Anda di halaman 1dari 29

PENGANTAR TEKNIK

LINGKUNGAN
DOSEN:
DESVIA SAFITRI, ST, MT.

KONTRAK PERKULIAHAN
Nama M.K : Pengantar Teknik
Lingkungan/Introduction to
Environmental
Engineering
Kode M.K : (2 sks)
Status : Mata kuliah wajib
Dosen : Desvia Safitri, ST,MT
(085323278500)
Semester : Ganjil (A) 2013 2014
Jadwal : Senin, 10.55 12.35

OUTCOMES
Mahasiswa dapat memahami,
menerangkan secara detail
peran seorang sarjana Teknik
Lingkungan di masa kini
maupun masa yang akan
datan

REFERENCE
Masters. GM., 1991, Introduction to
Environmental Engineering and
Science, Prentice Hall, New Jersey

SATUAN ACARA PERKULIAHAN


MINGGU
KE-

POKOK
BAHASAN

Pengenalan TL Diskusi

2
3

METODE EVALUASI
PEMBELA
JARAN

NORMA AKADEMIK
Kegiatan pembelajaran sesuai Jadwal Resmi,
toleransi
keterlambatan
15
menit.
Jika
perkuliahan telah dimulai, mahasiswa yang
terlambat tidakdibenarkan masuk kelas.
Pengumpulan tugas ditetapkan sesuai jadwal
dan dilakukan sebelum pembelajaran dimulai.
Bagi yang menyerahkan setelah pembelajaran
selesai diberi nilai 75%, dan bila terlambat 1
hari mendapat nilai 50%, lebih dari satu hari
mendapat nilai 0%.
Tugas
yang
merupakan
plagiat,
atau
pengutipan tanpa aturan penulisan dinilai nol.
Kecurangan dalam ujian dan tugas, nilai mata

NORMA AKADEMIK
Yang berhalangan hadir karena sakit (harus ada
keterangan sakit/surat pemberitahuan sakit dan
diberikan paling lambat pada saat ybs masuk kembali)
Ujian susulan hanya diberikan jika mahasiswa tidak
mengikuti UTS dan UAS karena alasan sakit (ada surat
dokter) atau alasan yang dapat ditolerir (musibah)
Selama proses pembelajaran berlangsung HP dimatikan
Kehadiran mahasiswa dalam pembelajaran minimal 75%
dari total pertemuan kuliah yang terlaksana, jika tidak
memenuhi, mahasiswa tidak boleh ikut UAS
Selama perkuliahan menggunakan pakaian yang sopan
dan bersepatu.

KRITERIA PENILAIAN
Dalam menentukan nilai akhir akan digunakan
pembobotan sebagai berikut:
Kuis =10% (1-2 buah, waktu 30 menit)
Tugas = 30% (Presentasi dan Makalah)
UTS = 25%
UAS
= 25%
Absensi = 10%
Kehadiran mahasiswa > 75% , syarat UAS
Soal UTS dan UAS berasal dari Teori dan Tugas.
Kelulusan berdasarkan Peraturan Akademik USU 2014

SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU TEKNIK LINGKUNGAN


Asal usul teknik lingkungan :
KESEHATAN
MASYARAKAT

Kesehatan
Lingkungan

TEKNIK
LINGKUNGAN

Bangunan Air
Basah
Teknik
Penyehatan
TEKNIK SIPIL
Kering

Bangunan
Gedung
Jalan dan
Jembatan

Rekayasa
Perkotaan
PLANOLOGI
Tata Ruang

PENGERTIAN TEKNIK LINGKUNGAN


(Environmental Engineering)
Teknik Lingkungan adalah :
Salah

satu cabang ilmu teknik yang merekayasa usaha-usaha


dan perlindungan terhadap lingkungan dari kerusakankerusakan akibat kegiatan manusia, perlindungan terhadap
manusia dari pengaruh negatif faktor lingkungan dan
peningkatan kualitas lingkungan untuk mencapai kesehatan
dan kesejahteraan umat manusia.

Profesi

dengan latar belakang ilmu pengetahuan dan teknologi


pengolahan meminimalkan pencemaran lingkungan serta
pengelolaan lingkungan guna memecahkan masalah
desinsentif satu usaha dan upaya melalui penelitian dan
pengembangan yang menghasilkan kualitas lingkungan dan
pembangunan secara berkelanjutan (Tjokrokusumo, 1990).

INTERAKSI MANUSIA DAN LINGKUNGAN


1. Pengaruh Manusia Terhadap Lingkungan
Manusia merupakan mahluk hidup yang mempunyai
kelebihan akal dan berpikir, mempunyai kemampuan lebih
dari mahluk lain, sehingga mampu mengeksploitasi
sumberdaya alam melebihi daya dukung alam.
Eksploitasi sumberdaya alam yang dilakukan oleh manusia
digunakan untuk memproduksi suatu barang/produk,
disadari atau tidak produk sampingan yang dihasilkan
berupa bahan polutan (sumber pencemaran) yang
melebihi nilai ambang batas yang dapat mengganggu
keseimbangan lingkungan.

INTERAKSI MANUSIA DAN LINGKUNGAN


2.

