Anda di halaman 1dari 31

UPT KESMAS MENUJU

POLA PENGELOLAAN KEUANGAN


BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (PPK
BLUD)

Disampaikan dalam rangka Penerimaan Studi Banding


BLUD
Kabupaten Cianjur

BLUD

BEBERAPA
PENGERTIAN
(Badan Layanan Umum Daerah)

adl:

SKPD atau Unit SKPD di lingkungan PEMDA yang


dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada
masyarakat berupa penyedian barang dan / atau jasa
yang dijual tanpa mengutamakan keuntungan.

PPK-BLUD (Pola Pengelolaan Keuangan BLUD) adl:


Pola pengelolaan keuangan yang memberikan fleksibilitas
berupa keleluasaan untuk menerapkan praktik-praktik
bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kepada
masyarakat dalam rangka memajulan kesejahteraan
umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

TUJUAN
1. MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN

MASYARAKAT
2. MEMBERIKAN FLEKSIBILITAS DLM
PENGELOLAAN KEUANGAN
3. PENERAPAN PRAKTEK BISNIS YANG SEHAT

DASAR HUKUM
1.

UU No 1 thn 2004 Tentang Perbendaharaan Negara ps 68, 69


memfokuskan pada instansi pemerintah yang tugas dan fungsinya
memberikan
pelayanan
kepada
masyarakat,
diberikan
FLEKSIBILITAS dalam pola pengelolaan keuangan dengan sebutan
BADAN LAYANAN UMUM ( BLU ).

2.

PP No 58 thn 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah, pasal 150 :


pedoman teknis mengenai pengelolaan keuangan BLUD diatur lebih
lanjut oleh Menteri Dalam Negeri setelah memperoleh pertimbangan
Menteri Keuangan

3.

Permendagri No 61 thn 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan


Keuangan BLUD.

4.

Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar No


46/SK/2009 Tgl 28 Agustus 2009 Tentang Pembentukan Tim Pola
Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD)
Unit Pelaksana Teknis Kesehatan Masyarakat (UPT Kesams) Di
Kabupaten Gianyar .

PUSKESMAS SEBAGAI UNIT KERJA


DINAS KESEHATAN YANG
HAL AWAL YANG HARUS DILAKUKAN ADALAH :
MENERAPKAN PPK-BLUD SECARA
PENYELESAIAN PENYESUAIAN ORGANISASI DAN
PENUH/BERTAHAP
TATA KERJA
PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK
PENGELOLAAN KEUANGAN, PERSEDIAAN DAN
PELAYANAN
PENYEMPURNAAN TATA KELOLA
PENYEMPURNAAN
STANDAR
PELAYANAN
MINIMAL
PENYEMPURNAAN RENCANA STRATEGI BISNIS
PENYUSUNAN DAN PENGAJUAN PERATURAN
PEGAWAI
NON PNS, FORMULA REMUNERASI DAN POLA
PENGADAAN BARANG DAN JASA

KARAKTERISTIK BLUD
1. BERKEDUDUKAN SEBAGAI LEMBAGA PEMERINTAH
2.
3.
4.
5.
6.
7.

(BUKAN KEKAYAAN NEGARA YANG DIPISAHKAN)


MENGHASILKAN BARANG / JASA YANG SELURUHNYA
/ SEBAGIAN DIJUAL KEPADA PUBLIK
TIDAK BERTUJUAN MENCARI KEUNTUNGAN (LABA)
DIKELOLA SECARA OTONOM DENGAN PRINSIP
EFISIENSI DAN PRODUKTIFITAS A LA KORPORASI
PENDAPATAN DAN SUMBANGAN DAPAT DIGUNAKAN
LANGSUNG
PEGAWAI DAPAT TERDIRI DARI PNS DAN NON-PNS
BUKAN SEBAGAI SUBYEK PAJAK

PERSYARATAN BLUD
UNTUK DAPAT MENERAPKAN PPK-BLUD
HARUS MEMENUHI 3 (TIGA)
PERSYARATAN YAITU :
1.

PERSYARATAN TEKNIS

2.

PERSYARATAN SUBSTANTIF, DAN

3.

