Anda di halaman 1dari 11

ANALISIS SEMIOTIK PADA IKLAN BEBELAC 4

VERSI YOU ARE MY EVERYTHING

1.

Pendahuluan

1.1 Latar Belakang


Dewasa ini, produsen susu formula dari berbagai merek perusahaan saling
bersaing menawarkan berbagai jenis produk yang dihasilkannya. Dalam kondisi
tersebut, perusahaan dituntut untuk lebih kreatif dalam menetapkan strategi
komunikasi yang tepat sehingga menarik perhatian konsumen dan menciptakan
tanggapan positif terhadap produk. Setiap produsen dan lembaga bisnis ingin
mendapat tempat di hati konsumen.
Salah satu media atau alat yang dapat membantu perusahaan dalam
mempromosikan produknya adalah iklan. Iklan merupakan satu bentuk
komunikasi yang dilakukan oleh produsen kepada konsumen meskipun tidak
secara langsung berdampak pada pembelian, iklan menjadi sarana untuk
membantu pemasaran yang efektif dalam menjalin komunikasi antara perusahaan
dengan konsumen dan sebagai upaya perusahaan dalam menghadapi pesaingnya.
Menurut Wells, Burnett, dan Moriarty (1998:10), iklan merupakan sebuah
komunikasi visual nonpersonal yang diperkenalkan melalui media massa untuk
memengaruhi khalayak dan membentuk kesadaran akan suatu produk atau merek
sehingga mempersuasi mereka untuk membeli dan menggunakan produk tersebut.
Daya tarik iklan memiliki empat karakteristik. Pertama, iklan harus memiliki
makna sehingga dapat menyampaikan sebuah informasi yang di tujukan kepada
konsumennya. Kedua, iklan harus menunjukkan manfaat yang membuat produk

itu lebih diinginkan atau lebih menarik konsumen. Ketiga, iklan harus dapat
dipercaya sehingga konsumen dapat mempercayai bahwa produk atau jasa akan
memberikan manfaat yang dijanjikan. Terakhir, iklan harus memiliki kekhasan
atau keunikan yang harus menjelaskan mengapa produk itu lebih baik
dibandingkan merek pesaing dengan gaya yang kreatif.
Salah satu iklan kreatif produk susu formula adalah Bebelac 4 versi Youre
My Everything yang berhasil menarik minat dan perhatian khalayak. Iklan
Bebelac 4 versi Youre My Everything menceritakan balita-balita yang sehat,
ceria, cerdas, aktif, serta memiliki berbagai macam aktivitas yang selalu didukung
dan didampingi oleh ibunya. Lirik lagu Youre My Everything

yang

dinyanyikan oleh anak-anak di dalam iklan tersebut dapat meperlihatkan


kedekatan dan hubungan emosional yang erat antara ibu dan anak. Maka dari itu,
pesan visual yang terdapat dalam iklan ini dapat menimbulkan makna serta
menciptakan kesan dan daya tarik tersendiri bagi para calon konsumen yang
mayoritasnya adalah orangtua khususnya para ibu yang ingin memberikan susu
terbaik untuk anaknya yang masih berusia di bawah lima tahun.
Memahami makna yang ada dalam sebuah iklan dapat dianalisis secara
semiotik. Dengan menggunakan analisis semiotik, dapat diketahui apa makna
yang tersembunyi dalam sebuah iklan, khususnya pada iklan Bebelac 4 versi
Youre My Everything. Setiap iklan pasti mempunyai makna yang tersirat dari
berbagai adegan yang ditampilkan pada setiap scene-nya lewat hubungan antara
tanda (sign), penanda (signifier), dan petanda (signified) yang kemudian
menghasilkan makna konotatif, denotatif, dan mitos.

1.2 Rumusan Masalah


Berdasarkan pemaparan latar belakang di atas, rumusan masalah umum dalam
penulisan makalah ini adalah bagaimana semiotika pada iklan Bebelac 4 versi
You are My Everything? Dari rumusan masalah umum tersebut menghasilkan
sebuah rumusan masalah khusus, yaitu bagaimana interpretasi makna konotasi,
denotasi, dan mitos pada iklan Bebelac 4 versi You are My Everything?

1.3 Tujuan Penelitian


Tahap pertama pada tujuan penelitian makalah ini adalah menganalisis
interpretasi makna yang tersirat dari berbagai adegan yang ditampilkan pada
setiap scene iklan Bebelac 4 versi You are My Everything lewat hubungan
antara tanda (sign), penanda (signifier), dan petanda (signified). Setelah itu, tahap
selanjutnya ialah menganalisis makna denotasi, konotasi, dan mitos dari analisis
tahap pertama pada iklan Bebelac 4 versi You are My Everything.

