Anda di halaman 1dari 64

TUGAS

KUMPULAN SOAL UKMPDD IKM

Disusun Oleh :
Mega Aini Rahma G99142069
Amalia Salim W. G99142070
Windhy Monica

G99142071

Hera Amalia

G99142072

Berlian Adji P.

G99142073

Pembimbing

dr. Arsita Eka Prasetyawati, M. Kes

KEPANITERAAN KLINIK SMF ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNS/RSUD DR MOEWARDI
SURAKARTA
2016
1. Seorang dokter ingin mengetahui apakah bayi yang baru lahir akan mengalami
gangguan pertumbuhan selama usia balita. Dokter tersebut memulai penelitian
dengan mengumpulkan data-data bayi yang lahir prematur di suatu rumah sakit
dan diikuti sampao usia 5 tahun. Apakah jenis penelitian yang paling cocok?
a. Cohort
b. Cross Sectional
c. Case Control
d. Clinical trial

e. Desctriptive
Pembahasan
Cohort merupakan studi observasional yang mempelajari hubungan antara paparan
dan penyakit dengan memilih dua atau lebih kelompok studi berdasarkan status
paparan kemudian diikuti hingga periode tertentu sehingga dapat diidentifikasi dan
dihitung besarna kejadian penyakit.
1. Suatu puskesmas melaporkan adanya larva cacing pada sumber air di desa
tersebut. Larva tersebut bisa masuk ke kulit penduduk yang kebetulan berada
di air dan menyebabkan penyakit schistosomiasis. Apakah jenis penyakit
melalui air yang paling tepat?
a. Water borne disease
b. Water privation diseasi
c. Water based disease
d. Water released disease
e. Water dispersed infection
Pembahasan
Water based disease merupakan penyakit yang ditularkan melalui perantara air pada
orang lain melalui persediaan air sebagai pejamu (host) perantara, misal
schistosomiasis.
2. Seorang laki-laki berusia 35 tahun bermaksud membangun rumahnya
didaerah dengan tanah yang datar. Ia bermaksud menggali sumur sebagai
sumber mata air, tetapi di dekat rumahnya terdapat septic tank tetangganya.
Berapakah jarak minimal yang paling tepat antara kedua struktur tersebut?
a. 3m
b. 5m
c. 10m
d. 7m
e. 13m
Pembahasan

Air sumur merupakan sumber air yang paling banyak dipergunakan masyarakat
Indonesia, sumur gali yang dipandang memenuhi syarat salah satunya jarak minimal
10 meter dari sumber pencemaran misal jamban, tempat pembuangan air kotor,
lubang resapan, tempat pembuangan sampah, kandang ternak, dan tempat
pembuangan kotoran lainnya
3. Sampah juga dapat mempengaruhi mutu air tanah, untuk menghindari
kontaminasi sampah pada air tanah bagaimana cara pengolahannya?
a. Seepage pit
b. Cesspool
c. Septic tank
d. Composting
e. Dibuang ke laut
Pembahasan
Pemusnahan sampah atau pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan cara
dijadikan pupuk (composting) yaitu pengelolaan sampah dengan menjadikannya
pupuk, khususnya unuk sampah organik seperti daun daunan, sisa makanan, dan
sampah lain yang dapat membusuk.
4. Indikator apa yang dapat digunakan untuk menilai bahwa terdapat
pencemaran air lingkungan?
a. Meningkatnya radioaktifitas air
b. Tidak adanya endapan atau koloid
c. Ph anatara 7,2-7,5
d. Warna jernih
e. Suhu sekitar 25-37 derajat celcius
Pembahasan
Berdasarkan SK MENKES RI nomor 416/Menkes/Per/IX/1990 tentang syarat dan
pengawasan kualitas air. Air minum yang sehat dan agar dapat diminum dan tidak
menimbulkan penyakit harus memenuhi syarat :
a. Syarat fisik: bening tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, suhu dibawah
suhu udara sekitar
3

b. Syarat bakteriologis : bebas dari kuman e. Coli, jika ada tidak boleh lebih dari
3 bakteri koliform/100 ml air secara berturut turut
c. Syarat kimia: air yang mengandung zat yang mempunyai sifat radioaktifi,
maka air tersebut tercemar
5. Agar air limbah pabrik tidak mencemari sungai, bagaimana cara
pengelolaannya?
a. Pengenceran
b. Seepage pit
c. Cesspool
d. Septic tank
e. Inceneration
Pembahasan
Pengelolaan air limbah secara sederhana dapat meliputi pengenceran (dilution) air
limbah diencerkan dahulu sampai mencapai konsentrasi yang cukup rendah, kemdian
baru dibuang ke badan air (selokan, sungai, danau). Cara ini adalah cara yang aling
mudah dibandingkan dengan cara lain meskipun dibutuhkan banyak air untuk sarana
pengencer.
6. 12 anak SD yang tinggal didaerah perkumuhan menderita kuning dan
mengeluh mual. Menurut dokter puskesmas didesa lain, kecenderungan
seperti itu tidak ada. Tindakan pencegahan apa yang bisa dilakukan?
a. Pengobatan massal
b. Penelitian epidemiologi
c. Sekolah diliburkan
d. Lapor ke dinas kesehatan setempat
e. 12 anak yang sakit diisolasi
Pembahasan
Definisi epidemiologi adalah pegetahuan tentang fenomena massalpenyakit infeksi
atau sebagai riwayat alamiah penyakit menular. Sehingga tindak pencegahan yang
sesuai untuk kasus diatas adalah melalui penelitian untuk mengetahui penyebaran
penyakit untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.
4

7. Seorang wanita 25 tahun datang kebagian VCT, pasien adalah seorang PSK.
Setelah diperiksa ternyata pasien HIV +. Dokter akan menjelaskan keadaan
pasien. Saat hendak dijelaskan pasien tampak ketakutan dan khawatir. Pasien
takut mengetahui hasil pemeriksaan. Apa yang dokter lakukan?
a. Meminta paramedik untuk menjelaskan pada pasien
b. Menjelaskan apa adanya pada pasien
c. Menunda menjelaskan kepada pasien
d. Menjelaskan pada keluarga pasien
e. Tidak memberikan penjelasan apapun
Pembahasan
Beneficience : setiap tindakan medis harus ditujukan untuk kebaikan pasien
Non Malificence : setiap tindakan medis harus tidak boleh memperburuk keadaan
pasien. Dalam kasus ini kaidah yang dipakai adalah benificience.
8. Dalam 2 bulan terakhir di PKM A banyak didapatkan kasus sakit kepala baik
kecil hingga orang tua. Dokter PKM ingin mengetahui hubungan sakit kepala
dengan makan makanan yang mengandung formalin. Jika wktu penelitian
relatif singkat, tipe penelitian apa yang anda pilih?
a. Cohort
b. Cross sectional
c. Descriptonal
d. Case control
e. Clinical test
Pembahasan
Case control : efisien dan praktis menilai faktor resiko sekaligus, biaya minimal,
waktu singkat, subjek sedikit (2 kelompok)
9. Seorang perempuan berusia 83 tahun datang ke dokter dengan keluhan tidak
bisa BAB, nyeri perut, mual dan muntah. Dari hasi pemeriksaan, dokter
menyarankan pasien untuk rawat inap. Namun pasien menolak dan
mengatakan lebih nyaman dirawat di rumah. Bahkan pasien mengatakan
5

lebih baik meninggal dirumah saja. Dokter dan keluarga pasien tidak berhasil
mebujuk pasien. Apakah prinsip yang dilakukan dokter tersebut?
a. Altruisme
b. Non maleficience
c. Beneficience
d. Autonomy
e. Justice
Pembahasan
Prinsip semua dilakukan atas keinginan pasien sendiri, Dokter menghargai apa yang
dipilih oleh pasien berdasarkan autonomy yang dimiliki pasien.
10. Seorang dokter puskesmas ingin mengetahui rata-rata berat badan bayi di
wilayah kerjanya yang berupa sebagian dari suatu kecamatan di wilayah
perkotaan. Data diambil dari sampel bayi-bayi di wilayah kerjanya. Apakah
teknik sampling yang paling baik untuk kegiatan ini?
a. Stratified simple random sampling
b. Stratified systemic sampling
c. Multistage sampling
d. Cluster sampling
e. Simple random sampling
Pembahasan
Pada kasus diatas teknik yang paling tepat digunakan adalah simple random
sampling karena pemilihan sample secara acak di ambil dari keseluruhan populasi
11. Penyuluhan mengenai diare pada anak harus ditujukan pada orang yang tepat.
Siapa target primer dari penyuluhan tersebut?
a. Ibu yang punya balita
b. Tokoh masyarakat
c. Kader
d. Petugas kesehatan
e. balita
Pembahasan
6

Pada kasus diatas target primer disesuaikan dengan permasalahan kesehatan suatu
kelompok, pada kasusini yaitu ibu yang punya balita
12. Pada pesta terdapat 200 orang dengan 15 macam makanan. Keesokan harinya
50 orang menderita nyeri kepala, panas, muntah, diare. Dilakukan
penyelidikan epidemiologi, anamnesis penduduk yang datang, lalu ditanya
nama, umur, makanan yang dimakan dan gejala yang dialami. Pertanyaan lain
yang harus ditanya :
a. Tanggal dan waktu saat terjadi
b. Alamat dan kerja penduduk
c. Nama anggota keluarga dan nomor telepon
d. Nama dokter rumah sakit dan obat yang diberi
e. Seberapa banyak makan dan jenisnya
Pembahasan
Tanggal dan waktu saat kejadian penting untuk diketahui untuk menentukan onset
suatu kejadian penyakit.
13. Pasien laki-laki 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan luka bakar.
Pemeriksaan fisik pasien didapatkan keadaan umum lemah, kesadaran
menurun disertai luka bakar kotor pada dada dan muka. Dan luka robek yang
besar pada lengan pada lengan. Dokter yang bertugas berusaha menjahit dan
memerintahkan perawat untuk menginfus dan memberi tambahan obat.
Bagaimana hubungan dan komunikasi dokter terhadap perawat yang sesuai :
a. Pendekatan interpersonal
b. Pendekatan praktik kedokteran
c. Pendekatan praktik keperawatan
d. Pendekatan praktik hakiki
e. Pendekatan setara
Pembahasan
Pendekatan praktik kedokteran sesuai dengan prinsip kolaborasi antara dokter dan
perawat merencanakan dan praktek bersanma sebagai kolega, bekerja saling
ketergantungan dalam batasan-batasan lingkup praktek mereka dengan berbagai
7

nilai-nilai dan saling mengakui dan menghargai terhadap setiap orang yang
berkontribusi untuk merawat individu , keluarga, dan masyarakat.
14. Wanita berusia 55 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sakit pada
sendi lutut yang tidak kunjung membaik. Pasien mengatakan pada dokter
sudah bosen berobat. Sebelum memberi terapi dokter berkomunikasi dengan
pasien terdahulu. Apa yang disampaikan dokter kepada pasien?
a. Ibu lebh baik dirujuk ke luar negeri
b. Dokter akan melakukan tindakan operasi
c. Memotivasi pasien bahwa ibu harus sembuh
d. Akan mengganti obat-obatan yang lebih mahal
e. Bahwa penyakit ibu tidak akan sembuh
Pembahasan
Karena dengan memotivasi pasien, pasien akan memiliki semangat untuk sembuh
kembali dan dapat membantu proses penyembuhan penyakit.
15. Menurut penelitian case control, untuk mengetahui hubungan antara kejadian
penyakit hipertensi dengan faktor resiko obesitas pada tahun 2010 pada suatu
populai adalah sebagai berikut :
KELOMPOK
Kasus Hipertensi (+)
Obesitas
16
Non Obesitas
384
Total
400
Berapakah nilai odds rate yang paling tepat?