PERSYARATAN ADMINISTRATIF

PERSYARATAN TEKNIS
KINERJA PELAYANAN TUGAS DAN FUNGSINYA LAYAK DIKELOLA
DAN DITINGKATKAN PENCAPAIANNYA MELALUI PENERAPAN PPKBLUD SEBAGAIMANA DIREKOMENDASIKAN OLEH SKPD PEMBINA
TEKNIS
KINERJA KEUANGAN SKPD/UK SKPD YANG BERSANGKUTAN
ADALAH SEHAT SEBAGAIMANA DITUNJUKKAN DALAM DOKUMEN
USULAN PENERAPAN PPK BLUD
DOKUMEN USULAN PENERAPAN PPK BLUD ADALAH :
DAFTAR ASET TERMASUK NILAINYA, SEHINGGA AKAN DIKETAHUI
NILAI KEKAYAAN YANG DIMILIKI SKPD/UK SKPD YANG AKAN
DIUSULKAN MENERAPKAN PPK BLUD
PENDAPATANNYA MENUNJUKKAN KECENDERUNGAN NAIK DARI
TAHUN KE TAHUN, SEHINGGA SKPD/UK SKPD TERSEBUT DAPAT
MANDIRI
PROSENTASE
COST RECOVERY SEBESAR 60% UNTUK
MENGETAHUI SEBERAPA BESAR PENDAPATANNYA DAPAT
MENOPANG BIAYA OPERASIONAL DALAM SATU TAHUN
ANGGARAN

PERSYARATAN
SUBSTANTIF
MENYELENGGARAKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI
UTAMA YANG BERHUBUNGAN DENGAN :
Menyediakan barang/dan atau jasa untuk layanan
umum
Mengelola wilayah/kawasan tertentu untuk tujuan
meningkatkan perekonomian masy. atau untuk
layanan umum; dan atau
Mengelola dana khusus dalam rangka
meningkatkan ekonomi dan/atau pelayanan
kepada masyarakat.
BIDANG LAYANAN UMUM YANG DISELENGGARAKAN
BERSIFAT OPERASIONAL YANG MENGHASILKAN SEMI
BARANG/JASA PUBLIK (QUASI PUBLIK GOODS)
DALAM
MELAKUKAN
KEGIATANNYA
TIDAK
MENGUTAMAKAN PENCARIAN KEUNTUNGAN

PERSYARATAN
ADMINISTRATIF
1. Pernyataan
kesanggupan
2.
3.
4.
5.
6.

untuk
meningkatkan kinerja pelayanan, keuangan,
dan manfaat bagi masyarakat;
Pola Tata Kelola;
Rencana Strategis Bisnis;
Laporan Keuangan Pokok;
Standart Pelayanan Minimum;
Laporan Audit Terakhir (bila telah diaudit)
atau membuat pernyataan bersedia diaudit
secara independen.

KRITERIA PENETAPAN PPK


BLUD
PERSYARATAN ADMINISTRATIF DIGUNAKAN
UNTUK MENENTUKAN SKPD/UK SKPD DALAM
MENETAPKAN PENERAPAN PPK-BLUD SECARA
PENUH ATAU BERTAHAP.
PENERAPAN
PPK-BLUD
SECARA
BERTAHAP
APABILA
PERSYARATAN
SUBSTANTIF
DAN
TEKNIS TERPENUHI TETAPI PERSYARATAN
ADMINISTRATIF BELUM TERPENUHI

SKPD/UK SKPD
CALON PPK BLUD
PERSYARATAN
SUBTANTIF
TELAH
TERPENUHI

MENGAJUKAN
USULAN UNTUK
DAPAT
MENERAPKAN
PPK - BLUD

PENETAPAN DAPAT BERUPA :


- PENERAPAN PPK-BLUD SECARA
PENUH
- PENERAPAN PPK-BLUD SECARA
BERTAHAP
DITELITI BERSAMA
TIM PENILAI
MENGENAI
PERSYARATAN
ADMINISTRATIF

SKPD TEKNIS

DITELITI
PERSYARATAN
TEKNISNYA

JIKA TELAH
TERPENUHI

USULAN DITERUSKAN
PADA KEPALA PPKD

PENETAPAN PPK BLUD


INSTANSI YANG MEMENUHI PERSYARATAN DAPAT DIBERI
STATUS BLU PENUH ATAU BLU BERTAHAP SESUAI
DENGAN KEMAMPUAN MEMENUHI PERSYARATAN
PENERAPAN PPK-BLUD SECARA BERTAHAP BERLAKU
PALING LAMA 3 TAHUN
APABILA PERSYARATAN ADMINISTRATIF TERPENUHI
SELAMA PERIODE 3 TAHUN MAKA PENERAPAN PPKBLUD
BERTAHAP DITETAPKAN MENJADI PENERAPAN PPKBLUD
SECARA PENUH
APABILA
PERSYARATAN
ADMINISTRATIF
TIDAK
TERPENUHI SELAMA PERIODE 3 TAHUN MAKA
PENERAPAN PPKBLUD SECARA BERTAHAP DIBATALKAN
DENGAN KEPUTUSAN PEJABAT YANG BERWENANG.

