Anda di halaman 1dari 3

Ruang lingkup keperawatan

1. 1. RUANG LINGKUP KEPERAWATAN Ns. Indah zeen, S.Kep


2. 2. PENDAHULUAN Dalam praktek keperawatan tentunya memiliki ruang dan lingkup
dimana ruang yang dimaksud adalah seberapa besar batasan at tempat dimana
implementasi keperawatan dapat diterapkan. Meskipun dalam proses keperawatan
menurut sudut pandang memiliki pemahaman yang luas akan tetapi tanpa adanya batasan
segala sesuatu yang di kerjakan akan sulit diiterpretasikan dimana pada pelaksanaannya
bisa di pastikan menemukan berbagai macam kendala sehingga apa yang sdh dikerjakan
tidak efisien dan efektif. Keperawatan profesional merupakan praktik keperawatan yang
berdasarkan pada kode etik dan tidakan yang profesional, untuk itu penting bagi setiap
perawat memahami batasan lingkup keperawatan itu sendiri.
3. 3. DEFINISI Keperawatan ad. Suatu bentuk pelayanan profesional yang merupakan bg
integral dr pelayanan kesehatan, didasarkan pd ilmu dan kiat kep. Ditujukan kepada
individu, keluarga, kelompok dan masyarakat baik sehat maupun sakit yang mencakup
seluruh proses kehidupan manusia. Ruang lingkup ad suatu batasan yg memudahkan
dilaksanakanny penelitian agar lebih efektif dan efisien untuk memisahkan aspek tertentu
sebuah objek
4. 4. CONT Asuhan kep. Ad proses at rangkaian kegiatan pd praktik keperawatan baik
langsung at tidak langsung diberikan kepada sistem klien di sarana dan tatanan kesehatan
lainya dengan menggunakan pendekatan ilmiah kep. Berdasarkan kode etik dan standar
praktek keperawatan. Perawat ad seseorang yg telah menyelesaikan program pendidikan
keperawatan baik di dalam maupun diluar negri yang diakui oleh pemerintah Republik
Indonesia, teregister dan diberikan kewenangan untuk melaksanakan praktik keperawatan
yg sesuai dgn peraturan perundang-undangan
5. 5. CONT Perawat vokasional ad ssorang yg mempunyai kewenangan untuk melakukan
praktek dgn batasan tertentu dibawa supervuisi langsung maupun tidak langsung oleh
perawat profesional dgn sebutan Licensed Vocational Nurse (LVN). Perawat profesional
ad tenaga profesional yg mandiri, bekerja secara otonom dan berkolaborasi dg yg lain dan
tlh menyelesaikan prog. Pendidikan profesi keperawatan terdiri dari ners generalis, ners
spesialis, dan ners konsultan. Jika telah lulus Ukom yg dilakukan oleh bdan regulatori yg
bersifat otonom selanjutnya disebut registrasi Nurse (RN) Ners ad ssorang yg tlah
menyelesaikan prog. Pend S1 ditambah dgn profesi (NERS), Ners spesialis ad ssorg yg
telah menyelesaikan prog. Pendidikan pasca sarjana (S2) dan atau ditambah pendidikan
spesialis keperawatan, Ners Konsultan ad ssorng yg telah menyelesaikan program
pendidikan pasca sarjana (S3) at ditambah dgn pendidikan spesialis keperawatan.
6. 6. CONT Klien adalah setiap org yg melakukan konsultasi masalah kesehatannya untuk
memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan baik secara langsung maupun tidak
langsung kepada perawat

7. 7. PRAKTIK KEPERAWATAN Perawat dlm setiap tindakan berperan sbg perawat


pelaksana keperawatan, perawat pengelola keperawatan atau kesehatan, pendidik dan
peneliti. Dalam melaksanakan tugasnya berfungsi secara mandiri dan kerjasama
(kolaborasi). Praktik keperawatan diberikan melalui askep untuk klien, individu,
keluarga, masyarakat dalam menyelesaikan masalah kesehatan sederhana dan kompleks.
Praktek keperawatan diselenggarakan dgn menggunakan pendekatan proses kep. Yg
dinamis dan siklik meliputi tahapan proses keperawatan pd klien dgn berbagai kondisi
baik sehat maupun sakit serta link. Yg mepengaruhinya
8. 8. CIRI PRAKTIK KEPERAWATAN PROFESIONAL 1. Otonomi dlm pekerjaan 2.
Bertanggung jawab dan bertanggung gugat 3. Pengambilan keputusan yang mandiri 4.
Kolaborasi dgn disiplin lain 5. Pemberian pembelaan (advocacy) 6. Memfasilitas
kepentingan klien
9. 9. AREA PRAKTIK KEPERAWATAN Area praktik keperawatan kesehatan komunitas
menurut Depkes RI (2006), pelayanan kep. Kesehatan komunitas dpt diterapkan langsung
dan tidak lagsung pd berbagai tatanan pelayanan kesehatan seperti : 1. Unit pelayanan
kesehatan yg memiliki fasilitas rawat indap dan rawat jalan (Rumah sakit, Puskesmas dan
sbagainya) 2. Rumah Perawat home care memberikan pelayanan kep. Pada keluarga
diruma yg menderita penyakit akut at kronis. 3. Sekolah Area praktik perawat komunitas
mencakup seluruh warga dilingkungan institusi pendidikan seprti (siswa, guru, dan
kariawan baik TK, SD, SMP, SMA Maupun perguruan tinggi). Prawat sekolah dpt
memberikan pelayanan sesaat (day care), screening, maupun memberikan pendidikan
kesehatan
10. 10. CONT 4. Tempat kerja at industri Perawat melakukan perawatan langsung terhadap
kejadian kesakitan maupun kecelakaan minimal yg terjadi di t4 kerja 5. Barak
penampungan Perawat memberikan perawatan langsung terhadap kasus akut, penyakit
kronis serta kecacatan fisik ganda dan mental 6. Kegiatan pusling Yan.kep dlm pusling
diberikan kepada individu, kelompok masyarakat dipedesaan dan kelompok terlantar
yan.kep yg diberikan meliputu pengobatan sederhana, screening kesehatan, dan
perawatan kasus penyakit. 7. Panti atau kel. kasus lain Cth : panti asuhan, panti werda,
panti sosial lain , umah tahanan serta lembaga pemasyarakatan.
11. 11. CONT 8. Pelayanan kelompok resiko tinggi Kelompok resti spti : Wanita , anak-anak
dan lansia yg mendapat PK Pusat pelayanan kes. Jiwa dan penyalahgunaan obat T4
penampungan kelompok lansia, gelandangan, pengemis, kel. org dgn HIV/ AIDS
(ODHA) dan wanita tuna susiala WTS
12. 12. RUANG LINGKUP PERAWAT PROFESIONAL1. Supervisi perencanaan dan
tindakan perawatan pasien secara menyeluruh 2. Mengamati, mengintervensi dan
mengevaluasi keluhan-keluhan klien baik secara mental maupun fisik 3. Melaksanakan
instruksi dokter ttg obat2an dan pengobatan yg akn diberikan 4. Mengawasi anggota tim
kesehatan yg memberikan pelayanan perawatan kpd klien 5. Melaksanakan prosedur dan
eknik perawatan khususnya pd tind. Yg membutuhkan keputusan, penyesuaian dan

pertimbangan bdsrkan dta teknis 6. Memberikan bimbingan kesehatan dan partisipasi dlm
pen.kes 7. Membuat cat dan lap fakta-fakta yg diteliti yg mengevaluasi perawatan klien.