Kasus Hipertensi (-)


8
392
400

a. 16/384 / 8/392
b. 8/392 / 16/384
c. 16/392 / 6/384
d. 8/384 / 16/392
e. 8/400 / 16/400
Pembahasan
Odd ratio adalah kemungkinan paparan faktor resiko pada kelompok kasus dengan
kemingkinan paparan faktor resiko pada kelompok kontrol. OR dihitung dengan
rumus berikut : OR = ad/bc
8

Status paparan (Ya)


Status paparan (Tidak)

Adverse event (Ya)


A
C

Adverse event (Tidak)


b
d

16. Didesa C, kecamatan C, kabupaten B, Propinsi Jawa Barat pada tahun 2010.
Pada desa C hampir setiap tahunnya jumlah kasus bertambah. Apa nama
keadaan yang menggambarkan kasus diatas?
a. Endemic
b. Pandemi
c. Epidemi
d. Wabah
e. Disaster
Pembahasan:
Endemik adalah suatu keadaan dimana penyakit secara menetap berada dalam
masyarakat pada suatu tempat/ populasi tertentu. Suatu infeksi penyakit dikatakan
endemic bila setiap orang yang terinfeksi penyakit tersebut menularkannya kepada
tepat satu orang lain (secara rata-rata).
17. Seorang dokter PTT di suatu daerah terpencil menghadapi masalah dalam
melaksanakan program posyandunya. Masyarakat di daerah tersebut menolak
pemberian vaksin untuk bayi-bayinya, karena nenek moyangnya dari dulu
tidak pernah divaksin. Pendekatan yang sebaiknya dilkakukan adalah:
a. Membagikan susu untuk setiap bayi yang datang vaksin
b. Medatangi setiap rumah yang memiliki bayi untuk tujuan divaksin
c. Memberikan edukasi kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat
setempat tentang pentingnya vaksin
d. Memberikan pelatihan tentang teknik vaksinasi kepada dukun bayi
setempat
e. Memberikan penyuluhan rutin tentang pentingnya vaksinasi di puskesmas
Pembahasan
Keywords:

Masyarakat menolak vaksin karena nenek moyangnya dari dulu tidak pernah
divaksin
Edukasi tokoh agama dan tokoh masyarakat (sasaran sekunder)
Sasaran promosi kesehatan:

Sasaran

primer

disesuaikan

dengan

permasalahan

kesehatan suatu kelompok, misal ibu hamil, perempuan usia

subur.
Sasaran sekunder diberikan misalnya kepada tokoh

masyarakat, tokoh agama, tokoh adat.


Sasaran tersier sasaran kepada pembuat keputusan /
penentu kebijakan (tingkat pusat/daerah). Misalnya, dinas
kesehatan daerah

18. Dilakukan suatu penelitian observasional analitik dengan metode potong


lintang untuk melihat hubungan antara peningkatan usia dengan derajat
katarak. Variabel ini dikenal dengan istilah
A. Rasio
B. Ordinal
C. Dikotom
D. Interval
E. Rating
Pembahasan
Terbagi menjadi dua kelompok = kurus vs gemuk, laki vs perempuan, tinggi
vs rendah, normal vs tidak normal = NOMINAL

Skala numerik (interval maupun ratio), data pasti bisa dihitung mean

atau mediannya
Rentang usia non lansia dan lansia lebih merujuk pada frekuensi
subjek yang berusia lansia dan bukan lansia termasuk skala

kategorik
Nominal, dikotom (karena hanya dua pilihan: lansia vs non-lansia)

19. Jumlah penduduk desa Ngudimakmur berjumlah 100.000 penduduk. Jumlah


kematian 250 jiwa. Menurut data tersebut, angka 250/100.000 merupakan
10

A. Crude death rate


B. Crude death ratio
C. Specific death rate
D. Mortality rate
E. Total death ratio
Pembahasan
Crude death rate (angka kematian kasar) yaitu jumlah kematian per 1000
penduduk yang terjadi dalam kurun waktu 1 tahun.
20. Pada sebuah penelitian potong lintang berbasis populasi peneliti ingin
mengetahui faktor-faktorrisiko yang berhubungan dengan hipertensi. Ternyata
didapatkan hubungan denganobesitas, merokok, dan aktifitas fisik. Peneliti
ingin mengetahui faktor mana yang palingberperan pada hipertensi. Uji apa
yang sesuai? (Peneliti menggunakan variabel nominaldikotom.)
A. Regresi linier
B. Regresi logistik
C. Regresi loglinier
D. Regresi multipel
E. Korelasi Pearson
Pembahasan:
Ingin mengetahui faktor manakah yang paling berperan REGRESI
Tentukan Variabel Bebas dan Tergantung:
Variabel bebas = Obesitas, merokok, aktivitas fisik nominal
Variabel tergantung (hasil) = hipertensi nominal REGRESI LOGISTIK
21. Data disuatu desa X selama 1 tahun. Jumlah seluruh warga 5000 jiwa,
kematian 250 jiwa,kelahiran bayi 50 (10 bayi lahir mati), kematian bayi 45
jiwa (40 jiwa meninggal dibawah usia1 tahun). Berapakah angka kematian
bayi?
A. (45/50)
B. (40/40)

11

C. (50/50)
D. (45/40)
E. (45/60)
Pembahasan:
Data disuatu desa X selama 1 tahun:
Jumlah seluruh warga 5000 jiwa
Kematian 250 jiwa
Kelahiran bayi 50 (10 bayi lahir mati)
Kematian bayi 45 jiwa (40 jiwa meninggal dibawah usia 1 tahun)
Angka kematian bayi =
Jumlah kematian bayi < 1 tahun
1000 bayi lahir hidup
Angka kematian bayi = 40/40
jumlah kematian bayi < 1 tahun 40 jiwa
bayi lahir hidup40 jiwa
22. Dr. Amanda ingin melakukan penelitian terhadap penyakit Multiple
Sclerosis. Karenaprevalensi penyakit yang relatif jarang, ketika menemui
salah seorang pasien denganpenyakit tersebut, Dr. Amanda meminta
informasi dari pasien tersebut tentang temannyayang menderita penyakit
yang sama. Demikian seterusnya hingga ia dapat melengkapijumlah sampel.
Teknik sampling di atas termasuk teknik...
A. Redundancy sampling
B. Snowball sampling
C. Systematic sampling
D. Simple random sampling
E. Consecutive sampling
Snowball sampling
12

Pasien mencari pasien/teman dengan penyakit yang sama SNOWBALL

23. Pada suatu penelitian dengan sampel siswa yang menderita asma dan siswa
yang tidakmenderita asma, akan menilai hubungan faktor risiko kejadian
asma. Parameter yang dinilaipada penelitian ini adalah
A. Insidens
B. Odds ratio
C. Prevalens
D. Relative risk
E. Nilai akhir uji statistik
Sampel siswa yang menderita asma (kelompok kasus) dan siswa yang tidak
menderita asma (kelompok kontrol)
Akan dicari faktor risiko kejadian asma
Parameter yang dinilai pada penelitian ini adalah?
Desain penelitian adalah studi kasus-kontrol (case control) parameter yang
dihitung adalah odds ratio
Kohort

2 jenis kohort:
Prospective cohort
Retrospective/historical cohort

Subjek diikuti untuk periode tertentu


SANGAT BAIK menilai KAUSALITAS

13

Relatif LAMA dan MAHAL


Menghitung RELATIF RISK (RR)

Case control

2 KELOMPOK: Kelompok kasus (sakit) dan kelompok kontrol (sehat)


Retrospektif, sewaktu
DAPAT melihat KAUSALITAS
Umum digunakan pada KASUS LANGKA
Menghitung ODDS RATIO (OR)

Potong Lintang

Deskriptif, sewaktu

Hubungan asosiasi tidak kausalitas

Cepat dan murah

Menghitung relatif risk (RR)


24. Sebuah penelitian melibatkan 600 subjek dengan dugaan demam tifoid. Hasil
kulturdianggap sebagai baku emas dan didapatkan hasil kultur positif pada
200 subjek.Selanjutnya, dilakukan uji dengan alat diagnosis baru. Dari subjek
dengan hasil kultur positif,alat baru ini memberikan hasil positif pada 160
sampel. Dari subjek dengan hasil kulturnegatif, alat ini memberikan hasil
negatif pada 360 subjek. Berapa nilai spesifisitas alat ujidiagnostik ini?
A. 54 %
B. 95 %
C. 90 %
D. 80 %
E. 66 %

14

25. Dr. Romi ingin melakukan penelitian mengenai hepatitis C dan riwayat
IVDU. Dokter Witamengumpulkan 100 orang penderita hepatitis B dan 100
orang orang yang tidak menderitahepatitis B, kemudian dicari riwayat IVDU
sebelumnya pada semua subjek penelitian. Desainpenelitian apakah yang
digunakan dr. Wita?
A. Kohort
B. Potong lintangRI
I PADI FEBRUARI 2016 137
C. Kasus kontrol
D. RCT
E. Penelitian in vivo
Pembahasan:
Dilakukan penelitian mengenai hepatitis C dan riwayat IVDU.
Dokter peneliti mengumpulkan 100 orang penderita hepatitis C (kelompok pasien
dengan penyakit = kasus) dan 100 orang orang yang tidak menderita hepatitis C
(kelompok pasien tanpa penyakit = kontrol)

