saja yang telah kami
perbuat selama ini kepada orang tua saksi dan teman-teman saksi. Karena merasa
takut saksi pun pasrah melakukan hubungan intim tersebut.

Bahwa saksi menerangkan bahwa pada awalnya saksi tidak mengetahui apa
yang tersangka lakukan, karena saat itu tersangka hanya meminta ijin untuk
membelikan saksi obat untuk menghilangkan rasa sakit saksi. Namun setelah itu
saksi baru mengetahui bahwa tersangka telah mengubur janin saksi setelah saksi
menanyakan perihal janin saksi tersebut.

Bahwa saksi menerangkan bahwa saksi mengetahui dimana janin tersebut


dikubur. Informasi tersebut didapat langsung dari tersangka.

Bahwa saksi menerangkan Saat itu Doni meminjam mobil saksi. Mobil saksi
adalah Toyota Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi AB 444 NA

Bahwa saksi menerangkan bahwa saksi menceritakan masalah saksi ini dengan
ibu kandung saksi yaitu Theresia Monica Situmorang, yang juga saat itu
didengarkan oleh Waljinah (Pembantu Rumah Tangga)

Bahwa saksi menerangkan Tidak ada keterangan lain yang ingin disampaikan
dan sudah cukup keterangannya

Bahwa saksi menerangkan Semua keterangan tersebut diatas adalah benar


keterangan saksi sendiri bukan karena tekanan, paksaan ataupun pengaruh dari

orang lain termasuk petugas Pemeriksa


Saksi V:
Nama: Theresia Monica Panjaitan, Perempuan, Kristen, Swasta, Lahir di Medan, 7
Juni 1967, 45 alamat Perumahan Wirobrajan Asri Blok D/4, Kelurahan Pakuncen
Kecamatan Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bahwa saksi menerangkan saat sekarang ini dalam kedaan sehat jasmani dan rohani
serta bersedia untuk dimintai keterangan dan akan memberikan keterangan dengan
sebenar-benarnya.

Bahwa saksi mengerti dan bisa berbahasa Indonesia

Bahwa saksi menerangkan mengerti sehubungan dengan peristiwa aborsi yang


terjadi di Rumah Sdr Anastasia Situmorang di Perumahan Jambusari.

Bahwa saksi mengenal tersangka, dia adalah Muhammad Doni. Dia adalah temen
deket dari anak saksi

Bahwa saksi menerangkan saksi tidak begitu mengenal tersangka. Memang betul
tersangka sering main kerumah saksi, namun kepribadian tersangka sedikit tertutup.
Ketika saksi tanya kepada tersangka tentang identitasnya dia hanya menjawab
teman dari anak saksi. Ketika saksi tanya kepada anak saksi, dia pun kurang mau
terbuka untuk menjelaskan siapa sebenarnya tersangka

Bahwa saksi menerangkan saksi tidak mengetahuinya. Karena pada dasarnya tubuh
anak saksi ini cukup gemuk. Dan saksi pun kurang memperhatikan terlalu detail
mengenai perubahan yang dia alami.

Bahwa saksi menerangkan waktu itu sekitar pukul 20.00, saksi pulang kerumah
setelah menjenguk adik saksi dirumahnya di Jalan Katamso. Saat itu tak ada
keanehan yang saksi temui sampai pada akhirnya saksi menemukan Anastasia
tergeletak lemah dan terlihat sangat pucat. Saat itu saksi melihat ada darah didaerah
kemaluan anak saksi. saksi pun langsung membawanya ke Rumah Sakit. Disaat itu
lah anak saksi menceritakan apa yang sebenarnya terjadi

Bahwa saksi mengatakan Anak saksi menceritakan bahwa Sebelumnya saksi dan
Doni telah melakukan hubungan intim beberapa kali, hingga pada akhirnya anak
saksi menyadari bahwa anak saksi tidak mengalami menstruasi selama 3 bulan
berturut-turut. Waktu itu anak saksi menyadarinya pada bulan april 2012. Saat itu
juga anak saksi langsung berinisiatif untuk membeli testpack di Apotek K24
didaerah dekat rumah anak saksi di Wirobrajan. Saat anak saksi gunakan, indikator
pada testpack tersebut menunjukan tanda 2 (dua) strip merah. Anak saksi pun
merasa panik mengetahui bahwa diri anak saksi tengah hamil. Seketika anak saksi
langsung menghubungi Doni melalui SMS untuk memberitahu kondisi anak saksi.

Saat itu Doni langsung membalas SMS anak saksi, dia meminta untuk bertemu esok
hari. Besoknya, pada hari Kamis tanggal 5 April 2012 Doni menjemput anak saksi
untuk memeriksa dan memastikan apakah anak saksi hamil atau tidak. Dari hasil
pemeriksaan diketahui bahwa anak saksi memang tengah mengandung bayi yang
berusia kurang dari 3 bulan. Setelah keluar dari Rumah Sakit, Doni bersikeras untuk
meggugurkan kandungan anak saksi. Anak saksi pun menolak dan meminta agar
Doni bertanggung jawab dengan cara menikahinya. Namun saat itu Doni justru
membentak dan tetap meminta anak saksi untuk menggugurkannya. Kurang lebih
seminggu kemudian, hari Kamis tanggal 12 April 2012 Doni dating kerumah anak
saksi. Dia dating dengan membawa Sprite, buah nanas, dan cairan berwana hitam
yang dia lalu beritahu adalah jamu. Anak saksi disuruh Doni untuk meminumya
selama 7 hari berturut-turut. 5 Hari kemudian, perut anak saksi terasa sakit sekali.
Anak saksi pun menghubungi Doni. Tak lama Doni datang kerumah anak saksi.
Saat itu anak saksi bergegas ke kamar mandi, seketika itu juga keluarlah janin dari
Rahim anak saksi. Anak saksi pun lalu memanggil Doni yang sedang menunggu
diluar kamar mandi. Doni lalu membantu anak saksi untuk beristirahat. Saat itu
anak saksi melihat Doni mengambil janin anak saksi yang tegeletak dilantai kamar
mandi dan membungkusnya dengan kantung plastic. Setelah itu Doni meminta ijin
untuk memakai mobil anak saksi. Dia berkata ingin membelikan anak saksi obat.
Dia pergi membawa kantong plastic hitam yang berisi janin anak saksi. setelah itu
anak saksi tidak mengetahui lagi apa yang Doni lakukan