PRINSIP POLA TATA


KELOLA
BLUD beroperasi berdasarkan PolaTata Kelola atau
peraturan internal yang memuat :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Pendahuluan
Struktur organisasi
Prosedur kerja
Pengelompokan fungsi yang logis
Pengelolaan sumber daya manusia
Sistem akuntabilitas berbasis kinerja
Kebijakan keuangan
Kebijakan pengelolaan lingkungan dan limbah
Penutup

BUPATI/PEMEGANG KEKUASAAN
PENGELOLAAN KEUANGAN

POLA TATA KELOLA


KEUANGAN SKPD

KEPALA DINAS/PENGGUNA ANGGARAN


TTD
SPM

Pasal 5 (1)

Pasal 5 (3) C

SEKDIS
PEJABAT PENATAUSAHAAN
KEUANGAN (PPK)

Pasal 13
(1)

Pasal 12

KABID / PPTK
KASI

KABID / PPTK
KASI

KABID / PPTK

KASUBAG

KASUBAG

KASUBAG KEUANGAN/
PEMBANTU PPK

KASI

SPM

BENDAHARA
PENGELUARAN
SPM Final

UPT
KESMAS

BUD
ARUS DOKUMEN PENAGIHAN

SP2D

Pejabat Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)


RENCANA STRUKTUR
BLUD UPT KESMAS

KEPALA UPT KESMAS


KEPALA TATA USAHA

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK)

KOORD UPAYA
KES WAJIB

SUBKOR
PROMKES
SUBKOR KESLING
SUBKOR KIA & KB

SUBAG UMUM &


KEPEG

KOORD UPAYA
KES PENGEMBANGAN

SUBKOR
PENGOBATAN

KOORD UPAYA KES


PENUNJANG

SUBAG PERNC
& MONITORING

KOORD
JEJARING PELAYANAN

SUBKOR UKS

SUBKOR SP2TP

PUSTU

SUBKOR KES
KHUSUS

SUBKOR
FARMASI

POLINDES

SUBKOR
PERKESMAS

SUBKOR P2PM
SUBKOR GIZI

SUBAG KEU &


ASET

Pejabat Penatausahaan
Keuangan (PPK)

SUBKOR
GILUT
SUBKOR
RAWAT INAP

POSKESDES

SUBKOR
LABORATORIUM

PEJABAT KUASA PENGGUNA ANGGARAN :


PEJABAT PENATAUSAHAAN KEUANGAN :
Menerima limpahan tugas dari Pejabat
STRUKTUR
ORGANISASI
Meneliti kelengkapan SPP Barang/jasa yg
Pengguna
Anggaran/Barang
:
PPK-BLUD
disampaikan oleh Bendahara pengeluaran dan
Menyusun RKA SKPD (RBA)
Mengacu Kepada
diketahui/disetujui
oleh PPTK
PIMPINAN
BLU
Menyusun DPA-SKPD
PERMENDAGRI
61 TAHUN 2007
Melakukan
verifikasi SPP
PEJABAT KUASA
PENGGUNA
Melakukan tindakan yg mengakibatkan

