Anda di halaman 1dari 15

Ensefalitis Toksoplasma

pembimbing: dr. Nadia Husein, SpS


Elsa Marliska 11.2012.120
FK. UKRIDA

DEFINISI
ENSEFALITIS

ETIOLOGI

Ensefalitis

EPIDEMIOLOGI

SIKLUS HIDUP

GEJALA KLINIS
Tanda

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Antibody

PEMERIKSAAN RADIOLOGIS
CT Scan

DIAGNOSIS

PENATALAKSANAAN
Lama

Fase akut

Rumatan

Pilihan pertama

Pirimetamin oral 200 mg hari I


selanjutnya 75 100 mg/hari +
sulfadiazin 1000 1500
mg/hari + As. Folat 10 20
mg/hari.

Pirimetamin oral 25 50
mg/hari + sulfadiazin 500
-1000 mg/hari + As. Folat
10 20 mg/hari.

Pilihan kedua

Pirimetamin oral 200 mg hari I


selanjutnya 75 100 mg/hari +
clindamycin 4 x 600 mg/hari +
As. Folat 10 20 mg/hari.

Pirimetamin oral 200 mg


hari I selanjutnya 75 100
mg/hari + clindamycin 4 x
300 450 mg/hari + As.
Folat 10 20 mg/hari.

Pilihan ketiga

Pirimetamin oral 200 mg hari I


selanjutnya 75 100 mg/hari +
As. Folat 10 20 mg/hari +
salah satu: atovaquone oral 2 x
1500 mg, azitromisin oral 1 x
900 -1200 mg, klaritromisin
oral 2 x 500 mg, dapson oral 1
x 100 mg, minoskiklin oral 2 x
150 mg 200 mg

Pirimetamin oral 200 mg


hari I selanjutnya 75 100
mg/hari + As. Folat 10 20
mg/hari + salah satu
antibiotik tersebut dosis
sama

Terapi dihentikan bila terjadi perbaikan sistem


imun yaitu bila nilai CD4> 200 sel / L selama
lebih 6 bulan.
Terapi profilaksis diberikan kembali jika CD4
turun < 200 200 sel / L.
Bila CD4 < 100 sel / L:

Profilaksis dengan trimetroprim sulfametoksazole


(960 mg) 1 x 1 tab namun bila pasien alergi:

Dapson oral + pirimetamin


Dapson oral + pirimetamin + asam folat
Atovaquone oral + pirimetamin + asam folat

Anda mungkin juga menyukai