Anda di halaman 1dari 26

PENGANTAR TEKNIK

LINGKUNGAN (RTL1205)

PERTEMUAN KE-2
OLEH
DESVIA SAFITRI, MT

PERMASALAHAN
&
PENGELOLAAN LINGKUNGAN

LINGKUNGAN

Manusia
Hewan

Biotic
factor Tumbuhan

Mikroba

Organisme

Abiotik
factor

Suhu
Curah hujan
Panjangnya siang

Angin
Arus laut

Kelembaban
dll

EKOSISTEM

Manusia
Hewan

Biotic
faktor Tumbuhan

Mikroba

Organisme

Abiotik
factor Angin

Suhu
Curah hujan
Panjangnya siang
Air

Arus laut

Kelembaban
Tanah, dll

EKOSITEM

FAKTOR BIOTIK
Faktor Biotik : berupa organisme hidup yang ada dibumi.
Faktor biotik terdiri atas tingkatan yang meliputi:
a.Individu

Individu merupakan organisme tunggal. Contohnya :


seekor tikus, seekor kucing, sebatang pohon jambu,
sebatang pohon kelapa, dan seorang manusia.
b. Populasi
Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang hidup
pada suatu daerah dan waktu tertentu. Contohnya
populasi ikan lumba-lumba, populasi pohon karet

FAKTOR BIOTIK
c. Komunitas
Komunitas ialah kumpulan dari berbagai populasi yang hidup
pada suatu waktu dan daerah tertentu yang saling berinteraksi dan
mempengaruhi satu sama lain. Contohnya komunitas ikan piranha
di sungai Amazon.
d. Ekosistem
Ekosistem adalah hubungan timbal balik (interaksi) antara
makhluk hidup dan lingkungannya.
Contohnya ekosistem darat, ekosistem pantai dll
e. Biosfer
Biosfer merupakan sistem kehidupan yang paling besar karena
terdiri atas gabungan ekosistem yang ada di planet bumi.

FAKTOR ABIOTIK
Faktor abiotik adalah faktor tak hidup yang meliputi faktor fisik dan
kimia.
Faktor fisik utama yang mempengaruhi ekosistem adalah sebagai berikut :
a. Suhu
Suhu berpengaruh terhadap ekosistem karena suhu merupakan syarat yang
diperlukan organisme untuk hidup. Ada jenis-jenis organisme yang hanya
dapat hidup pada kisaran suhu tertentu.
b. Sinar matahari
Sinar matahari mempengaruhi ekosistem secara global karena matahari
menentukan suhu. Sinar matahari juga merupakan unsur vital yang
dibutuhkan oleh tumbuhan sebagai produsen untuk berfotosintesis.

FAKTOR ABIOTIK
d. Tanah
Tanah merupakan tempat hidup bagi organisme. Jenis
tanah yang berbeda menyebabkan organisme yang hidup
didalamnya juga berbeda. Tanah juga menyediakan unsurunsur penting bagi pertumbuhan organisme, terutama
tumbuhan.
e. Ketinggian
Ketinggian tempat menentukan jenis organisme yang hidup
di tempat tersebut, karena ketinggian yang berbeda akan
menghasilkan kondisi fisik dan kimia yang berbeda.
f. Angin
Angin selain berperan dalam menentukan kelembapan juga
berperan dalam penyebaran biji tumbuhan tertentu.

FAKTOR ABIOTIK
g. Garis lintang

Garis lintang yang berbeda menunjukkan kondisi


lingkungan yang berbeda pula. Garis lintang secara
tak langsung menyebabkan perbedaan distribusi
organisme di permukaan bumi. Ada organisme yang
mampu hidup pada garis lintang tertentu saja.

LINGKUNGAN
Lingkungan secara umum terdiri atas atmosfer, hidrosfer dan litosfer yang merupakan sumber

kehidupan dibumi.
Biosfer merupakan lapisan tipis yang menyelubungi bumi terdiri atas atmosfer dan litosfer
yang berbatasan dengan permukaan bumi bersama litosfer.
Dibiosferlah bentuk kehidupan terjadi temasuk kehidupan manusia. Zat-zat penyokong
kehidupan, berupa gas, cairan, dan padatan berputar didaerah biosfer yang memberikan
kehidupan.

