Anda di halaman 1dari 21

Bab 4

LAPORAN LABA-RUGI
DAN INFORMASI YANG BERHUBUNGAN
Kelompok: 4
1. Emilia Wati
2. Erlin Punaga
3. Firda Safitry
4. Imih
Prodi: Akuntansi Semester 3

Laporan Laba-Rugi
Kegunaan
Mengevaluasi kinerja masa
lalu
Memprediksi kinerja masa
depan
Membantu menilai risiko
atau ketidakpastian
pencapaian arus kas masa
depan

Keterbatasan
Perusahaan menghilangkan
item yang tidak dapat
diukur secara tepat.
Pendapatan dipengaruhi
oleh metode akuntansi
yang digunakan.
Pengukuran pendapatan
melibatkan penilaian.

Laporan Laba-Rugi
Kualitas Laba
Perusahaan mencoba memenuhi atau mengungguli ekspektasi
pasar agar:
harga saham meningkat dan
nilai opsi saham manajemen meningkat.
Kualitas laba akan berkurang jika hasil manajemen laba pada
informasi yang kurang berguna untuk memprediksi laba masa
depan dan arus kas.

Unsur-Unsur Laporan
Keuangan

Pendapatan

Beban

Keuntungan

Kerugian

Laporan Laba-Rugi Bentuk Langsung


Dalam Laporan laba rugi bentuk langsung hanya ada 2
pengelompokan, yaitu: pendapatan dan beban. Pendapatan
dikurangkan dengan beban untuk menghasilkan laba bersih/rugi
bersih.
Keunggulan utama format langsung terletak pada kesederhanaan
penyajian dan tidak adanya implikasi bahwa satu jenis pos
pendapatan/beban lebih diprioritaskan dari yang lainnya.

Laporan Laba-Rugi Bertahap


Laporan ini memisahkan transaksi operasi dari transaksi
nonoperasi,serta menandingkannya biaya dan beban dengan
pendapatan yang berhubungan.

Laporan Laba-Rugi Ringkas


Dengan Format ini, laporan laba rugi dapat dikurangi menjadi
beberapa baris dalam satu lembar kertas.

Pos-Pos Tidak Biasa


Operasi yang dihentikan
Pos-pos luar biasa
Pos-Pos tidak
Biasa

Keuntungan dan Kerugian tidak


biasa
Perubahan Prinsip Akuntansi
Perubahan Estimasi
Koreksi Kesalahan

Keuntungan dan kerugian tidak biasa


Pepsino,Inc
(dalam Jutaan)
Penjualan bersih $20.917
Biaya dan beban, bersih:
Biaya Penjualan
(8.525)
Beban Penjualan, umum & adm
Amortisasi aktiva tak berwujud
Pos-pos tidak biasa (catatan 2)
Laba Operasi $2.662

(9.241)
(199)
(290)

Catatan 2 (beban restrukturasi)


Pelepasan dan penurunan nilai aktiva $183
Perbaikan produktivitas
94
Pengutan struktur pembobolan Internasional 13
Rugi bersih $290

Perubahan Prinsip Akuntansi


Sebagai ilustrasi Gaubert Inc. Memutuskan untuk mengubah
metode penetapan harga persediaan dari FIFO menjadi Rata-rata
tertimbang pada maret 2007.
Laba dgn metode rata-rata tertimbang thn 2007 = $30.000
Tarif Pajak penghasilan 30%
Tahun

FIFO

Rata-rata
tertimbang

Kelebihan

2005

$40.000

$35.000

$5000

2006

30.000

27.000

3000

TOTAL

Laba sebelum pajak


Pajak penghasilan(30%)
Laba bersih

$8.000
2007

2006

2005

$30.000

$27.000

$35.000

9.000

8.100

10.500

$21.000

$18.900

$24.000

Perubahan Estimasi
Asumsikan bahwa DuPage Materials Corp secara konsisten
telah mengestimasi beban piutang tak tertagih sebesar 1% dari
penjualan kredit. Namun, pada tahun 2006, DuPage
menentukan bahwa estimasi 1% harus direvisi menjadi 2%.
Tarif ini diperlukan untuk mengurangi piutang usaha menjadi
nilai bersih yang dapat direalisasi. Dengan menggunakan 2%
sebagai dasar estimasi baru , jumlah beban piutang tak tertagih
adalah $240.000.

