Anda di halaman 1dari 106

No.

NIM

NAMA

POKOK BAHASAN

P3.73.34.2.15.001

Adzka Syifa Afifah

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

P3.73.34.2.15.002

Alfia Usma Nabilla Tasya

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

P3.73.34.2.15.003

Anis Lutfiyah

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

P3.73.34.2.15.004

Anissa Rachmani

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

P3.73.34.2.15.005

Annisa Husnun Hanifah

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

P3.73.34.2.15.006

Balqis Fakhriyah

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

P3.73.34.2.15.008

Chintayani

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

P3.73.34.2.15.009

Cindy Kartika

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

P3.73.34.2.15.010

Dewi Sulistyowati

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

10

P3.73.34.2.15.011

Diah Dwi Utami

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

11

P3.73.34.2.15.013

Farah Khairi Annisah

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

12

P3.73.34.2.15.015

Hafshoh Susadma

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

13

P3.73.34.2.15.016

Hamidah Raflanda

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

14
15
16
17

P3.73.34.2.15.017
P3.73.34.2.15.018
P3.73.34.2.15.019
P3.73.34.2.15.041

Hana Solihah Firdaus


Khairunnisa Z
Kurnia
Laely Usdiana

Sejarah
Sejarah
Sejarah
Sejarah

dan
dan
dan
dan

Perkembangan
Perkembangan
Perkembangan
Perkembangan

Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi

18

P3.73.34.2.15.020

Lulu Afifah Octavia

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

19

P3.73.34.2.15.021

Maria Christhina

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

20

P3.73.34.2.15.022

Mayya Azlia Alam

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

21

P3.73.34.2.15.023

Melda Naomi SNS

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

22

P3.73.34.2.15.024

Muthia Ichsan A

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

23

P3.73.34.2.15.025

Nabila Izzatunnisa

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

24

P3.73.34.2.15.026

Nadheya Mawadah

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

25

P3.73.34.2.15.027

Nida Kurnia Adilah

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

26

P3.73.34.2.15.028

Niken Juwita Cahyani

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

27

P3.73.34.2.15.029

Nisrina Asysyifa

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

28
29
30

P3.73.34.2.15.030
P3.73.34.2.15.031
P3.73.34.2.15.032

Putri Camelia
Putri Rahmawati
Rafika Puspita Sari

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi


Sejarah dan Perkembangan Flebotomi
Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

31

P3.73.34.2.15.033

Rizki Amalia

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

32

P3.73.34.2.15.034

Rodliyah Pinasti S

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

33

P3.73.34.2.15.035

Sefty Fatimah

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

34

P3.73.34.2.15.036

Siti Asiyah

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

35

P3.73.34.2.15.040

Suci Dwi Rahmadhanti

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

36

P3.73.34.2.15.037

Syifa Amelia

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

37

P3.73.34.2.15.038

Tazkiyah Shofana

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

38

P3.73.34.2.14.039

Vyna Aisyiah Amini

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

39
40

P3.73.34.2.15.039
P3.73.34.2.14.040

Xioe Astri Evert's


Yudistira Taufik

Sejarah dan Perkembangan Flebotomi


Sejarah dan Perkembangan Flebotomi

SUB POKOK BAHASAN


Mengetahui arti kata flebotomi
Untuk mengetahui sejarah dan perkembangan flebotomi
Mengetahui nama analis kesehatan di jaman sekarang
Mengetahui dasar pengambilan darah
Mengetahui pengertian sejarah flebotomi dari bahasa Yunani
Dapat mengetahui tentang etika legalitan flebotomi
Mengetahui Sejarah dan Perkembangan Flebotomi
Mengetahui arti kata flebotomi

Mengetahui tugas flebotomi

Mengetahui kesalahan pada pengambilan sampel


Mengetahui tenaga medis yang bertugas mengambil darah
Mengetahui asal-usul istilah flebotomi
Mengetahui kesalahan sampling

Mengetahui ahli fisiologis dalam sejarah flebotomi


Mengetahui asal kata flebotomi
Mengetahui asal kata flebotomi
Definisi flebotomi
Mengetahui arti kata flebotomi
Mengetahui asal kata flebotomi

Mengetahui teknik pengambilan sampel


Mengetahui asal kata flebotomi
mengetahui alat sampling
mengetahui arti kata dari plebothomi
Mengetahui arti kata flebotomi
Mengetahui tugas flebotomi
Mengetahui asal kata flebotomi
Mengetahui tugas flebotomi
Mengetahui asal kata flebotomi
Mengetahui asal kata flebotomi
Mengetahui asal kata flebotomi
Mengetahui tugas flebotomi
mengetahui alat sampling zaman dahulu
mengetahui alat sampling zaman dahulu
Mengetahui ahli fisiologis dalam sejarah flebotomi

mengetahui alat sampling zaman dahulu


Mengetahui tugas flebotomi
mengetahui sejarah alat flebotomi
Mengetahui sejarah flebotomi
mengetahui alat sampling zaman dahulu
Mengetahui sejarah dan teknik pengambilan darah

Soal/Pertanyaan

Apakah arti dari phleb?

Vena

Phlebotomy diambil dari bahasa Yunani, yang berarti

Vena

Analis kesehatan sekarang, dikenal dengan nama

DLM

Yang bukan merupakan cairan tubuh sebagai dasar pengambilan darah..

Darah

Flebotomi merupakan istilah dari Phleb dan Toma, yang dimaksud dengan phleb adalah

Pembuluh darah vena

Dibawah ini adalah tugas dari flebotomis, kecuali

memahami anatomi fisiologi


tubuh

Seorang tenaga medis yang telah mendapat latihan untuk mengeluarkan dan menampung
spesimen darah dari pembuluh darah vena, kapiler, arteri disebut

Flebotomis

Kata "phlebotomy" diambil dari bahasa yunani, yaitu phlen dan tome. Phlebos artinya

Vena

Berikut yang bukan termasuk tugas flebotomis adalah, kecuali


memahami anatomi dan fisiologis tubuh
memahami proses pengendalian mutu
memahami pengumpulan spesimen dan transportasinya
memahami teknik komunikasi
memahami proses diagnosa penyakit

1.
2.
3.
4.

5.

Hal yang paling sering terjadi akibat kesalahan pada pengambilan sampel yaitu.

Flebotomis

Disebut apakah seorang tenaga medis yang telah mendapat latihan untuk mengeluarkan
dan menampung spesimen darah dari pembuluh darah vena, kapiler, arteri disebut

Flebotomis

Dalam bahasa yunani phlebos artinya?


Yang manakah yang bukan 3 hal yang sering terjadi akibat kesalahan sampling

Arteri
Hemolisis

Awal abad 19 ahli fisiologis yang beragumen tentang penumpahan darah menunjukkan
efek fisiologis perbedaan penumpahan darah vena dan penggunaan obat hampir sama
yang mana tidak akan berpengaruh terhadap prosedur adalah
Flebotomi merupakan istilah dari Phleb dan Toma. Kata tomia artinya
Berasal dari manakah asal kata phlebotomy?
Flebotomi merupakan istilah dari Phleb dan Toma. Kata phleb artinya

Van Helmont
memotong
Amerika
Darah

Asal kata phlebotomy dari bahasa Yunani, yaitu Phleb dan Tomia. Kata tomia artinya

Darah

Kata "phlebotomy" dalam bahasa yunani berasal dari kata

Phleb dan tomia

Hal yang paling sering terjadi akibat kesalahan pada pengambilan sampel adalah.

Hemolisis

Flebotomi merupakan istilah dari Phleb dan Toma. Kata tomia artinya

memisahkan

yang bukan merupakan peralatan untuk mengeluarkan darah pada zaman dahulu adalah

Duri tajam

kata phlebotomi tersusun dari 2 kata yaitu phleb dan thomi, arti dari kata phleb adalah?

Darah

Asal kata phlebotomy dari bahasa Yunani, yaitu Phleb dan Tomia. Kata tomia artinya

Vena

Seorang tenaga medis yang telah mendapat latihan untuk mengeluarkan dan menampung
spesimen darah dari pembuluh darah vena, kapiler, arteri disebut

Flebotomis

Kata phlebos berarti vena, dan tome berarti pemotongan. Berasal dari bahasa
Dibawah ini adalah tugas dari flebotomis, kecuali
Kata phlebos berarti vena, dan tome berarti pemotongan. Berasal dari bahasa
Phlebotomy berasal dari kata phleb yang artinya
Flebotomi berasal dari kata phleb dan tomia. Tomia artinya..
berikut adalah tugas flebotomis adalah, kecuali

Yunani
memahami anatomi fisiologi
tubuh
Yunani
Vena
Vena
memahami situasi pasien

Peralatan untuk mengeluarkan darah adalah, kecuali


Peralatan untuk mengeluarkan darah pada zaman dahulu, kecuali

Duri tajam
Duri tajam

siapakah ahli fisiologis yang beragumentasi tentang penumpahan darah pada abad
19

aristoteles

Peralatan untuk mengeluarkan darah pada zaman dahulu, kecuali


berikut adalah tugas flebotomis adalah, kecuali

Duri tajam
memahami anatomi fisiologi
tubuh

peralatan yang digunakan untuk mengeluarkan darah pada abad SM menurut mesuem of
historu and technologi, kecuali

Duri tajam

Peralatan yang dahulu digunakan untuk mengeluarkan darah adalah

Spuit

Peralatan untuk mengeluarkan darah pada zaman dahulu


Sejak kapan lanset digunakan untuk pengambilan darah?

batang kayu
Abad ke-3 SM

Arteri

Jantung

Paru-paru

Saraf

Arteri

Jantung

Bilik

Katup

AKTM

ATLM

TALM

TLM

Dahak

Empedu kuning

Air liur

Empedu hitam

pembuluh darah kapiler

pembuluh darah arteri

mengiris/memotong

a dan d benar

memahami situasi pasien

membuat resep obat pasien

memahami proses
pengendalian mutu

memahami pengumpulan
spesimen

Venatris

Kapileris

Arteris

Semua salah

Arteri

Kapiler

Darah

Serum darah

Hemokonsentrasi

Arthritis

Hemolisis

Komplikasi

Perawat

Dokter

Bidan

Fisioterapis

Vena
Pengobatan

Kapiler
A&D

Vena medialis
Kontaminasi

Vena radialis
Pelabelan tidak akurat

Paracelcus
mengambil
Yunani
Vena

Lazaro
darah
Mesir
Memotong

Franqois Magendle
irisan
Sansekerta
Mengiris

Alexander Oparin
jarum
Afrika
Kapiler

vena

kapiler

Memotong

Mengiris

phleb dan tomy

phlebo dan tomy

phlebo dan tomia

phlebotomi

kontaminasi

pelabelan tidak akurat

A.B.C benar

B dan C benar

mengeluarkan

menyintas

mengambil

memotong

Gigi ikan

Jerat

Spuit

Batu

insisi

vena

arteri

pemotongan

Darah

Memotong

Menggunting

Pembuluh darah

Perawat

Office Boy

Radioterapi

Fisioterapis

Inggris

Mesir

Jepang

memahami situasi pasien

memahami cara mengepel

memahami teknik komunikasi

Inggris
Arteri
mengiris/memotong
memahami anatomi fisiologi
tubuh

Mesir
kapiler
pembuluh

Jepang
nadi
kapiler

memahami teknik plebotomi

memahami teknik komunikasi

Indonesia
memahami proses
pengendalian mutu
Indonesia
aorta
merobel
mengambil darah dengan
paksa