Bahwa saksi padada awalnya tidak mengetahui dimana janin itu dikubur. Saksi baru
mengetahuinya setelah kasus ini dilaporkan ke Polisi

Bahwa saksi menjelaskan bahwa dirumah saksi ada mobil Toyota Avanza berwarna
hitam dengan nomor polisi AB 444 NA

Bahwa saksi menerangkan dirumah tersebut, saksi tinggal bersama anak saksi dan
seorang pembantu yang juga mengetahui perihal kasus ini

Bahwa saksi menerangkan tidak ada tambahan keterangan dan sudah cukup

Bahwa saksi menerangkan semua keterangan tersebut diatas adalah benar


keterangan saksi sendiri bukan karena tekanan, paksaan ataupun pengaruh dari
orang lain termasuk petugas Pemeriksa.

Saksi VI:
Nama: Waljinah, Perempuan, Islam, Asisten Rumah Tangga, Lahir di Gunungkidul, 8
Juli 1960, 52, alamat Serut RT. 5 RW. 9 Kelurahan Serut Kecamatan Gedangsari,
Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Bahwa saksi menerangkan saat sekarang ini dalam kedaan sehat jasmani dan rohani
serta bersedia untuk dimintai keterangan dan akan memberikan keterangan dengan
sebenar-benarnya.

Bahwa saksi mengerti dan bisa berbahasa Indonesia

Bahwa saksi menerangkan, yaitu sehubungan dengan peristiwa tindak pidana aborsi
yang menimpa anak kandung majikan tempat saksi bekerja yang benama Anastasia
Situmorang di rumah majikan saksi di Perumahan Wirobrajan Asri.

Bahwa saksi tidak terlalu mengenal tersangka. Yang saksi ketahui hanya dia teman
dari mbak Anastasia karena saksi pernah melihat tersangka ketika ia sedang
berkunjung ke rumah Ibu Monica

Bahwa saksi menerangkan tersangka hanya beberapa kali berkunjung saja. Hal
tersebut dikarenakan tersangka berkunjung masuk ke dalam rumah. Namun Mbak
Anastasia beberapa bulan terakhir sering pergi dijemput oleh seorang laki-laki.
Dugaan saksi yang sering menjemput itu adalah tersangka

Bahwa saksi menerangkan saat itu kebetulan saksi sedang berada dikamar saksi.
Saksi kaget dan seketika keluar dari kamar saksi ketika mendengar mbak Anastasia
menjerit dan berteriak kesakitan.

Bahwa saksi menerangkan saat saksi keluar kamar, saksi melihat mbak Anastasia
tengah tergeletak lemas dan terlihat pucat serta mengeluarkan banyak darah. Saksi
juga menyaksikan ada botol sprite, potongan buah nanas, dan sebuah cairan hitam
yang belakangan saksi ketahui adalah jamu

Bahwa saat itu saksi panik, saksi berinisiatif untuk menghubungi ibu Monica. Saat
itu saksi juga melihat tersangka sedang membersihkan noda darah dilantai lalu pergi
untuk membeli obat

Bahwa saksi Pada awalnya saksi tidak mengetahui kronologi kasus aborsi tersebut.
Saksi baru mengetahuinya ketika ada laporan polisi tentang kasus ini. Selain itu
saksi juga mengetahuinya setelah mendengar cerita dari mbak Anastasia

Bahwa saksi menerangkan bahwa Anastasia menceritakan ia telah melahirkan


seorang bayi didalam kamar mandi rumah. Mbak Anastasia bercerita bahwa selama
ini ia telah mengandung anak hasil hubungan gelapnya dengan tersangka. Ia juga
bercerita bagaimana dan kapan hubungan gelap tersebut terjadi. Mbak Anastasia
juga bercerita bahwa ia didesak oleh tersangka untuk menggugurkan
kandungannya. Karena merasa terancam oleh ancaman tersangka, mbak Anastasia
akhirnya mengikuti kemauan tersangka dengan cara mengkonsumsi sprite, buah
nanas, dan jamu yang sebelumnya diberikan oleh tersangka. Kurang lebih seperti itu
ceritanya pak

Bahwa saksi menerangkan tidak ada tambahan keterangan dan sudah cukup

Bahwa saksi menerangkan semua keterangan tersebut diatas adalah benar


keterangan saksi sendiri bukan karena tekanan, paksaan ataupun pengaruh dari
orang lain termasuk petugas Pemeriksa.

Saksi VII:
Nama: Bejo Utomo, Laki-laki, Hindu, Swasta, Lahir di Salatiga, 10 April 1962, 50,
alamat Perumahan Jambusari Blok A/1, Kelurahan Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan,
Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Bahwa saksi menerangkan saat sekarang ini dalam kedaan sehat jasmani dan rohani
serta bersedia untuk dimintai keterangan dan akan memberikan keterangan dengan
sebenar-benarnya.

Bahwa saksi mengerti dan bisa berbahasa Indonesia

Bahwa saksi menerangkan, yaitu sehubungan dengan peristiwa tindak pidana aborsi
yang menimpa anak kandung majikan tempat saksi bekerja yang benama Anastasia
Situmorang di rumah majikan saksi di Perumahan Wirobrajan Asri.

Bahwa Saksi menerangkan bahwa ia mendengar kabar ditemukannya janin tersebut


dari Saksi Sukijan.