Pengaruh Lingkungan Terhadap Manusia


Ketidak seimbangan lingkungan dapat berdampak terhadap
manusia :
a. Gangguan terhadap kesehatan akibat menurunnya
kualitas lingkungan (air, tanah, udara, dsb).
penyakit infeksi akibat kualitas lingkungan yang buruk
seperti penyakit diare, disentri, kolera, TBC, typus, flu
burung, DBD, malaria, dan sebagainya.
penyakit non infeksi, disebabkan oleh non living
organism seperti : zat-zat kimia, radioaktif, debu,
panas, logam berat dan sebagainya seperti penyakit
: kardio-vasculer; gangguan mental; pneumoconiosis;
karsinogen, mutagen dan teratogen; keracunan zat
kimia dan sebagainya.

Lanjutan ..

b. Gangguan terhadap kenyamanan dan keindahan


lingkungan terhadap kehidupan manusia akibat
kondisi/kualitas lingkungan yang rendah.
c. Gangguan terhadap perekonomian menurunnya
aktivitas kerja akibat tingginya angka kesakitan,
menurunnya produksi pertanian/perikanan dsb.

FAKTOR EUGENIK

MANUSIA

LINGKUNGA
N

FAKTOR DISGENIK

MODIFIKASI
LINGKUNGAN

PENURUNAN
KUALITAS
LINGKUNGAN

PENCEMARAN
LINGKUNGAN

TEKNIK LINGKUNGAN
PERLINDUNGAN
TERHADAP KESEHATAN
MANUSIA

UPAYA PENINGKATAN KUALITAS LINGKUNGAN


1. Envirommental Strategies (secara teknis) :
perencanan menyeluruh (hukum, social, politik, ekonomi,
demografi).
2. Environmental Tactics: langkah langkah
pelaksanaan teknis untuk mewujudkan environmental
strategies.
PERAN SARJANA TEKNIK LINGKUNGAN :
1. Banyak terlibat pada kegiatan environmental tactics
2. Menjaga lingkungan agar tidak tecemar bahan polutan.

PERAN SARJANA TEKNIK LINGKUNGAN TERHADAP


PEMBANGUNAN BANGSA

Dr. Ir. Joni Hermana, MScES, Teknik Lingkungan ITS


Teknik Lingkungan (TL), diharapkan berbasis kepada
masyarakat, industri, dan pembangunan.

Prof. Dr. Ir. Enri Damanhuri, Teknik Lingkungan ITB,


mengatakan bahwa beberapa masalah terkait lingkungan
yang membutuhkan kepakaran TL seperti :
- lingkungan permukiman perkotaan dan pedesaan yang
mencakup masalah air minum dan sanitasi,
- masalah pencemaran udara di perkotaan,
- perkembangan limbah industri,
- kegiatan pertambangan,
- upaya reduksi gas rumah kaca dalam kaitannya dengan
pemanasan global.

Dari kacamata industri, beberapa peran yang


dapat dilakukan lulusan teknik lingkungan misalnya :
-

pada saat kegiatan pra pembangunan dengan


menyusun analisis dampak lingkungan (AMDAL);

- pada saat kegiatan pembangunan dengan


melakukan desain dan supervisi pengolahan air
proses, air limbah,
serta limbah padat dan gas;
- pada saat kegiatan operasi dengan
mengoperasikan unitunit pengelolaan limbah serta
penyusunan ISO 14000.

Dalam

sektor perumahan dan permukiman,


peranan TL diperlukan untuk peningkatan
kualitas perumahan dan permukiman di
Indonesia.
- Hal teknis seperti prasarana air minum dan
penyehatan lingkungan berkaitan juga
dengan masalah keuangan.

Peran TL dalam sektor pertambangan, yaitu


menentukan teknologi terbaik bagi kegiatan
pengelolaan lingkungan pertambangan dan
mengupayakan
pemulihan
lahan
yang
terganggu akibat kegiatan pertambangan secara
optimal agar lahan bekas tambang mempunyai
potensi untuk penggunaan yang produktif.

A PENINGKATAN KUALITAS LINGKUN

PENYEDIAAN AIR MINUM


PENGELOLAAN AIR LIMBAH
PERSAMPAHAN
TEKNOLOGI PENGELOLAAN KUALITAS LINGK.
PENCEMARAN LINGKUNGAN (AIR, TANAH, UDARA)
KESEHATAN LINGKUNGAN

KESEMPATAN KERJA
DALAM SKALA INTERNASIONAL
SANGAT TERBUKA KARENA:
TEKNOLOGI UNTUK MENGATASI
MASALAH LINGKUNGAN TELAH
DIPASARKAN SECARA GLOBAL
AKSES KEPADA DUNIA
INTERNASIONAL TELAH SANGAT
TERBUKA

KAITAN DENGAN BIDANG


INFRASTRUKTUR
PENYEDIAAN FASILITAS INFRASTRUKTUR:
AIR DAN AIR LIMBAH:
Water Supply: pumping stations, treatment plants,
main water lines, wells, mechanical/electrical
equipment
Sewer: main sewer lines, septic tanks, treatment
plants, storm water drains
PENGELOLAAN LIMBAH: solid & hazardous waste
BANGUNAN GEDUNG: plumbing
FASILITAS REKREASI: water supply, wastewater,
sanitation, and solid waste

TUJUAN INFRASTRUKTUR
Kehidupan yang efektif dan efisien sehat dan
produktif
Mempertahankan kelestarian lingkungan
daya
dukung lingkungan tidak terganggu
Kebutuhan air bersih, pengelolaan limbah dan
sampah
tidak terjadi penyakit yang mengganggu
kesehatan masyarakat dan terjaga kelestarian
lingkungannya
Diperlukan perancangan fasilitas infrastruktur yang
baik dan manajemen lingkungan yang terintegrasi

Lesson Learned
from Kitakyushu - Japan

From GREY city to GREEEN


city