Jerat
Jerat

Gigi ikan
Gigi ikan

Batu
Batu

Seng
Spuit

isaac newton

Franqois magendie

albert einstein

edmond halley

spuit
memberikan diagnosa pada
pasien

Jerat
memahami peralatan teknik
plebotomi

gigi ikan
memahami pengumpulan
spesimen

batu

Jerat

gergaji

gigi ikan

Batu

Autoclix

Lanset

Duri, gigi ikan, batu tajam

Vacuum tube

silet
Abad ke-15

pisau
Abad ke-20

Batu tajam
Abad ke-5 SM

Spuit
Tahun 70-an

memahami situasi pasien

Kunci
Jwb
A

Wikipedia

PPT kelompok 1

Buku

lab-medis.blogspot

PPT dr.sondang

Materi Pak Heru

Materi Pak Heru

Wikipedia

Materi Pak Heru

Materi Pak Heru

Materi Pak Heru

PPT dr.sondang

Wikipedia

Referensi

D
A
B
B

Buku
Materi Pak Heru
PPT dr.sondang
PPT kelompok 1

Materi Pak Heru

Materi Pak Heru

Materi Pak Heru

Materi Pak Heru

Materi Pak Heru

Materi Pak Heru

PPT kelompok 1

Materi Pak Heru

scribd.com

Materi Pak Heru

A
A
B

scribd.com
Materi Pak Heru
Materi Pak Heru

Materi Pak Heru

E
E

lab-medis.blogspot
academia.edu

scribd.com

PPT kelompok 1

Materi Pak Heru

PPT kelompok 1

lab-medis.blogspot

D
D

scribd.com
Wikipedia

No.

NIM

NAMA

P3.73.34.2.15.001

Adzka Syifa Afifah

P3.73.34.2.15.002

Alfia Usma Nabilla Tasya

P3.73.34.2.15.003

Anis Lutfiyah

P3.73.34.2.15.004

Anissa Rachmani

P3.73.34.2.15.005

Annisa Husnun Hanifah

P3.73.34.2.15.006

Balqis Fakhriyah

7
8

P3.73.34.2.15.008
P3.73.34.2.15.009

Chintayani
Cindy Kartika

P3.73.34.2.15.010

Dewi Sulistyowati

10
11
12
13
14

P3.73.34.2.15.011
P3.73.34.2.15.013
P3.73.34.2.15.015
P3.73.34.2.15.016
P3.73.34.2.15.017

Diah Dwi Utami


Farah Khairi Annisah
Hafshoh Susadma
Hamidah Raflanda
Hana Solihah Firdaus

15

P3.73.34.2.15.018

Khairunnisa Z

16

P3.73.34.2.15.019

Kurnia

17

P3.73.34.2.15.041

Laely Usdiana

18

P3.73.34.2.15.020

Lulu Afifah Octavia

19

P3.73.34.2.15.021

Maria Christhina

20

P3.73.34.2.15.022

Mayya Azlia Alam

21

P3.73.34.2.15.023

Melda Naomi SNS

22

P3.73.34.2.15.024

Muthia Ichsan A

23

P3.73.34.2.15.025

Nabila Izzatunnisa

24

P3.73.34.2.15.026

Nadheya Mawadah

25

P3.73.34.2.15.027

Nida Kurnia Adilah

26

P3.73.34.2.15.028

Niken Juwita Cahyani

27

P3.73.34.2.15.029

Nisrina Asysyifa

28

P3.73.34.2.15.030

Putri Camelia

29

P3.73.34.2.15.031

Putri Rahmawati

30
31

P3.73.34.2.15.032
P3.73.34.2.15.033

Rafika Puspita Sari


Rizki Amalia

32

P3.73.34.2.15.034

Rodliyah Pinasti S

33

P3.73.34.2.15.035

Sefty Fatimah

34

P3.73.34.2.15.036

Siti Asiyah

35

P3.73.34.2.15.040

Suci Dwi Rahmadhanti

36

P3.73.34.2.15.037

Syifa Amelia

37

P3.73.34.2.15.038

Tazkiyah Shofana

38

P3.73.34.2.14.039

Vyna Aisyiah Amini

39

P3.73.34.2.15.039

Xioe Astri Evert's

40

P3.73.34.2.14.040

Yudistira Taufik

POKOK BAHASAN
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika
Etika
Etika
Etika
Etika

Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi

Etika Flebotomi

Etika Flebotomi

Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi

Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi
Etika Flebotomi

SUB POKOK BAHASAN


Mengetahui bidang pelayanan kesehatan
mengetahui prosedur flebotomi
Mengetahui perilaku profesional analis kesehatan
mengetahui norma flebotomi
mengetahui identifikasi menjadi flebotomis
mengetahui aspek hukum terkait flebotomi
mengetahui etika flebotomi
mengetahui etika profesi
mengetahui etika profesi
mengetahui kaitan flebotomi dengan etika
mengetahui kode etik ahli tenaga kesehatan
mengetahui legalitas pelaksanaan flebotomi
mengetahui prinsip etika profesional
mengetahui UU legalitas Flebotomi
mengetahui prinsip etika profesional

mengetahui etika dalam patelki

mengetahui definisi dan etika profesi


mengetahui etika flebotomi
mengetahui prinsip etika profesional

mengetahui kode etik ahli tenaga kesehatan


mengetahui definisi dari etika
mengetahui pentingnya etika flebotomi
mengetahui prinsip etika profesional plebotomi
mengetahui definisi dari etika hukum
mengetahui asal dan arti etik
mengetahui definisi etika profesi

mengetahui etika flebotomi dan hak pasien

mengetahui kode etik ahli tenaga kesehatan


mengetahui kompetensi profesional flebotomis
mengetahui etika dalam melakukan flebotomi
mengetahui macam etika flebotomi
mengetahui definisi dari etika moral

mengetahui etika moral flebotomi


mengetahui kode etik ahli tenaga kesehatan
mengetahui UU legalitas Flebotomi
mengetahui legalitas pelaksanaan flebotomi
mengetahui legalitas pelaksanaan flebotomi
mengetahui dasar-dasar etika flebotomi
mengetahui aspek etika flebotomi yang harus dipatuhi
mengetahui etika flebotomi yang baik dan benar

Soal/Pertanyaan
yang merupakan bidang dari pelayanan lab kesehatan, kecuali
yang merupakan prosedur flebotomi, kecuali
Di bawah ini Prilaku profesional seorang Analis kecuali,
norma yang memberikan pedoman dalam berperilaku yang boleh atau tidak boleh
dilakukan berdasarkan hati nurani adalah
dibawah ini merupakan kompetensi minimal seorang flebotomis, kecuali
berikut adalah kode etik ahli tenaga kesehatan, kepmenkes no 370/2007, kecuali
salah satu prinsio etika profesional yang harus dimiliki adalah..
aturan yang dibuat organisasi profesi sebagai pedoman moral disebut
berikut yang bukan termasuk etika profesi adalah
seorangkompetensi
flebotomis adalah
seorang
analis
tergabung
dalam
organisasidalam
menetapkan
yangahli
harus
dimiliki
pelh
ahlisesuai
tenaga
lab kesehatan,
dibawah ini adalah
kode etik
tenaga
kesehatan,
dengan
kepmenkes mo
menjalankan tugas jabatan fungsional
seorang
analis harus memiliki kompetensi dasar
370/2007,
kecuali
sesuai dengan kepmenkes RI no..
yang termasuk etika profesional
legalitas pelaksanaan flebotomi tertera dalam
yang merupakan contoh dari etika flebotomis adalah..
etika flebotomis yang berisikam setiap anggota patelki dalam melaksanakan pelayanan
sesuai dengan profesinya harus mengikuti peraturan yang berlaku sesuai norma-norma
yang berkembang pada masyarakat sesuai kode etik patelki
aturan yang dibuat organisasi profesi sebagai pedoman moral untuk mengatur anggota
merupakan definisi dari
suatu pernyataan standar profesi yang merupakan acuan perilaku dan menjadi konsep
dalam mengambil keputusan profesional adalah pengertian dari
prinsip etika profesional yang menuntut kita untuk memberikan kepada siapa saja yang
menjadi haknya adalah
berikut adalah kode etik ahli tenaga kesehatan, kepmenkes no 370/2007, kecuali
"etika memiliki makna adat, budi pekerti" dikemukakan oleh
apakah etika flebotomi itu penting
prinsip etika profesional, kecuali ?
aturan yang dibuat oleh negara yang berlaku umum dalam masyarakat dan bersifat
mengikat, merupakan definisi
kata ethis yang memiliku arti adat, budi pekerti merupakan dari ilmuwan yang bernama
aturan yang dibuat organisasi profesi sebagai pedoman moral untuk mengatur anggota
merupakan definisi dari etika..

dibawah ini adalah hak pasien sebagai konsumen dalam UU RI NO,8/1999 perlindungan
konsumen pasal 4, kecuali
berikut adalah kode etik ahli tenaga kesehatan, kepmenkes no 370/2007, kecuali
seorang flebotomis harus memiliki keterampilan teknis operasional dibawah ini,
kecuali
dibawah ini yang termasuk etika flebotomi adalah
ada berapa macam etika dalam flebotomi
norma yang memberikan pedoman dalam berperilaku yang boleh atau tidak boleh
dilakukan berdasarkan moral dan hati nurasi

apa yang dimaksud etika moral dalam flebotomi


berikut adalah kode etik ahli tenaga kesehatan, kepmenkes no 370/2007, kecuali
legalitas pelaksanaan flebotomi tertera dalam
perilaku profesional seorang analis dalam menjalankan tugas fungsional seorang analis
harus memiliki kompetensi dasar, tercantum dalan kepmenkes RI No. 370 tahun
tenaga analis kesehatan sebagai pegawai negeri memiliki jabatan sebagai pranata lab
yang merupakan rumpun kesehatan adalah bunyi
analis kesehatan tidak menyertakan plebotomy sebagai bagian dari kompetensi analis
kesehatan, diatur dalam ketentuan
dibawah ini, aspek etika apa yang harus dipatuhi, kecuali
berikut yang bukan etika flebotomi setelah pengambilan darah pasien adalah

kimia klinik

hematologi

persiapan flebotomi

persiapan pasien

Teliti dan cekatan

dapat dipercaya

etika hukum

etika moral

mampu berkomunikasi dengan


pasien

tidak perlu melakukan


labelisasi pada tabung

teliti dan cekatan

berjiwa tegar

ulet
peraturan menteri

PATELKI
berjiwa ksatria
370/2007
tidak bertanggung jawab
UU RI NO. 36 th 2009

baik
etika moral
dilaksanakan sebagai kegiatan
utama
IFI
teliti dan cekatan
380/2007
tidak berkeadilan
UU RI NO. 36 th 2007