Menyiapkan
ANGGARAN/BARANG SPM
pengeluaran atas beban anggaran
Melakukan verifikasi harian atas penerimaan
belanja
Melaksanakan akuntansi SKPD
Melakukan pengujian atas tagihan dan
Menyiapkan laporan keuangan
PEJABAT PENATAUSAHAAN
memerintahkan membayar
Melaksanakan pemungutan
KEUANGAN
(PPK)
penerimaan bukan pajak
Mengadakan ikatan/MOU dengan pihak
lain
Menandatangani SPM
BENDAHARA
Mengelola utang/piutang
PENERIMA/PENGELUARAN
Mengelola barang
P.TEKNIS
P.TEKNISlaporan
P.TEKNIS
P.TEKNIS
Menyusun dan menyampaikan
KES WAJIB
KES PENGEMBANGAN
KES PENUNJANG
JEJARING
keuangan
PEMBANTU BENDAHARA
Menunjuk Pejabat Pelaksana Teknis
Bertanggung
PROMKESjawab atas pelaksanaan
UKS
SIK
PUSTU
BENDAHARA PENERIMAAN DAN
tugasnya kepada Pengguna
KESLING
REKAM MEDIK
POLINDES
PENGELUARAN
:
Anggaran/Pengguna
Barang. KERORGA
Sebagai pejabat fungsuonal
POSKESDES
KIA, KB
PERKESMAS
SP2TP
Dapat dibantu oleh bendahara pembantu
Secara fungsional bertanggung jawab atas
PEJABAT
KEGIATAN
P2PM PELAKSANA TEKNIS
KES KERJA
FARMASI
pelaksanaan tugasnya kepada PPKD selaku
Bertanggung jawab atas pelaksanaan
GIZI kepada kuasa pengguna
GILUT
RUJUKAN
BUD
tugasnya
anggaran/pengguna barang.
PENGOBATAN
KES JIWA
LABORATORIUM
PPTK Mempunyai tugas mencakup :
Mengendalikan pelaksanaan
KES MATAkegiatan
LIMBAH
BENDAHARA PEMBANTU PENERIMAAN DAN
Melaporkan perkembangan
KES USILA
PENGELUARAN :
pelaksanaan kegiatan
Sebagai Kasir
Menyiapkan dokumen anggaran atas
BATRA
Pembuat Dokumen
beban pengeluaran pelaksanaan
kegiatan

PRINSIP RENCANA STRATEGIS BISNIS


(RSB)
Sistimatika Penyusunan RSB yaitu :
1.Pendahuluan
2.Gambaran Umum UPT Kesmas
3.Isu Strategis dan Analisis Lingkungan
4.Visi, Misi, Moto, Strategi dan Kebijakan
5.Gambaran Rencana Lima Tahunan
6.Proyeksi Keuangan Lima Tahunan
7.Matriks
8.Penutup

PRINSIP STANDAR PELAYANAN MINIMAL


(SPM)
SPM UPT KESMAS DI KAB. GIANYAR DISUSUN
SBB:
1.Pendahuluan
2.SPM UPT Kesmas
3.Indikator dan Target SPM
4.Peranan Pemerintah Kabupaten Gianyar
5.Uraian SPM Upaya Kesehatan Wajib
6.Uraian SPM Upaya Kesehatan Pengembangan
7.Uraian SPM Upaya Kesehatan Penunjang
8.Penutup

LANGKAH-LANGKAH DALAM
PENERAPAN
PPK BLUD DI UPT KESMAS
1.Pembentukan Tim PPK BLUD UPT Kesmas di Kab.

Gianyar, dgn SK Kadikes No. 46/SK/2009 tgl 28 Agst


2009 dan direvisi dgn SK Kadikes No. 265/05B/HK/2010 ttg Pembentukan dan Susunan
Keanggotaan Tim PPK BLUD UPT Kesmas di Kab.
Gianyar, tgl 12 Maret 2010
2.Tindak lanjut dari adanya surat dari Ketua Tim
Penilai PPK BLUD (Sekda) ttg Persiapan Penerapan
PPK BLUD tgl 2 Februari 2010
3.Sosialisasi Persiapan PPK BLUD tgl 2 Maret 2010 oleh
Kabag Hukum (Sekretaris Tim Penilai PPK BLUD)

5. Tgl 20 Mei 2010 Seminar Pola Tata Kelola PPK

BLUD oleh UPT Kesmas yg dibimbing &


diarahkan oleh anggota Tim PPK BLUD Kab.
Gianyar dan Tim PPK BLUD Dikes (Present oleh
UPT Kesmas)
6. Tgl 16 Juni 2010 Seminar RSB oleh UPT
Kesmas yg dibimbing & diarahkan oleh anggota
Tim PPK BLUD Kab. Gianyar dan Tim PPK BLUD
Dikes (Present oleh UPT Kesmas)
7. Pengumpulan Hasil Seminar dari UPT Kesmas ttg
Pola Tata Kelola, RSB dan SPM pada tgl 31 Agst
2010 di Tim PPK BLUD Dikes Kab. Gianyar