26. Dokter Vera ingin melakukan penelitian terhadap kaitan penyuluhan terhadap
pengetahuanwarga lansia terhadap obesitas. Ia melakukan pre-test terhadap
lansia, lalu memberikanpenyuluhan, dan melakukan pengujian post-test pada
15

pasien. Pengetahuan warga terbagimenjadi 4 tingkatan, yakni rendah - sedang


- tinggi - sangat tinggi. Bagaimana caramenentukan uji statistik yang
digunakan?
A. Nominal - Berpasangan
B. Ordinal - Berpasangan
C. Nominal - Tidak Berpasangan
D. Ordinal - Tidak Berpasangan
E. Numerik Berpasangan
Cara analisis:
Tentukan apa yang dilakukan dr. Vera? Menguji pengetahuan, yang diukur
sebelum dan sesudah intervensi
Variabel bebas? jenis intervensi, yakni sebelum dan sesudah (dengan demikian,
karena pre dan post dinilai dari individu yang sama, merupakan kasus berpasangan
lihat buku Sekilas Materi)
Variabel tergantung? pengetahuan (dinilai dengan rendah- sedang tinggi
sangat tinggi = ordinal)
27. Dr. Dian adalah kepala Puskesmas Senang Menari. Ia ingin melakukan
penyuluhan tentangpenggunaan jamban di lingkungan sekitar cakupan
puskesmas tersebut. Dalam melakukanpenyuluhan, ia bergerak bersama
kepala desa di sana selama melakukan penyuluhan. Dalamhal ini, kepala desa
berperan sebagai...
A. Sasaran primer penyuluhan
B. Sasaran sekunder penyuluhan
C. Sasaran tersier penyuluhan
D. Sasaran langsung penyuluhan
E. Sasaran penentu penyuluhan
Pembahsan:
Sasaran Penyuluhan
Sasaran primer adalah sasaran yang langsung dituju dari penyuluhan kesehatan
tersebut. Sasaran sekunder adalah individu/kelompok yang berpengaruh dan/atau
16

disegani oleh sasaran primer, diharapkan mampu mendukung pesan yang


disampaikan pada sasaran primer. Sasaran tersier adalah para pengambil
keputusan, penyandang dana, dan lain-lain yang kebijakannya dapat berpengaruh.

28. Pada Posyandu kecamatan SukaMandi didapatkan data berupa cakupan 50


bayi, jumlahkader 10 orang, penanganan gizi buruk 40 %, imunisasi 80 %,
program dana 50 % danbelum memiliki program program tambahan lain.
Tipe posyandu diatas adalah
A. Mandiri
B. Pratama
C. Purnama
D. Madya
E. Swadaya

29. Anda adalah seorang kepala Puskesmas di suatu daerah. Anda akan
melakukan evaluasipada program pemberantasan penyakit menular yang
tidak sesuai dengan targetpencapaian. Anda telah menemukan prioritas
masalah yang akan dievaluasi. Selanjutnya,yang akan Anda lakukan adalah?
A. Mencari alternatif jalan keluar

17

B. Menetapkan prioritas jalan keluar


C. Menentukan penyebab masalah yang mungkin
D. Menetapkan prioritas penyebab masalah
E. Menentukan masalah yang ada

30. Seorang ibu muda datang ke kelas ASI membawa bayinya yang baru berusia
3 hari, ibumengeluhkan ASI nya tidak keluar padanya pasien sudah cukup
makan, cukup istirahAt dantidak stress. Pada PF dijumpai papilla mammae
pasien terbenam ke dalam payudara.Sebagai dokter pro-ASI, maka langkah
yang paling tepat untuk menangani pasien iniadalah
A. Menyarankan ibu untuk tetap memberikan ASI diselingi susu formula
B. Menyarankan ibu tetap memberikan ASI diselingi MPASI
C. Menyarankan IBU menggunakan cara memerah ASI dan hanya memberikan
ASI perah
D. Menyarankan ibu untuk membeli alat perah manual agar ASI lancar
E. Menyarankan pada ibu memberikan ASI secara langsung yang benar
dan jelaskan puttingsusu terbenam sebenarnya tidak mempengaruhi
pemberian ASI

18

Kesulitan Fisik dalam Menyusui


Pembengkakan payudara
Putting susu nyeri dan lecet
Sumbatan pada duktus laktiferus
Mastitis
Infeksi Candida albicans
Retraksi putting (duktus laktiferus pendek) asal dengan teknik menyusu yang
benar TIDAK masalah

31. Dalam kartu menuju sehat, status pertumbuhan anak dapat dinilai dari
menilai garispertumbuhannya, atau dengan menghitung kenaikan berat badan
anak dibandingkandengan kenaikan berat badan minimum (KBM). Kriteria
NAIK menurut indikator KMSadalah
A. Grafik berat badan memotong garis pertumbuhan diatasnya
B. Grafik berat badan memotong garis pertumbuhan dibawahnya
C. Grafik berat badan mendatar
D. Grafik berat badan menurun
E. Kenaikan berat badan tidak melampaui kenaikan berat badan minimum

19

32. An. Bebe, usia 11 tahun dibawa ibunya ke praktek dokter umum dengan
keluhan cepat lelahdan bibir kebiruan, terutama setelah aktifitas fisik. Setelah
dilakukan

anamnesis,

PF,

danpemeriksaan

laboratorium,

Dokter

mendiagnosis pasien dengan kelainan jantung bawaan.Dokter selanjutnya


merujuk ke dokter spesialis anak di RS untuk penanganan pasien ini.Apakah
jenis rujukan yang paling sesuai?
A. Collateral referral
B. Split referral
C. Periodic referral
D. Interval referral
E. Cross referral
Jenis rujukan antar dokter

20

Interval Referral :Wewenang ke satu dokter konsultan rujukan untuk jangka

waktu tertentu tanpa ikut capur dokter primer pada jangka waktu tersebut.
Split Referral : Wewenang ke beberapa dokter konsultan rujukan untuk
jangka waktu tertentu tanpa ikut campur dokter primer pada jangka waktu

tersebut.
Collateral Referral : Wewenang dan tanggung jawab diserahan ke dokter lain

khusus untuk satu masalah tertentu


Cross Referral : Wewenang penanganan penderita sepenuhnya kepada dokter
lain (Alih Rawat)

33. Tn. Anthony, usia 70 tahun, datang ke puskesmas karena sesak nafas. Dokter
puskesmaskesulitan dalam melakukan anamnesis karena pasien hanya bisa
bahasa Belanda. Manakahjenis barrier di bawah ini yang paling tepat
menggambarkan ilustrasi diatas?
A. Barrier psikologis
B. Barrier fisik
C. Barrier semantik
D. Barrier intelektual
E. Barrier budaya
Barrier pada komunikasi efektif

Semantic barrier kegagalan mengerti atau bahkan salah dalam

mengartikan pesan dari sender (unclarified assumptions, faulty translation)


Psychological or emotional barrier gangguan komunikasi karena gangguan

mental, distrust, gangguan atensi


Organisational
barriers

menunda/menghambat komunikasi
Personal barrier berhubungan langsung dengan personal sender ataupun

posisi

prganisasi,

aturan

bisa

penerima
34. Di suatu desa sering mengalami kejadian luar biasa (KLB) dan penyakit
menular. Karakteristikdesa tersebut adalah desa tersebut dialiri oleh 2 sungai.
Desa ini juga sering dilaluikendaraan besar. Jumlah penduduk yang banyak
21

serta rumah penduduk yang rapat.Kemungkinan penyebab terjadinya KLB


dan penyakit menular secara cepat adalah
A. Desa terisolir
B. Jumlah penduduk
C. Luas wilayah
D. Sering dilalui kendaraan besar
E. Daerah endemis
Wilayah padat penyebaran mudah.
Secara umum keadaan penyebab KLB adalah adanya perubahan keseimbangan dari
agent, penjamu, dan lingkungan yang dapat terjad karena:
1.
2.
3.
4.
5.

Kenaikan jumlah atau virulensi dari agen


Adanya agent penyebab baru atau yang sebelumnya tidak ada
Keadaan yang mempermudah penularan penyakit
Perubahan imunitas penduduk terhadap agen yag patogen
Lingkungan dan kebiasaan penduduk yang berpeluang untuk terjadinya
pemaparan.

35.

Pada suatu daerah didapati kasus batuk rejan. Kepala puskesmas


menganjurkan pemberianvaksinasi DPT. Apa prinsip pemberian vaksinasi
tersebut. Tindakan ini termasuk

A. Promosi kesehatan
B. Proteksi spesifik
C. Pencegahan komplikasi
D. Deteksi dini
E. Pembatasan kecacatan
Primary prevention:

Pencegahan sebelum timbul penyakit


Mengurangi insiden dan prevalen
Intervensi: Promosi kesehatan & specific protection

Secondary Prevention:

Penyakit sudah terjadi namn pasien belum tahu adanya penyakit

22

Intervensi: early diagnosis & Prompt Treatment

Tertiary Prevention

Penyakit (+) dengan gejala


Tujuan: menurunkan progesivitas

meingkatkan kualitas hidup


Intervensi: disability limitation + Rehabilition

penyakit,

mencegah

komplikasi,

36. Anak Adis, 4 tahun, datang ke Puskesmas diantar ibunya dengan keluhan
batuk pilek yanghilang timbul, 5 kali dalam 4 bulan terakhir. Keluhan disertai
dahak, ingus cair dan demamringan serta nafsu makan berkurang. Dokter
mendiagnosis sebagai bronkopneumonia.Pasien merupakan anak ke dua dari
tiga bersaudara, tinggal di sebuah rumah semipermanen dengan lingkungan
yang padat. Ia tampak kurus dan lebih kecil dibandingkandengan anak
seusianya. Apa pelayanan yang paling tepat dilakukan oleh Puskesmas?
A. Memberikan terapi nutrisi kepada anak tersebut sesuai dengan penyakitnya
B. Memberikan pengobatan kepada anak tersebut, kemudian mengunjungi
rumah untuk
mengetahui risiko pada keluarga tersebut
C. Melakukan kunjungan rumah keluarga tersebut untuk mengetahui kondisi
anak
D. Membuat catatan khusus pada status pasien ini setelah kunjungan rumah
E. Merujuk anak ke Rumah Sakit Umum
Sifat layanan kedokteran

Holistik (menyeluruh) dokter harus sadar pasien adalah manusia yng


terdiri dari fisik, mental, sosial, dan spiritual yang hidup di lingkungannya

masing-masing
Komprehensif (paripurna) pelayanan kedokteran bagi semua orang tidak
hanya pada aspek kuratif saja melainkan mengembangkan pentingnya
pencegahan, deteksi dini, dan pengembalian kualitas hidup (rehabilitasi)

23

Terpadu (integrasi) menekankan kemitraan antara dokter, pasien dengan


pemberi layanan kesehatan lainnya, baik formal maupun nonformal

(laternatif, komplementer)
Berkesiambungan pelayanan kedokteran yang proaktif terus menerus
efektif dan efisien termasuk di dalamnya rekan medik yang berkelanjutan.