Bahwa hanya Saksi, Saksi Sukijan, dan Saksi Fabianus yang mengetahui
keberadaan dan kondisi janin tersebut.

Bahwa pada malam ditemukannya janin, Saksi sedang minum kopi bersama Sakis
Fabianus.

Bahwa Saksi bersama dengan Saksi Fabianus meminjam cangkul milik Saudara
Toni untuk menggali gundukan tanah yang ternyata berisi janin tersebut.

Bahwa Saksi mendengar dari Saudara Toni apabila terdakwa juga meminjam
cangkul miliknya sebelum ini.

Keterangan Ahli:
Nama : dr.Dessy Mindiana, Sp.OG. Lahir di Yogyakarta pada tanggal 24 Desember 1972,
umur 40 (empat puluh) tahun, pekerjaan Doker Spesialis Kandungan, agama Islam,
Kewarganegaraan Indonesia, Alamat Jalan Seturan III
Nomor 67 Kecamatan
Depok,Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Menerangkan :

Bawa pada saat diperika Ahli dalam keadaan sehat jasmani dan rohani serta ahli
bersedia untuk diminta keteran dan akan memberikan keterangan dengan sebenarbenarya
Bahwa Ahli faham dan bisa berbahasa Indonesia
Bahwa Ahli mengerti mengapa Ahli dipanggil yaitu sehubungan dengan peristiwa
aborsi yang diakukan oleh tersangka dan Ahli mengerti kalo kehadirannya di minta
sebagai Ahli
Bahwa ahli berprofesi sebagai Dokter Spesialis Kandungan yang sedang pkti di
RSU SARDJITO YOGYAKARTA
Bahwa Ahli belum pernah bertemu dan tidak mengenal tersangka
Bahwa Ahli menjelaskan diluar prosedur dokter, biasanya aborsi dapat dilakukan
oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawa da ilegal, bisa juga dilakukan
dengan menggunakan jamu-jamuan atau bahan lainnya.
Bahwa Ahli mejelaskan antara obat dan jamu-jamu tersebut juga tergantug dengan
kondisi wanita yang hamil.
Bahwa Ahli menjelaskan pegaruh nanas muda dalam wanita ang sedang menstruasi
itu pada dasarnya untuk memperlancar memperlancar, karena terdapat kandungan
bromeline didlam buah nanas. Hal itu dapat membuat darh menjadi encer dan
otomatis dapat memperlancar menstruasi. Namun apabila terjadi implantasi (udah
ada benih janin di dalam uterus) itu belum ada cukup bukti kuat dapat atau tidak
nya digunakan untuk mengugurkan kandungan. Seperti yang saya jelaskan dalam
pertanyaan sebelumnya yaitu melihat kondisi wanita yang sedang mengandung
tersebut.
Bahwa ahli menjelaskan belum terdapat bukti yang tdat dipecaya mengenai nanas
dapat digunakan sebagai alat mengugurkan kandungan seseoang.
Bawa Ahli menerangkan sprite itu cenderung merusak hepar ibu yang
mengandung, dan dapat mempengaruhi kondisi bayi disaat dilahirkan. Namun
sama dengan buah nanas, belum terdapat cukup bukti juga sprite dapat
menyebabkan gugurnya kandungan.
Bahwa Ahli menerangkan mengenai jamu sendiri sebenarnya jamu itu terbuat dari
racikan racikan beberapa bahan, dan sebenarnya fungsinya sebenernya sama untuk
memperlancar menstruasi. Jadi semisal telat bulan yang masih diawal-awal dapat
luruh dengan bahan bahan tersebut.
Bahwa Ahli menjelaskan car lain yang dapat mempunyai cukup bukti untuk
mengugurkan kandungan yait mungkin bisa jadi dengan obat yang mengandung
prostaglandin, namun semua itu sama seperti yang saya jelaskan diatas, semua nya
tergantung dengan kondisi ibu dan bayi didalam kandungan, juga tergantung
dengan usia kandungan. Namun resiko nya dapat mempengaruhi kandungan bayi
apabila bayi tidak berhasil digugurkan dan lahir. Bisa jadi terjadi cacat atau
sebagainya pada bayi.
Bahwa Ahli menjelaskan bahwa semua itu pada intinya tergantung dengan kondisi
kandungan dan wanita yang mengandung.
Bahwa Ahli memberikan keterangan yang benar dari Ahli sendiri, bukan pengaruh,

tekanan erta paksaan dari orang lain termasuk petugas pemeriksa.

Keterangan Terdakwa:
Nama: Muhammad Doni Bin Slamet. Lahir di serang pada tanggal 31 Juli 1989, umur
22 (dua puluh dua) tahun, pekerjaan Mahasiswa, agama Islam, Warga Negara
Indonesia, pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA), alamat Jalan Pogung Baru No.
171B Rt 03 / 02 , Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bahwa pada saat diperiksa Tersangka dalam keadaan sehat jasmani dan rohani dan
bersedia diperiksa serta bersedia memberikan keterangan yang sebenar-benarnya
sesuai dengan apa yang Tersangka lihat, dengar, dan Tersangka alami sendiri.

Bahwa Tersangka lahir di Serang pada tanggal 31 Juli 1989, Ibu Tersangka adalah
seorang ibu rumah tangga bernama SITI AMINAH dan Ayah Tersangka adalah
seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil beranama PRIYATNO. Tersangka lahir di
Serang dan selanjutnya tinggal di Serang dan tidak pernah pindah.

o
o
o

Riwayat Pendidikan Tersangka:


SD Ungaran Yogyakarta;
SMP Negeri 1 Yogyakarta;
SMA Negeri 3 Yogyakarta;

Bahwa Tersangka benar mengenal saudari Anastasia Situmorang dan juga sebagai
pacarnya

Bahwa Tersangka menjelaskan dia pernah melakukan hubungan seks sebanyak 3


kali dengan sdri Anastasia Situmorang

Bahwa Tersangka
mengandung.