8. Proses Pengajuan Peraturan Bupati ttg Pola

Tata Kelola (13 bh), RSB (13 bh) dan SPM (1


bh) pada tgl 1 September 2010

9. Penetapan Peraturan Bupati tentang :

a. SPM pada UPT Kesmas di Kabupaten Gianyar


Nomor
30 Tahun 2010, tanggal 18 Oktober 2010
b. RSB UPT Kesmas (ada 13 bh, mulai Nomor 31 43
Tahun 2010), tanggal 18 Oktober 2010
c. Pola Tata Kelola UPT Kesmas (ada 13 bh, mulai Nomor
44 56 Tahun 2010), tanggal 18 Oktober 2010
10.Penilaian kelengkapan UPT Kesmas sbg PPK BLUD oleh Tim
Penilai PPK BLUD Kab. Gianyar pada tgl 22-27 Desember
2010
11.Penetapan UPT Kesmas sebagai
PPK BLUD oleh Tim
Penilai PPK BLUD Kabupaten Gianyar yang diketuai oleh
Sekretaris Daerah Kab. Gianyar.
12.UPT Kesmas sbg PPK BLUD dengan status penuh (SK
Bupati Nomor 1060/05-B/HK/2010, tgl 29 Desember
2010)

PERATURAN / SK BUPATI
1.

2.

3.
4.
5.
6.
7.

Perbup Gianyar Nomor 9 Tahun 2011 tentang Pedoman


Pengadaan Barang / Jasa pada Unit Pelaksana Teknis
Kesehatan Masyarakat (UPT Kesmas) se Kab. Gianyar.
Perbup Gianyar Nomor 10 tahun 2011 tentang Kebijakan
dan Manual Akuntansi pada Unit Pelaksana Teknis
Kesehatan Masyarakat (UPT Kesmas) se Kab. Gianyar.
Peraturan Bupati Nomor 48 Tahun 2011 tentang Tarif
Pelayanan (Retribusi Pelayanan Kesehatan di UPT Kesmas)
SK Bupati tentang Pejabat Pengelola BLUD (masingmasing Pusk)
Perbup Pengangkatan Pengawai Non PNS pada UPT
Kesmas
SK Bupati tentang Tim Pembina PPK BLUD (masih proses)
SK Bupati ttg Pengaturan Jaspel (masing-masing Pusk)

DAMPAK PENERAPAN PPK BLUD


DI UPT KESMAS
1. Kinerja Keuangan :
Kepala UPT Kesmas sudah menjadi KPA

(Kuasa Pengguna Anggaran) SK Bupati


Sudah ada Bendahara Penerima, Pengeluaran
dan Barang SK Bupati
UPT Kesmas dalam pengelolaan keuangan
sudah langsung berhubungan dengan Pemkab
dan tidak lagi melalui Dinas Kesehatan
Pendapatan meningkat

PENDAPATAN UPT
KESMAS
NO

TAHUN

TARGET (Rp.)

REALISASI
(Rp.)

1.

2009

915.000.000,- 1.007.579.000 115,


,1

2.

2010

2.958.978.050,- 2.809.553.900 94,9


,5

3.

2011

3.683.133.556,- 3.455.978.910 93,8


(Perub)
,3

No

TAHUN

STATUS

Dasar Hukum

4.

2012
2009

7.972.042.224,- 8.689.470.927
Belum BLUD
Perda No. 8 Tahun
,- 2007

2.
5.

2010
2013

Belum BLUD

4.

2012

Sudah BLUD

Perbup No. 48 Tahun 2011

5.

2013

Sudah BLUD

Perbup No. 59 Tahun 2012

1.
3.

2011

Perda No. 8 Tahun 2007


6.927.272.143,7.240.390.055
Sudah BLUD
Perda No. 8 Tahun
,- 2007

2. Kinerja Pelayanan :
Utilisasi meningkat
Performance UPT Kesmas juga meningkat

3. Kinerja Manfaat terhadap Masyarakat :


Akses pelayanan terhadap masyarakat

meningkat
Keluhan pelayanan dari masyarakat
menurun

Keuntungan & Kelemahan PPK


BLUD
1. Keuntungan Penerapan PPK BLUD :
Perencanaan menjadi tepat sasaran/sesuai

kebutuhan
Pemicu peningkatan performance.
Secara umum pd pelaksana keuangan segera
bisa direalisasikan lebih praktis tdk lagi
menunggu dari dinas kesehatan & Puskesmas
lain.
Jaspel Legal

2. Kelemahan Penerapan PPK BLUD :


Mindset & Komitmen petugas belum bisa

kearah BLUD secara Optimal.


Resources ( uang, alat & orang ) masih
terbatas baik secara kuantitas maupun
kualitas.
Perangkat lunak (peraturan-peraturan,
dll) masih kendala.
Kemampuan pengelolaan keuangan
masih terbatas (masih belajar secara
otodidak).

Untuk menciptakan organisasi yg sukses sangat di


butuhkan budaya SUPER TEAM bukan SUPER MAN
dan LEADERSHIPS yg memiliki jiwa entepreneur !!!