ATMOSFER
Atmosfer

adalah lapisan
udara yang menyelimuti
bumi, yang terdiri dari
campuran gas-gas, debu,
dan uap air. Ketinggian
lapisan atmosfer kira-kira
1.100 km

ATMOSFER
Atmosfer dapat dibagi menjadi beberapa lapisan.
a. Troposfer
Troposfer merupakan lapisan paling bawah
mempunyai ketinggian sampai kira-kira 10 km,
lapisan di daerah katulistiwa lebih tebal dari daerah
kutub bumi. Peristiwa-peristiwa cuaca terjadi pada
lapisan ini, selain itu hampir 80% seluruh atmosfer
berada pada lapisan ini.
Makin tinggi dari permukaan bumi suhu udara makin
rendah, setiap kenaikan 1 km dari permukaan bumi
suhu udara turun sekitar 6,5o C.
b. Stratosfer
Stratosfer yaitu lapisan udara di atas troposfer
mempunyai ketinggian sekitar 10 km sampai 30 km.
Pada lapisan ini makin ke atas suhunya makin naik.
Pada lapisan stratosfer bagian atas terdapat lapisan
gas yang dapat menyerap sinar ultraviolet dengan
kuat yaitu lapisan ozon (O3). Karena itu ozon
dikatakan perisai makhluk hidup dipermukaan bumi
dari sinar ultraviolet.

ATMOSFER
c. Mesosfer
Lapisan di atas stratosfer adalah mesosfer, lapisan ini
mempunyai ketinggian sekitar 30 km sampai 50 km.
Pada lapisan ini makin ke atas suhu makin rendah,
karena tidak ada gas yang dapat menahan radiasi
sinar matahari suhu lapisan ini dapat mencapai
-140o C.
d. Termosfer
Lapisan termosfer juga disebut lapisan panas, karena
semakin ke atas suhunya semakin tinggi. Lapisan ini
tingginya sekitar 50 km sampai 400 km.

e. Ionosfer
Lapisan ionosfer adalah lapisan yang banyak mengandung ion. Lapisan
ionosfer terdapat di lapisan termosfer. Molekul-molekul nitrogen dan
oksigen berubah menjadi ion setelah melepaskan elektron karena
menyerap sinar matahari. Peristiwa ini disebut ionisasi. Ion positif
setelah ditumbuk elektron bebas akan berubah menjadi atom netral

LITOSFER DAN HIDROSFER


Litosfer: lapisan kulit bumi paling

luar berupa batuan padat. Tebal


umumnya 20-50 km di bawah
benua, 10-12 km di bawah
samudra.
Hidrosferadalah lapisan air yang
ada di permukaan bumi. Hidrosfer
dipermukaan bumi meliputi danau,
sungai, laut, lautan, salju atau glets
er, air tanah dan uap air yang
terdapat di lapisan udara

BIOSFER
Sumber pendukung kehidupan seperti udara,

sumber makanan dan air. Hasil limbah cair dalam


bentuk gas, padat, dan cair dilepaskan juga dibiosfer
ini.
Periode Masyarakat Primitif:
Makhluk
Hidup (Mis:
Manusia)

Buangan
(Limbah)

Kehidupan
Binatang dan
Tumbuhan

Asimilasi/Pemurni
an Berlangsung
lambat

PERMASALAHAN ALAM DAN LINGKUNGAN

PERMASALAHAN ALAM DAN LINGKUNGAN


1. Pengrusakan Lingkungan

Beberapa kemajuan besar yang mempengaruhi kehidupan


manusia merupakan hasil perkembangan ilmu pengetahuan,
teknologi dan penerapannya. Diantaranya terdapat keadaan
dimana:
a. Produksi makanan yang berkulitas semakin banyak
jumlahnya
b. Pembangunan rumah sebagai tempat tinggal yang aman dan
nyaman terlindungi dari gangguan cuaca dan sebagainya
semakin banyak
c. Pembangunan dilakukan secara cepat dan sistem
transportasi yang handal

PERMASALAHAN ALAM DAN LINGKUNGAN


d. Penemuan macam-macam sistem transformasi
e. Penemuan mesin sebagai pengganti tenaga manusia dan
hewan
f. Penyedian air baku secara terkendali dan aman, serta tersedia
teknologi pengolahan limbah
g. Pemberantasan beberapa penyakit infeksi
h. Teknologi pencegahan pencemaran diterapkan untuk
mendukung penurunan kualitas badan air.
i. Peluang untuk aktifitas seni dan rekreasi meningkat
j. Teknologi untuk melindungi dari penguruh terburuk akan
kejadian alam, seperti banjir, gempa bumi, dan gempa bumi
telah dimiliki manusia

PERMASALAHAN ALAM DAN LINGKUNGAN


Dengan kemajuan ini, akan ada pengaruh yang merugikan,
seperti:
a. Hilangnya tanah yang baik untuk ditanami
b. Adanya pembukaan hutan
c. Meningkatnya polusi lingkungan dan munculnya
organisme baru yang makin kebal
Pada masyarakat pertanian, masyarakat hidup harmonis
dengan alam, memanfaatkan SDA. Limbah dari hewan dan
manusia dikembalikan ke tanah sebagai penyubur. Masalah
air, tanah, polusi udara terjadi namun tidak mengganggu.
Perhatikan skema berikut.