Bahwa Tersangka menjelaskan dia menyuruh sdri Anastasia Situmorang untuk


melakukan tindak pidana aborsi.

Bahwa Tersangka menjelaskan bahwa dia belum siap untuk bertanggung jawab atas
apa yang terjadi kepada sdri Anastasia Sitomorang

Bahwa Tersangka menjelaskan menyuruh sdri Anastasia Situmorang meminum


jamu, sprite, buah nanas secara berkala selama 7 hari berturut turut.

Bahwa Tersangka membenarkan ada di rumah sdri Anastasia Situmorang dan


membantu membersihkannya

Bahwa Tersangka menjelaskan pada hari Kamis tgl 12 April 2012 ia berada

benar

mengetahui

bahwa

sdri Anastasia

Situmorang

dirumah sdri Anastasia Situmorang dan membantu membersihkan

Bahwa Tersangka menjelaskan membawa pergi janin yang sudah tidak bernyawa
dengan meminjam mobil dari sdri Anastasia Situmorang

Bahwa Tersangka
Wirobrajan Asri

mengetahui ada janin yang tidak bernyawa di pekarangan

IV. ANALISA HUKUM ATAS TUNTUTAN JAKSA PENUNTUT UMUM


PETUNJUK
Berdasarkan keterangan saksi-saksi yaitu saksi Fabianus Slamet Riyadi, S.H, Sukijan,
Ariyadi Martono,Anastasia Situmorang,Theresia Monica Panjaitan,Waljinah,dan Bejo
Utomo yang satu sama lainnya saling bersesuaian dan oleh terdakwa telah dibenarkannya
dan apabila dikaitkan dengan adanya barang bukti maka diperoleh petunjuk tentang adanya
perbuatan pidana yang telah dilakukan oleh terdakwa.

Barang-barang Bukti:
Barang Bukti yang diajukan kedepan persidangan adalah berupa :
-

1 (satu) buah cangkul

1 (satu) buah botol sprite 1 Liter

1 (satu) buah botol jamu cap nanas merah 250ml

3 (tiga) lembar kantong plastik warna hitam

1 (satu) buah handuk berwarna pink berbercak darah

1 (satu) unit handphone merek samsung SM-A800F

1 (satu) buah Simcard Telkomsel dengan nomor +628133254134

1 (satu) unit handphone merek Iphone 5S

1 (satu) buah Simcard Telkomsel dengan nomor +6281328012345

Barang bukti yang diajukan dalam persidangan ini telah disita secara sah menurut hukum,
karena itu dapat digunakan untuk memperkuat pembuktian hakim dan memperlihatkan
barang bukti tersebut kepada TERDAKWA dan saksi-saksi, dan oleh yang bersangkutan
telah dibenarkan.

I. ANALISIS FAKTA
Bahwa dari fakta-fakta persidangan yang telah kami uraikan di atas tadi, maka dapatlah
kami simpulkan sebagai berikut:
1. Pada hari Selasa 17 Januari 2012 pada pukul 16.40 WIB Anastasia pergi ke kos
Doni untuk mengembalikan flashdisk milik Doni yang dipinjamnya, setelah
Doni mempersilahkan Anastasia masuk ke dalam kamar kos nya, Doni
memaksa Anastasia melakukan hubungan intim untuk ketiga kalinya yang
berlangsung pada jam 17.00 WIB. Tetapi Anastasia menolak, karena ditolak, Doni
mengancam Anastasia bahwa Doni akan memutuskan hubungan mereka dan
menyebarkan apa yang telah mereka lakukan selama ini kepada orang tua
Anastasia dan teman-temannya, karena Anastasia merasa terancam, Anastasia
dengan pasrah melakukan hubungan intim yang ketiga kalinya pada pukul
17.30 WIB terdakwa dapat diancam dengan hukuman dimaksudkan pasal 285 Kitab
Undang-Undang Hukum Pidana
2. Pada hari Kamis 5 April 2012 Doni menjemput Anastasia di rumahnya yang
belokasi di Komplek Perumahan Wirobrajan Asri blok D4 untuk memeriksa
Anastasia di Rumah Sakit Sardjito untuk memastikan apakah Anastasia benar
hamil atau tidak. Dari hasil pemeriksaan ternyata hasil yang didapat menunjukan
bahwa Anastasia telah hamil yang berusia kurang dari 3 bulan. Setelah keluar dari
Rumah Sakit, Doni memaksa Anastasia untuk menggugurkan kandungannya,
3. Pada hari Kamis 12 April 2012 Doni menemui Anastasia di rumahnya pada
pukul 11.00 WIB. Dengan membawakan Sprite, buah nanas, dan jamu kepada
Anastasia dan menyuruhnya untuk mengonsumsi nya selama 7 hari berturutturut, dengan maksud digunakan untuk menggugurkan kandungan
Anastasia. terdakwa dapat diancam dengan hukuman dimaksudkan pasal 285
Kitabh Undang-Undang Hukum Pidana 346 KUHP
4. Pada hari Selasa 17 April 2012 tepat pada pukul 19.00, Doni melihat tanah
kosong di belakang kompleks Wirobrajan Asri. Doni turun dan memutuskan
untuk menguburkan janin tersebut di pojok timur belakang pekarangan dengan
menggunakan cangkul yang telah dibawanya.
5. Bahwa perbuatan Terdakwa dilakukan atas dasar rasa sayang dan bersalah terhadap
Korban karena takut Korban merasa malu karena hamil diluar pernikahan.
6. Bahwa perbuatan terdakwa tidak dimaksudkan semata-mata untuk membunuh janin di
kandungan Korban.
7. Bahwa perbuatan terdakwa dilakukan selain karena rasa bersalah juga karena rasa takut
dan panik karena telah menghamili Korban diluar nikah.
Berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan, maka sampailah Kami kepada

pembuktian mengenai unsur-unsur tindak pidana yang didakwakan terhadap Terdakwa.


