Anda di halaman 1dari 12

SATUAN PENYULUHAN

GARAM BERYODIUM

DISUSUN OLEH :

MAHASISWA KKN JURUSAN GIZI

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MATARAM
JURUSAN GIZI
TAHUN 2016

SATUAN PENYULUHAN
1. TOPIK
Topik yang akan disampaikan dalam penyuluhan ini adalah Garam
Beryodium .
2. SUB TOPIK
Topik yang dipilih dalam penyuluhan adalah Garam Beryodium pada
anak anak Sekolah Dasar
3. SASARAN
Sasaran dalam kegiatan penyuluhan adalah anak sekolah dasar SDN 24
Cakra Negara
4. WAKTU
Kegiatan penyuluhan gizi akan dilaksanakan :
Hari/tanggal

: Seni, 29 Februari 2016

Pukul

: 09.00 10.00 WITA

5. TEMPAT
Kegiatan penyuluhan akan dilakukan di SDN 24 Cakra Negara, Kota
Mataram

I. ANALISIS SITUASI
a. Keadaan lingkungan
Keadaan lingkungan dimana akan dilaksanakan penyuluhan sangat
aman. Seluruh penduduk khususnya anak anak SD sangat senang dan
bersemangat berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan ini.
b. Tingkat Pendidikan
Tingkat pendidikan penduduk rata-rata SMA (Sekolah Menengah Atas )
c. Pantangan
Pada penderita Gaky yang tidak menggunakan garam beryodium
memiliki pantangan yaitu menghindari makanan yang mengandung
Aspartam,kedelai dan sayuran selingan seperti bunga kol,kunis dan
brokoli.
II. Tujuan
a. Tujuan Umum
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan dengan penyuluhan diharapkan
warga masyarakat mampu memahami & mengerti tentang pentingnya
mengkonsumsi garam beryodium.Mencegah terjadinya
defisiensi/kekurangan yodium pada anak-anak.
b.Tujuan Khusus
1. Anak-anak dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan Garam
Beryodium..
2. Anak-anak dapat mengetahui pentingnya yodium bagi tubuh dan
kesehatan.
3. Anak-anak dapat menyebutkan makanan yang mengandung
yodium,

4. Anak-anak dapat menbedakan mana garam yang mengandung


yodium dan tidak mengandung yodium.

III. Kegiatan proses penyuluhan


KEGIATAN
NO.

TAHAP

WAKTU
PENYULUHAN

SASARAN

1.

Pembukaan

5 menit

Memberikansalam,memperkenalkan

Mendengarkan

2.

Penyampaian atau

30 menit

diri,menyampaikan maksud kedatangan.


Menjelaskan materi.

Mendengarkan

15 menit

Merangkum semua materi yang telah

Tanya jawab

memeberi materi
3.

penyuluhan.
penutup

disampaikan,memberi kesempatan
kepada sasaran untuk bertanya.
Memberikan evaluasi kepada penduduk
dengan tanya jawab.

IV. Materi penyuluhan


PENTINGNYA GARAM BERYODIUM
Garam beryodium adalah garam yang telah diperkaya atau telah mengalami
fortifikasi dengan KIO3 (Kalium Iodat) sebanyak 30 80 ppm. Dan penambahan
ini dikarenakan masih tingginya kejadian Gangguan Akibat Kekurangan Yodium
(GAKY) di Indonesia.
Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) merupakan masalah yang serius
seperti gondok, kretin atau kerdil dll. Perlu kita ketahui kekurangan unsur yodium
dalam makanan sehari-hari, dapat pula menurunkan tingkat kecerdasan seseorang.
Akibat jangka panjang jika kekurangan yodium mengakibatkan rendahnya
kemampuan berpikir anak. Selain itu rendahnya konsumsi yodium berdampak
langsung terhadap menurunnya kualitas kesehatan masyarakat yaitu menyebabkan
kelahiran mati atau cacat bawaan pada bayi, anak dengan IQ rendah, serta