pilih pasien

menerima sogokan

Bab 1 pasal 2

Bab 2 pasal 2

etika hukum

etika moral

etika

kode etik

tanggung jawab

keadilan

jujur dan dapat dipercaya

teliti dan cekatan

karl max

socrated

ada etika yang mengatur

penting
tanggung jawab

kadang penting kadang tidak


keadilan

etika moral

etika hukum

JJ.Thomson

aristoteles

moral

agama

didengar pendapatnya

keselamatan

jujur dan dapat dipercaya

teliti dan cekatan

pengambilan spesimen

penanganan spesimen

norma
1

etika bersikap
2

etika moral

etika hukum

norma perilaku yang boleh/


tidak dilakukan berdasarkan
moral

aturan oleh organisasi profesi

teliti dan cekatan

disiplin

UU RI NO. 36 th 2009

UU RI NO. 36 th 2007

2001

2005

UUD 45 Pasal 2

UU RI NO. 36 th 2007

SSKNI, BNSP&LSP

PATELKI

etika moral

etika keagamaan

mengucap salam dan terima


kasih

melayani dengan baik

toksikologi

farmakologi

posisi pasien

pemilihan daerah pungsi vena

Rasa tanggung jawab yang


tinggi

Mampu berkomunikasi secara


efektif

etika profesi

etika sosial

mampu menyiakan alat dan


bahan yang akan digunakan

mengerti prosedur K3 dan


dirinya

disiplin

jujur dan dapat dipercaya

sopan
etika hukum

santin
etika profesi

ada campur tangan orang lain

mengandalkan suatu keahlian

IDI
jujur dan dapat dipercaya
360/2007
tidak otonomi
UU RI NO. 28 th 2009

IMATELKI
bertanggung jawab
390/2007
keadilan
UU RI NO. 28 th 2007

berlaku adil ke pasien

pra analitik

Bab 3 pasal 2

Bab 4 pasal 2

etika profesi

etika pasien

etika moral

etika hukum

otonomi

demokrasi

disiplin

berjiwa melayani

max

malcolm

biasa saja

tidak berguna

membahayakan orang

otonomi

etika profesi

etika pasien

thomas alva

darwin

hukum

profesi

informasi yang benar

mendapat advokasi

disiplin

berjiwa melayani

sopan santun
3

asal-asalan penggunaan
tabung
etika profesi
4

etika profesi

etika pasien

aturan hukum oleh negara

etika yang mengikat dan punya


kekuatan hukum

berjiwa melayani

jujur dan dapat dipercaya

UU RI NO. 28 th 2009

UU RI NO. 28 th 2007

2007

2010

kepmenkes RI no.141

Permenpan No.8 th 2006

UUD 1945

UU RI NO. 28 th 2007

etika profesi

etika hukum

berbicara sopan

merapikan alat

mempersiapkan pasien

Kunci Jwb

Referensi

kimia lingkungan

Wikipedia

meninggalkan lab

PPT Kelompok 2

tidak berjiwa melayani

Materi pak heru

etika khusus

blogspot

mampu melakukan transportasi


sampel secara benar

PPT Kelompok 2

berjiwa melayani

Materi pak heru

bertanggung jawab
etika organisasi
menghasilkan jasa bagi orang
lain
FKMPI
displin
310/2007
salah semua
UU RI NO. 22 th 2009

E
D

Materi pak heru


academia.edu

Materi pak heru

A
A
A
D
A

Materi pak heru


Materi pak heru
Materi pak heru
Materi pak heru
PPT Kelompok 2

mendahulukan orang
berpangkat

Materi pak heru

Bab 5 pasal 2

Wikipedia

etika analis

PPT Kelompok 2

etika organisasi

Materi pak heru

otoriter

Materi pak heru

Materi pak heru

Materi pak heru

kejujuran

A
C

PPT Kelompok 2
Materi pak heru

etika analis

PPT Kelompok 2

archimedes

Materi pak heru

sosial

PPT Kelompok 2

mampu berkomunikasi secara


selektif
aristoteles
tidak berpengaruh

budget

Materi pak heru

mampu berkomunikasi secara


selektif

Materi pak heru

pemberian label spesiemen

Materi pak heru

etika berbicara
5

D
C

PPT Kelompok 2
PPT Kelompok 2

PPT Kelompok 2

PPT Kelompok 2

ceroboh

Materi pak heru

UU RI NO. 22 th 2009

PPT Kelompok 2

2012

Materi pak heru

permenkes no.411 thn 2010

Materi pak heru

UU RI NO. 22 th 2009

wordpress.com

HAM

Materi pak heru

memberikan jarum bekas


kepada pasien

Materi pak heru

etika analis
etika menurut peraturan
perundangan

KO

NIM

NAMA

P3.73.34.2.15.001

Adzka Syifa Afifah

P3.73.34.2.15.002

Alfia Usma Nabilla Tasya

P3.73.34.2.15.003

Anis Lutfiyah

P3.73.34.2.15.004

Anissa Rachmani

P3.73.34.2.15.005

Annisa Husnun Hanifah

P3.73.34.2.15.006

Balqis Fakhriyah

P3.73.34.2.15.008

Chintayani

P3.73.34.2.15.009

Cindy Kartika

P3.73.34.2.15.010

Dewi Sulistyowati

10

P3.73.34.2.15.011

Diah Dwi Utami

11

P3.73.34.2.15.013

Farah Khairi Annisah

12

P3.73.34.2.15.015

Hafshoh Susadma

13

P3.73.34.2.15.016

Hamidah Raflanda

14

P3.73.34.2.15.017

Hana Solihah Firdaus

15

P3.73.34.2.15.018

Khairunnisa Z

16

P3.73.34.2.15.019

Kurnia

17

P3.73.34.2.15.041

Laely Usdiana

18

P3.73.34.2.15.020

Lulu Afifah Octavia

19

P3.73.34.2.15.021

Maria Christhina

20

P3.73.34.2.15.022

Mayya Azlia Alam

21

P3.73.34.2.15.023

Melda Naomi SNS

22

P3.73.34.2.15.024

Muthia Ichsan A

23

P3.73.34.2.15.025

Nabila Izzatunnisa

24

P3.73.34.2.15.026

Nadheya Mawadah

25

P3.73.34.2.15.027

Nida Kurnia Adilah

26

P3.73.34.2.15.028

Niken Juwita Cahyani

27

P3.73.34.2.15.029

Nisrina Asysyifa

28

P3.73.34.2.15.030

Putri Camelia

29

P3.73.34.2.15.031

Putri Rahmawati

30

P3.73.34.2.15.032

Rafika Puspita Sari

31

P3.73.34.2.15.033

Rizki Amalia

32

P3.73.34.2.15.034

Rodliyah Pinasti S

33

P3.73.34.2.15.035

Sefty Fatimah

34

P3.73.34.2.15.036

Siti Asiyah

35

P3.73.34.2.15.040

Suci Dwi Rahmadhanti

36

P3.73.34.2.15.037

Syifa Amelia

37

P3.73.34.2.15.038

Tazkiyah Shofana

38

P3.73.34.2.14.039

Vyna Aisyiah Amini

39

P3.73.34.2.15.039

Xioe Astri Evert's

40

P3.73.34.2.14.040

Yudistira Taufik

POKOK BAHASAN
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi

Komunikasi dalam flebotomi


Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi

Komunikasi dalam flebotomi


Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam flebotomi

SUB POKOK BAHASAN


mengetahui fungsi komunikasi dalam flebotomi
mengetahui fungsi komunikasi dalam flebotomi
Mengetahui fungsi komunikasi
mengetahui langkah dalam flebotomi
mengidentifikasi hasil dari komunikasi dalam
flebotomi
memahami teknik komunikasi dalam flebotomi
mengetahui unsur keterampilan berkomunikasi
mengetahui unsur keterampilan berkomunikasi
mengetahui unsur komunikasi pada pasien
mengetahui tujuan komunikasi flebotomi
mengetahui strategi komunikasi dalam flebotomi
mengetahui manfaat komunikasi flebotomi
mengetahui sikap komunikasi saat flebotomi
mengetahui unsur keterampilan berkomunikasi
mengetahui unsur keterampilan berkomunikasi
mengetahui fungsi komunikasi dalam flebotomi
mengetahui etika baik saat berkomunikasi
mengetahui unsur keterampilan berkomunikasi
mengetahui cara berkomunikasi
mengetahui cara berkomunikasi
mengetahui komunikasi yang baik dalam plebothomi
mengetahui unsur komunikasi dalam flebotomi
mengetahui komunikasi yang baik dalam plebothomi

mengetahui cara berkomunikasi


mengetahui keterampilan berkomunikasi
mengetahui komunikasi yang baik
mengetahui cara berkomunikasi dengan pasien
mengetahui cara berkomunikasi dengan pasien
pediatric
mengetahui unsur komunikasi dalam flebotomi
mengetahui unsur komunikasi dalam flebotomi
mengetahui kemampuan dalam berkomunikasi
mengetahui keterampilan berkomunikasi
mengetahui unsur komunikasi dalam flebotomi
mengetahui persentase komunikasi verbal
mengetahui tujuan keterampilan berinteraksi

mengetahui definisi moment of the truth


mengetahui tahapan komunikasi flebotomi
mengetahui cara berkomunikasi yang baik dengan
pasien
mengetahui unsur ketrampilan berkomunikasi
mengetahui komunikasi saat flebotomi

Soal/Pertanyaan
berikut yang bukan perilaku berkomunikasi yang baik terhadap pasien lansia
dibawah ini fungsi komunikasi dalam flebotomi
Komunikasi dalam plebotomi berguna untuk..
yang harus dilakukan pertama kali saat mau melakukan flebotomi
salah satu contoh dari komunikasi akan membangun hal-hal, kecuali
unsur yang dpat berpengaruh terhadap komunikasi dengan pasien, kecuali
berikut ini adalah 4 unsur keterampilan berkomunikasi, kecuali
4 unsur keterampilan berkomunikasi, kecuali
berikut ini unsur yang dapat berpengaruh terhadap komunikasi dengan pasien, kecuali
menolong dan membantu serta meringankan beban yang diderita pasien adalah tujuan..
berikut ini strategi komunikasi pada flebotomi, kecuali
komunikasi pada pasien sangat penting bagi flebotomis karena
yang termasuk tidak baik pada pasien adalah
4 unsur keterampilan berkomunikasi, kecuali
flebotomis harus melalukan kepada pasien yaitu..
fungsi komunikasi dalam flebotomi adalah..
dibawah ini yang bukan cara beretika yang baik dengan pasien adalah
yang bukan termasuk unsur ketrampilan berkomunikasi adalah..
salah satu contoh dari komunikasi flebotomi
apabila ada pasien yang marah karena takut diambil darah, sebaiknya flebotomis bersikap
kesan lahiriah dan keramah tamahan seorang flebotomis dapat lahir dari hal berikut,
kecuali
unsur yang dapat berpengaruh terhadap komunikasi, kecuali
komunikasi seperti apa yang mesti dilakukan oleh seorang phlebotomis terhadap pasien,
kecuali?

strategi komunikasi yang diterapkan oleh analis adalah..


berikut ini salat satu keterampilan berkomunikasi adalah
bagaimana komunikasi yang baik seorang flebotomis kepada pasien, kecuali
dibawah ini merupakan unsur yang dapat berpengarub terhadap komunikasi pada pasien,
kecuali..