1.4 Landasan Teori


Teori yang mendasari penelitian ini adalah teori semiotika "two order of
signification" dari Roland Barthes. Menurut Barthes yang dikutip oleh Dahliana
Syahri (2011:18), semiotika "two order of signification" adalah kajian tentang
makna atau simbol dalam bahasa atau tanda yang dibagi menjadi dua tingkatan
signifikasi, yaitu tingkat denotasi dan tingkat konotasi serta aspek lain dari
penandaan, yaitu mitos.

Sumber: John Fiske (2004:128)

Menurut Roland Barthes seperti yang dikutip oleh John Fiske (2004:128)
menjelaskan bahwa signifikasi tahap pertama merupakan hubungan antara
signifier (penanda)

dan signified (petanda) di dalam sebuah tanda terhadap

realitas eksternal. Barthes menyebutnya sebagai denotasi, yaitu makna paling


nyata dari tanda. Konotasi adalah istilah yang digunakan Barthes untuk
menunjukkan signifikasi tahap kedua. Hal ini menggambarkan interaksi yang
terjadi ketika tanda bertemu dengan perasaan atau emosi dari pembaca serta nilainilai dari kebudayaannya. Konotasi mempunyai makna yang subjektif atau paling
tidak intersubjektif. Dengan kata lain, denotasi adalah apa yang digambarkan
tanda

terhadap

sebuah

objek,

sedangkan

konotasi

adalah

bagaimana

menggambarkannya. Pada signifikasi tahap kedua yang berhubungan dengan isi,


tanda bekerja melalui mitos (myth). Mitos adalah bagaimana kebudayaan
menjelaskan atau memahami beberapa aspek tentang realitas atau gejala alam.
Mitos merupakan produk kelas sosial yang sudah memiliki suatu dominasi. Jadi,
ketika suatu tanda yang memiliki makna konotasi kemudian berkembang menjadi
makna denotasi, makna denotasi tersebut akan menjadi mitos.

1.5 Metode Penelitian


Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah studi pustaka,
yakni pengumpulan data yang diperoleh dari berbagai data sekunder, seperti
jurnal pdf, e-book, buku cetak, dan website resmi.

2. Analisis
2.1 Analisis Interpretasi Makna Denotasi pada Scene Iklan Bebelac 4 Versi
Youre My Everything
Iklan Bebelac ini menceritakan berbagai macam kegiatan yang dilakukan anak
bersama ibunya, serta interaksi yang sedang mereka lakukan digambarkan pada
setiap scene-nya dari sembilan scene dalam cuplikan iklan Bebelac 4.
Scene pertama, terlihat seorang anak perempuan dan ibunya setelah pulang
berbelanja sebagai signified, karena dapat dilihat jelas sang anak sedang
menolong ibunya memasukkan barang-barang

belanjaan dari troli ke bagasi

mobil mereka sebagai signifier. Saat adegan ini si anak

menyanyikan bait

pembuka theme song my first.


Selanjutnya, scene kedua terlihat seorang anak laki-laki sedang bernyanyi dan
memainkan musik untuk ibunya yang sedang bekerja sebagai signified. Signifier
dari scene ini ialah gitar kecil yang dimainkan si anak sambil menyanyikan bait
lagu my last kepada ibunya yang terlihat sedang sibuk bekerja dengan
laptop-nya.
Kemudian, pada scene ketiga signified-nya adalah terdapat dua orang anak
perempuan yang dijemput ibunya sepulang sekolah dengan riang gembira sambil
menyanyikan bait my everything. Gedung sekolah di belakang mereka dan
tas yang mereka bawa beserta anak lain di belakang mereka sebagai signifier.