Bahwa dakwaan Terdakwa kami susun secara alternatif, yaitu:

PERTAMA :

Melanggar Pasal 194 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

ATAU

KEDUA :

Melanggar Pasal 348 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

Oleh karena dakwaan Jaksa Penuntut Umum terhadap terdakwa adalah bersifat alternatif
maka perkenankanlah kami membuktikan dakwaan mana yang paling tepat. Kami
membuktikan dakwaan yang paling tepat yaitu dakwaan KEDUA, melanggar Pasal 348
jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang selengkapnya
berbunyi:

(1) Barangsiapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang


wanita dengan persetujuannya, diancam dengan pidana penjara paling lama lima
tahun enam bulan.
(2) Jika perbuatan itu mengakibtakan matinya wanita tersebut, dikenakan pidana
penjara paling lama tujuh tahun.

Dari rumusan Surat Dakwaan tersebut di atas, maka unsur-unsurnya meliputi :


1. Barangsiapa;
2. Dengan sengaja;
3. Menggugurkan atau Mematikan Kandungan Seorang Wanita Dengan

Persetujuannya;
4. Mereka Yang Melakukan, Yang Menyuruh Melakukan, Dan Yang Turut
Melakukan Perbatan.

Adapun penerapan perbuatan Terdakwa memenuhi unsur-unsur dalam Pasal 348 jo. Pasal
55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dalam dakwaan KEDUA Jaksa
Penuntut Umum sebagai berikut :

Ad.1. Unsur Barangsiapa

Bahwa Pengertian dari kata barangsiapa pada dasarnya merupakan setiap orang atau
siapa saja (subjek hukum) sebagai pelaku atau bisa disebut dader daripada suatu delik, baik
perorangan (naturlijke person) maupun badan hukum (recht person) yang kepadanya dapat
dimintai pertanggung jawaban menurut hukum atas perbuatan yang dilakukannya.
Pengertian tersebut didukung oleh Mr. Drs. H.J. Van Schravensijk yang berpendapat
mengenai unsur barang siapa sebagai berikut: Barang siapa mengerdjakan suatu
perbuatan, jang tidak dapat ditanggungkan kepadanja karena kurang sempurna akalnja
atau karena sakit berubah akal, tidak boleh dihukum.
Pertanggungjawaban pidana adalah konsep pertanggungjawaban terhadap pelaku tindak
pidana sebagai subjek hukum pidana dalam mempertanggungjawabkan perbuatannya yang
memenuhi syarat-syarat pertanggungjawaban pidana (asas kesalahan) karena melanggar
pasal-pasal tertentu dari aturan pidana yang mengancam sanksi pidana bagi yang
melanggarnya. Dapat dipertanggung jawabkan disini adalah kemampuan pelaku untuk
membedakan perbuatan mana yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan. Dapat
dipertanggung jawabkan karena akalnya yang sehat dapat membimbing kehendaknya untuk
menyesuaikan dengan yang ditentukan oleh hukum, dan padanya diharapkan untuk selalu
berbuat sesuai dengan yang ditentukan oleh hukum.
Menurut Prof. Moeljatno, S.H., yang merupakan seorang ahli hukum pidana mengatakan,
seseorang tidak akan dapat diancamkan pidana apabila tidak ada kejadian yang ditimbulkan
olehnya. Dan untuk menyatakan hubungan tersebut maka disebutlah istilah perbuatan yaitu
suatu pengertian abstrak yang menunjuk kepada dua keadaan konkrit yang pertama adalah
adanya kejadian tertentu dan yang kedua adanya orang yang berbuat yang menjadi
penyebab timbulnya kejadian itu.

Bahwa berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dipersidangan bahwa Terdakwa


MUHAMMAD DONI sesuai dengan Surat Dakwaan Nomor Register Perkara PDM20/YOGYA/07/2012 sebagai orang yang telah didakwa oleh Penuntut Umum karena

melakukan suatu tindak pidana dan terdakwa mengakui seluruh identitas yang sesuai dalam
surat dakwaan Penuntut Umum sebagaimana ketentuan pasal 155 ayat (1) KUHAP, dan
terdakwa dalam keadaan sehat jasmani dan rohani serta dapat menjawab dan mendengar
setiap pertanyaan yang diajukan kepadanya sehingga terdakwa tergolong mampu secara
hukum dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya dan tidak ada alasan pemaaf dan
alasan pembenar maupun hal-hal yang menghapuskan sifat melawan hukum atas perbuatan
yang dilakukan Terdakwa berupa pengguguran kandungan.

Berdasarkan uraian pembuktian di atas, maka unsur barang siapa telah terpenuhi
dan terbukti secara sah dan meyakinkan menurut Hukum.

Ad.2. Unsur Dengan Sengaja

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yang dimaksud dengan sengaja adalah suatu
keadaan yang dimaksudkan atau direncanakan, atau memang dikehendaki begitu. Dalam
Crimineel Wetboek (Kitab Undang Undang Hukum Pidana) tahun 1809 dijelaskan
pengertian,Kesengajaan adalah kemauan untuk melakukan atau tidak melakukan
perbuatan-perbuatan yang dilarang atau diperintahkan oleh undang-undang. Kesengajaan
dalam hukum pidana adalah merupakan bagian dari kesalahan. Berdasarkan M.v.T.
(Memorie van Toelichting), yaitu Pidana pada umumnya hendaknya dijatuhkan hanya
pada barang siapa melakukan perbuatan yang dilarang, dengan dikehendaki dan diketahui.
Dalam pengertian ini disebutkan bahwa kesengajaan diartikan sebagai : menghendaki dan
mengetahui (willens en wetens). Artinya, seseorang yang melakukan suatu tindakan
dengan sengaja, harus menghendaki serta menginsafi tindakan tersebut dan/ atau akibatnya.
Jadi dapatlah dikatakan, bahwa sengaja berarti menghendaki dan mengetahui apa yang
dilakukan.

