Anda di halaman 1dari 2

1.

Pendahuluan
1.1latar belakang
1.2tujuan
1.3manfaat
2. tinjauan pustaka
2.1definisi edafik 2 indonesia, 2 inggris
Faktor edafik adalah faktor-faktor yang bergantung pada keadaan tanah,
kandungan air dan udara, serta organisme yang hidup didalamnya.. Telah
lama diketahui dan diterapkan dalam praktek pertanian, hortikultura dan
kehutanan, bahwa perbedaan-perbedaan pada tanah sering merupakan
sebab utama terjadinya perubahan vegetasi dalam daerah iklim yang sama,
oleh karenanya faktor-faktor edafik merupakan faktor-faktor yang mempunyai
arti yang sangat penting bagi geografi tumbuhan.
Faktor edafik (edaphic factors) : keadaan tanah yang berpengaruh terhadap
tumbuhan, ditentukan oleh faktor-faktor fisik, kimiawi, tumbuhan, dan hewan
tanah. Edafik factors (edaphic factors): soil conditions that affect the plant,
determined by factors of physical, chemical, plants and land animals.
Kondisi tanah atau edafik merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi
persebaran makhluk hidup terutama tumbuhan. Tanah merupakan media
tumbuh dan berkembangnya tanaman. Tingkat kesuburan tanah merupakan
faktor utama yang berpengaruh terhadap persebaran tumbuhan. Adapun
yang menjadi parameter kesuburan tanah antara lain kandungan humus atau
bahan organik, unsur dan teksur tanah, serta ketersediaan air dalam pori-pori
tanah.
Faktor-faktor edafik adalah faktor-faktor yang bergantung pada keadaan
tanah, kandungan air dan udara di dalamnya. Perbedaan-perbedaan pada
tanah sering merupakan penyebab utama terjadinya perubahan vegetasi
dalam daerah iklim yang sama. Edafik factors are factors that depend on the
state of soil, water and air content in it. The differences in the ground is often
a major cause of climate change in the vegetation in the same area.

2.2indikator tanah sehat berdasarkan sifat biologi fisika kimia


2.3pengendalian opt melalui faktor edafik
Pengendalian OPT melalui faktor edafik contonya adalah pengolahan tanah dengan
bahan organik. Pengolahan tanah ini ditujukan pada OPT atau hama yang dalam
siklus hidup mempunyai fase di dalam tanah. Dengan pengolahan tanah sangat
mempengaruhi populasi organisme yang ada di dalam tanah, dan juga dengan
pengolahan tanah yang baik akan juga dapat mengendalikan Organisme
Pengganggu Tanaman yang ada di dalam tanah, karena pengolahan tanah yang
baik akan menimbulkan keseimbangan lingkungan. Selain itu tanah dengan
kandungan bahan organik tinggi akan membentuk struktur komunitas yang sangat
komplek sehingga keragaman biota tanah akan sangat tinggi. Maka dari itu semakin
tinggi keragaman biota dalam tanah akan menyebabkan keseimbangan ekosistem
baik diatas tanah maupun di dalam tanah itu sendiri. Dan keseimbangan inilah yang

akan menyebabkan atau memungkinkan untuk menghindari berkembangnya


Organisme Pengganggu Tanaman.
3. metodologi
3.1waktu dan tempat
3.2alat dan bahan
3.3cara kerja
3.4analisa perlakuan
4. hasil dan pembahasan
4.1dokumentasi hasil
4.2klasifikasi specimen+ peran specimen
4.3pembahasan kaitan specimen dengna kondisi tanah +perbandingan jurnal
5. penutup
5.1kesimpulan
5.2kritik dan saran
min. 2jurnal