mempercapat penurunan fungsi tubuh seperti cepat pikun, tuli atau buta sebelum
usia tua.
Berdasarkan hasil penelitian, orang yang tidak mengonsumsi garam yodium, daya
pikirnya akan mengalami penurunan 3,5 persen saat usia 12 tahun. Sejalan dengan
bertambahnya usia, 40 tahun ke atas penurunannya mulai tajam yakni 13
persen/tahun.
Untuk antisipasi sejak dini yaitu dihimbau kepada masyarakat untuk
menggunakan garam beryodium, apalagi pada saat ini sangatlah mudah
mendapatkan garam beryodium.
Untuk memenuhi kebutuhan kita akan yodium dapat dilakukan dengan beberapa
cara yaitu selain mengkonsumsi garam yang beryodium setiap hari juga mereka
wajib minum kapsul yodium sesuai dosis yang dianjurkan. Dosis pemberian
kapsul yodium untuk bayi berumur 0-1 tahun cukup kapsul setiap tahunnya,
laki-laki berumur 6-20 tahun cukup dengan 2 kapsul pertahun. Sedangkan untuk
ibu hamil dan ibu menyusui konsumsi 1 kapsul dalam satu tahun dan pada wanita
usia 6-35 tahun minum 2 kapsul setiap tahunnya.
Konsumsi yodium yang berlebih bisa mengakibatkan hipertiroid yaitu kondisi
suatu kelenjar tiroid yang terlalu aktif menghasilkan hormon-hormon tiroid yang
beredar dalam darah dalam jumlah yang berlebihan. Didalam garam beryodium
terdapat unsur natrium, maka konsumsi garam beryodium pun harus dibatasi.
Kelebihan konsumsi natrium dapat memicu timbulnya mudah lelah, karena
hormon tiroidnya berlebih, merupakan faktor resiko terjadinya stroke. Gejala lain
yang kerap terjadi, keringat berlebihan, pergerakan usus besar meningkat,
gemetaran, kehilangan berat badan serta aliran darah menstruasi tidak teratur.
Penggunaan garam beryodium yang dianjurkan yaitu tidak lebih dari 6 gram
garam atau 2 gram tiap 1.000 kilo kalori, atau satu sendok teh setiap hari. Tetapi
dalam kondisi tertentu, misalnya keringat yang berlebihan maka dianjurkan
mengkonsumsi garam sampai 10 gr atau 2 sdt per orang perhari, dianjurkan untuk
tetap mengkonsumsi makanan laut yang kaya kandungan

Banyak cara untuik mengetahui ada tidaknya yodium pada garam dapur, yaitu
dengan Test Kit Yodina yang banyak tersedia di Puskesmas dan Apotik. Cara
untuk mengetes yaitu ambil Ambil garam, kemudian tetesi dengan cairan yodina.
Warna yang timbul dibandingkan dengan petunjuk warna yang ada pada kit.
Garam yang bermutu baik akan menunjukkan warna biru keunguan. Semakin
berwarna tua, semakin baik mutu garam.
Selain menggunakan test kit yodina ada cara yang lebih simpel, gunakan tepung
kanji yang dicampur dengan garam lalu teteskan dengan jeruk nipis, jika
warnanya berubah menjadi keunguan, itu artinya mengandung yodium.
Ada juga dengan mengunakan singkong parut caranya sebagai berikut : singkong
(ubi kayu) segar dikupas, diparut dan diperas tanpa diberi air. Tuang 1 sendok teh
perasan singkong parut ke dalam gelas bersih. Tambahkan 4-6 sendok teh
munjung garam yang akan diperiksa. Tambahkan 2 sendok teh cuka makan
berkadar 25%. Aduk sampai rata, dan tunggu beberapa menit. Apabila timbul
warna biru keunguan, berarti garam tersebut mengandung yodium. Semakin
berwarna pekat, semakin baik mutu garam. Sebab, garam yang tak beryodium
tidak akan mengalami perubahan warna setelah diperiksa dengan cairan yodina
maupun cairan singkong parut.
Semakin tua warnanya semakin baik mutunya, tidak ada perlakuan khusus hanya
saja Garam beryodium sebaiknya disimpan dalam wadah yang tertutup tidak
tembus pandang. Tujuannya untuk melindungi zat yodium agar tidak terpapar
dengan matahari. Kandungan yodiumnya bisa menguap jika terpapar dengan
matahari. Juga perhatikan tempat garam sebaiknya tutup dengan rapat, jika
membiarkan tutup terbuka, maka yodium bisa menguap.
Cara yang biasa dilakukan oleh para ibu ketika memasak makanan garam yang
dibubuhkan kedalam makanan saat panas mendidih. Alasannya jika tidak begitu
masakan kurang sedap. Namun cara yang sudah dilakukan oleh para ibu-ibu
tersebut salah, karena zat yodium garam akan hilang ketika terkena panas
mendidih tersebut.