berikut ini Cara berkomunikasi yang baik terhadap anak-anak kecuali


unsur yang dapat berpengaruh terhadap komunikasi adalah
dibawah ini yang merupakan unsur yang dapat berpengaruh terhadap komunikasi
adalah
dalam berkomunikasi diperlukan pula kermampuan
unsur keterampilan berkomunikasi dibagi menjadi
yang termasuk 4 unsur keterampilan dalam berkomunikasi, kecuali

berapakah persentase untuk komunikasi verbal


seorang flebotomis harus memiliki keterampilan berinteraksi, bertujuan untuk, kecuali..
saat dimana pelanggan mendapatkan kesan baru atau pertama tentang apa saja yang
menyangkut individu atau bagian dari kita dan dianggap oleh pelanggan sebagai cermin
dari organisasi kita secara keseluruhkan adalah pengertian dari
tahapan komunikasi interpersonal flebotomi, kecuali
flebotomis harus mampu menggunakan keterampilan berinteraksinya untuk membangun
hal-hal berikut.
dibawah ini yang merupakan unsur keterampilan berkomunikasi, kecuali..
hal apa saja yang tidak perlu ditanyakan pada saat berkomunikasi dengan pasien?

senyum

membentak

keselamatan fisik

mengetahui kondisi pasien

Meringankan berat badan

Meringankan beban pasien,


baik fisik, mental dan jiwa

mengampung darah

menganalisa darah

mencerminkan sifat
profesionalisme

rasa cemas pasien ketika


diambil darah

aspek sosial yang beragam

aspek budaya yang sama

sumber

penerima

sumber

waktu

aspek sosial budaya

aspek agama

kode etik

komunikasi flebotomi

mengucapkan salam

melakukan pendekatan secara


profesional

menolong dan meringakan


beban pasien
membentak

menyembuhkan pasien
menolong pasien

sumber

waktu

konfirmasi ID

desinfeksi

ramah

membantu meringankan beban


pasien
senyum

Sumber

isi pesan

senyum dengan ketulusan

lekas tersinggung

diam saja

marah-marah juga

meninggalkan pasien

bertempramen bijak

beri kesan menarik

sosial

budaya

tempramen

bijak

wawancara konfirmasi ID

marah-marah

sumber

isi pesan

ramah

melakukan sesuai prosedur

unsur sosial

unsur budaya

memaksa memberitahu
identitas

berkomunikasi dengan lembut

sikap tertutup

marah-marah

memahami perspektif pasien

kehadiran pasoen

cara berbicara

cara mendengar

sumber, isi pesan, media,


penerima

pengirim, berita

sumber

isi pesan

7%

8%

kepercayaan pada pasien

mencerminkan profesionalisme

moment of the truth

moment of the rules

pra-interaksi

terminasi

kepercayaan pada pasien

ketidaknyamanan

sumber

isi pesan

nama

usia

memperkenalkan diri

sopan santu

untuk aktualisasi diri

mengetahui kondisi pasien

Menambah beban pasien

Memberi ketidaknyamanan
pada pasien

meminta formulir
penmeriksaan

memasang lanset

kepercayaan pasien

merasa tenang ketika diambil


darah

aspek agama

sikap yang membuka diri

pemberi

media

isi pesan

media

sikap yang tidak membuka diri

memahami perspektif pasien

SOP

Standar pelayanan

memberikan diagnosa

memberi penjelasan tentang


tujuan pengambilan darah

membuat pasien tersinggung

ramah

membuat pasien takut


berbuat baik

isi pesan

media

antisepsis

palpasi

mengambil sampel tanpa


berkomunikasi
cuek dan cemberut

bersikap familiar

penerima

sikap

mementingkan pribadi

menambah beban pasien

tenang dan yakinkan pasien

memaksa pasien

senyum tulus

mapan berbusana

agama

sikap

berbusana rapih

familiar

marah-marah

pengambilan darah tanpa


konfirmasi ID pasien
media

berbicara dengan nada tinggi


penerima

menjaga sikap

tidak melakukan sesuatu yang


membuat pasien tidak nyaman

unsur agama

unsur hukum

bersikap bersahabat

meminta bantuan pada teman


saat pengambilan darah

tidak sabaran

memahami perspektif pasien

pengobatan pasien

penyakit pasien

observasi

menjaga sikap

berita, isi pesan

benar semua

pengirim

media

9%

10%

kebutuhan praktis

bisa gosip dengan pasien

terminasi

hak pasien

orientasi

profesional

kegelisahan

takut

media

penerima

jenis jarum yang digunakan

puasa apabila diperlukan

Kunci Jwb

Referensi

menolong pasien

Materi Pak Heru

menenangkan pasien

PPT kelompok 3

mengurangi rasa percaya diri

Materi Pak Heru

mengocok tabung vacuum

buku saku

mengarah kepada kebutuhan


praktis

wordpress

memahami perspektif pasien

Materi Pak Heru

Materi Pak Heru

Materi Pak Heru

Materi Pak Heru

Materi Pak Heru

mengucapkan terima kasih

Materi Pak Heru

membuat pasien mengalami


gangguan mental

Materi Pak Heru

PPT dr.sondang

penerima

Materi Pak Heru

siapkan alat dan bahan

Materi Pak Heru

menangis

PPT dr.sondang

keterampilan berbusana

Materi Pak Heru

media

Materi Pak Heru

egois

Materi Pak Heru

memalsukan data pasien

Materi Pak Heru

familiar

Materi Pak Heru

besarnya ruangan

tulus dalam bekerja

isi pesan
penerima
aspek perilaku masyarakat
service quality

B dan C

Materi Pak Heru


Materi Pak Heru

membentak pasien

blogspot

bahasa

Materi Pak Heru

memilih pasien kaya saja

Materi Pak Heru

memahami perspektif pasien

Materi Pak Heru

tidak tampak mengancam

Materi Pak Heru

tempramen buruk

Materi Pak Heru

keadaan pasien

Materi Pak Heru

benar semua

Materi Pak Heru

semua salah

penerima

5%

Materi Pak Heru


Materi Pak Heru

tidak tampak mengancam

wordpress

komunikasi interpersonal

Materi Pak Heru

tahap kerja

Materi Pak Heru

talisilahturahim

Buku Hematologi

tata berbicara

Materi Pak Heru

Materi Pak Heru

sudah/belum diambil darah

Materi Pak Heru

No.

NIM

NAMA

P3.73.34.2.15.001

Adzka Syifa Afifah

P3.73.34.2.15.002

Alfia Usma Nabilla Tasya

3
4
5
6
7

P3.73.34.2.15.003
P3.73.34.2.15.004
P3.73.34.2.15.005
P3.73.34.2.15.006
P3.73.34.2.15.008

Anis Lutfiyah
Anissa Rachmani
Annisa Husnun Hanifah
Balqis Fakhriyah
Chintayani

P3.73.34.2.15.009

Cindy Kartika

P3.73.34.2.15.010

Dewi Sulistyowati

10

P3.73.34.2.15.011

Diah Dwi Utami

11

P3.73.34.2.15.013

Farah Khairi Annisah

12

P3.73.34.2.15.015

Hafshoh Susadma

13

P3.73.34.2.15.016

Hamidah Raflanda

14

P3.73.34.2.15.017

Hana Solihah Firdaus

15
16

P3.73.34.2.15.018
P3.73.34.2.15.019

Khairunnisa Z
Kurnia

17

P3.73.34.2.15.041

Laely Usdiana

18

P3.73.34.2.15.020

Lulu Afifah Octavia

19
20
21
22

P3.73.34.2.15.021
P3.73.34.2.15.022
P3.73.34.2.15.023
P3.73.34.2.15.024

Maria Christhina
Mayya Azlia Alam
Melda Naomi SNS
Muthia Ichsan A

23

P3.73.34.2.15.025

Nabila Izzatunnisa

24
25
26

P3.73.34.2.15.026
P3.73.34.2.15.027
P3.73.34.2.15.028

Nadheya Mawadah
Nida Kurnia Adilah
Niken Juwita Cahyani

27

P3.73.34.2.15.029

Nisrina Asysyifa

28

P3.73.34.2.15.030

Putri Camelia

29
30
31
32
33

P3.73.34.2.15.031
P3.73.34.2.15.032
P3.73.34.2.15.033
P3.73.34.2.15.034
P3.73.34.2.15.035

Putri Rahmawati
Rafika Puspita Sari
Rizki Amalia
Rodliyah Pinasti S
Sefty Fatimah

34

P3.73.34.2.15.036

Siti Asiyah

35

P3.73.34.2.15.040

Suci Dwi Rahmadhanti

36

P3.73.34.2.15.037

Syifa Amelia

37

P3.73.34.2.15.038

Tazkiyah Shofana

38

P3.73.34.2.14.039

Vyna Aisyiah Amini

39

P3.73.34.2.15.039

Xioe Astri Evert's

40

P3.73.34.2.14.040

Yudistira Taufik

POKOK BAHASAN
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik
Teknik
Teknik
Teknik
Teknik

Flebo
Flebo
Flebo
Flebo
Flebo

Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh

Kapiler
Kapiler
Kapiler
Kapiler
Kapiler

Teknik Flebo Pembuluh Kapiler


Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik
Teknik
Teknik
Teknik

Flebo
Flebo
Flebo
Flebo

Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh

Kapiler
Kapiler
Kapiler
Kapiler

Teknik Flebo Pembuluh Kapiler


Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik
Teknik
Teknik
Teknik
Teknik

Flebo
Flebo
Flebo
Flebo
Flebo

Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh

Kapiler
Kapiler
Kapiler
Kapiler
Kapiler

Teknik Flebo Pembuluh Kapiler


Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler
Teknik Flebo Pembuluh Kapiler

SUB POKOK BAHASAN


mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler
mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler
mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler
mengetahui alat untuk pengambilan darah kapiler
mengertahui arti teknik flebotomi pembuluh kapiler
memahami teknik flebotomi pembuluh kapiler
memahami teknik flebotomi pembuluh kapiler
mengetahui alat untuk pengambilan darah kapiler
mengetahui cara pengamblan darah kapiler
mengetahui alat untuk pengambilan darah kapiler
mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler
mengetahui tahapan untuk sampling kapiler
mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler
mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler
mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler
mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler
memahami teknik flebotomi pembuluh kapiler
mengetahui alat untuk pengambilan darah kapiler
mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler
mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler
mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler
memahami teknik flebotomi pembuluh kapiler
mengetahui teknik phlebotomi pembuluh darah kapiler
mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler
mengetahui jenis analisis untuk spesimen kapiler
mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler
memahami teknik flebotomi pembuluh kapiler
mengetahui jenis analisis untuk spesimen kapiler
mengetahui alat untuk pengambilan darah kapiler
mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler
mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler
mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler
mengetahui alat untuk pengambilan darah kapiler

memahami teknik flebotomi pembuluh kapiler


mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler
mengetahui jenis analisis untuk spesimen kapiler
memahami teknik flebotomi pembuluh kapiler
mengetahui jenis analisis untuk spesimen kapiler
mengetahui alat untuk pengambilan darah kapiler
mengetahui lokasi pengambilan darah kapiler