37. Dokter di puskesmas kecamatan SukaMakan mengadakan penyuluhan


dengan tema Ibusehat, bayi selamat. Yang termasuk sasaran primer dalam
promosi kesehatan tersebutadalah...
A. Ibu hamil
B. Anak balita
C. Ibu menyusui
D. Kepala desa
E. Kepala dinas kesehatan
Sasaran primer adalah sasaran yang langsung dituju dari penyuluhan kesehatan
tersebut.
Sasaran sekunder adalah individu/kelompok yang berpengaruh dan/atau disegani
oleh sasaran primer, diharapkan mampu mendukung pesan yang disampaikan pada
sasaran primer.
Sasaran tersier adalah para pengambil keputusan, penyandang dana, dan lain-lain
yang kebijakannya dapat berpengaruh.
38. Dokter budiman melakukan kegiatan siaran radio serba-serbi tentang
penyakit demamberdarah dengue. Termasuk fungsi 5 star doctor yang
manakah kegiatan yang dilakukandokter budiman?
A. Care provider
B. Decision Maker
C. Communicator
D. Manager
E. Community leader
Five Stars Doctor
Care Provider
24

Penanganan menyeluruh fisik, mental, dan sosial


Meliputi kuratif, preventif, dan rehabilitatif
Memastikan pengobatan yang diterima pasein adalah yang terbaik

Decision maker

Cost effective risk and benefit


Penerapan teknologi penunjang secara etik

Communicator

Promosi individu, keluarga, dan komunitas menuju gaya hidup sehat


Memberdayakan masyarakat menjadi partner dalam promos kesehatan

Community leader

Dapat menempatkan diri sehingga mendapat kepercayaan masyarakat


Mampu menemukan kebutuhan kesehatan bersama individu dan masyarakat
Mampu melaksanakan program sesuai kebutuhan kesehatan masyarakat

Manager

Bekerjasama harmonis dengan individu dan organisasi termasuk bidang non-

medis untuk kebutuhan pasien dan komunitas


Mampu memanfaatkan data kesehatan tepat dan berhasil guna

39. Pada sebuah penelitian, Dokter Ignatius melakukan penelitian tentang


efektivitas filmkomdei terhadap kejadian depresi. Didapatkan data bahwa dari
80 orang yang depresi danmenonton film komedi, 40 orang di antaranya
mengalami perbaikan. Berapa odds padapenelitian ini?
A. 0,5
B. 0,6667
C. 1,0
D. 2,0
E. 4,0

25

40. Pada suatu wilayah, diketahui jumlah karyawan laki-laki yang menderita HIV
pada tanggal 1Januari 2014 adalah sebanyak 50 dari 1000 orang. Pada
tanggal 1 Januari 2015 didapatkanangka HIV sebanyak 62 kasus dari 1000
orang, dimana sudah termasuk 50 orang yang sudahterdeteksi sebelumnya.
Berapa prevalensi HIV pada tanggal 1 Januari 2015?
A. 5%
B. 6,2%
C. 1,2%
D. 50%
E. 62%

41. Penyakit ISPA merupakan penyakit nomor 1 tersering di desa SukaSenang.


Kepala puskesmasingin melakukan intervensi agar kejadian penyakit dapat
diturunkan. Sebelumnya, kepalapuskesmas melakukan studi tentang distribusi
penyakit ISPA di tiap daerah kerjanya. Apakahdesain yang dilakukan kepala
puskesmas ini
A. Deskriptif
B. Eksperimental
C. Analitik
D. Deskriptif analitik
E. Kasus kontrol

26

43. Pasien dengan TB paru datang untuk kontrol ke Puskesmas setelah melewati
fase intensif pengobatan OAT. Didapatkan hasil pemeriksaan BTA masih
positif. Penelitian mengatakan bahwa kepatuhan minum OAT merupakan
penentu keberhasilan terapi TB. Sebagai dokter puskesmas, apa yang harus
Anda lakukan?
A. Pendidikan kepada pengawas minum obat
B. Pendidikan kepada pasien
C. Menyuruh pasien kontrol setiap minggu sampai pengobatan selesai
D. Menggratiskan obat
E. Mengganti rejimen pengobatan menjadi kategori II
Keywords:

Pasien TB paru, setelah diterapi 2 bulan, dievaluasi ternyata masih

positif
Evidence minum obat menentukan keberhasilan terapi TB

Sebagai dokter puskesmas, apa yang harus dilakukan? memberikan


pendidikan kepada PMO

Keterangan mengenai evidence yang terdapat di soal mengarahkan


kita untuk mengevaluasi proses minum OAT sebagai penyebab

kegagalan pengobatan fase intensif


Dalam pengobatan TB, selain pasien, peran PMO mempengaruhi
keberhasilan terapi TB. Sehingga pilihan A merupakan pilihan paling
tepat dan spesifik dalam tatalaksana pasien selanjutnya

Selain itu, yang harus dilakukan dokter adalah memberikan fase sisipan.
44. Nn. Cila 18 tahun, diantar oleh ibunya dengan keluhan demam tinggi sejak 4
hari yang lalu. Dari PF didapatkan suhu 38,1C, petekiae (+), epistaksis (+).
Hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan trombosit 60.000, Hb 14 g/dl,
HT, 47%.
Tetangga ada yang dirawat inap di RS karena DBD. Dokter mendiagnosa
pasien sakit DBD dan mengajukan rawat inap. Ibu pasien meminta pasien
dirawat jalan dan minum jus jambu. Bagaimana sikap dokter yang paling
tepat?
27

A.
B.
C.
D.
E.

Tidak menghiraukan demi keselamatan pasien


Memahami dan mengikuti keinginan ibu pasien
Menjelaskan bahwa hal tersebut salah
Meminta pasien untuk membujuk ibunya agar tetap dirawat
Menjelaskan dengan lebih jelas mengenai pentingnya dirawat inap
dan akibat yang mungkin dialami oleh pasien jika tidak mau dirawat

Keywords:

Perempuan, 18 tahun, demam tinggi sejak 4 hari yang lalu.


PF: suhu 38,1C, petekiae (+), epistaksis (+).
Hasil lab: trombosit 60.000, Hb 14 g/dl, Ht 47%.
Ibu pasien meminta supaya pasien dirawat jalan dan minum jus jambu

Bagaimana sikap dokter yang paling tepat?

Kasus demam berdarah dengue grade II, trombosit <100.000

indikasi untuk rawat inap!


Inform consent, menjelaskan indikasi rawat inap kembali dan hal
yang mungkin terjadi jika pasien tidak dirawat

Jika pasien tetap menolak turuti, karena merupakan autonomi pasien,


karena dokter telah menjelaskan dengan jelas
45. Suatu puskesmas memiliki angka kesakitan yang tinggi oleh karena kotornya
lingkungan. Hal ini disebabkan rendahnya pelaksanaan PHBS (Perilaku
Hidup Bersih Sehat). Indikator PHBS yang sesuai untuk kasus ini adalah
A. Menggunakan jamban sehat
B. Menghindari buang air besar di kali
C. Penyediaan septic tank
D. Penyediaan jamban bersama
E. Pemberdayaan jamban rumah tangga
F. Kasus: Suatu puskesmas memiliki angka kesakitan yang tiggi yang
berkaitan dengan keadaan lingkungan karena rendahnya pelaksanaan
PHBS

28

G. Alasan paling tepat sebagai penyebab masalah?


46. Terjadi kejadian luar biasa kasus diare pada 7 desa dengan jumlah penduduk sebesar
5400 orang. Sebanyak 190 orang berobat ke puskesmas, 77 orang di rawat inap dan 3
orang meninggal dunia. Petugas puskesmas ingin melihat langsung penyebab pasien
yang berobat maupun yang tidak berobat. Metode yang digunakan adalah
A. Survei epidemiologi
B. Case finding pasif
C. Case finding aktif
D. Case finding satelit
E. Case finding sentinel
Keywords:

Terjadi KLB diare pada 7 desa (jumlah penduduk sebesar 5400 orang)
Sebanyak 190 orang berobat ke puskesmas, 77 orang diraway inap
dan 3 orang meninggal dunia.

29

Petugas puskesmas ingin melihat langsung penyebab pasien yang


berobat maupun yang tidak berobat.

Metode yang digunakan adalah?

47. Pada kegiatan imunisasi polio massal, dokter puskesmas pasangan muda
ingin membangun rumah di daerah dengan tanah datar. Ia bermaksud
menggali sumur untuk sumber mata air, akan tetap dekat rumahnya terdapat
septic tank tetangga. Berapakah jarak minimal yang paling tepat antara kedua
struktur tersebut?
A. 10 M
B. 13 M
C. 3 M
D. 7 M
E. 5M
Jarak minimal tangki septik dengan struktur lain:

Pada umumnya dapat dikatakan jarak yang aman tidak kurang dari 10
meter dan diusahakan agar letaknya tidak berada ditempat-tempat

sumber pengotoran.
Jarak tangki septik dan bidang resapan ke bangunan = 1,5 m, ke
sumur air bersih = 10 m dan sumur resapan air hujan 5m.

30

48. Di suatu area, angka kejadian kanker payudara pada wanita cukup tinggi dan
yang datang berobat ke puskesmas setempat mayoritas sudah stadium IV
sedangkan prognosis kanker payudara cukup baik apabila terdeteksi dini. Apa
yang sebaiknya dilakukan oleh dokter puskesmas setempat?
A. Melakukan bimtek deteksi dini kanker payudara pada petugas puskesmas
B. Mengurangi penerimaan pasien yang sudah menderita stadium lanjut
C. Menggiatkan penyuluhan tentang deteksi dini kanker payudara dan
SADARI
D. Mengevaluasi seluruh pasien yang telah mendapatkan pengobatan
E. Memberikan pengobatan kanker payudara secara cuma-Cuma
31

Di suatu area angka kejadian ca mammae pada wanita cukup tinggi


Mayoritas yang datang berobat ke puskesmas setempat sudah stadium

IV
Prognosis ca mammae cukup baik bila terdeteksi dini upaya
deteksi dini ca mammae berarti masih kurang pada area puskesmas
tersebut.
Apa yang sebaiknya dilakukan oleh dokter puskesmas setempat?

Pendekatan pencegahan lebih baik dibandingkan terapi

Termasuk dalam pencegahan sekunder diagnosis dini/early diagnosis


49. Seorang dokter ingin meneliti apakah perkembangan motorik anak-anak di
daerah perkotaan lebih lambat daripada di daerah pedesaan. Waktu yang
dimiliki cukup dan dana yang dimiliki cukup untuk melakukan penelitian
untuk subyek dalam jumlah besar. Apakah desain penelitian yang paling tepat
digunakan?
A. Cross sectional
B. Case control
C. Case study
D. Case series
E. Cohort

Seorang dokter ingin meneliti apakah perkembangan motorik anak-

anak di daerah perkotaan lebih lambat daripada didaerah pedesaan


Waktu dan dana yang dimiliki tidak cukup untuk melakukan
penelitian untuk subyek yang dalam jumlah besar

Apakah desain penelitian yang paling tepat digunakan?

