Anda di halaman 1dari 3

Menekan / menghilangkan Potensi Gangguan ( PG ) secara

kuantitatif dalam %.

Menjaga kelancaran kegiatan Pemerintah dan masyarakat.

Melaksanakan
pembinaan
terhadap
masyarakat,
tokoh
masyarakat untuk menumbuhkan kepercayaan diri, rasa aman, damai dan daya tangkal dari
gangguan kamtibmas.

Kegiatan dan tindakan yang dilakukan untuk mencegah terhadap


kemungkinan yang akan terjadi baik ancaman maupun gangguan kamtibmas.

Selalu tanggap untuk menghadapi gejala dan memiliki inisiatif


bertindak dalam memecahkan masalah yang dihadapi sebagai wujud Quick Renpons
(ketanggapsegeraan).

Memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada


masyarakat.

Meniadakan unsur kesempatan atau peluang bagi anggota


masyarakat yang berniat melakukan pelanggaran hukum.
Melaksanakan tindakan represif tahap

awal

serta bentuk

gangguan Kamtibmas.

Melaksanakan Search And Resque (SAR) terbatas.

untuk menciptakan situasi kamtibmas yang mantap secara efektif


dan efisien.
Menjaga Potensi Gangguan tidak berkembang menjadi Ancaman

Faktual.

Mendatangi dan mengamankan TKP agar tidak rusak.

Agar tahanan tidak lari atau meninggal dalam tahanan.

Mengurangi kemacetan Lalu lintas.

Mempertahankan agar PG tidak berkembang menjadi GN

Menjaga kepatuhan masyarakat terhadap hukum dan perundangundangan lainnya.


Masyarakat puas terhadap pelayanan Polri.

Patroli berkendaraan roda empat atau roda dua, bersepeda dan


berjalan kaki serta mengunjungi Pos Kamling pada rute yang dilewati.

Peningkatan kehadiran Polisi berseragam di tengah-tengah


masyarakat.

Pencegahan bertemunya faktor NIAT dan KESEMPATAN (N + K)


yang memungkinkan timbulnya kriminalitas.

Pencegahan terjadinya gangguan kamtibmas.

Pemberian

rasa

aman,

perlindungan

dan

pengayoman

masyarakat.
Diperolehnya informasi tentang kemungkinan timbulnya gangguan

kamtibmas.

Pembatasan gerak provokator dan separatis di tengah-tengah

masyarakat.

Melaksanakan Siskam, Swakarsa, maka patroli mempunyai tugas


melakukan pengecekan atau Wasdal terhadap giat Siskamling pemukiman / ronda dan
kegiatan keamanan yang dilakukan Satpam di perusahaan dan instansi pemerintah,
juga termasuk cheking kesiapan penjaga Rumah Tahanan Negara.

menekan jumlah terjadinya kejahatan yang dikaitkan dengan analisa


anatomi kejahatan yang meliputi antara lain Jam Rawan, tempat rawan dan cara dilakukannya
kejahatan.

kegiatan patroli merupakan perwujudan kehadiran Polri ditengah


masyarakat.

Patroli berperan sebagai sarana untuk menyampaikan pesan


Kamtibmas terhadap masyarakat.
Melakukan tindakan pertama di tempat kejadian.

Mencerminkan kesiap siagaan Polri setiap saat sepanjang waktu


dalam upaya pemeliharaan dan menjamin Kamtibmas.

mendatangi kegiatan
komunikasi kamtibmas / bimbingan penyuluhan.

keamanan

lingkungan

agar

lakukan

Pengaturan - pengaturan Lalu-lintas dalam rangka pengamanan

kegiatan masyarakat.

Mendatangi
tempat-tempat
penyelenggaraan
swakarsa untuk koordinasi dan saling tukar menukar informasi.
Mendatangi sentra-sentra kegiatan

keamanan

masyarakat yang bersifat

situasional :
a. Keramaian.
b. Pertunjukan.
c. Kegiatan masyarakat lainnya

Berkomunikasi dengan masyarakat dengan maksud memperoleh informasi-informasi


penting bagi tugas Kepolisian.

Memberikan perlindungan dan pengayoman yang diperiukan masyarakat.

Mewaspadai kemungkinan berubahnya PG menjadi GN.

Memberikan peringatan kepada warga masyarakat yang lalai mengamankan diri dan
harta bendanya :
a. Lupa menutup pintu
b. Jemuran masih berada di luar.
c. Parkir kendaraan tanpa dikunci/di luar dan lain-lain,

Memberikan peringatan kepada masyarakat yang karena ketidaktahuannya melakukan


pelanggaran.

Melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian.

Mengambil tindakan terhadap pelanggaran Tipiring.

Melakukan tindakan represif tahap awal.

Sasaran Patroli PG dan GN yang terdapat pada blok atau lingkungan yang menjadi daerah
Patroli.

Mencegah oknum oknum provokator, separatis melakukan kegiatan

memberikan perlindungan bagi warga masyarakat sehingga terbebas dari rasa takut, bebas
dari ancaman atau bahaya, serta merasa tentram dan damai

Berikan bantuan kepada warga masyarakat yang merasa terancam dari gangguan fisik, psikis
dan harta benda tanpa perbedaan perlakuan

Mengajak masyarakat memelihara ketentraman dan ketertiban

Menampung keluhan-keluhan masyarakat dalam hal keamanan, bersama-sama mencari


solusi atau laporkan secara fungsional

Memberikan arahan dan nasehat dalam hal keamanan kepada warga masyarakat.

Mengajak warga masyarakat untuk taat kepada hukum.

Melindungi warga masyarakat dari ancaman kejahatan.

Mengajak masyarakat untuk tidak main hakim sendiri.

Memberikan atensi dan tanggapan positif apa yang disampaikan masyarakat

Lindungi masyarakat dari ancaman kejahatan