Berhubung dengan keadaan batin orang yang berbuat dengan sengaja, yang berisi
menghendaki dan mengetahui itu, maka dalam ilmu pengetahuan hukum pidana dapat
disebut 2 (dua) teori sebagai berikut:
1) Teori kehendak (wilstheorie)
Inti kesengajaan adalah kehendak untuk mewujudkan unsur-unsur delik dalam rumusan
undang-undang (Simons dan Zevenbergen).
2) Teori pengetahuan / membayangkan (voorstellingtheorie)
Sengaja berarti membayangkan akan akibat timbulnya akibat perbuatannya; orang tak bisa
menghendaki akibat, melainkan hanya dapat membayangkannya. Teori ini menitikberatkan

pada apa yang diketahui atau dibayangkan oleh sipelaku ialah apa yang akan terjadi pada
waktu ia akan berbuat (Frank).

Menurut Prof. Sathochid Kartanegara, yang dimaksud dengan opzet willens en weten
(dikehendaki dan diketahui) adalah Seseorang yang melakukan suatu perbuatan dengan
sengaja harus menghendaki (willen) perbuatan itu serta harus menginsafi atau mengerti
(weten) akan akibat dari perbuatan itu; Kehendak dapat ditujukan terhadap:
a.

Perbuatan yang dilarang;

b.

Akibat yang dilarang

Bentuk-bentuk kesengajaan terbagi menjadi :


a) Kesengajaan sebagai Maksud (opzet als oogmerk)
Dalam hal ini pembuat bertujuan untuk menimbulkan akibat yang

dilarang.

b) Kesengajaan dengan Sadar Kepastian ( opzet met zekenheidsbewustzijn


atau noodzake jkhendbewustzijn)
Dalam hal ini pebuatan berakibat yang dituju namun akibatnya yang tidak diinginkan tetapi
suatu keharusan mencapai tujuan.

c) Kesengajaan dengan Kemungkinan (voorwaardelick opzet atau dolus


eventualis)
Dalam hal ini keadaan tertentu yang semula mungkin terjadi benar-benar terjadi.

Fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan sebagai berikut :

Benar bahwa pada tanggal 5 April 2012 Tersangka Muhammad Doni mengajak
Sdr. Anastasia Simutorang untuk memeriksakan ke dokter kandungan apakah
Sdr. Anastasia Situmorang benar sedang mengandung atau tidak, dan hasil
pemeriksaan menunjukkan bahwa benar positif hamil dengan usia janin sudah 3
bulan.

Benar bahwa pada tanggal 5 April 2012 Tersangka Muhammad Doni memaksa
Anastasia untuk menggugurkan kandungannya, namun Anastasia menolak dan
meminta pertanggungjawaban dari Doni.

Benar bahwa pada tanggal 12 April 2012 Tersangka Muhammad Doni


menemui Sdr. Anastasia di rumah Sdr. Anastasia pada pukul 11.00 WIB.
Dengan membawakan minuman sprite, buah nanas, dan jamu kepada Anastasia
dan menyuruhnya untuk mengonsumsi minuman dan buah tesrebut selama 7
hari berturut-turut, dengan maksud digunakan untuk menggugurkan
kandungan .

Benar bahwa pada tangal 17 April 2012 sekitar pukul 17.00 Sdr. Anastasia
melahirkan janinnya di dalam rumahnya, dimana kondisi janin tersebut sudah
tidak bernyawa. Mengetahui hal tersebut Tersangka Muhammad Doni segera
membantu Sdr. Anastasia untuk beristirahat dan segera mengambil janin yang
sudah tidak bernyawa di lantai kamar mandi dan membungkus dengan handuk
dan memasuukan jasad janin tersebut ke kantong plastic berwarna hitam
sebanyak tiga lembar.

Benar bahwa berdasarkan keterangan Ahli dibidang Kedokteran Dr. DESSY


MINDIANA, Sp.OG menjelaskan diluar prosedur dokter, biasanya aborsi dapat
dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan ilegal, bisa juga
dilakukan dengan menggunakan jamu-jamuan atau bahan lainnya.

Benar bahwa berdasarkan keterangan Ahli dibidang Kedokteran Dr. DESSY


MINDIANA, Sp.OG mejelaskan antara obat dan jamu-jamu tersebut juga
tergantug dengan kondisi wanita yang hamil

Benar bahwa berdasarkan keterangan Ahli dibidang Kedokteran Dr. DESSY


MINDIANA, Sp.OG menjelaskan pegaruh nanas muda dalam wanita yang
sedang menstruasi itu pada dasarnya untuk memperlancar, karena terdapat
kandungan bromeline didalam buah nanas. Hal itu dapat membuat darah
menjadi encer dan otomatis dapat memperlancar menstruasi. Namun apabila
terjadi implantasi (udah ada benih janin di dalam uterus) itu belum ada cukup
bukti kuat dapat atau tidak nya digunakan untuk mengugurkan kandungan.
Sehingga belum terdapat bukti yang dapat dipercaya mengenai nanas dapat
digunakan sebagai alat mengugurkan kandungan seseorang.

Benar bahwa berdasarkan keterangan Ahli dibidang Kedokteran Dr. DESSY


MINDIANA, Sp.OG menerangkan sprite itu cenderung merusak hepar ibu
yang mengandung, dan dapat mempengaruhi kondisi bayi disaat dilahirkan.
Namun sama dengan buah nanas, belum terdapat cukup bukti juga sprite dapat
menyebabkan gugurnya kandungan

Benar bahwa berdasarkan keterangan Ahli dibidang Kedokteran Dr. DESSY


MINDIANA, Sp.OG menerangkan mengenai jamu sendiri sebenarnya jamu itu
terbuat dari racikan racikan beberapa bahan, dan sebenarnya fungsinya
sebenernya sama untuk memperlancar menstruasi. Jadi semisal telat bulan yang
masih diawal-awal dapat luruh dengan bahan bahan tersebut.

