Anda di halaman 1dari 5

Definisi Toksikologi ( keracunan )

Toksikologi merupakan sebuah cabang ilmu yang mempelajari


tentangkeracunan,

baik

penyebab,

diagnosis

serta cara

penanganan penderita keracunan. Banyak hal yang bisa membuat


orang

mengalami

keracunan,

seperti

keracunan

makanan,

keracunan obat, keracunan jamur dan bakteri serta keracunan zatzat

kimia

lainnya.

Prinsipnya setiap zat kimia yang masuk kedalam tubuh merupakan


zat asing yang sering disebut Xenotik. Salah satu contoh xenotik
yaitu obat. normalnya obat tidak berbahaya namun perlu di ingat
Semua zat kimia yang yang ada didalam tubuh pada dasarnya
bersifat racun hanya saja terjadinya keracunan ditentukan oleh
dosis dan cara pemberian nya.
Penyebab dan jenis-jenis Keracunan
1. Keracunan Obat-obatan, Bisa karena kesalahan pada dosis
pemberian atau cara penggunaan yang tidak benar sehingga
menyebabkan keracunan obat.
2. Keracunan Bahan kimia, Contoh bahan kimia yang paling
sering menjadipenyebab keracunan di indonesia seperti insektisida
yang kurang hati-hati Sehingga beresiko terjadinya keracunan zat
kimia.

3. Keracunan makanan, Banyak juga jenis-jenis makanan yang


bisa menyebabkan keracunan, salah satunya adalah sianida yang
terdapat pada singkong, atau ichtyosarcotoxion pada ikan dan juga
singkong yang bisa menyebabkan penyumbatan pada tubuli ginjal
sehingga menimbulkan hematuria dan anuria.
4. Keracunan bakteri atau jamur, contohnya seperti Toksin
botulinus yang terdapat pada makanan kaleng yang sudah rusak,
atau pun enterotoksin yang terdapat pada makanan-makanan yang
sudah basi.
5. Accidental Poisoning, Ini merupakan keracunan yang terjadi
karena

tanpa

disengaja

atau

pun

akibat

kecelakaan, Jenis

Keracunan ini biasa terjadi pada anak-anak balita yang sering


memasukkan benda-benda yang dijumpainya kedalam mulut.
Tanda Gejala dan diagnosis keracunan
1. Tingkat Kesadaran penderita Keracunan
Tingkat Kesadaran merupakan Petunjuk penting untuk mengetahui
beratnya keracunan yang dialami oleh penderita. derajat tingkat
keracunan didalam

toksikologi

dibagi

dalam

beberapa

tingkat

berdasarkan kesadaran pasien :


Keracunan Tingkat 1 : penderita mengantuk tetapi masih
sadar dan mudah di ajak berbicara

Keracunan Tingkat 2 : Penderita dalam keadaan sopor,


tetapi dapat dibangunkan dengan rangsangan minimal seperti
panggilan atau digoyangkan lengannya.
Keracunan Tingkat 3 : Penderita dalam keadaan soporkoma
dan hanya bereaksi terhadap rangsangan maksimal seperti
dengan menggosok tulang dada dengan keras menggunakan
kepalan tangan.
Keracunan Tingkat 4 : Penderita dalam keadaan koma dan
tidak ada reaksi sedikitpun terhadap rangsangan seperti
diatas.

ini

merupakan

tingkat

yang

lebih

parah

dan

mengancam keselamatan jiwa.


2. Gejala Respirasi penderita keracunan
Pada banyak kasus keracunan seringkali adanya hambatan pada
jalan nafas yang dapat menyebabkan kematian, ini merupakan hal
yang wajib dan salah satu cara menolong orang keracunan yaitu
dengan memastikan jalan nafas tetap terbuka dan bersihkan/
keluarkan / bebaskan jalan nafas nya jika memang ada hambatan.
cara nya akan dijelaskan dibawah pada bagian cara menangani
penderita keracunan.
3. Tekanan darah dan jantung penderita keracunan
Syok terjadi karena depresi dan berkurangnya curah jantung dan
terkadang berhentinya denyut jantung

4. Sebagian penderita keracunan mengalami kejang


Kejang ini merupakan pertanda terhadap adanya respon dari SSP
atau medula spinalis atau Hubungan saraf-saraf otot. Selain itu
beberapa gejala keracunanyang lain adalah Retensio urin, Diare,
Mual-muntah dan adanya kerusakan ginjal dan hati yang dibuktikan
dengan tes laboratorium.
Terapi dan cara penanganan penderita keracunan
Untuk cara penanganan pasien keracunan pertama yang bisa
anda lakukan, Usahakan penderita Memuntahkan berilah baskom
untuk menampung, setelah itu berilah Air minum yang banyak.
karena air sangat membantu untuk menetralisir Racun yang ada
dalam tubuhnya. dan segeralah mencari pertolongan medis. namun
ada beberapa hal yang harus anda perhatikan yaitu :
1. Jalan nafas
Sering terjadi penyumbatan jalan nafas pada penderita keracunan
akibat sekresi air liur dan bronkus yang menyumbat. Untuk
penatalaksaannya bersihkan mulut dan jalan nafas dari sisa
muntahan atau air liur dan selalu miringkan penderita secara
bergantian pada sisi kiri dan kanan.
2. Bila keracunan terjadi melalui kulit segera bilas dan bersihkan
dengan air, namun jika keracunan melalui mulut seperti konsumsi
obat yang tidak tepat atau karena zat-zat kimia berbahaya yang

masuk melalui mulut maka ada tiga cara untuk mengeluarkannya,


dengan menimbulkan muntah, memberikan pencahar dan melalui
bilas lambung, ini mungkin lebih ke penanganan medis.
Untuk cara penanggulangan keracunan lebih lanjut akan saya
bahas pada artikel selanjutnya agar lebih lengkap tentang tata cara
pertolongan pertama pada penderita keracunan Sesuai dengan
jenisnya seperti keracunan melalui makanan, keracunan obatobatan, dan jenis-jenis keracunan lainnya. Sekian dulu Update kali
ini semoga bermanfaat buat semuanya.