Anda di halaman 1dari 2

Jawaban DK1P1 neurosains

1. Jaringan saraf terdiri atas jaringan saraf pusat dan tepi.


a. System saraf pusat
Jaringan system saraf pusat terdiri atas sel-sel saraf, serat saraf, sel
penyokong(neuroglia), serat-serat jaringan ikat, pembuluh darah.
b. System saraf tepi
Jaringan system saraf tepi terdiri atas serat-serat saraf beserta
pembungkusnya(selubung myelin) dan sel-sel saraf yang disebut
ganglion.(1)
2. Deteksi dini anenchepali
Diagnosis anenchefalus dapat ditegakkan pada masa prenatal. Hidramnion
sering terjadi pada gestasi anenchealifk, serta konsentrasi -fetoprotein dan
asetilkolinesterase meningkat dalam cairan amnion. Ultrasonografi dapat
mendeteksi adanya anenchefalus pada akhir trimester pertama. -fetoprotein
dan asetilkolinesterase meningkat dalam cairan amnion. Ultrasonografi dapat
mendeteksi adanya anenchefalus pada akhir trimester pertama. (5)
3. Kebutuhan gizi ibu hamil
Fetus membutuhkan vitamin dalam jumlah yang sama dengan yang
dibutuhkan oleh orang dewasadan pada beberapa keadaan membutuhkan lebih
banyak. Vitamin dan fungsi khusus:
a. Vitamin B dan asam folat, penting bagi pembentukan sel-sel darah
merah dan jaringan saraf, serta untuk pertumbuhan fetus secara
keseluruhan.
b. Vitamin C, penting untuk pembentukan substansi intrasel yang
sesuai, terutama matriks tulang dan serat-serat jaringan penunjang.
c. Vitamin D, dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang normal pada
fetus, tetapi lebih penting, ibu membutuhkannya untuk absorpsi
kalsium dalam jumlah yang cukup dari saluran pencernaannya.
Bila ibu memiliki banyak vitamin D dalam cairan tubuhnya,
sejumlah besar vitamin ini akan disimpan oleh hati fetus yang akan
digunakan oleh neonates selama beberapa bulan setelah kelahiran.
d. Vitamin E, walaupun mekanisme fungsinya belum jelas, penting
untuk perkembangan normal emberio muda. Ketiadaannya pada

hewan percobaan, biasanya menyebabkan terjadinya abortus


spontan pada tahap awal kehamilan.
e. Vitamin K, digunakan oleh hati fetus untuk pembentukkan factor
VII, protrombin, dan beberapa factor koagulasi darah lain.(2)
f. Energi, Energi ini digunakan untuk pertumbuhan janin,
pembentukan plasenta, pembuluh darah, dan jaringan yang baru(3)
Kebutuhan energi yang tinggi paling banyak diperoleh dari bahan
makanan sumber lemak, seperti lemak dan minyak, kacangkacangan, dan biji-bijian. Setelah itu bahan makanan sumber
karbohidrat seperti padi-padian, umbi-umbian, dan gula murni(3)
g. Protein, Pada saat hamil terjadi peningkatan kebutuhan protein
yang disebabkan oleh peningkatan volume darah dan pertumbuhan
jaringan baru (4)
h. Zat besi, Zat besimerupakan senyawa yang digunakan untuk
memproduksi hemoglobin yang berfungsi untuk :
Mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh
Sintesis enzim yang terkait besi
Penggunaan oksigen untuk produksi energi sel(4)

Daftar pustaka
1. Bloom William, Don W. Fawcett. 2002. Buku ajar histologi. Edisi 12.
Terjemahan Jan Tambayong. Jakarta: EGC
2. Guyton, A.C., dan Hall, J.E. 2011. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi
12. Jakarta: EGC
3. Almatsier, Sunita. (2009). Prinsip dasar ilmu gizi. Jakarta : Gramedia
Pustaka Utama
4. Aritonang, E., 2010. Kebutuhan Gizi Ibu Hamil, Bogor : IPB Press.
5. Kumar V., Cotran R.S., Robbins S.L. 2007. Buku Ajar Patologi. Edisi 7.
Jakarta: EGC