Benar bahwa berdasarkan keterangan Ahli dibidang Kedokteran Dr. DESSY


MINDIANA, Sp.OG menjelaskan cara lain yang dapat mempunyai cukup bukti
untuk mengugurkan kandungan yaitu mungkin bisa jadi dengan obat yang
mengandung prostaglandin, namun semua itu sama seperti yang saya jelaskan
diatas, semua nya tergantung dengan kondisi ibu dan bayi didalam kandungan,
juga tergantung dengan usia kandungan. Namun resikonya dapat mempengaruhi
kandungan bayi apabila bayi tidak berhasil digugurkan dan lahir. Bisa jadi
terjadi cacat atau sebagainya pada bayi.

Terdakwa sudah ada niat untuk melakukan perbuatan dimulai dari perencanaan
membawa minuman sprite, buah nanas, dan jamu ke rumah Anastasia
Situmorang yang gunanya untuk menggugurkan janin yang ada di dalam
kandungannya, kemudian Terdakwa menyuruh Anastasia Situmorang untuk
mengonsumsi minuman, buah, dan telur selama 7 hari berturut-turut. Namun
belum sampai 7 (tujuh) hari mengonsumsinya, Anastasia sudah mengalami sakit
perut yang berlebihan dan tiba-tiba janin yang ada di dalam kandungannya
keluar dan sudah tidak bernyawa.

SURAT

Untuk membuktikan bahwa terdakwa berniat menghampiri Anastasia Situmorang setelah


mengetahui ia hamil berdasarkan transkrip SMS menggunakan provider TELKOMSEL
dengan nomor +628133254134 (Anastasia Situmorang) dan nomor xxx (Muhammad Doni)
pada hari Rabu, tanggal 4 April 2012 pukul 15.15 15.35 yang pada pokoknya
memberitahu Muhammad Doni bahwa Anastasia Situmorang positif hamil setelah
melakukan testpack, kemudian Muhammad Doni mengatakan akan datang ke rumah
Anastasia Situmorang keesokan harinya.

Berdasarkan uraian pembuktian tersebut di atas, maka unsur dengan sengaja telah
terpenuhi dan terbukti secara sah dan meyakinkan menurut Hukum.

Ad.3. Unsur Menggugurkan kandungan seorang wanita dengan persetujuannya


Bahwa yang dimaksud dengan menggugurkan kandungan adalah pengeluaran hasil
konsepsi pada setiap stadium perkembangannya sebelum masa kehamilan yang lengkap
tercapai (38-40 minggu) atau pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup di luar
kandungan (berat kurang dari 500 gram atau kurang dari 20 minggu).

Unsur menggugurkan kandungan seorang wanita dengan persetujuannya dapat diartikan


bahwa dalam perbuatan menggugurkan kandungan seorang wanita, wanita yang
mengandung tersebut setuju dan bersedia untuk dilakukan perbuatan yang dapat
menyebabkan gugurnya kandungan.
Bahwa berdasarkan fakta yang terungkap di penyidikan, khususnya berdasarkan
keterangan Saksi Anastasia Situmorang yang diperiksa penyidik pada tanggal 7 Mei
2012, terungkap bahwa Saksi Anastasia Situmorang yang sedang dalam keadaan
hamil dipaksa oleh Tersangka untuk menggugurkan kandungan dengan bantuan
Tersangka.

Fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan sebagai berikut:

Benar bahwa pada tanggal 12 April 2012 Terdakwa Muhammad Doni menemui
Sdr. Anastasia di rumah Sdr. Anastasia pada pukul 11.00 WIB dengan
membawakan minuman sprite, buah nanas, dan jamu kepada Anastasia dan
menyuruhnya untuk mengonsumsi minuman dan buah tersebut selama 7 hari
berturut-turut, dengan maksud digunakan untuk menggugurkan kandungan.

Benar bahwa pada saat Terdakwa Muhammad Doni memberikan minuman


sprite, buah nanas, dan jamu untuk menggugurkan kandungan Sdr. Anastasia, ia
menerima pemberian tersebut kemudian setuju dan bersedia untuk
mengonsumsinya guna menggugurkan kandungan.

Benar bahwa sejak saat itu hingga pada tanggal 17 April 2012 Sdr. Anastasia
telah mengonsumsi 4 (empat) botol minuman merek Sprite berukuran 1 (satu)
liter, 3 (tiga) botol jamu terlambat menstruasi merek Cap Nanas Merah
berukuran 250 (dua ratus lima puluh) milliliter, dan 1 (satu) buah nanas atas
perintah dan paksaan Terdakwa.

Benar bahwa pada tanggal 17 April 2012 sekitar pukul 17.00 Sdr. Anastasia
mengalami keguguran kandungan dan melahirkan janin yang sudah tidak
bernyawa.

SURAT:

Untuk membuktikan bahwa perbuatan yang dilakukan Terdakwa adalah pengguguran


kandungan maka telah dilakukan pemeriksaan yaitu:
-

Berdasarkan hasil Visum et Repertum No. 2/V/2012 tanggal 9 April 2012


setelah dilakukan pemeriksaan disimpulkan bahwa di dapatkan tanda-tanda
bekas kehamilan, (payudara yang membesar, strecthmark pada perut) dan
adanya aborsi yang menyebabkan kematian kandungan pada Sdr. Anastasia.

Berdasarkan hasil Visum et Repertum Nomor: 1/V/2012 tanggal 1 April


2012 setelah dilakukan pemeriksaan disimpulkan bahwa di dapatkan tandatanda persalinan secara paksa akibat konsumsi obat atau zat-zat yang
membahayakan janin secara berlebihan dan penyebab kematian janin adalah
dilahirkan secara paksa saat belum cukup bulan dalam kandungan.