Sebaiknya masakan itu dibubuhi garam saat hangat-hangat kuku saja sehingga
kandungan yodiumnya tetap utuh, kalau membubuhinya saat dingin, boleh saja,
itu malah lebih baik tetapi kebanyakan masakan akan terasa kurang sedap selain
itu dianjurkan utnuk menjadikan garam beryodium sebagai garam meja.
Hanya untuk informasi bahwa berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh
Puslitbang Gizi yaitu yodium masih terkandung di dalam makanan yang dibubuhi
garam beryodium hanya saja sebagian besar yodium hilang pada proses
pemasakan, terutama bila dimasak menggunakan cabe atau ditambahkan cuka.
Memang sulit merubah kebiasaan membubuhnkan garam pada saat memproses
makanan. Namun untuk tetap mendapatkan asupan yodium yang cukup masih
tetapbisa dilakukan dengan cara lain tanpa harus mengubah perilaku. Caranya
yaitu dengan mengkonsumsi makanan laut seperti ikan, kerang, cumi dan rumput
laut. Dan keuntungan mengkonsumsi garam beryodium melalui makanan laut
adalah elemen yodium tersebut tidak hilang selama proses pemasakan. Selain itu
jumlah yang dikonsumsi biasanya juga lebih tinggi sehingga asupan yodium yang
didapat juga lebih banyak (bila kita mengkonsumsi 50 gr ikan laut berarti yodium
yang masuk setara 100 mikrogram yodium)
Salah satu tahap awal adalah membeli merk tertentu dalam jumlah sedikit atau
bungkus kecil saja dulu, untuk dilakukan uji kandungan yodium. Dan ada
beberapa tips untuk memilih garam beryodium yaitu sebagai berikut :
1. Pilihlah garam yang dikemas dan berlabel Garam Beryodium
2. Isi/berat kemasan, kandungan yodium 30-80 ppm, nama produsen
3. Pilihlah kemasan yang rapi dan tidak rusak
4. Pilihlah garam yang putih dan kering, tidak lembab atau basah
5. Hindari memilih garam bata/briket apalagi yang tidak dikemas, kecuali telah anda
ujipada setiap bagian

6. Apabila sudah dilakukan uji terhadap merk tertentu, pembelian selanjutnya tidak
memerlukan lagi dilakukan pengujian
7. Pilihlah kemasan kecil agar penyimpanan di rumah tidak terlalu lama, untuk
menghindari proses pelembaban akibat terbukanya kemasan

Berdasarkan temuan yang terbaru yaitu GAKY seperti gondok dan kretin bisa
timbul tidak hanya karena akibat kekurangan yodium tetapi banyak faktor seperti
polusi udara dan air tanah juga menemukan bahwa gangguan akibat kekurangan
yodium juga bisa dipicu oleh pemakaian alat kontrasepsi hormonal seperti
implant, pil, dan suntik. Pemakaian alat-alat kontrasepsi semacam ini dapat
menekan kadar hormon tiroksin dalam tubuh manusia. Dengan begitu, maka ibu
yang menderita gondok diharapkan tidak memakai alat kontrasepsi jenis ini.
Selain polutan dan alat kontrasepsi, gangguan-gangguan akibat kekurangan
yodium ini juga bisa terjadi kurang asupan yodium, terlalu banyak mengonsumsi
sayuran yang mengandung zat goitrogenik seperti singkong, pete, dan jengkol,
serta keberadaan blocking agent dalam tanah. Blocking agent adalah zat-zat
tertentu seperti zat besi dan kalsium berlebihan, yang kemudian mengikat yodium
dalam air tanah. Sehingga, pada air yang diminum, kadar yodiumnya sangat
rendah.
Dahulu GAKY mayoritas diderita oleh masyarakat yang tinggal di daerah
pegunungan dan sekarang kita yang berada di kota juga bisa terkena GAKY. Jadi
untuk

mengantisipasi

timbulnya

GAKY

masyarakat

diwajibkan

mengkonsumsi yodium dalam kehidupan sehari-hari

V. Metode penyuluhan
Metode penyuluhan adalah : a). Ceramah dan tanya jawab.

VI. Media penyuluhan

untuk

Menentukan media yang akan digunakan : a). Leaflet b). garam


beryodium c). makanan segar
VII. Evaluasi
Yang akan di evaluasi pada penyuluhan ini adalah : a). Partisipasi para
sasaran, b). Mengecek kembali apa yang telah diberikan kepada sasaran
melalui memberi pertanyaan secara lisan.

Lampiran Leaflet dan foto :

DAFTAR PUSTAKA
Anoname. Gangguan akibat kekurangan yodium (GAKY)
(Iodine Deficiency
Disorder)
.http://arindhadwi11.blogspot.com/2013/11/ gangguanakibat-kekurangan-yodium-gaky.html.Diakses pada tanggal
8 Desember 2014.