Soal/Pertanyaan
pada jari apakah biasanya dilakukan pengambilan darah kapiler..
dibawah ini merupakan daerah yang dibolehkan untuk pengambilan darah kapiler,
kecuali
Lokasi pengambilan darah kapiler pada dewasa
alat untuk mengambil darah kapiler?
proses pengambilan sampel darah dengan tusukan kecil disebut
dimana lokasi pengambilan darah kapiler untuk bayi?
berapa kedalaman lanset maksimal saat pengambilan sampel kapiler?
sebelum seorang analis mengambil darah pasien, darah terlebih dahulu harus
dibendung dengan menggunakan
pengambilan darah kapiler berarti proses pengambilan sampel darah dengan..
berapa kedalaman lanset maksimal saat pengambilan sampel kapiler?
berikut ini adalah daerah sampling kapiler, kecuali
saat kita akan mengambil darah kapiler ada beberapa langkah kerja yang harus
diperhatikan yaitu
daerah untuk pengambilan darah bayi adalah...
lokasi pengambilan darah kapiler pada ujung jari tidak boleh dilakukan pada
lokasi pengambilan darah kapiler pada bayi..
pengambilan darah pada jari dianjurkan pada
kedalaman yang direkomendasikan untuk pengambilan darah kapiler pada anak usia
>6bulan <8tahun
alat yang dibutuhkan untuk pengambilan darah kapiler adalah.. 1.lanset 2.autoclix
3.microhematocrit 4.holder
lokasi penusukan yang tepat pada pembuluh kapiler terdaoat pada jari ke
pengambilan darah kapiler pada bayi sebaiknya diambil di..
pengambilan darah kapiler pada bayi sebaiknya diambil di..
setelah tetes darah pertama keluar, apa yang dilakukan selanjutnya
berapa kedalaman insisi yang diperbolehkan dalam pengambilan darah kapiler ?
pada bayi yang berusia <1thn pengambilan darah kapiler dilakukan pada
analisis spesimen darah kapiler untuk, kecuali
dimana lokasi pengambilan darah kapiler?
dibawah ini kondisi yang tepat untuk pengambilan darah kapiler melalui jari tangan,
kecuali
pengambilan darah kapiler digunakan untuk tes-tes sampel dengan volume kecil,
kecuali
jarum yang digunakan untuk pengambilan darah kapiler adalah
jari manakah yang digunakan untuk mengambil darah kapiler
dimanakah lokasi pengambilan darah kapiler?
bagian mana saja yang bisa diambil pada bayi
alat yang digunakan untuk pengambilan darah kapiler adalah

kriteria umum pemilihan bagian kulit untuk pengambilan darah kapiler adalah..
kriteria lokasi yang dapat dilakukan flebotomi pembuluh kapiler, kecuali..
analisis spesimen darah kapiler untuk, kecuali
antisepsis yang digunakan dalam pengambilan darah kapiler umumnya adalah
berikut ini fungsi dari pengambilan darah kapiler, kecuali
alat apa sajakah yang digunakan dalam pengambilan darah kapiler?
dibagian manakah pada bayi yang ditusuk untuk pengambilan kapiler?

jempol

telunjuk

jari tengah

jari manis

telapak tangan
spuit
pengambilan darah arteri
ibu jari
2,6mm

telapak kaki
tourniquet
pengambilan open sistem
jari manis
2,4 mm

tabung vacuum

tourniquet

tusukan kulit

melubangi kulit

2,6 mm

2,7 mm

daun telinga

ujung jari tengah

pilih area yang akan ditusuk

desinfeksi sirkuler

kepala

tangan

hangat

berwarna merah jambu

jempol
jari tengah

jari manis & jari tengah


jari manis yg kapalan

2,4 mm

5 mm

1,2,3

1,3

I & II
ujung jari mana saja
telapak kaki
lap dengan kasa steril

III & IV
tumit kaki
tumit kiri/kanan
lap dengan alkohol pad

0,30 0,72 mm

0,35 0,85 mm

jari tengah dan manis


spyphilis
jari jempol

telinga
malaria
jari tengah & jari manis

Berat badan 3-10kg

usia <5thn

kadar glukosa

bakteri TBC

lanset
jari kelingking
ibu jari
tumit
spuit

syringe
ibu jari
telunjuk
jari manis & jari tengah
tourniquet

bebas luka

berwarna pucat

jari tengah dan manis

pada jari tengah yg berdaging

syphilis

malaria

alkohol 70%

alkohol 96%

golongan darah

glukosa

autoclix, lanset, alcohol swab

mikroskop, lanset

ibu jari

jari manis

jari tengah

kelingking

tumit

cuping

jari tengah & manis


wing needle
pengambilan close system
jari tengah
2,0 mm

kaki
vacuum tube
pengambilan darah kapiler
cuping
2,5 mm

spuit

tabung microhematocrit

tindakan operasi

menggores kulit

2,4 mm

3,1 mm

vena mediana cubiti

tumit

letakkan daerah yg ditusuk


agak rendah

tusuk dengan lanset

jempol

tumit

bebas dari luka

bebas ruam kulit

telapak kaki
ibu jari

telinga
jari tengah&jari manis

6 mm

1,5 mm

2,4

4 saja

II & III
telinga bayi
tumit tengah
dibiarkan

II & IV
tumit kaki bagian samping
jari tengah&jari manis
ditampung

0,40 0,80 mm

0, 38 0,83 mm

jari telunjuk
pemeriksaan gas darah
jari tengah & telunjuk

tumit
pengambilan glukosa darah
Jari manis & telunjuk

Berat badan >10kg

penusukan tidak pada ibu jari

kadar Hb

analisa gas darah

jarum jahit
telunjuk
kelingking
telinga bayi
lanset

jarum suntik
Jari manis
jari tengah&jari manis
telunjuk
tabung vakum

kepalan

edema

menusuk jari telunjuk

tidak menusuk jari kelingking

pemeriksaan gas darah

pemeriksaan glukosa darah

alkohol 56%

HCl 5%

hematokrit

POCT

mikropore, tabung urin, lanset

spuit, holder, tourniquet

jari tengah

lateral tumit

Kunci Jwb

Referensi

semua salah

PPT Kelompok

jari telunjuk

academia.edu

lengan
lanset
pengambilan darah vena
tumit kaki
semua salah

C
E
D
E
B

Materi Pak Heru


wordpress.com
scribd.com
PPT Kelompok
Materi Pak Heru

semua salah

academia.edu

menekan kapiler

wordpress.com

2,0 mm

Materi Pak Heru

ujung jari manis

Materi Pak Heru

benar semua

PPT dr.diana

paha

PPT dr.sondang

dermatitis

Buku Gandasoebrata

tumit kaki
jari kelingking

E
D

Materi Pak Heru


Buku Gandasoebrata

1,22 mm

Materi Pak Heru

1,2,3,4

Buku Hematologi

IV & V
ujung jari jempol kaki
jari jempol
diberi alkohol

B
D
B
A

Materi
Materi
Materi
Materi

0,35 0,82 mm

Materi Pak Heru

jari kelingking
pemeriksaan kadar besi
jari tengah & jempol

D
C
B

Materi Pak Heru


Materi Pak Heru
Materi Pak Heru

jari tidak terluka

Materi Pak Heru

benar semua

PPT Kelompok

jarum sulam
jempol
a,b,c, benar
kelingking
jarum sulam

A
D
D
A
C

Materi Pak Heru


Materi Pak Heru
PPT Kelompok
Materi Pak Heru
slideshare.com

Pak
Pak
Pak
Pak

Heru
Heru
Heru
Heru

dermatitis

slideshare.com

blogspot.com

Materi Pak Heru

etanol 90%

Materi Pak Heru

hematologi & serologi

Buku Hematologi

needle, spuit, holder

academia.edu

tengah tumit

Materi Pak Heru

tidak menusuk pada bagian


tepi
pemeriksaan kadar besi

No.

NIM

NAMA

P3.73.34.2.15.001

Adzka Syifa Afifah

P3.73.34.2.15.002

Alfia Usma Nabilla Tasya

P3.73.34.2.15.003

Anis Lutfiyah

4
5
6
7
8

P3.73.34.2.15.004
P3.73.34.2.15.005
P3.73.34.2.15.006
P3.73.34.2.15.008
P3.73.34.2.15.009

Anissa Rachmani
Annisa Husnun Hanifah
Balqis Fakhriyah
Chintayani
Cindy Kartika

P3.73.34.2.15.010

Dewi Sulistyowati

10

P3.73.34.2.15.011

Diah Dwi Utami

11

P3.73.34.2.15.013

Farah Khairi Annisah

12
13

P3.73.34.2.15.015
P3.73.34.2.15.016

Hafshoh Susadma
Hamidah Raflanda

14

P3.73.34.2.15.017

Hana Solihah Firdaus

15

P3.73.34.2.15.018

Khairunnisa Z

16

P3.73.34.2.15.019

Kurnia

17

P3.73.34.2.15.041

Laely Usdiana

18
19

P3.73.34.2.15.020
P3.73.34.2.15.021

Lulu Afifah Octavia


Maria Christhina

20

P3.73.34.2.15.022

Mayya Azlia Alam

21

P3.73.34.2.15.023

Melda Naomi SNS

22

P3.73.34.2.15.024

Muthia Ichsan A

23

P3.73.34.2.15.025

Nabila Izzatunnisa

24

P3.73.34.2.15.026

Nadheya Mawadah

25

P3.73.34.2.15.027

Nida Kurnia Adilah

26

P3.73.34.2.15.028

Niken Juwita Cahyani

27

P3.73.34.2.15.029

Nisrina Asysyifa

28

P3.73.34.2.15.030

Putri Camelia

29
30
31
32
33

P3.73.34.2.15.031
P3.73.34.2.15.032
P3.73.34.2.15.033
P3.73.34.2.15.034
P3.73.34.2.15.035

Putri Rahmawati
Rafika Puspita Sari
Rizki Amalia
Rodliyah Pinasti S
Sefty Fatimah

34
35

P3.73.34.2.15.036
P3.73.34.2.15.040

Siti Asiyah
Suci Dwi Rahmadhanti

36

P3.73.34.2.15.037

Syifa Amelia

37
38
39
40

P3.73.34.2.15.038
P3.73.34.2.14.039
P3.73.34.2.15.039
P3.73.34.2.14.040

Tazkiyah Shofana
Vyna Aisyiah Amini
Xioe Astri Evert's
Yudistira Taufik

POKOK BAHASAN
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik
Teknik
Teknik
Teknik
Teknik

Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi

Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh

Vena
Vena
Vena
Vena
Vena

Teknik Flebotomi Pembuluh Vena


Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik
Teknik
Teknik
Teknik
Teknik

Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi

Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh

Vena
Vena
Vena
Vena
Vena

Teknik Flebotomi Pembuluh Vena


Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik Flebotomi Pembuluh Vena
Teknik
Teknik
Teknik
Teknik

Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi

Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh

Vena
Vena
Vena
Vena

SUB POKOK BAHASAN


Mengetahui alat untuk vena pungsi
Mengetahui teknik vena pungsi
Mengetahui lokasi pengambilan pembuluh darah vena
Mengetahui jenis tabung vakum dan antikoagulan
Mengetahui lokasi pengambilan pembuluh darah vena
Mengetahui teknik vena pungsi
Mengetahui teknik vena pungsi
Mengetahui alat untuk vena pungsi
Mengetahui alat untuk vena pungsi
Mengetahui prosedur vena pungsi
Mengetahui lokasi pengambilan pembuluh darah vena
Mengetahui alat untuk vena pungsi
Mengetahui alat untuk vena pungsi
Mengetahui jenis tabung vakum dan antikoagulan
mengetahui kesalahan teknik phlebotomi pembuluh darah vena
Mengetahui alat untuk vena pungsi
mengetahui jenis pemeriksaan sampel darah vena
Mengetahui fungsi alat untuk vena pungsi
Mengetahui lokasi pengambilan pembuluh darah vena
Mengetahui alat untuk vena pungsi
Mengetahui jenis tabung vakum dan antikoagulan
Mengetahui lokasi pengambilan pembuluh darah vena
mengetahui teknik phlebotomi pembuluh darah vena
Mengetahui lokasi pengambilan pembuluh darah vena
Mengetahui alat untuk vena pungsi
Mengetahui prosedur vena pungsi
Mengetahui alat untuk vena pungsi
Mengetahui lokasi pengambilan pembuluh darah vena
Mengetahui alat untuk vena pungsi
Mengetahui alat untuk vena pungsi
Mengetahui alat untuk vena pungsi
Mengetahui lokasi pengambilan pembuluh darah vena
Mengetahui alat untuk vena pungsi

