Anda di halaman 1dari 4

KERANGKA ACUAN

KONSELING MP-ASI
I.

PENDAHULUAN
Dalam upaya mengatasi masalah yang terjadi di wilayah kerja Puskesmas
Karang Taliwang yaitu penimbangan dan ASI eksklusif pada balita,
mahasiswa KKN Poltekkes Kemenkes Mataram Jurusan Gizi berencana
melakukan kegiatan meliputi : pencegahan, promosi/edukasi tentang ASI
eksklusif dan penimbangan. Kegiatan ini dilakukan dengan konseling MPASI di wilayah kerja Puskesmas Karang Taliwang.

II.

LATAR BELAKANG
MPASI adalah makanan tambahan yang diberikan kepada bayi disamping
pemberian ASI eksklusif. pemberian MP-ASI yang salah akan berpengaruh
terhadap berat badan anak balita, sehingga pemberian MP-ASI yang tepat
akan mengurangi kejadian penurunan berat badan pada anak balita.
Berdasarkan hal tersebut, dipandang perlu melakukan kegiatan konseling
MP-ASI di wilayah kerja Puskesmas Karang Taliwang sehingga ibu balita
dapat memahami pentingnya pemberian MP-ASI yang baik dan benar
kepada anak balita.
TUJUAN UMUM
Untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai MP-ASI
TUJUAN KHUSUS
1. Masyarakat dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan
MP-ASI.
2. Peserta dapat mengetahui pentingnya MP-ASI pada anak balita.
3. Masyarakat dapat mengetahui cara pemberian dan jenis MP-ASI yang
baik dan benar.

III.
IV.

V.

KEGIATAN POKOK
LANGKAH KEGIATAN
1. Persiapan
Pesiapan materi dan media konseling berupa leaflet
2. Proses :pembukaan, memperkenalkan diri, menyampaikan tujuan dan
menyampaikan materi, menggali informasi dan memecahkan masalah.
3. Evaluasi : tidak dilakukan evaluasi.
4. Sasaran : ibu balita
5. Pelaksanaan
a. Tenaga Pelaksana

Tenaga pelaksana adalah mahasiswa


Kemenkes Jurusan Gizi.
b. Waktu Pelaksanaan
jumat, 26 Februari 2016 pukul 09.00-selesai.
c. Pelaksanaan Kegiatan

KKN

Poltekkes

KEGIATAN
NO
.
1.

TAHAP

WAKTU

Pembukaan

1 menit

2.

Proses

10 menit

3.

Penutup

1 menit

VI.

EVALUASI
Tidak dilakukan evaluasi pada kegiatan ini dikarenakan situasi dan kondisi
tempat yang terbatas, dimana klien dating secara berurutan.

Materi konseling
Definisi Makanan Pendamping ASI

PENYULUHAN
Memberikansalam,
memperkenalkan diri,
menyampaikan maksud
kedatangan.
Menggali informasi dan
memberikan solusi.
Merangkum informasi yang telah
disampaikan kepada ibu balita.

SASARAN
Mendengarkan

Tanya jawab
Mendengarkan

Makanan pendamping ASI atau bisa disebut MP-ASI adalah makanan yang
diberikan kepada bayi selain ASI, dimana jenis dan karakter dari makanan tersebut
disesuaikan dengan umur bayi.
MP-ASI diberikan mulai usia 4 bulan sampai 24 bulan. Semakin meningkat usia
bayi/anak, kebutuhan akan zat gizi semakin bertambah karena tumbuh kembang,
sedangkan ASI yang dihasilkan kurang memenuhi kebutuhan gizi. MP-ASI merupakan
makanan peralihan dari ASI ke makanan keluarga. Pengenalan dan pemberian MP-ASI
harus dilakukan secara bertahap baik bentuk maupun jumlahnya, sesuai dengan
kemampuan pencernaan bayi/anak. Pemberian MP-ASI yang cukup dalam hal kualitas
dan kuantitas penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak
yang bertambah pesat pada periode ini. Tujuan pemberian makanan pendamping ASI
yaitu :
1. Untuk menambah energy
2. Membantu dalam proses pertumbuhan bayi
3. Sebagai makanan pelengkap
4. Mengembangkan kemampuan bayi untuk mengunyah, mencium dan menelan serta
melakukan adaptasi pada makanan yang mengandung energi tinggi.
5. Guna memenuhi zat-zat gizi yang belum dipenuhi oleh asi guna menunjang proses
pertumbuhan agar tetap optimal.
Cara Pemberian MP- ASI pada Bayi
1. Berikan secara hati-hati sedikit demi sedikit dari bentuk encer kemudian yang
lebih kental secara berangsur angsur.
2. Makanan diperkenalkan satu persatu sampai bayi benar-benar dapat
menerimanya.
3. Makanan yang dapat menimbulkan alergi diberikan paling terakhir dan harus
dicoba sedikit demi sedikit misalnya telur, cara pemberiannya kuningnya lebih
dahulu setelah tidak ada reaksi alergi, maka hari berikutnya putihnya.
4. Pada pemberian makanan jangan dipaksa, sebaliknya diberikan pada waktu
lapar.
Tahap-Tahap Pemberian MP-ASI
Dalam pemberian MP-ASI terdapat beberapa tahapannya yaitu :

1. Mutu bahan makan, mutu bahan makanan yang baik sangat membantu dalam proses
pertumbuhan karena yang terkandung dalam makanan sangat tinggi.
2. Tekstur dan kekentalan makanan , bayi dengan tekstur makanan lumat atau cair akan
membantu dalam proses makan secara bertahap.
3. Jenis makanan, bayi yang secara dini diperkenalkan satu per satu jenis makanan
supaya mengenal dengan baik sehingga nantinya dengan perkembangan waktu yang
dapat menerima makan yang baru.
4. Jumlah atau porsi makanan, pemberian makanan secara bertahap merupakan cara
yang tepat dalam proses makan.
5. Urutan pemberian MP-ASI ,makanan yang diberikan secara berahap dan berurutan dari
makanan yang ringan kemudian agak padat ,seperti makan saring ,nasi tim, sari jeruk
dan jus kemudian dilanjutkan dengan sayuran dan daging.
6. Jadwal waktu makan ,jadwa makan yang diperlukan bagi bayi sangat bervaiasi
tergantung tingkat lapar pada bayi. Jadwal yang sesuai dengan keadaan lapar atau
haus yang sangat berkaitan dengan pengosongan lambung sehingga saluran cerna
siap untuk diidi makanan.

Anda mungkin juga menyukai