Beban Piutang Tak Tertagih


Penyisihan Piutang Tak Tertagih

240.000
240.000

Koreksi Kesalahan
Sebagai ilustrasi, di thn 2008, Hillsboro Co, menentukan
bahwa perusahaan telah salah menetapkan terlalu tinggi
piutang usaha dan pendapatan penjualan sebesar $100.000
di thn 2007. pada tahun 2008, Hillsboro membuat ayat
jurnal berikut untuk mengkoreksi kesalahan itu.

Laba Ditahan

100.000

Piutang Usaha
100.000

Ringkasan pos-pos tidak biasa


Pos-pos tidak biasa, material dan tidak berulang
yang sangat berbeda dengan aktivitas bisnis yang
biasa atau khas, disajikan dalam bagian terpisah
berjudul Pos-pos luar biasa dibawah bagian
Operasi yang dihentikan. Pos-pos yang lainnya
yang material, dan bersifat tidak biasa / tidak
berulang serta tidak dianggap sebagai luar biasa
juga disajikan secara terpisah.

Masalah Pelaporan Khusus


Alokasi Pajak Intraperiode
Pelaporan pos-pos tidak biasa (kecuali keuntungan dan
kerugian tidak biasa) pada laporan laba-rugi atau laporan laba
ditahan setelah pajak.

Penggunaan Alokasi Pajak Intraperiode


1. Laba dari operasi berlanjut
2. Operasi yang dihentikan
3. Pos pos luar biasa

Alokasi Pajak Intraperiode untuk


Keuntungan Luar Biasa
Schindler Co. memiliki laba sebelum pajak penghasilan dan pos
luar biasa sebesar $250.000 serta keuntungan luar biasa dari
pengapkiran properti sebesar $100.000. Tarif pajak penghasilan
diasumsikan 30%.

Laba sebelum PPh dan pos luar biasa

$250.000

PPh

75.000

Laba sebelum pos luar biasa


Keuntungan luar biasa pengapkiran properti
Dikurangi: PPh yang berlaku
Laba bersih

175.000
$100.000
30.000

70.000
$245.000

Alokasi Pajak Intraperiode untuk Kerugian


Luar Biasa
Schindler Co. memiliki laba sebelum pajak penghasilan dan
pos luar biasa sebesar $250.000 serta kerugian luar biasa
akibat bencana sebesar $100.000. Tarif pajak penghasilan
diasumsikan 30%. Kerugian menimbulkan manfaat pajak yang
positif sebesar $30.000.
Laba sebelum PPh dan pos luar biasa

$250.000

PPh

75.000

Laba sebelum pos luar biasa

175.000

Pos luar biasa kerugian akibat bencana alam

$100.000

Dikurangi: Pengurangan PPh yang berlaku

30.000

Laba bersih

70.000
$105.000

Laba Per Saham


Lancer Inc. Melaporkan laba bersih sebesar $350.000 dan telah
mengumumkan serta membayar dividen saham preferen sebesar
$50.000 selama tahun berjalan. Jumlah rata-rata tertimbang saham
biasa yang beredar selama tahun tersebut adalah 100.000 lembar.

Laporan Laba Ditahan


TIGER WOODS INC.
Laporan Laba Ditahan
Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2007
Laba ditahan: 1 Januari, seperti yang dilaporkan

$1.050.000

Koreksi atas penetapan yang terlalu rendah laba


bersih
pada periode sebelumnya (kesalahan
persediaan)

50.000

Laba ditahan: 1 Januari, setelah disesuaikan

1.100.000

Ditambah: Laba bersih

360.000
1.460.000

Dikurangi: Dividen Tunai


Dividen Saham
Laba ditahan, 31 Desember

$100.000
200.000

300.000
$1.160.000

Laba Komprehensif
1. Laporan laba rugi kedua yang terpisah
2. Laporan laba rugi dan laba komprehensif gabungan
3. Laporan ekuitas pemegang saham

Sesi 1
Rika : jelaskan perubahan prinsip
akuntansi dari fifo menjadi rata-rata
tertimbang
Martin : jelaskan keuntungan dan kerugian
yang tidak biasa
Desmytha : jelaskan laba yang dibatasi
dan laba ditahan bebas