Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Menopause adalah berhentinya secara fisiologis siklus menstruasi
yang berkaitan dengan tingkat lanjut usia perempuan. Seorang wanita yang
mengalami menopause alamiah sama sekali tidak dapat mengetahui apakah
saat menstruasi tertentu benar-benar merupakan menstruasinya yang
terakhir sampai satu tahun berlalu. Menopause kadang-kadang disebut
sebagai perubahan kehidupan. Kondisi ini juga ditemukan di beberapa
spesies lain yang mengalami siklus seperti itu, seperti misalnya monyet
rhesus dan sejumlah cetacean.
Ketika menopause sudah mendekat, siklus dapat terjadi dalam waktuwaktu yang tidak menentu dan bukan hal yang aneh jika menstruasi tidak
datang selama beberapa bulan. Pada usia empat puluh tahun, beberapa
perubahan hormon yang dikaitkan dengan pra-menopause mulai terjadi.
Penelitian telah membuktikan, misalnya, bahwa pada usia empat puluh
tahun banyak wanita telah mengalami perubahan-perubahan dalam
kepadatan tulang dan pada usia empat puluh empat tahun banyak yang
menstruasinya menjadi lebih sedikit atau lebih pendek waktunya dibanding
biasanya, atau malah lebih banyak dan atau lebih lama. Sekitar 80% wanita
mulai tidak teratur siklus menstruasinya. Dalam suatu kajian yang
melibatkan lebih dari 2.700 wanita, kebanyakan diantara mereka mengalami

transisi pra-menopause yang berlangsung antara dua tahun hingga delapan


tahun.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan menopause
sebagai masa berhentinya menstruasi secara permanen atau menetap akibat
tidak bekerjanya folicle ovarium, yang ditetapkan 12 bulan setelah
menstruasi terakhir dan post menopause datang setelah menopause.
Menopause terdiri dari beberapa tahapan, yaitu pre menopause, menopause,
dan post menopause.
Perubahan fisiologi, psikologi dan hormonal akan dialami wanita
terkait dengan menopause. Berbagai keluhan yang mungkin terjadi di masa
menopause antara lain terjadi kemunduran metabolisme tubuh dan
penurunan produksi hormon yaitu hormon estrogen, dan hormon
progesterone. Dengan estrogen, kolesterol jahat (LDL) dapat menurun, dan
sebaliknya kolesterol baik (HDL) akan meningkat yang dapat mencegah
terjadinya pengendapan di pembuluh darah (Hutabarat, 2009).
Hormon progesteron juga dibutuhkan untuk memproduksi hormon
lainnya seperti kortisol, yang memiliki peran penting dalam metabolisme
karbohidrat, protein, dan lemak.
Kolesterol merupakan zat berlemak yang diproduksi oleh hati.
Kolesterol dapat ditemukan di seluruh tubuh dan berperan penting terhadap
fungsi tubuh sehari-hari. Sifat umum lemak adalah hidrofobic artinya tidak
dapat larut dalam air tetapi larut dalam satu atau lebih zat pelarut organik
(Poejadi, 2007).

Lipid tidak larut dalam air oleh sebab itu harus terikat pada protein
(dalam bentuk lipoprotein) agar dapat diangkut dalam peredaran darah.
Lipoprotein yaitu protein larut air yang berfungsi untuk mengikat kolesterol
dan trigliserid secara internal. Ada 4 kelompok lipoprotein yang telah
diidentifikasi, yaitu kilomikron, lipoprotein dengan densitas yang sangat
rendah atau VLDL (very low density lipoprotein), lipoprotein densitas
rendah atau LDL (low density lipoprotein), dan lipoprotein densitas tinggi
atau HDL( high density lipoprotein) (Toth, 2005).
HDL merupakan lipoprotein yang berfungsi untuk mengangkut
kelebihan kolesterol dari dalam pembuluh darah dan jaringan yang akan
dibawa kembali ke hati untuk diproses kembali atau dibuang dari tubuh.
Semakin tinggi kadar HDL, maka akan semakin besar pula kapasitas untuk
memindahkan

koleserol dan

mencegah

sumbatan

berbahaya

yang

berkembang di pembuluh darah. HDL juga membantu pembuluh darah agar


tetap berdilatasi, sehingga menimbulkan aliran darah yang lebih lancar.
Selain itu, HDL juga dapat mengurangi cedera pada pembuluh darah melalui
efek antioksidan dan anti inflamasi (Parkeni, 2005)
Puskesmas Sumber merupakan salah satu puskesmas yang berada di
Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon. Wilayah kerja puskesmas Sumber
meliputi lima Desa yaitu Desa Matangaji, Desa Sidawangi, Desa Babakan,
Desa Perbutulan, dan Desa sumber. Puskesmas sumber memiliki beberapa
program kemasyarakatan, salah satunya yaitu Program Usia Lanjut.

Berdasarkan uraian tersebut, penulis bermaksud untuk melakukan


penelitian tentang Gambaran Kadar HDL Kolesterol Pada Wanita
Menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Sumber.
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan

latar

belakang

di

atas

dapat

dirumuskan

beberapa

permasalahan, yaitu sebagai berikut:


1. Apakah terjadi penurunan kadar HDL kolesterol pada wanita menopause
di Wilayah Kerja Puskesmas Sumber?
2. Berapa presentase penurunan kadar HDL kolesterol pada wanita
menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Sumber?
3. Faktor apa yang dapat mempengaruhi kadar HDL kolesterol?
1.3. Batasan Masalah
1. Peneliti hanya memeriksa kadar HDL kolesterol pada wanita menopause
di Wilayah Kerja Puskesmas Sumber
2. Peneliti hanya memeriksa wanita menopause yang berusia antara 50
hingga 60 tahun
1.4. Tujuan Penelitian
Dalam melakukan penelitian ini peneliti mempunyai beberapa tujuan, yaitu
sebagai berikut:
1. Mengetahui gambaran kadar HDL kolesterol pada wanita menopause di

Wilayah Kerja Puskesmas Sumber.


2. Mengetahui presentase penurunan kadar HDL kolesterol pada wanita

menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Sumber.

3. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kadar HDL kolesterol


1.5. Manfaat Penelitian
1.5.1.

Bagi Peneliti
1.

Menambah wawasan dan pengetahuan tentang gambaran

kadar HDL kolesterol pada wanita menopause di Wilayah Kerja


Puskesmas Sumber
2.

Menambah keterampilan tentang teknik pemeriksaan HDL

kolesterol
1.5.2.

1.5.3.

Bagi Akademi
1.

Menambah kepustakaan bagi akademi

2.

Dapat menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya

Bagi Masyarakat
1.

Menambah

pengetahuan

dan

pentingnya menjaga kadar HDL kolesterol

pemahaman

tentang

1.6.

Kerangka Penelitian
Observasi

Pesiapan alat, bahan, dan reagen yang


digunakan

Pengambilan Sampel Berdasarkan


Populasi
Pengolahan
Sampel
Pemeriksaan Kadar HDL Kolesterol pada
Menopause
Hasil
Analisa Data
Kesimpulan

1.7.

Hipotesa
Pelaporkadar HDL kolesterol pada wanita
Ho
: tidak terdapat penurunan
an
menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Sumber
Hi
: terdapat penurunan kadar HDL kolesterol pada wanita menopause
di Wilayah Kerja Puskesmas Sumber