Jenis penelitian observasional-analitik (non-eksperimental) yang


sering digunakan untuk mempelajari hubungan antara faktor risiko
dengan efek/penyakit

Prinsip studi:

Kausa faktor risiko diidentifikasi lebih dahulu


2 kelompok subjek penelitian 1 kelompok dengan faktor
risiko/kausa; 1 kelompok tanpa faktor risiko dengan efek/penyakit

32

Setiap subjek diikuti sampai periode waktu tertentu untuk melihat

terjadinya efek/penyakit pada setiap kelompok


(-) Mahal, membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding desain
studi observasional lainnya
Analisis soal

Peneliti

ingin

membandingkan

perkembangan

motorik

(efek/penyakit) antara dua kelompok dengan dan tanpa faktor

risiko).
Waktu dan dana yang dimiliki cukup untuk melakukan
penelitian untuk subyek dalam jumlah besar feasible untuk
melakukan cohort.
Pilihan lain

A. Cross-sectional tidak melihat hubungan kasualitas. Dilakukan sewaktu


bila dana dan waktu terbatas.
B. Case control membandingkan dua kelompok pasien dengan penyakit
dan tanpa penyakit (contoh: kelompok pasien dengan ca paru vs
kelompok pasien normal) tidak sesuai dengan deskripsi desain studi
pada soal
C. Case study membahas suatu kasus spesifik
D. Case series membahas beberapa kasus serupa untuk menjawab satu
pertanyaan klinis tertentu.

50. Dari 1000 anak lahir hidup, 25 diantaranya terkena infeksi sepsis
neonatorum, 15 diantaranya meninggal dunia. Sebelum usia 1 tahun, terdapat
50 anak tersebut yang terkena diare dan meninggal 10 anak. Berapakah case
fatality rate kasus diare?
A. 15/25
B. 10/50
C. 15/35
D. 25/25
33

E. 10/15
Keywords:

Dari 1000 anak lahir hidup 25 terkena infeksi sepsis neonatorum,

15 diantaranya meninggal dunia


Sebelum usia 1 tahun 50 anak tersebut yang terkena diare dan
meninggal 10 anak

Berapakah case fatality rateI kasus diare?


Case fatality rate= jumlah kematian suatu penyakit
tertentu
Jumlah total penderita penyakit tersebut

50 anak terkena diare total penderita diare


10 anak meninggal karena diare jumlah kematian diare

51. Penelitian dengan hipotesis nol (H0) berupa tidak ada hubungan antara
pemberian ekstrak kulit jeruk terhadap pertumbuhan kanker. Kemaknaan
yang dipakai sebesar 5%. Dilakukan uji statistik untuk menerima atau
menolak hipotesis nol. Hal yang mungkin terjadi adalah
A. Peneliti menerima H0 jika p< 0,05
B. Peneliti melakukan kesalahan maksimal 5% dan menolak H0
C. Peneliti melakukan kesalahan maksimal 5% dan menerima H0
D. Peneliti mungkin melakukan kesalahan maksimal 5% dan menolak H0
E. Peneliti mungkin melakukan kesalahan maksimal 5% dan menerima H0
Penelitian dengan hipotesis nol 9H0) berupa tidak ada hubngan antara
pemberian ekstrak kulit manggis terhadap pertumbuhan kanker
Kemaknaan dipakai 5%
Dilakukan uji statistik untuk menerima atau menolak hipotesis nol
Hal yang mungkin terjadi adalah?
p-value (nilai p) disebut juga derajat kemaknaan/ tingkat signifikan. Adalah
batas untuk menolak hipotesis nol yang dinyatakan dalam bentuk luas area
dalam kurva distribusi normal, atau probabilitas menolak hipotesis, di bawah
asumsi H0 benar.

34

Misal derajat kemaknaan 5% dari pengujian 100 kali yang dilakukan akan
terdapat 5 kali pengujian yang tidak tepat (salah). Artinya bila
diperkirakan hipotesis nol benar terjadinya kesalahan nilai statistik
sampel akan terletak di daerah penolakan adalah 5 kali.
52. Seorang dokter ingin melakukan suatu penelitian yang membandingkan
adanya hubungan asupan lemak (dikotom) dengan kadar kolestrol (mg/dl).
Uji statistik yang digunakan adalah?
A. Korelasi pearson
B. Uji T berpasangan
C. ANOVA
D. Uji T tidak berpasangan
E. Uji Chi kuadrat
Pembahasan :
Variabel bebas asupan lemak (dikotom) = skala kategorik nominal 2
kelompok
Variabel terikat kadar kolestrol (mg/dL) = skala numerik rasio

53. Pada sebuah kelompok mahasiswa kesehatan masyarakat yang terdiri dari
60% mahasiswa pria dan 40% mahasiswa perempuan, seorang dokter ingin
meneliti dengan mengambil sampel dari mahasiswa tersebut sebanyak 10
orang dengan pembagian 8 orang perempuan dan 2 orang laki-laki. Sampel
diambil dengan tidak secara acak namun dengan menggenapkan hingga
jumlah sampel cukup. Metode sampling yang digunakan dokter ini disebut?
35

A. Purposive sampling
B. Quota sampling
C. Snowball sampling
D. Stratified random sampling
E. Systematic random sampling

54. Dokter Puskesmas akan melakukan penelitian untuk membandingkan


kelambu dengan obat nyamuk oles di Lampung. Keduanya akan
dibandingkan efektivitasnya terhadap pencegahan penyakit DBD di empat
kecamatan. Pencegahan penyakit DBD dinilai dengan tingkat kejadian DBD
kasus baru (insidens dalam persen) selama 3 bulan. Ternyata pemakaian
kelambu lebih efektif daripada obat nyamuk oles. Uji penelitian yang
digunakan pada ilustrasi di atas adalah
A. Uji T berpasangan
B. Uji T tidak berpasangan
C. ANOVA

36

D. Chi kuadrat
E. Speaman
Keywords:

Penelitian membandingkan efektivitas kelambu dengan obat


nyamuk oles terhadap pencegahan penyakit DBD di empat

kecamatan.
Pencegahan penyakit DBD dinilai dengan tingkat kejadian DBD
kasus baru (insidens dalam persen) selama 3 bulan.

Hasil kelambu lebih efektif daripada obat nyamuk oles

Variabel independen : proteksi gigitan nyamuk (kelambu vs obat

nyamuk oles) kategorik


Variabel dependen : pencegahan penyakit DBD (berupa insidens

dalam %) numerik
Tidak berpasangan

Uji statistik yang paling tepat: Uji T tidak berpasangan


55. Suatu studi diagnostik dilakukan untuk membandingkan sebuah alat baru
terhadap alat diagnosis baku emas untuk mendiagnosis suatu penyakit. Dalam
analisis data, diperoleh tabel 2x2 berikut

37

Berdasarkan tabel diatas, sensitivitas alat diagnosis terbaru tersebut adalah?


A. 674/733
B. 674/723
C. 733/647
D. 733/2074
E. 723/2074

Gold standard (+) dengan test

Sensitivitas :

diagnostik baru (+) kolom (a)


Gold standard (-) dengan test

Formulasi: a/(a+c) = 132/211


Jawaban : A. 674/733

diagnostik baru (+) kolom (b)


Gold standard (+) dengan test
diagnostik baru (-) kolom (c)
Gold standard (-) dengan test
diagnostik baru (-) kolom (d)

56. Pemerintah memprediksi MDG 2015 untuk angka kematian ibu dan anak
tidak tercapai. Maka pemerintah membuat keputusan untuk memberikan
beasiswa kepada calon dokter dan bidan, dengan tujuan agar jumlah dokter
dan bidan mencukupi serta dapat ditenpatkann ke daerah-daerah kecil yang
38

sedikit peminat. Apa faktor konstitusional yang mendasari tindakan


pemerintah tersebut?
A. Faktor situasional
B. Faktor struktural
C. Faktor budaya
D. Faktor internasional
E. Faktor domestic

Pemerintah memprediksi MDG 2015 untuk angka kematian ibu dan

anak tidak tercapai.


Maka pemerintah membuat keputusan untuk memberikan beasiswa
kepada calon dokter dan bidan, dengan tujuan agar jumlah dokter
dan bidan mencukupi, serta dapat ditempatkan ke daerah-daerah
kecil yang sedikit peminat.
Apa faktor konstitusional yang mendasari tindakan pemerintah?
Kebijakan Kesehatan

Definisi:

Segala sesuatu untuk mempengaruhi faktor-faktor penentu di sektor


kesehatan agar dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat
(Walt, 1994)

Faktor Kontekstual yang mempengaruhi kebijakan:

Faktor situasional: faktor yang tidak permanen atau khusus, yang


dapat berdampak pada kebijakan (contoh: bencana asap di
Sumatra dan Kalimantan)
Faktor struktural: Bagian dari masyarakat yang relatif tidak
berubah (contoh: sistem politik)
Faktor budaya : faktor yang dapat berpengaruh seperti hirarki,
gender, stigma terhadap pennyakit tertentu
Faktor internasional atau eksogen: faktor yang menyebabkan
meningkatkan ketergantungan antar negara dan mempengaruhi
kemandirian dan kerja sama internasional dalam kesehatan

39

Analisa Soal:
Pemerintah membuat kepurusan untuk memberikan beasiswa
kepada calon dokter dan bidan, agar jumlah dokter dan bidan
mencukup dan dapat ditempatkan ke daerah-daerah kecil yang
sedikit peminat \mendistribusikan jumlah dokter dan bidan di
daerah mengurangi angka kematian ibu dan anak nasional
Keputusan ini di pengaruhi oleh situasi yang saat ini terjadi di Indonesia
( tidak meratanya distribusi dokterdan bidan di seluruh daerah indonesia
untuk menunjang program pemerintah dalam menurunkan angka
kematian ibu dan anak) bisa berubah/tidak permanen, namun
mempengaruhi pembuatan kebijakan pemerintah
57. Seorang dokter PTT di suatu daerah terpencil menghadapi masalah dalam
melaksanakan program posyandunya. Masyarakat di daerah tersebut menolak
pemberian vaksin untuk bayi-bayinya, karena nenek moyangnya dari dulu
tidak pernah divaksin. Pendekatan yang sebaiknya dilkakukan adalah:
A. Membagikan susu untuk setiap bayi yang datang vaksin
B. Medatangi setiap rumah yang memiliki bayi untuk tujuan divaksin
C. Memberikan edukasi kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat
setempat tentang pentingnya vaksin
D. Memberikan pelatihan tentang teknik vaksinasi kepada dukun bayi
setempat
E. Memberikan penyuluhan rutin tentang pentingnya vaksinasi di puskesmas
Keywords:
Masyarakat menolak vaksin karena nenek moyangnya dari dulu tidak pernah
divaksin.
Pendekatan?
Edukasi tokoh agama dan tokoh masyarakat (sasaran sekunder)
Sasaran promosi kesehatan:

40

Sasaran

primer

disesuaikan

dengan

permasalahan

kesehatan suatu kelompok, misal ibu hamil, perempuan usia

subur.
Sasaran sekunder diberikan misalnya kepada tokoh
masyarakat, tokoh agama, tokoh adat.