Berdasarkan uraian pembuktian di atas, maka unsur menggugurkan kandungan


seorang wanita dengan persetujuannya telah terpenuhi dan terbukti secara sah dan
meyakinkan menurut Hukum.

Ad.4. Unsur Mereka Yang Melakukan, Yang Menyuruh Melakukan, dan yang Turut
Melakukan Perbuatan

Bahwa unsur mereka yang melakukan adalah pelaku tindak pidana yang memenuhi unsur
dari tindak pidana yang disangkakan, dalam hal ini adala tindak pidana aborsi, sedangkan
dalam arti luas meliputi keempat klasifikasi pelaku yaitu mereka yang melakukan
perbuatan, mereka yang menyuruh melakukan, mereka yang turut serta melakukan dan
mereka yang menganjurkan. Mereka yang menyuruh melakukan yaitu seseorang yang ingin
melakukan perbuatan tindak pidana, akan tetapi seseorang tersebut tidak melakukannya
sendiri melainkan menyuruh orang lain untuk melaksanakannya, dan yang menyuruh
bertanggungjawab penuh atas peristiwa pidana yang terjadi.
Mereka yang turut serta yaitu mereka yang ikut serta dalam suatu tindak pidana, berikut
syarat mereka yang turut serta; adanya kerja sama secara sadar dari setiap peserta tanpa
perlu ada kesepakatan, yang menghasilkan kesengajaan untuk berbuat tindak pidana, ada
kerja sama pelaksanaan secara fisik melakukan tindak pidana, setiap perserta turut
melakukan dengan pidana yang sama.
Mereka yang menggerakkan dan/ atau menganjurkan dan/ atau membujuk yaitu seseorang
yang mempunyai kehendak untuk melakukan tindak pidana tetapi tidak melakukannya
sendiri, melainkan menggerakkan orang lain untuk melaksanakan niatnya tersebut. Syaratsyarat penggerakan yang dapat dipidana; ada kesengajaan menggerakkan orang lain untuk
melakukan tindak pidana, menggerakkan dengan upaya-upaya yang ada dalam Pasal 55
ayat (1) butir ke 2 KUHP : pemberian, janji, penyalahgunaan kekuasaan atau pengaruh
kekerasan, ancaman kekerasan, tipu daya, memberi kesempatan, alat, keterangan. Ada yang
tergerak untuk melakukan tindak pidana akibat sengaja digerakkan dengan upaya upaya
dalam Pasal 55 ayat (1) butir ke 2 KUHP. Dalam hal ini bahwa Terdakwa MUHAMMAD
DONI sesuai dengan Surat Dakwaan Nomor Register Perkara PDM-20/YOGYA/07/2012
memenuhi unsur yang menyuruh melakukan tindak pidana aborsi dengan meyuruh Sdr.

Anastasia Situmorang untuk menggugurkan kandungannya.

Fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan sebagai berikut :

Benar bahwa pada hari Kamis tanggal 5 April 2012 Muhammad Doni
menjemput Anastasia Situmorang ke rumahnya yang berlokasi di Komplek
Perumahan Wirobrajan Asri blok D4 untuk memeriksa Anastasia di Rumah
Sakit Sardjitomemastikan kehamilan Anastasia Situmorang. Dari pemeriksaan
tersebut benar bahwa Anastasia Situmorang hamil, dan Muhammad Doni
memaksa dan menyuruh Anastasia Situmorang untuk menggugurkan
kandungannya.

Benar bahwa pada hari Selasa 17 April 2012 pada pukul 17.00 WIB,
Muhammad Doni menyuruh Anastasia Situmorang untuk menggugurkan
kandungannya dengan memberikan sejumlah obat yang dapat menggugurkan
kandungan Anastasia Situmorang.

Benar bahwa Muhammad Doni pada hari Selasa tanggal 17 April 2012 sekitar
jam 19.00 WIB menguburkan janin yang telah digugurkan di tanah kosong
belakang Komplek Wirobrajan Asri.

Berdasarkan uraian di atas, maka unsur Mereka Yang Melakukan, Yang Menyuruh
Melakukan, dan yang Turut MelakukanPerbuatan telah terpenuhi dan terbukti
secara sah dan meyakinkan menurut Hukum.

III. KESIMPULAN & PERMOHONAN


Demikian Nota Pembelaan atau Pledoi ini kami ajukan, yang mana di dalam
penyusunannya masih memiliki kekurangan dan keterbatasan, meskipun demikian semoga
Nota Pembelaan atau Pledoi ini dapat berguna bagi penegakan hukum dan keadilan, serta
mempunyai makna bagi kami, Terdakwa selaku Pencari Keadilan.
Bahwa oleh karena persidangan dan nota pembelaan tersebut telah selesai kami uraikan
satupersatu, maka dengan segala kerendahan hati kami Tim Penasehat Hukum Terdakwa,
MUHAMMAD DONI BIN SLAMET., memohon dengan hormat kepada Majelis Hakim
yang mengadili perkara ini berkenan memutuskan:
1.
Menyatakan bahwa terdakwa tidak terbukti kesalahannya secara sah dan meyakinkan
melakukan tindak pidana baik pada dakwaan.
2.
Membebaskan terdakwa MUHAMMAD DONI BIN SLAMET., dari semua tuntutan
hukum (Vrijspraak) atau setidak-tidaknya melepaskan MUHAMMAD DONI BIN

SLAMET. dari semua tuntutan hukum (Ontslaag Van Alle Rechtsvervolging);


3.

Membebankan biaya perkara kepada negara

Dan akhir kata semoga Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha Pengasih melimpahkan berkat
dan karunia kepada Majelis Hakim yang mengadili dan memutus perkara ini.

Sekian dan Terima Kasih.

Yogyakarta, 20 Juni 2012,


Hormat Kami selaku kuasa hukum

Raisa Oktaviani S.H., M.Hum.

Chicko Jeremy S.H.