Setelah itu, pada scene keempat terlihat beberapa ibu yang menemani anaknya
masing-masing saat menghadiri acara art exhibition sebagai signified, sedangkan
signifier-nya terlihat dari banyaknya layang-layang unik dan karya seni lainnya
yang dipamerkan, serta tulisan art exhibition di belakang ruangannya. Namun,
dalam scene ini yang ditonjolkan ialah ibu dan anak laki-lakinya yang sedang
menyanyikan bait and the answer to.
Lalu, pada scene kelima terlihat seorang anak perempuan (di tengah) bersama
teman-temannya yang sedang berlatih menari balet sebagai signified, sedangkan
signifier-nya adalah anak-anak perempuan yang memakai baju balet dan
memperagakan tarian balet. Sebelum scene yang memperlihatkan anak-anak
sedang menari juga terlihat seorang ibu yang sedang mengawasi anaknya (di
tengah) saat berlatih menari sambil menyanyikan bait laguall my dream.
Berikutnya, pada scene keenam terlihat seorang anak laki-laki yang ditemani
ibunya sedang bermain pasir di pantai sebagai signified sambil menyanyikan bait
youre my sun, my moon, sedangkan signifier-nya adalah baju pantai yang
dikenakan ibunya, para wisatawan, pasir yang dimainkan si anak, laut, dan payung
yang menggambarkan suasana pantai.
Setelah itu, pada scene ketujuh terlihat seorang anak laki-laki yang berada di
ruangan kelas sebagai signified, sedangkan signifier-nya terlihat dari si anak yang
duduk di sebuah kursi, dan di belakangnya terdapat sebuah papan tulis hitam
sedang bernyanyi di hadapan ibunya pada bait my guiding star.
Kemudian, pada scene kedelapan terlihat seorang anak perempuan sedang
bernyanyi sebagai signified dan signifier-nya terlihat dari si anak memengang
mikrofon di hadapan ibunya dan sambil menyanyikan bait my kind of
wonderful.
Terakhir, pada scene kesembilan terlihat seorang anak laki-laki bermain bola
dengan teman-temannya sebagai signified dan terlihat makna signifier dengan

adanya lapangan hijau, gawang, kaos kaki panjang, sepatu, dan pakaian olahraga
yang dikenakan anak-anak tersebut. Kemudian si anak dan ibu juga terlihat sangat
kompak (signified) karena signifier-nya adalah saat anak tersebut melihat ibunya
ia menghampiri ibunya dengan wajah yang terlihat senang, kemudian ia menepuk
tangan ibunya, lalu memeluknya setelah selesai bermain sambil menyanyikan bait
terakhir thats what you are, my everything, sang anak pun terlihat sangat
bahagia karena dia selalu ditemani ibu dalam aktivitas apapun.
Berdasarkan uraian tentang signifier dan signified di atas, dapat dianalisis
bahwa makna denotasinya adalah visualisasi yang terlihat untuk keseluruhan
scene yang terkandung dalam iklan Bebelac 4 versi Youre My Everything.

2.2 Analisis Interpretasi Makna Konotasi pada Scene Iklan Bebelac 4 Versi
Youre My Everything
Makna konotasi yang ingin disampaikan pada iklan Bebelac 4 Versi Youre
My Everything adalah sering kali orang tua dan guru begitu terfokus pada bidang
akademik (IQ) dan mereka mengabaikan kecerdasaan emosional (EQ). Padahal,
pembentukan fondasi dasar kepribadian anak berkembang pesat pada usia dini,
yakni usia emas (golden age). Sebuah penelitian menemukan bahwa pertumbuhan
sel jaringan otak pada anak usia 0-4 tahun mencapai 50%. Dengan demikian, bila
pada usia tersebut otak anak tidak mendapatkan rangsangan yang maksimal, maka
otak anak tidak akan berkembang secara optimal (Yazid, M. Busthomi, 2012).
Menurut Goleman untuk menstimulus kecerdasan emosional anak pada
awalnya adalah dengan mengoptimalkan peran anak dalam kehidupan sehari-hari.
Oleh karena itu, Bebelac ingin menyampaikan sesuatu yang berbeda dari iklan
susu sejenisnya dengan memperlihatkan kedekatan dan hubungan emosional

antara ibu dan anak dalam berbagai aktivitas keseharian si anak pada iklannya
(Goleman, D. 1991).
Kecerdasan emosional anak yang ingin disampaikan pada iklan Bebelac 4
ialah wujud dari rasa terima kasih anak kepada ibunda tercinta dengan cara
menyanyikan lirik lagu Youre My Everything yang menjadi theme song Bebelac
dengan berbagai cara, yaitu bernyanyi langsung di depan ibu mereka, bernyanyi
ketika dia sedang bermain, maupun saat sedang berjalan-jalan dengan ibunya.
Keharmonisan anak dan ibu juga terlihat dari ekspresi wajah sang anak yang ceria
dan bahagia saat bersama ibunya yang selalu membimbing dan mendukung
aktivitasnya.