Sasaran tersier sasaran kepada pembuat keputusan / penentu kebijakan


(tingkat pusat/daerah). Misalnya, dinas kesehatan daerah
58. Sebuah keluarga muda, ayah 27 tahun, ibu 25 tahun mempunyai empat orang
anak, masing-masing berumur 5 tahun, 3.5 tahun, 2.5 tahun dan 1.5 tahun.
Tahap apakah yang terlihat pada keluarga tersebut?
A. Keluarga dengan anak bayi (familiy with new born)
B. Keluarga dengan anak balita (Family with toddler)
C. Keluarga dengan anak usia sekolah (Family with school age)
D. Keluarga dengan anak remaja (Family with adolescence)
E. Keluarga dengan anak meninggalkan rumah (launching family)
Keywords:
Sebuah keluarga muda, ayah 27 tahun, ibu 25 tahun mempunyai empat orang
anak, masing-masing berumur 5 tahun, 3.5 tahun, 2.5 tahun dan 1.5 tahun.
Familiy life cycle (Duvall 1977):

Pasangan baru menikah (tanpa anak)


Keluarga dengan bayi (anak tertua 0-30 bulan)
Keluarga dengan anak usia sekolah (anak tertua 30 bulan 5 tahun)
Keluarga dengan anak usia sekolah (anak tertua usia 6 12 tahun)
Keluarga dengan anak remaja (anak tertua 13-20 tahun)
Keluarga dengan dewasa muda (anak pertama mulai meninggalkan

rumah hingga anak terakhir)


Keluarga paruh-baya (tidak ada anak tinggal serumah hingga masa

pensiun)
Aging family members (masa pensiun hingga kematian)

41

59. Laki-laki 50 tahun didiagnosis menderita Ca paru. Dokter melihat pasien


terdiam sambil mengetuk-ngetukkan jarinya di meja. Lalu dokter mengatakan
Saya melihat bapak suka mengetuk-ngetukkan jari di meja, bisa bapak
ceritakan tentang kebiasaan bapak tersebut?
Sikap dokter tersebut menunjukkan apa menurut kaidah komunikasi efektif?
A. Refleksi isi
B. Refleksi perasaan
C. Pertanyaan tertutup
D. Asumsi
E. Evaluasi
Pembahasan :
Refleksi perasaan
Upaya untuk menangkap perasaan, pikiran dan pengalaman klien
kemudian merefleksikan kepada klien kembali (Willis, 2009:184).
Ketrampilan mikro yang paling bermanfaat ketika dipraktikan dengan
benar dan pada saat yang tepat selama proses konseling. Refleksi
perasaan adalah merefleksikan kepada klien ekspresi ekspresi emosional
yang terjadi dalam diri klien. (Geldard & Geldard (2011:81)
Contoh:
Mengemukan pernyataan dengan awalan kata yang sesuai dengan
petunjuk dari klien, apakah disampaikan secara visual, auditori atau
kinestetik.
Contoh respon refleksi:
Berdasarkan penyampaian visual:
Sepertinya Anda kecewa saat ini
Contoh respon refleksi yang auditori:
kedengarannya Anda kecewa saat ini
Contoh respon refleksi kinestik:
Saya dapat memahami kekecewaan Anda saat ini
60. Dokter A sedang mendapat internship di NTB. Setelah internshipnya selesai,
dokter tersebut berencana balik ke pulau jawa dan tidak ingin praktek disitu
42

lagi. Oleh karena itu dokter tersebut berencana merujuk balik pasiennya ke
dokter pengganti. Apa jenis rujukan pada kasus ini?
A. Interval referral
B. Split referral
C. Collateral referral
D. Cross referral
E. Progresif referral
Keywords:

Seorang dokter tidak ingin praktek di tempat praktek tersebut lagi


Dokter merujuk pasiennya ke dokter pengganti.

61. Anak stefi, 5 tahun datang dengan keluhan gatal sejak 1 minggu. Gatal
terutama terjadi pada malam hari sehingga anak tidak bisa tidur dan makan.
Keluhan disertai dengan lemas dan badan tampak kurus. Dari pemeriksaan
fisik anus tampak adanya ekskoriasi. Pemeriksaan feses ditemukan telor
berbentuk plano convex. Bagaimana pencegahan penularan penyakit di atas?
A. Menghindari transfusi darah
43

B. Memakai alas kaku


C. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum makan
D. Memakan daging yang telah masak
E. Tidak memelihara kucing
Keywords:

Gatal-gatal terutama pada malam hari


Anus tampak adanya ekskoriasi
Telor berbentuk plano convex
Diagnosis : Enterobiasis
Penularan : Autoinfeksi, menelan telur

Pencegahan: Cuci tangan


62. Seorang mahasiswa kedokteran tingkat akhir ingin melakukan suatu
penelitian mengenai kadar glukosa sebelum dan sesudah makan dengan obat
anti-diabetik. Jumlah sampel adalah 10 orang dewasa. Uji hipotesa yang
dipilih adalah
A. Uji T- berpasangan
B. Anova
C. Korelasi
D. Logistik
E. Uji T-tidak berpasangan
Analisa soal:

Penelitian mengenai kadar glukosa sebelum dan sesudah makan

dengan obat antidiabetik


Komparatif numerik
2 kelompok berpasangan

44

63. Di desa Suka Menari terdapat 5000 penduduk dengan 3000 laki-laki dan 2000
perempuan. Pada tanggal 17 Agustus 2014, didapatkan 50 kasus malaria. Dua
hari kemudian, ada 50 kasus malaria baru. Berapakah prevalensi malaria
tersebut?
A. 2%
B. 3%
C. 4%
D. 5%
E. 6%
Keywords:
Di Desa Suka Mandi: 5000 penduduk 3000 laki-laki dan 2000 perempuan
Pada tanggal 17 Agustus 2014: 50 kasus lama dan 50 kasus baru malaria
100 kasus malaria
Prevalensi ? merupakan kasus baru dan kasus lama dalam suatu
waktu/Jumlah populasi berisiko pertengahan tahun
(50+50)/5000= (1/50) x 100% = 2%

45

64. Dr Dian ingin melakukan penelitian yang membandingkan kadar kortisol di


darah setelah diberi vitamin 1 dan vitamin 2. Pasien yang No. 1-20 diberi
vitamin 1, kemudian dicek kadar kortisolnya pada pukul 9 pagi. Pada pukul
12 siang pasien diberi vitamin 2, lalu dicek lagi kadar kortisolnya. Pasien No.
21-40 tidak diberi vitamin apapun, namun tetap diperiksa kadar kortisolnya di
darah pada waktu yang sama, yaitu pukul 9 pagi dan 12 siang. Jenis
penelitian yang sesuai dengan penjelasan pada kasus ini adalah
A. Potong lintang
B. Kasus kontrol
C. Kohort
D. Uji klinis
E. Uji deskriptif

46

65. Dr Ruth melakukan penelitian terhadap orang yang merokok dan kanker paru
dengan uji kohort prospektif. Hasil penelitian didapatkan relative risk 2.7.
Bagaimana interpretasi dari hal tersebut?
A. Orang yang tidak merokok 2.7 kali tidak mendapat kanker paru
B. Ada 2.7% orang yang tidak merokok mendapatkan kanker paru
C. Orang yang kanker paru 2.7 kali beresiko merokok dibandingkan dengan
yang tidak kanker paru
D. Orang yang merokok 2.7 kali beresiko mendapat kanker paru
E. Ada 2.7% perokok yang berisiko mendapat kanker paru dalam populasi
100.000 penduduk
Keywords:

Penelitian terhadap orang yang merokok dan kenker paru dengan uji

kohort prospektif
Hasil penelitian didapatkan relative risk 2.7
RR = P event when exposed/ P event when non-exposed

47

66. Jumlah penduduk desa Suka Makan berjumlah 65.000 penduduk. Jumlah
kematian 290 jiwa. Menurut data tersebut, angka 290/65.000 merupakan
F. Crude death rate
G. Crude death ratio
H. Specific death rate
I. Mortality rate
J. Total death ratio

67. Dr Sari melakukan penelitian hipertensi pada 1000 orang dewasa. Didapatkan
500 orang yang mengalami hipertensi. Ternyata 210 orang diantaranya baru
mengetahui jika mereka memiliki hipotensi dan diasumsikan ini merupakan
kasus baru. Pernyataan di atas dikenal dengan
A. Prevalens
48

B. Insiden
C. P-value
D. Sub-populasi
E. Sampel inklusi
Keywords:
Penelitian hipertensi pada 1000 orang dewasa.
500 orang yang menglami hipertensi 210 orang diantaranya baru
mengetahui jika mereka memiliki hipertensi dan diasumsikan ini
merupakan kasus baru
Pernyataan di atas dikenal dengan Insidens jumlah kasus baru suatu
penyakit dari keseluruhan populasi berisiko terhadap suatu penyakit pada
periode waktu tertentu
68. Seorang dokter Puskesmas di Kecamatan Masaran, Sragen mendapatkan data
tentang penyakit Demam Berdarah Dengue yang terjadi di wilayah kerjanya.
Pada 31 Desember 2010, dari 10.000 orang di wilayah kerjanya, terdapat total
150 orang menderita DB. Pada 1 Januari 2010, terdapat 100 orang yang
menderita DemamBerdarah Dengue.
Berapakah Insidensi Demam Berdarah Dengue di PuskesmasMasaran selama
tahun 2010?
a. 0.025
b. 0.015
c. 0.010
d. 0.005
e. 0.0025
Insidensi = kasus baru : populasi beresiko
= (150-100) : 10.000
= 0.005
69. Seorang dokter pada suatu perusahaan mencatat data karyawannya yang
mengalami gangguan ISPA di tempat kerja, karena memiliki faktor bahaya

49

debu dan bahan kimia. Pada tahun 2013, terdapat 100 karyawan yang terdiri
dari 60 pria dan 40 wanita. Selama tahun 2010, terdapat 30 kasus ISPA (20
laki-laki, 10 perempuan).
Berapakah odds ratio laki-laki banding perempuan untuk menderita ISPA?
a. (20x40) : (10x30)
b. (20x10) : (40x30)
c. (20x30) : (40x10)
d. (20x40) : (10x60)
e. (20x60) : (10x40)
Odds Ratio = jumlah populasi sakit : jumlah populasi tidak sakit
OR laki-laki : perempuan = 20/40 : 10/30 = 20x30 : 40x10
70. Seorang dokter ingin mengidentifikasi hubungan antara dukungan keluarga
terhadap kadar gula darah pasien DM tipe II. Dokter memilih 50 pasien DM tipe
II dengan kadar gula darah terkontrol dalam 3 bulan berturut-turut dan 50 pasien
DM tipe II dengan kadar gula darah yang tidak terkontrol dalam 3 bulan berturutturut. Kemudian, dokter mengukur dukungan keluarga dalam 3 bulan terakhir
dengan kuesioner.
Apakah jenis penelitian yang paling sesuai untuk situasi di atas?
A.
B.
C.
D.
E.