Mengetahui alat untuk vena pungsi


Mengetahui teknik vena pungsi
Mengetahui prosedur vena pungsi
Mengetahui jenis tabung vakum dan antikoagulan
Mengetahui jenis tabung vakum dan antikoagulan
Mengetahui akibat pemasangan tourniquet terlalu lama
Mengetahui lokasi pengambilan pembuluh darah vena

Soal/Pertanyaan
manakah yang bukan perlatan dari vena pungsi?
berikut hal yang perlu diperhatikan pada pungsi vena, kecuali..
berikut ini lokasi pengambilan darah vena, kecuali
tabung vakum yang mengandung EDTA berwarna
struktur vena yang biasa dijadikan untuk pengambilan darah pada struktur..
penggunaan wing needle pada vena closed system bertujuan untuk
berapakah konsentrasi alkohol yang digunakan untuk antisepsis?
alat yang digunakan untuk membendung darah vena bernama..
tabung evakuiasi akan terisi dengan darah secara otomatis karena adanya..
didalamnya
pada sampling darah vena, pasang touniquet tekanan darah pada
dalam vena pungsi, manakah vena yang sebaiknya kita pilih?
alat apa saja yang digunakan utnuk vena pungsi open system, kecuali..
yang termasuk alat untuk mengambil darah vena, kecuali
jika ingin pemeriksaan glukosa dibutuhkan tabung vakum dengan tutup warna..
Kesalahan pada sat pengambilan darah vena yang menyebabkan warna kebiruan
disebut..
alat yang digunakan untuk mengambil darah vena, kecuali..
pemeriksaan dibawah ini yang bukan membutuhkan sampel darah vena adalah
alat yang digunakan untuk membendung darah vena adalah..
lokasi penusukan yang tepat untuk vena pungsi yaitu..
untuk mengambil darah vena yg agak susah, menggunakan alat..
vacutainer yang berisi sodium heparin adalah yang berwarna
vena yang diperbolehkan untuk diambil darahnya dilakukan penusukan, adalah
alat-alat berikut alat mana yang tidak dibutuhkan dalam pengambilan pembuluh darah
vena?
lokasi yang dibolehkan diambil darah vena adalah..
alat yang digunakan untuk membendung darah vena
vena pungsi yang aman dilakukan pada..
di bawah ini alat yang digunakan dalam vena pungsi, kecuali..
selain vena median cubital, vena berikut dapat diambil darahnya, kecuali
pengambilan sampel darah dari vena yang kecil menggunakan alat
alat yang digunakan untuk membendung darah vena
berapa ukuran jarum untuk pengambilan darah vena
lebih baik vena pungsi dibagian..
peralatan yang digunakan untuk vena pungsi, kecuali

jarum yang digunakan untuk mengambil darah vena harus


teknik flebotomi pembuluh vena yang salah dapat menyebabkan
pemasangan tourniquet pada lengan pasien saat vena pungsi maksimal selama
tabung vacutainer warna merah berisi antikoagulan..
tabung vakum warna ungu berisikan apa?
apa yang terjadi jika pemasangan tourniquet terlalu lama?
berikut ini bagian vena yang diperbolehkan untuk penusukan, kecuali..

alkohol swab

tourniquet
pemasangan tabung vakum
pada holder harus kuat

lepas tutup jarum perlahan


vena chepalica

vena mediana cubiti

ungu
tunica intima
vena yg rapuh dan tipis
90%
tabung vakum

merah
tunica adventicia
orang takut jarum
100%
tourniquet

tekanan pasif

tekanan aktif

50-60 mmHg

70-80 mmHg

vena kecil

vena besar bebas luka

APD
spuit

tourniquet
tourniquet

abu-abu

ungu

oscites

oeclem

sarung tangan

spuit

protombin

AGD

holder
cuping

spuit
jari tengah

wing needle

spuit

emas

hijau

radialis

median cubiti

spuit

alkohol swab

holder

daerah dimana darah sedang


ditransfusikan
jarum

vena berwarna hijau

vena yg berdenyut

spuit

tourniquet

vena basilica

vena basilica

lanset
holder
16 G
mana saja
spuit

autoclix
jarum
13 G
fossa antecubital
tourniquet

daerah edema

tumpul
pingsan

bengkok

5 menit

4 menit

EDTA
heparin
hematoma
IV line

clot activator
Na Sitrat
anemia
median cubiti

sembut

autoclix
menutup tutup spuit
menggunakan 2 tangan

spuit
pasien yang takut diberi
penjelasan dahulu

vena monalica

vena basilica

biru
tunica mediana
orang dewasa
95%
spuit

pink
valve
vena tebal
70%
mikrohematokrit

tekanan positif

tekanan negatif

40-60mmHg

20-30 mmHg

vena tipis

vena bengkok

alat suntik
jarum vacum

vacuum tube
alkohol swab

hijau

merah

infark

emboli

tourniquet

wing needle

H2Th

darah lengkap

vacuum tube
basilica

tourniquet
sepalicca

tourniquet

micropore

ungu

abu-abu

femoralis

brachialis

micropore

tensi darah

bekas luka

intra-vena lines

tourniquet

spuit

vena yang besar

vena berwarna ungu

vacuum tube

holder
vena di daerah pergelangan
tangan
jarum 21 G
spuit
23G
semua benar
vacuum tube

daerah edema
wing needle
tourniquet
10G
a dan d benar
autoclix

berkarat

lurus

hasil akurat

darah hemolisa

3 menit

2 menit

trombin
EDTA
hipertensi
basilica

NaF
NaF
pendarahan hebat
cephalic

Kunci Jwb

Referensi

salah semua
jangan terlalu lama melakukan
pembendungan

wordpress.com

academia.edu

vena di daerah pergelangan

blogspot.com

hijau
vasa vasorum
vena kuat
80%
semua salah

A
C
A
D
B

Laporan flebotomi
wordpress.com
PPT kelompok
Materi Pak Heru
academia.edu

tekanan osmotik

Buku Hematologi

70 mmHg

Materi Pak Heru

vena kecil dan lurus

Materi Pak Heru

tube holder
salah semua

E
E

PPT dr.diana
Materi Pak Heru

biru

Materi Pak Heru

hematoma

Buku Gandasoebrata

autoclix

Buku Hematologi

golongan darah

Materi Pak Heru

micropore
mediana cubiti

D
E

Buku Hematologi
Materi Pak Heru

holder

Materi Pak Heru

biru muda

Materi Pak Heru

dorsalis

Materi Pak Heru

kasa steril

Materi Pak Heru

daerah tidak ada luka

Materi Pak Heru

autoclix
pengambilan sampel jari
tangan
autoclix

Materi Pak Heru

slideshare.net

Materi Pak Heru

salah semua

Materi Pak Heru

jarum suntik 21G


autoclix
24G
semua salah
plester

C
C
A
B
C

Materi Pak Heru


Materi Pak Heru
Materi Pak Heru
Materi Pak Heru
wordpress.com

kecil
tidak sakit

D
A

slideshare.net
blogspot.com

1 menit

Materi Pak Heru

sodium heparin
Steril
hemokonsentrasi
antebrachial

B
C
E
A

Materi Pak Heru


Buku Hematologi
academia.edu
Buku Gandasoebrata

No.

NIM

NAMA

P3.73.34.2.15.001

Adzka Syifa Afifah

P3.73.34.2.15.002

Alfia Usma Nabilla Tasya

3
4

P3.73.34.2.15.003
P3.73.34.2.15.004

Anis Lutfiyah
Anissa Rachmani

P3.73.34.2.15.005

Annisa Husnun Hanifah

P3.73.34.2.15.006

Balqis Fakhriyah

P3.73.34.2.15.008

Chintayani

P3.73.34.2.15.009

Cindy Kartika

P3.73.34.2.15.010

Dewi Sulistyowati

10
11
12
13
14
15

P3.73.34.2.15.011
P3.73.34.2.15.013
P3.73.34.2.15.015
P3.73.34.2.15.016
P3.73.34.2.15.017
P3.73.34.2.15.018

Diah Dwi Utami


Farah Khairi Annisah
Hafshoh Susadma
Hamidah Raflanda
Hana Solihah Firdaus
Khairunnisa Z

16

P3.73.34.2.15.019

Kurnia

17
18
19

P3.73.34.2.15.041
P3.73.34.2.15.020
P3.73.34.2.15.021

Laely Usdiana
Lulu Afifah Octavia
Maria Christhina

20

P3.73.34.2.15.022

Mayya Azlia Alam

21

P3.73.34.2.15.023

Melda Naomi SNS

22

P3.73.34.2.15.024

Muthia Ichsan A

23

P3.73.34.2.15.025

Nabila Izzatunnisa

24

P3.73.34.2.15.026

Nadheya Mawadah

25

P3.73.34.2.15.027

Nida Kurnia Adilah

26

P3.73.34.2.15.028

Niken Juwita Cahyani

27

P3.73.34.2.15.029

Nisrina Asysyifa

28

P3.73.34.2.15.030

Putri Camelia

29

P3.73.34.2.15.031

Putri Rahmawati

30

P3.73.34.2.15.032

Rafika Puspita Sari

31

P3.73.34.2.15.033

Rizki Amalia

32

P3.73.34.2.15.034

Rodliyah Pinasti S

33
34
35

P3.73.34.2.15.035
P3.73.34.2.15.036
P3.73.34.2.15.040

Sefty Fatimah
Siti Asiyah
Suci Dwi Rahmadhanti

36

P3.73.34.2.15.037

Syifa Amelia

37
38
39

P3.73.34.2.15.038
P3.73.34.2.14.039
P3.73.34.2.15.039

Tazkiyah Shofana
Vyna Aisyiah Amini
Xioe Astri Evert's

40

P3.73.34.2.14.040

Yudistira Taufik

POKOK BAHASAN
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik
Teknik
Teknik
Teknik
Teknik
Teknik

Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi

Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh
Pembuluh

Arteri
Arteri
Arteri
Arteri
Arteri
Arteri

Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri


Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri

Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri


Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri
Teknik Flebotomi Pembuluh Arteri

SUB POKOK BAHASAN


Mengetahui alat untuk pengambilan darah arteri
Mengetahui persyaratan flebotomi arteri
Mengetahui letak Arteri Brachialis
Mengetahui lokasi pengambilan darah arteri
Mengetahui tujuan pengambilan darah arteri
Mengetahui lokasi pengambilan darah arteri
Mengetahui teknik pengambilan darah arteri
Mengetahui tujuan pengambilan darah arteri
Mengetahui prosedur flebotomi arteri
Mengetahui lokasi pengambilan darah arteri
Mengetahui tujuan pengambilan darah arteri
Mengetahui teknik pengambilan darah arteri
Mengetahui tujuan pengambilan darah arteri
Mengetahui lokasi pengambilan darah arteri
Mengetahui teknik pengambilan darah arteri
Mengetahui ciri pembuluh darah arteri
Mengetahui tujuan pengambilan darah arteri
Mengetahui lokasi pengambilan darah arteri
Mengetahui lokasi pengambilan darah arteri
Mengetahui teknik pengambilan darah arteri
Mengetahui lokasi pengambilan darah arteri
Mengetahui prosedur pengambilan darah arteri
Mengetahui teknik pengambilan darah arteri
Mengetahui tujuan pengambilan darah arteri
Mengetahui tujuan pengambilan darah arteri
mengetahui jenis antikoagulan
Mengetahui lokasi pengambilan darah arteri
Mengetahui tujuan pengambilan darah arteri
Mengetahui lokasi pengambilan darah arteri
Mengetahui tujuan pengambilan darah arteri
Mengetahui teknik pengambilan darah arteri
Mengetahui tujuan pengambilan darah arteri