2.3 Analisis Interpretasi Mitos pada Scene Iklan Bebelac 4 Versi Youre My
Everything
Mitos yang terdapat di dalam iklan Bebelac ini tersirat pada setiap scene-nya
dari sembilan scene dalam cuplikan iklan Bebelac 4. Adapun diantaranya pada
adegan dimana seorang anak perempuan dan ibunya berbelanja, seorang anak
laki-laki sedang bernyanyi dan memainkan musik untuk ibunya yang sedang
bekerja, dua orang anak perempuan yang dijemput ibunya sepulang sekolah, ibu
yang menemani anaknya menghadiri acara art exhibition, anak perempuan yang
sedang berlatih menari balet bersama teman-temannya, seorang anak laki-laki
yang ditemani ibunya sedang bermain pasir di pantai, dan ibu yang sedang
menemani anak laki-lakinya bermain bola dengan teman-temannya.
Berdasarkan uraian dari cuplikan adegan tersebut, dapat dianalisis bahwa
mitos yang terdapat di dalam iklan ini adalah proses belajar anak tidak hanya
didapat dengan cara monoton seperti membaca buku atau belajar di sekolah,

melainkan juga diperoleh dengan cara bermain, sebab proses belajar anak pada
usia tersebut adalah dengan bermain dan melakukan banyak aktivitas. Hal ini juga
dijelaskan oleh Slamet bahwa pembelajaran untuk anak usia dini menggunakan
prinsip belajar, bermain, dan bernyanyi (Slamet, 2005). Pembelajaran untuk anak
usia dini diwujudkan sedemikian rupa sehingga dapat membuat anak aktif, ceria,
dan cerdas.

3. Penutup
3.1 Simpulan
Iklan Bebelac 4 versi You Are My Everything ini menceritakan berbagai
macam kegiatan yang dilakukan anak bersama ibunya, serta interaksi yang sedang
mereka lakukan digambarkan pada setiap scene-nya. Makna denotasi yang
terkandung dalam iklan tersebut adalah balita yang tampak ceria, aktif, dan
antusias dalam melakukan berbagai macam aktivitas didampingi ibunya, serta
interaksi yang sedang mereka lakukan, sehingga pada setiap scene-nya
memperlihatkan kedekatan dan hubungan emosional antara ibu dan anaknya.
Makna konotasinya adalah wujud dari rasa terima kasih dan persembahan seorang
anak kepada ibunda tercinta dengan cara bernyanyi karena telah membimbing dan
mendukung segala aktivitasnya. Adapun mitos yang terdapat di dalamnya adalah
belajar tidak hanya didapat dengan cara membaca buku atau ke sekolah,
melainkan juga didapat dengan cara bermain sebab proses belajar anak pada usia
tersebut adalah dengan bermain.

3.2 Saran
Dalam bidang akademis, diharapkan ada penelitian lain yang dilakukan pada
iklan Bebelac ini. Tujuannya agar ada perbandingan interpretasi makna karena
tidak menutup kemungkinan adanya perbedaan makna yang dapat dimunculkan
oleh peneliti lain melalui berbagai klasifikasi tanda lewat analisis teori semiotika
lainnya sehingga akan memperluas perspektif para akademisi terhadap analisis
suatu iklan.

Daftar Pustaka
(n.d.). Retrieved Juni 27, 2014, from
http://www.bebeclub.co.id/Bebelac/Products.
Dahliana, S. (2011, Juni 20). Analisis Semiotik Film Freedom Writers. Retrieved
Juni 27, 2014, from http://repository.uinjkt.ac.id:
http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/2872/1/DAHLIA
NA%20SYAHRI-FDK.PDF
Dinana, N. V. (2014, May 19). Semiotika Roland Barthes. Retrieved Juni 27,
2014, from http://www.scribd.com:
http://www.scribd.com/doc/225078190/Semiotika-Roland-Barthes
Fiske, J. (2004). Cultural and Communication Studies. Jalasutra, Yogyakarta.
Goleman, D. (1991). Emotional Intelligence. New York: Bantam.
Slamet, S. (2005). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Direktorat
Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketegagaan Perguruan
Tinggi.
Suryadi, D. (2006). Promosi Efektif. Yogyakarta: Tugu Publisher.
Teori Bauran Pemasaran menurut P. Kotler . (n.d.). Retrieved march kamis, 2014,
from www.library.upnvj.ac.id.
Theory Celebrity Endorsement. (n.d.). Retrieved march kamis, 2014, from
http://:www.businessdictionary.com/definition/celebrityendorsement.html.
Wells, Burnett, and Moriarty. (1998). Advertising: Principles and Practice. Upper
Saddle River, N. J: Prentice Hall.
Yazid, M. Busthomi. (2012). Panduan Lengkap PAUD Melejitkan Potensi dan
Kecerdasan Anak Usia Dini. Jakarta: Citra Publishing.

10

11