Cross-sectional
Case-control
Eksperimental
Cohort prospektif
Cohort retrospektif

Cross Sectional
Studi epidemiologi yang mempelajari prevalensi, distribusi, maupun
hubungan penyakit dan paparan dengan mengamati status paparan, penyakit atau
outcome lain secara serentak pada individu- individu dari suatu populasi pada suatu
saat. Dengan demikian studi cross sectional tidak mengenal adanya dimensi waktu,
sehingga mempunyai kelemahan dalam menjamin bahwa paparan mendahului efek
(disease) atau sebaliknya. Namun studi ini mudah dilakukan dan murah, serta tidak
memerlukan waktu follow up. Umumnya studi cross sectional dimanfaatkan untuk

50

merumuskan hipotesis hubungan kausal yang akan diuji dalam studi analitiknya
(kohort atau kasus control)
Case Control / Kasus Kontrol
Kasus Kontrol/case control adalah studi analitik yang menganalisis
hubungan kausal dengan menggunakan logika terbalik, yaitu menentukan penyakit
(outcome) terlebih dahulu kemudian mengidentifikasi penyebab (faktor risiko).
Riwayat paparan dalam penelitian ini dapat diketahui dari register medis atau
berdasarkan wawancara dari responden penelitian. Kelemahan dari studi ini adalah
ketika responden penelitian sulit mengingat kembali riwayat paparan yang dialami
terutama jika paparan sudah dilewati selama bertahun-tahun, sehingga dalam
penelitian kasus control sangat rawan recall bias, disamping bias seleksi. Namu
kelebihan dari studi ini yaitu waktu penelitian relative singkat, murah dan cocok
untuk meneliti penyakit langka dan memiliki periode laten yang panjang.
Cohort / Kohor
Studi kohor adalah studi observasional yang mempelajari hubungan antara
paparan dan penyakit dengan memilih dua atau lebih kelompok studi berdasarkan
status paparan kemudian diikuti (di- follow up) hingga periode tertentu sehingga
dapat diidentifikasi dan dihitung besarnya kejadian penyakit. Apabila periode induksi
yaitu kejadian penyakit dapat diamati dalam waktu yang panjang maka studi kohor
rawan terhadap bias penarikan responden ( banyak drop out dari observasi), perlu
dana yang besar dan waktu yang panjang. Studi kohor mempunyai kekuatan dalam
membuktikan inferensi kausa dibanding studi observasional lainnya, didapatkan
angka kejadian penyakit (incidence rate) secara langsung, serta cocok untuk meneliti
paparan yang langka.
71. Seorang dokter perusahaan mengamati peningkatan jumlah pekerja yang datang ke
poliklinik dengan keluhan nyeri kepala. Dokter tersebut ingin meneliti apakah ada
hubungan keluhan nyeri kepala dengan paparan terhadap ethanol yang ada di tempat
kerja. Dengan kasus yang tidak terlalu banyak dan waktu yang terbatas
Apakah desain penelitian yang paling sesuai?
A. Case series
51

B. Case Control
C. Cross Sectional
D. Cohort
E. Nested Case Control
72. Dokter Puskesmas di Desa Kanigoro Magelang melakukan evaluasi terhadap
penyuluhan PHBS yang dilakukan untuk mengurangi kejadian diare pada anak-anak.
Sebelum dilakukan intervensi, pada bulan Agustus, dari 2000 anak di lingkup kerja
Puskesmas, 300 mengalami diare, sedangkan setelah dilakukan penyuluhan, terdapat
200 anak yang mengalami diare pada bulan September dari total 2000 anak. Peneliti
ingin memastikan paparan terjadi sebelum penyakit.
Apakah desain penelitian yang sesuai?
A. Case series
B. Cross sectional
C. Case control
D. Cohort
E. Quasi experiment
73. Dokter Puskesmas di Desa Kanigoro Magelang melakukan evaluasi terhadap
penyuluhan PHBS yang dilakukan untuk mengurangi kejadian diare pada anak-anak.
Sebelum dilakukan intervensi, pada bulan Agustus, dari 2000 anak di lingkup kerja
Puskesmas, 300 mengalami diare, sedangkan setelah dilakukan penyuluhan, terdapat
200 anak yang mengalami diare pada bulan September dari total 2000 anak.
Berapakah Attack Rate (cumulative incidence rate) diare selama bulan Agustus?
A. 0.05
D. 0.25
B. 0.15
E. 0.30
C. 0.10
Attack Rate = jumlah kasus baru : populasi berisiko
= 300 : 2000
= 0.15
74. Dokter Puskesmas di Desa Nayan Karanganyar melakukan evaluasi terhadap
penyuluhan PHBS yang dilakukan untuk mengurangi kejadian ISPA pada anak-anak.
Sebelum dilakukan intervensi, pada bulan April, dari 2000 anak di lingkup kerja

52

Puskesmas, 300 mengalami ISPA, sedangkan setelah dilakukan penyuluhan, terdapat


200 anak yang mengalami ISPA pada bulan Mei dari total 2000 anak.
Berapakah Prevalence rate diarebulan April dan Mei?
A. 0.10

D. 0.30

B. 0.15

E. 0.40

C. 0.25
Prevalensi = (jumlah kasus lama+baru) : jumlah populasi
= (300+200) : 2000
= 0.25
75. Dokter Puskesmas di Desa NgringoKaranganyar melakukan evaluasi pada bulan
Agustus 2014 di tentang kasus demam berdarah. Dari 1200 warga desa Kanigoro,
240 warga terkena Demam Berdarah dan dirawat di rumah sakit serta 48 orang
meninggal.
Berapa persen (%) Case Fatality Rate pada KLB diatas?
A. 0.02
B. 0.2
C. 2
D. 20
E. 200
Case Fatality Rate = jumlah orang yang meninggal karena penyakit : jumlah
kasus x 100 %
= 48 : 240 x 100 %
= 20 %
76. Seorang laki-laki usia 44 tahun datang ke praktik dokter umum untuk kontrol.
Pasien merupakan pasien dengan hipertensi yang rutin meminum obat anti
hipertensi. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 140/90 mmHg.
Pasien datang dengan membawa print out suatu artikel yang didapatnya dari suatu
blog. Dalam publikasi tersebut dijelaskan bahwa rebusan daun alpukat dapat
menurunkan tekanan darah. Pasien tersebut bertanya: Bagaimana kalau obat yang
selama ini dokter berikan diganti saja dengan rebusan daun alpukat ?
Apakah sikap yang seharusnya disarankan dokter tersebut?

53

A. Menolak usul pasien karena publikasi tersebut bukanlah majalah ilmiah.


B. Menolak dan menjelaskan kepada pasien bahwa gagasan tersebut salah.
C. Menjelaskan kepada pasien bahwa belum ada bukti ilmiah mengenai
khasiat daun alpukat, karenanya publikasi itu pasti salah.
D. Mempersilahkan pasien melaksanakan gagasannya.
E. Menghargai pendapat pasien dan menyatakan akan mencoba
menelusuri publikasi ilmiah tentang masalah tersebut.
77. Seorang perempuan usia 37 tahun datang ke praktik dokter umum, untuk
pertama kali, dengan membawa strip bekas bungkus obat dan berkata: Dok,
saya minta resep obat seperti ini, saya sudah lama cocok menggunakan obat
ini. Ini resep dari Prof A, tapi hari ini dia tidak praktek sampai 3 hari ke
depan, padahal saya membutuhkannya segera.
Apakah sikap yang seharusnya disarankan dokter tersebut?
A. Memenuhi permintaan pasien sebagai tanda menerima pasien sebagai
manusia seutuhnya yang memiliki perasaan, keinginan, harapan,
kecemasan dan sebagainya.
B. Memberikan resep sesuai permintaan pasien untuk 3 hari.
C. Menganjurkan pasien untuk menunggu kembali bukanya praktek Prof A.
D. Menjelaskan kepada pasien, bahwa anda hanya memberikan resep
sesuai dengan hasil pemeriksaan yang anda dapatkan.
E. Menolak permintaan pasien dan menjelaskan bahwa anda bukanlah
bawahan Prof A dan anda memiliki kewenangan sendiri.
78. Seorang perempuan usia 19 tahun diantar oleh kakaknya ke suatu rumah
sakit. Keluhan utama panas tinggi sejak 5 hari yang lalu. Pada pemeriksaan
ditemukan bercak kemerahan pada kedua lengan disertai mimisan.
Tetangganya ada yang dirawat di rumah sakit dengan penyakit demam
berdarah. Setelah mendiagnosis dokter menyarankan untuk rawat inap di
rumah sakit. Kakak pasien tersebut menolak dan meminta dokter untuk rawat
jalan saja sambil diberi buah jambu merah agar trombositnya naik karena
berdasarkan pengalamannya melihat temannya sewaktu SMU, selamat dari
demam berdarah dengan pengobatan jambu merah.
Bagaimanakah seharusnya sikap dokter terhadap kasus di atas ?

54

a. Tidak menghiraukan usulan keluarga pasien demi keselamatan pasien


tersebut
b. Mencoba memahami pasien dan mengikuti semua yang diinginkan pasien.
c. Menjelaskan kepada pasien dan keluarga bahwa hal tersebut salah.
d. Meminta pasien untuk membujuk kakaknya agar boleh dirawat inap di rumah
sakit.
e. Menjelaskan kepada pasien dan keluarga mengapa pasien harus tetap
dirawat inap dengan lebih jelas.

79. Seorang laki-laki usia 20 tahun datang ke puskesmas karena ingin memulai
program latihan jasmani untuk meningkatkan kebugaran. Selama ini ia tidak
mempunyai keluhan spesifik, namun ibu dan neneknya menyandang diabetes
mellitus tipe 2. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 115/75
mmHg, frekuensi nadi 76/menit dan frekuensi nafas 16/menit. Tinggi badan
150 cm, berat badan 75 kg.
Apakah edukasi yang paling penting disampaikan oleh dokter pada saat ini?
A.
B.
C.
D.