Mengetahui alat untuk pengambilan darah arteri


Mengetahui lokasi pengambilan darah arteri
Mengetahui tujuan pengambilan darah arteri
Mengetahui prosedur pengambilan darah arteri
Mengetahui prosedur pengambilan darah arteri
Mengetahui teknik pengambilan darah arteri
mengetahui jenis antikoagulan
Mengetahui tujuan pengambilan darah arteri

Soal/Pertanyaan
manakah yang bukan alat pengambilan darah arteri?
berikut persyarat umum yang diperhatikan untuk memperoleh hasil pemeriksaan
yang akurat, kecuali
Arteri Brachialis terletak di
arteri di pergelangan tangan disebut?
tujuan pengambilan darah arteri adalah
arteri yang berada di pergelangan tangan disebut?
antikoagulan yang sering terdapat pada syringe pengambilan darah arteri adalah?
sampel darah arteri biasanya digunakan untuk pemeriksaan
berikut merupakan prosedur pengambilan darah arteri, kecuali..
pilihan pertama lokasi penusukan darah arteri, yaitu..
tujuan pengambilan darah arteri adalah
jarum suntik sebaiknya dibilas dengan
untuk pemeriksaan gas darah merupakan..
pilihan pertama lokasi penusukan darah arteri, yaitu..
pada sampling arteri femoralis derjat jarum yang dibutuhkan adalah
yang bukan ciri pembuluh darah arteri?
pemeriksaan dibawah ini yang membutuhkan sampel darah arteri adalah
pilihan pertama lokasi penusukan darah arteri, yaitu..
lokasi penusukan yang tepat untuk pembuluh darah arteri..

setelah selesai tindakan penusukan, hal yang dilakukan terhadap bekas suntikan adalah..
lokasi penusukan yang tepat untuk pembuluh darah arteri..
sebelum digunakan, spuit yang akan digunakan harus dibilas terlebih dahulu
dengan
pilihan pertama lokasi penusukan darah arteri, yaitu..
tujuan pengambilan darah arteri kecuali
sampel darah arteri adalah untuk menentukan
antikoagulan yang sering terdapat pada syringe pengambilan darah arteri adalah?
lokasi penusukan yang tepat untuk pembuluh darah arteri, kecuali..
pengambilan darah arteri berguna untuk mengkaji gas dalam darah berupa..
lokasi penusukan untuk pengambilan darah arteri, kecuali..
apa tujuan pengambilan darah arteri..
berapa sudutkah untuk pengambilan darah arteri?
sampel darah arteri terutama untuk menentukan

alat yang digunakan untuk pengambilan darah arteri, kecuali..

pilihan pertama lokasi penusukan darah arteri, yaitu..


phlebotomi pembuluh arteri bertujuan untuk pemeriksaan
sebelum dilakukan pengambilan sampel, pertama-tama spuit dibilas dengan
antikoagulan
pilihan pertama lokasi penusukan darah arteri, yaitu..
sudut yang baik untuk pengambilan darah arteri adalah
antikoagulan apa yang digunakan dalam teknik pengambilan darah arteri..
pemeriksaan dibawah ini yang membutuhkan sampel darah arteri adalah

alkohol swab

kassa kering

pasien dalam keadaan tenang

pengambilan darah dilakukan


minimal 20 menit

pergelangan tangan
fibrosa

pergelangan kaki
sublimasi

pemeriksaan kadar Hb

pemeriksaan kadar hormon

arteri femoralis

arteri brachialis

heparin

EDTA

gula sarah

kolesterol

desinfeksi alkohol 70%

posisi jarum miring

arteri radialis
menentukan hem
alkohol swab
pengertian
arteri
70

arteri brachialis
pemeriksaan gas darah
litium heparin
fungsi
dorsalis pedia
35

denyut terasa

membawa oksigen

darah lengkap
arteri brachialis
arteri femoralis

analisa gas darah


arteri ulnar
arteri brachialis

biarkan saja

ditekan sebentar hingga darah


tidak keluar

radialis

femoralis

NaF

EDTA

arteri femoralis

arteri radialis

efisiensi 02 dan CO2

efisiensi waktu

saraf

pembuluh darah

EDTA

Heparin

medial tumit

radialis artery

status oksigenasi klien


arteri radialis

hematokrit
arteri femoralis

menentukan gas darah arteri

pemeriksaan rutin

45-60

90

menentukan gas darah arteri

pemeriksaan rumit

kasa
arteri brachialis
analisa glukosa darah

arteri femoralis

spuit

EDTA

oksalat

arteri brachialis
90
heparin

dorsalis pedia
45
EDTA

golongan darah

glukosa darah

kreatinin darah

tourniquet

spuit

tidak perlu melakukan


pelabelan

perlu diwaspadai adanya


perdarahan

lengan bawah
halogen

arteri radialis

lipatan bawah
radialis
pemeriksaan antikoagulan
dalam darah
arteri koronaria

K2EDTA

potasium oksalat

golongan darah

asam urat

setelah tusuka, tarik plunger

setelah tusukan berhasil, darah


terlihat memasuki spuit

pemeriksaan gas darah

arteri femoralis
menentukan kolesterol
EDTA
tujuan
brachialis
45
kutubnya terletak dipangkal
jantung
protombin
dorsalis pedis
arteri radialis

dorsalis pedis
pemeriksaan antikoagulan
dalam darah
Natrium oksalat
macam
femoralis
90
dindingnya kuat, tebal, elastis
LED
femoralis
dorsalis pedis

dititup

diolesi alkohol 90%

coronaria

brachialis

heparin

Na sitrat

arteri brachialis

vena kava

dorsalis pedis
kemampuan Hb dalam
mengankut o2 dan CO2
gas darah arteri

Natrium Sitrat

double oksalat

femoralis artery

dorsalis pedis

kadar Hb
brachialis

35

kadar glukosa
dorsalis pedis
pemeriksaan antikoagulan
dalam darah
25

pemeriksaan sedikit

a dan c salah

metabolisme sel

pemeriksaan gula darah

blood lanset

kapas alkohol

arteri radialis

dorsalis pedis

gas makanan

komponen darah

heparin

ACD

arteri ulnar
15
sodium sitrat

thenar muscles
180
NaF

hitung eritrosit

LED

Kunci Jwb

Referensi

semua salah

wordpress.com

suhu tubuh pasien harus


dicantumkan

academia.edu

tumit
mediana

C
D

blogspot.com
blogspot.com

pemeriksaan kadar glukosa

PPT dr.sondang

arteri pulmonals

PPT kelompok

semua salah

PPT dr.sondang

gas darah

academia.edu

lepaskan jarum dan berikan


kasa steril

wordpress.com

flexor carpi
pemeriksaan kadar glukosa
air
makna
radialis
60

A
B
B
C
E
D

Materi Pak Heru


Materi Pak Heru
PPT dr.sondang
wordpress.com
Buku EGC
Materi Pak Heru

dindingnya tipis

Buku EGC

H2TL
arteri radialis
arteri ulnar

B
E
C

Materi Pak Heru


E-book
Materi Pak Heru

ditali dengan tourniquet

PPT dr.sondang

dorsalis pedis

Materi Pak Heru

Na oxalat

Materi Pak Heru

arteri inferior
tingkat tekanan O2 dalam
darah arteri
gas darah kapiler

Materi Pak Heru

wordpress.com

Materi Pak Heru

NaCl

slideshare

superfisial artery

Materi Pak Heru

semua salah
arteri pulmonals

A
E

Materi Pak Heru

pemeriksaan kadar glukosa

Materi Pak Heru

100

Materi Pak Heru

semua salah

Materi Pak Heru

wordpress.com

plester
analisa gas darah

C
C
E

wordpress.com
slideshare
blogspot.com

clot activator

Materi Pak Heru

radialis
35
clot activator

E
B
A

Materi Pak Heru


Buku Hematologi
E-book

Buku Gandasoebrata

arteri pulmonals

analisa gas darah

No.

NIM

NAMA

P3.73.34.2.15.001

Adzka Syifa Afifah

P3.73.34.2.15.002

Alfia Usma Nabilla Tasya

P3.73.34.2.15.003

Anis Lutfiyah

4
5

P3.73.34.2.15.004
P3.73.34.2.15.005

Anissa Rachmani
Annisa Husnun Hanifah

P3.73.34.2.15.006

Balqis Fakhriyah

P3.73.34.2.15.008

Chintayani

P3.73.34.2.15.009

Cindy Kartika

P3.73.34.2.15.010

Dewi Sulistyowati

10

P3.73.34.2.15.011

Diah Dwi Utami

11
12
13
14

P3.73.34.2.15.013
P3.73.34.2.15.015
P3.73.34.2.15.016
P3.73.34.2.15.017

Farah Khairi Annisah


Hafshoh Susadma
Hamidah Raflanda
Hana Solihah Firdaus

15

P3.73.34.2.15.018

Khairunnisa Z

16

P3.73.34.2.15.019

Kurnia

17

P3.73.34.2.15.041

Laely Usdiana

18

P3.73.34.2.15.020

Lulu Afifah Octavia

19

P3.73.34.2.15.021

Maria Christhina

20

P3.73.34.2.15.022

Mayya Azlia Alam

21

P3.73.34.2.15.023

Melda Naomi SNS

22

P3.73.34.2.15.024

Muthia Ichsan A

23

P3.73.34.2.15.025

Nabila Izzatunnisa

24

P3.73.34.2.15.026

Nadheya Mawadah

25

P3.73.34.2.15.027

Nida Kurnia Adilah

26

P3.73.34.2.15.028

Niken Juwita Cahyani

27

P3.73.34.2.15.029

Nisrina Asysyifa

28

P3.73.34.2.15.030

Putri Camelia

29

P3.73.34.2.15.031

Putri Rahmawati

30

P3.73.34.2.15.032

Rafika Puspita Sari

31

P3.73.34.2.15.033

Rizki Amalia

32

P3.73.34.2.15.034

Rodliyah Pinasti S

33

P3.73.34.2.15.035

Sefty Fatimah

34

P3.73.34.2.15.036

Siti Asiyah

35

P3.73.34.2.15.040

Suci Dwi Rahmadhanti

36

P3.73.34.2.15.037

Syifa Amelia

37

P3.73.34.2.15.038

Tazkiyah Shofana

38

P3.73.34.2.14.039

Vyna Aisyiah Amini

39

P3.73.34.2.15.039

Xioe Astri Evert's

40

P3.73.34.2.14.040

Yudistira Taufik

POKOK BAHASAN
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu
Mutu
Mutu
Mutu