PERMASALAHAN ALAM DAN LINGKUNGAN


2. Pertumbuhan Penduduk dan Pertumbuhan Ekonomi
3 hal utama yang berpengaruh pada pembangunan dan
berdampak pada lingkungan, terutama yang berkaitan dengan
asimilasi alam .
Pertama :Pertumbuhan penduduk, membuat tekanan yang
besar pada lingkungan karena jumlah penduduk
dimuka bumi tidak merata.
Kedua
: Pertumbuhan ini terutama ada pada kota
berkembang disertai pertumbuhan industri, yang
menyebabkan kerusakan lingkungan
Ketiga :Pertumbuhan penduduk dan industri meningkatkan
urbanisasi

PERMASALAHAN ALAM DAN


LINGKUNGAN
1. Pengaruh Urabnisasi Pada Lingkungan

PERMASALAHAN ALAM DAN


LINGKUNGAN

1. Pengaruh Industri Pada Lingkungan

PENGELOLAAN LINGKUNGAN
Kegiatan dalam pengelolaan lingkungan mencakup :
Perencanaan,
Pelaksanaan,
Pemantauan,
Penilaian,
Perbaikan Lingkungan.
Salah satu upaya dalam melindungi lingkungan dari kerusakan
akibat pembangunan, maka dikeluarkan peraturan antara lain
bahwa izin membangun harus dilengkapi dengan kajian
terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan dari kegiatan
pembangunan tersebut, sebelum dibangun, selama proses
pembangunan, dan sesudah bangunan tersebut beroperasi
(AMDAL-Environmental Impact Assesment).
Penilaian pengaruh lingkungan tersebut adalah aktivitas yang
didesain untuk mengidentifikasi dan memprediksi pengaruh
dari lingkungan, kesehatan,dan kesejahteraan manusia

INSTRUMEN PENGELOLAAN LINGKUNGAN


Baku Mutu Lingkungan
Baku mutu lingkungan adalah batas kadar yang diperkenankan bagi zat
atau bahan pencemar terdapat di lingkungan dengan tidak
menimbulkan gangguan terhadap makhluk hidup, tumbuhan atau
benda lainnya.
Kriteria baku mutu adalah kompilasi atau hasil dari suatu pengolahan
data ilmiah yang akan digunakan untuk menentukan apakah suatu
kualitas air atau udara yang ada dapat digunakan sesuai objektif
penggunaan tertentu.

Baku mutu lingkungan bergantung pada setiap daerah , Karena setiap


wilayah memiliki perbedaan tata guna , dan perubahan keadaan
lingkungan serta perkembangan teknologi. Contohnya : baku mutu
lingkungan di kota metropolitan tentu berbeda dengan keadaan baku
mutu lingkungan di daerah yang masih bayak terdapat hutannya.

BAKU MUTU LINGKUNGAN HIDUP


Dasar hukum
Dasar hukum baku mutu lingkungan terdapat dalam Undang-undang No.
4 Tahun 1982 Pasal 15 yang berbunyi sebagai berikut: Perlindungan
lingkungan hidup dilakukan berdasarkan baku mutu lingkungan yang
diatur dengan peraturan perundang-undangan.
Ada dua buah sistem baku mutu lingkungan yaitu:
1. Effluent Standard
Effluent Standard merupakan kadar maksimum limbah yang
diperbolehkan untuk dibuang ke lingkungan.
2. Stream Standard
Stream Standard merupakan batas kadar untuk sumberdaya tertentu,
seperti sungai, waduk, dan danau. Kadar yang diterapkan ini
didasarkan pada kemampuan sumberdaya beserta sifat peruntukannya.
Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup dalam
keputusannya No. KEP-03/MENKLH/II/1991 telah menetapkan baku
mutu air pada sumber air, baku mutu limbah cair, baku mutu udara
ambien, baku mutu udara emisi dan baku mutu air laut.

TERIMA KASIH