Layanan
Layanan
Layanan
Layanan

Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi
Flebotomi

Mutu Layanan Flebotomi


Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi

Mutu Layanan Flebotomi


Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi
Mutu Layanan Flebotomi

Mutu Layanan Flebotomi

SUB POKOK BAHASAN


mengetahui mutu pelayanan dalam phlebotomi
mengetahui teknik profesional flebotomi
Mengetahui UU mutu pelayanan dalam flebotomi
Mengetahui sifat seorang flebotomi
Mengetahui hukum mutu pelayanan lab klinik
Mengetahui penanganan spesimen
mengetahui mutu pelayanan dalam phlebotomi
mengetahui mutu pelayanan dalam phlebotomi
Mengetahui proses pelayanan dalam flebotomi
mengetahui mutu pelayanan dalam phlebotomi
mengetahui tanda petugas yang profesional
mengetahui prosedur persiapan pasien
mengetahui kriteria penolakan
mengetahui prosedur pemeriksaan
mengetahui prosedur pemeriksaan
mengetahui mutu pelayanan dalam phlebotomi
mengetahui mutu pelayanan dalam phlebotomi
Mengetahui proses pelayanan dalam flebotomi
Mengetahui proses pelayanan dalam flebotomi
Mengidentifikasi kesalahan flebotomi
mengetahui mutu pelayanan dalam phlebotomi
mengetahui mutu pelayanan dalam phlebotomi
mengetahui mutu pelayanan dalam phlebotomi
Mengetahui proses pelayanan dalam flebotomi
mengetahui definisi mutu
Mengetahui proses pelayanan dalam flebotomi
mengetahui mutu pelayanan dalam phlebotomi

mengetahui mutu pelayanan dalam phlebotomi


mengetahui mutu pelayanan dalam phlebotomi
mengetahui definisi mutu
mengetahui definisi mutu
mengetahui definisi mutu
mengetahui perlindungan flebotomi
mengetahui mutu pelayanan dalam phlebotomi
mengetahui mutu pelayanan dalam phlebotomi
mengetahui mutu pelayanan dalam phlebotomi
mengetahui variabel pra analitik flebotomi
mengetahui tolak ukur dalam menilai mutu pelayanan
mengetahui variabel pra analitik flebotomi

mengetahui mutu pelayanan dalam phlebotomi

Soal/Pertanyaan
manakah yg bukan mutu pelayanan flebotomi?
dibawah ini merupakan teknik profesional flebotomi, kecuali
Setiap orang punya hak dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu
dan terjangkau, terdapat dalam
yang bukan sifat uamh harus dimiliki flebotomist
mutu pelayanan lab klinik diatur dalam peraturan..
berikut adalah konsep mutu, kecuali..
berikut ini hal penting untun kualitas plebotomi, kecuali
ada 3 variabel untuk mengukur mutu, salat satunya adalah input atau strukturnya.
Dibawah ini yang termasuk variabel input adalah, kecuali..
suatu proses kualitas dari pemeriksaan lab, dan akurasi serta presisi hasil yang
diperoleh disebut
suatu proses kualitas dari pemeriksaan lab, dan akurasi serta presisi hasil yang
diperoleh disebut
berikut
adalah
tanda petugas
profesional,
kecualitergantung dari
ada prosedur yang
harus
dipersiapkan
pasienyang
dengan
syarat tertentu,
penyakitnya, contoh prosedurnya..
yang
termasuk
dalam
penolakan
adalahsampel, serta transpor
permintaan pemeriksaan
klinisi,
persiapan
pasien,
pengambilan
di dan ke lab merupakan tahap dari
berikut in merupakan kesalahan dalam teknik flebotomi, yaitu
mutu pelayanan yang harus dimiliki seorang flebotomis, kecuali
yang merupakan dampak dari sistem pelayanan mutu lab yang buruk, kecuali..
segala aktivitas yang sistematik dilakukan untuk memberikan pelayanan yang
memuaskan bagi pelanggan adalah pengertian dari
tahap pelaksanaan pemantapan mutu internal antara lain..
56% kesalahan yang mengganggu hasil pemeriksaan terjadi selama proses..
hasil yang buruk dapat mempengaruhi, kecuali..
hasil lab yang buruk dapat mempengaruhi, kecuali
dalam pengambilan darah orang dewasa, informasi pasien apa saja yang harus
diketahui, kecuali
proses monitoring kualitas pemeriksaan lab dan akurasi serta presisi hasil yang
diperoleh merupakan pengertian dari..
mutu adalah suatu kondisi yang dinamis yang sesuai denganyang dipersyaratkan adalah
definisi menurut
mutu yang buruk dapat mempengaruhi beberapa hal, yaitu..
segala aktivitas yang sistematik dilakukan untuk memberikan pelayanan yang
memuaskan bagi pelanggan adalah pengertian dari

berikut yang bukan termasuk mutu pelayanan phlebotomi adalah


hasil yang buruk dapat mempengaruhi, kecuali..
mutu adalah suatu kondisi yang dinamis yang sesuai dengan yang dipersyaratkan
adalah definisi menurut
mutu adalah suatu kondisi yang dinamis yang sesuai denganyang dipersyaratkan adalah
definisi menurut
mutu adalah suatu kondisi yang dinamis yang sesuai denganyang dipersyaratkan adalah
definisi menurut
yang termasuk perlindungan selama flebotomi, kecuali..
segala aktivitas yang sistematik dilakukan untuk memberikan pelayanan yang
memuaskan bagi pelanggan adalah pengertian dari
hasil yang buruk dapat mempengaruhi, kecuali..
suatu proses kualitas dari pemeriksaan lab, dan akurasi serta presisi hasil yang
diperoleh disebut
penampilan petugas flebotomi yang profesional adalah, kecuali..
3 variabel yang digunakan untuk mengukur mutu pelayanan, yaitu interaksi profesional
antara flebotomis dengan pasien disebut dengan..
tanda petugas yang profesional, dapat dilihat dari, kecuali..

salah satu cara untuk menjaga mutu pelayanan terhadap pasien adalah dengan cara?

K3

Komunikasi

persiapan pasien

penurunan kualitas lab

UU 36 /2009 Ps (2)

. UU 37/2009 Ps (1)

jujur
permenkes RI No.370

perfeksionis
permenkes RI No. 414

aspek teknik kelilmuan

aspek teknik tanggung jawab

prosessing

persiapan pasien

SDM

estetika

quality assurance

quality control

quality assurance

profeciency testing

nametag jelas terbaca


puasa
salah tabung
pra analitik dan analitik

kuku pendek dan bersih


aktifitas
label benar
analitik dan pasca analitik

profesional

tourniquet terpasang lebih dari


1 menit
kompetensi

keselamatan pasien

riset

quality

quality control

pra analitik, persiapan pasien


dan flebotomi

prosessing, analitik, pasca


analitik

pra analitik dan analitik

analitik dan pasca analitik

keselamatan pasien

kesejahteraan pasien

keselamatan pasien

riset

nama lengkap pasien

dokter pengirim

quality assurance

quality control

howanitz

einstein

keselamatan pasien

riset

quality control

quality assurance

parfum menyengat

input

proses

keselamatan pasien

riset

WHO

aristoteles

howanitz

einstein

collin

kemenkes

disediakan kursi

posisi tubuh pasien dibuat


nyaman

quality control

quality assurance

keselamatan pasien

riset

quality assurance

quality control

memakai baju bersih

rambut rapi

proses

input

penampilan

tingkah laku

pemasangan tourniquet yg
ketat

penusukan lebih dari 1x

C
dokumentasi dan penanganan
sampel
prosedur standar

D
melihat derajat seseorang
jaminan kualitas

UU 38/2009 Ps (2)

UU 39/2009 Ps (1)

ramah
permenkes RI No. 37

teliti
UU RI No.8

aspek interpersonal

aspek kemanjuran yang


mencakup kondisi perbaikan

transportasi

status

pelayanan

dana

pemantapan mutu internal

pemantapan mutu eksternal

accuracy

kepuasan pelanggan

rambut berantakan
fase diurnal
volume sesuai
pra analitik

menyapa dan tersenyum


stress
tidak hemolisa
analitik

mengambil darah terlalu


banyak
wewenang

melakukan konfirmasi ID
melaksanakan

merugikan kredibilitas lan

menimbulkan masalah hukum

quality assurance

total quality manajement

persiapan pasien, flebotomi,


transportasi

pra analitik, analitik, pasca


analitik

flebotomi dan analitik

pra analitik, analitik, pasca


analitik

hasil riset

merugikan kredibilitas lab

merugikan kredibilitas lan

menimbulkan masalah hukum

keluarga yg menemani

diagnosis pasien

quality management

quality improvement

archimedes

darwin

membuat hati pasien senang

merugikan kredibilitas lab

total quality management

continous quality

output

preparation

merugikan kredibilitas lan

menimbulkan masalah hukum

kemenkes

dinas kesehatan

archimedes

darwin

howanitz

demian

tidak meninggalkan pasoen

tanyakan keluhan pasien

total quality management

continous quality

merugikan kredibilitas lan

menimbulkan masalah hukum

total quality management

pemantapan mutu eksternal

kuku pendek dan bersih

nametag jelas

output

pelatihan

persiapan alat

kesalahan teknik flebotomi

sesedikit mungkin
menimbulkan
ketidaknyamanan pada pasien

menutup luka dengan alcohol


pads

Kunci Jwb

Referensi

semua salah

wordpress.com

patient safety

Materi Pak Heru

UU 40/2009 Ps (2)

Materi Pak Heru

sopan
permenkes RI No.411

B
E

wordpress.com
Materi Pak Heru

aspek fungsi pelayanan

PPT Kelompok

flebotomi

Materi Pak Heru

teknologi

academia.edu

pemantapan mutu khusus

Materi Pak Heru

quality control

Materi Pak Heru

berpenampilan tenang
benar semua
transportasi tidak benar
pasca analitik

C
E
A
C

Materi Pak Heru


PPT dr.sondang
PPT dr.sondang
Materi Pak Heru

Materi Pak Heru

PPT dr.sondang

Materi Pak Heru

technical quality

Materi Pak Heru

persiapan pasien, analitik, dan


transportasi

Materi Pak Heru

flebotomi dan pasca analitik

Materi Pak Heru

menimbulkan masalah hukum

Materi Pak Heru

kualitas hidup masyarakat

Materi Pak Heru

tes yg diminta

Materi Pak Heru

quality external

Materi Pak Heru

thomas

Materi Pak Heru

menimbulkan masalah hukum

Materi Pak Heru

technical quality

Materi Pak Heru

menanyakan terakhir kali


diambil darah
minimum kompetensinya
meningkatkan kredibitias lab

semua salah

wordpress.com

pasien semakin percaya

Materi Pak Heru

howanitz

Materi Pak Heru

rodliyah

Materi Pak Heru

hogwards

Materi Pak Heru

kesalahan seleksi vena

Materi Pak Heru

good quality

Materi Pak Heru

pasien semakin percaya

Materi Pak Heru

pemantapan mutu internal

Materi Pak Heru

tidak menggunakan make up

Materi Pak Heru

wewenang

Materi Pak Heru

meninggalkan pasien yang


mengalami syncope

Materi Pak Heru

terlalu lama waktu


pengambilan

Materi Pak Heru

No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40

NIM

NAMA

POKOK BAHASAN

SUB POKOK BAHASAN

INDIKATOR

Soal/Pertanyaan

Kunci
Jwb

Referensi