Menjelaskan cara melakukan latihan lari 30 menit setiap hari minggu


Menjelaskan keberadaan fasilitas latihan beban yang tersedia di kampus
Menjelaskan pengaruh latihan kardiorespirasi terhadap tekanan darah
Menjelaskan cara menambah energy expenditure harian dengan berjalan

kaki setiap hari ke kampus


E. Menjelaskan pilihan jenis latihan kardiorespirasi yang perlu
diprogramkan 3-5 kali seminggu
80. Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun dibawa ibunya datang ke tempat
praktek dokter umum untuk meminta surat keterangan sakit. Si ibu
menceritakan bahwa anaknya 3 hari yang lalu menderita gondongan sehingga
tidak dapat mengikuti ulangan pada hari itu. Sang ibu memohon kepada
dokter untuk membuatkan surat izin bagi anaknya sebagai dasar untuk
meminta ulangan susulan kepada guru kelasnya.
Apa yang seharusnya dilakukan dokter tersebut?
A. Tidak memberikan surat izin sakit karena dokter tidak memeriksa anak
tersebut tiga hari yang lalu.

55

B. Tidak memberikan surat izin sakit karena batuk pilek tidak termasuk sakit
yang memerlukan surat izin sakit.
C. Memberikan surat izin sakit untuk 3 hari yang lalu sambil memberitahu
sebaiknya anak berobat 3 hari yang lalu.
D. Memberikan surat izin sakit untuk 3 hari yang lalu meskipun saat ini kondisi
anak tersebut telah membaik.
E. Memberikan surat izin sakit untuk 3 hari yang lalu karena ingin membantu
anak tersebut
81. Seorang perempuan usia 20 tahun datang ke praktek dokter pribadi dengan
keluhan sering kencing. Keluhan tersebut disertai mudah merasa haus
sehingga sering minum. Menurut rekan kerjanya dia keliahtan lebih kurus dan
pucat padahal nafsu makan biasa dan cenderung sering ngemil karena mudah
lapar. Pasien bekerja sebagai karyawan perusahaan rokok kecil, belum
menikah dan tinggal bersama kakekknya karena ibunya sudah meninggal 3
tahun yang lalu. Hasil pemeriksaan laboratorium memberikan hasil GDP=253
mg/dl, GD2PP=530 mg/dl dan urin reduksi +3.
Saran apa yang paling penting diberikan pada pasien dalam proses
manajemen terapi?
A
B
C
D
E

Penyuluhan tentang pola diet dan aktivitas fisik yang dianjurkan


Latihan terapi mandiri menggunakan injeksi
Memberikan instruksi pengobatan secara jelas
Penggunaan pelindung kaki untuk mencegah luka
Jadwal control rutin dan motivasi pentingnya control

82. Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke praktik dokter pribadi dengan
membawa hasil lab glukosa darah sewaktu 220 mg/dl. Pasien tersebut juga
mengeluhkan sering buang air kecil terurtama pada malam hari, lebih sering
makan dan lebih sering minum.
Bagaimana pendekatan komunikasi pada pasien?
a
b
c
d
e

Menerangkan patofisiologi DiabetesMelitus


Memantau kadar gula darah
Menerangkan komplikasi DiabetesMelitus
Mengubah perilaku pasien
Membesarkan hati pasien
56

83. Seorang dokter puskesmas ingin penyelenggaraan kegiatan penyuluhan


mengenai pemberian gizi yang baik. Dokter tersebut bermaksud untuk
mengundang para kader kesehatan sebanyak 12 orang agar dapat
menyampaikan informasi tentang pemberian gizi tersebut kepada masyarakat.
Apakah metode penyuluhan kepada para kader yang sebaiknya digunakan?
a
b
c
d
e

Konseling
Lokakarya
Ceramah
Bermain peran
Seminar

84. Seorang laki-laki usia 35 tahun datang ke dokter keluarga untuk kontrol
hipertensi. Pasien mengeluh sering merasakan pusing dan nyeri pada tengkuk
belakang ketika lembur dikarenakan deadline. Pasien menderita hipertensi
selama 5 tahun. Pasien bekerja sebagai wartawan surat kabar. Pada
pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 170/100 mmHg. Pada
pemeriksaan fisik tidak didapatkan adanya kelainan.
Apakah seharusnya anjuran dokter keluarga tersebut?
a
b
c
d
e

Pola makan
Olahraga aerobik
Mengurangi stress
Berhenti merokok
Mengganti obat

85. Berikut data Puskemas X selama tahun 2011:


Jumlah penduduk

10.00

Jumlah penduduk laki-laki


Jumlah penduduk perempuan
Jumlah penduduk perempuan

3
5.001
5.002
2100

usia 25-49 tahun


Kematian total
Bayi lahir hidup dan mati
Bayi lahir hidup

103
300
290

57

Kematian bayi < 1 bln


Kematian bayi <1 tahun
Jumlah kematian perempuan

5
10
25

usia 25-49 tahun


Jumlah kematian ibu hamil
5
Dari data demografi tersebut, berapakah angka Infant mortality rate selama tahun
2011?
a. 5/103
b. 5/300
c. 5/290
d. 10/300
e. 10/290
Infant Mortality Rate = jumlah kematian bayi < 1tahun : jumlah bayi
lahir hidup
86. Seorang perempuan usia 24 tahun datang ke IGD Puskesmas dengan keluhan
diare. Pesien mengeluhkan diare 10x, kuning encer, suhu badan demam, mules
dan mual. Pasien merupakan wisatawan dari Jepang, yang sebelumnya telah
mencoba nikmatnya Es Cendol pinggir jalan. Saran apakah yang diberikan
kepada wisatawan tersebut ?
A. Vaksinasi sebelum berangkat
B. Vaksinasi setelah tiba di tempat tujuan
C. Membawaantibiotik sesuai dengan penyakit yang bersifat endemis
D. Hindari mengkonsumsi minuman yang tidak di kemas
E. Menelan antibiotik setiba di daerah tersebut hingga waktu pulang
87. Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke praktek dokter keluarga dengan
keluhan sering kencing dan mudah merasa lelah. Setelah dilakukan pemeriksaan
fisik dan pemeriksaan penunjang, pasien didiagnosis menderita DM tipe 2 dan
hipertensi. Dokter kemudian memberikan intervensi yang melibatkan pasien dan
keluarga.Apakah alasan paling tepat yang mendasari tindakan dokter tersebut ?
A. Pasien bertanggung jawab dan harus berperan aktif atas perawatan
kesehatan dirinya

58

B. Dokter mempunyai wewenang untuk memaksa pasien mematuhi pengobatan


yang diberikan
C. Instruksi dokter tentang pengobatan ke pasien pasti akan dilaksanakan oleh
pasien demi kesembuhannya
D. Sudah sepatutnya seorang pasien mmatuhi instruksi dokter karena dokter
lebih tahu tentang ilmu penyakit dan pengobatannya
E. Motivasi untuk mengubah perilaku seseorang (termasuk minum obat) sangat
tergantung dari pengaruh luar
88. Seorang laki-laki usia 35 tahun datang ke dokter keluarga untuk kontrol
hipertensi. Namun pasien menolak mendapat terapi, karena merasa bosan
meminum obat setiap hari. Bagaimanakah peran dokter untuk meningkatkan
motivasi pasien agar mau menjalani terapi?
A. Memberikan obat yang sama dengan dosis yang lebih besar dan
mempersilakan pasien pulang
B. Dokter memberikan judgement tentang komplikasi yang akan muncul
C. Menjelaskan hal-hal yang positif yang telah dialami pasien selama
pengobatan
D. Merujuk ke dokter spesialis yang mampu menerangkan lebih detail
E. Memberikan contoh beberapa kasus yang menjelek bila tidak diterapi
89. Seorang perempuan usia 35 tahun dirujuk kepada dokter ahli. Pada awal
pemeriksaan dokter mengatakan : Selamat siang Ibu Ratna. Saya Hanantyo
dokter Bedah Digestif yang akan menangani tumor pada usus ibu. Kemarin
dokter Adit yang selama ini merawat ibu telah menghubungi saya
Apakah tujuan dokter mengucapkan kalimat tersebut ?
A. Mengendalikan agar konsultasi / wawancara yang sedang berlangsung tidak
berjalan ke segala arah
B. Agar wawancara memiliki suatu tujuan yang pasti
C. Meningkatkan kerjasama dokter pasien
D. Berbagi pemikiran maupun rencananya dengan pasien
E. Membawa wawancara dalam suatu urutan / tahap-tahap yang logis
59

90. Seorang anak laki-laki usia 9 tahun diantar ibunya ke puskesmas dengan keluhan
diare. Pasca pemeriksaan, dokter mengatakan : menurut saya, anak ibu baru
saja mengalami diare ringan tanpa tanda dehidrasi. Saran saya anak ibu tidak
perlu dirawat di rumah sakit. Anak ibu mungkin masih akan diare dalam
beberapa hari ini. Saya akan memberikan obat untuk ibu. Namun bila anak ibu
mulai mual, muntah-muntah, lemas dan kesadaran berkurang maka anak ibu
harus segera kembali ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Apakah tujuan dokter mengucapkan kalimat tersebut ?
A. membawa wawancara dalam suatu urutan/ tahap-tahap yang logis
B. melibatkan pasien dalam mengambil keputusan
C. memberikan rasa nyaman kepada pasien
D. merencanakan agenda konsultasi dengan pasien
E. mentapkan rencana yang akan ditempuh bila ada situasi darurat
91. Seorang dokter umum di suatu Puskesmas ingin mendeskripsikan kejadian
tuberkulosis (TB) di wilayah kerjanya dengan menggambarkan pola kejadian
menurut tempat dengan suatu peta elektronik yang dikembangkan dengan
teknologi Geographic Information System (GIS). Dokter tersebut melakukan
kunjungan ke seluruh penderita TB yang tercatat di wilayahnya, sekaligus
melakukan contact tracing pada keluarga pasien. Jika ia menemukan rumah
penderita tersebut, dokter melakukan perekaman posisi GIS, mengukur
kelembapan rumah dan kondisi lingkungan rumah lainnya.
Apakahdesainpenelitiantersebut?
A. Cross-sectional
B. Case-control prospektif
C. Case-control retrospektif
D. Cohort prospektif
E. Cohort retrospektif

60

92. Seorang dokter yang bekerja di suatu perusahaan melakukan penelitian untuk
mengukur asosiasi antara riwayat pelatihan penggunaan Alat Pelindung Diri
(APD) dengan kecelakaan kerja. Dokter memilih sekelompok pekerja yang
mengalami kecelakaan kerja dan sekelompok pekerja yang tidak mengalami
kecelakaan kerja. Kemudian dokter menggunakan data perusahaan tentang
pelatihan keselamatan kerja. Data disajikan dalam tabel berikut:
Mengalami kecelakaan kerja

Tidak mengalami kecelakaan


kerja

Belum pernah dilatih


40
20
Pernah dilatih
10
30
Total
50
50
Apakah estimasi risiko pelatihan terhadap kejadian kecelakaan kerja?
A. Belum pernah dilatih akan menurunkan risiko kecelakaan kerja sebesar 40/50
B. Belum pernah dilatih akan meningkatkan risiko kecelakaan kerja sebesar
1200/200
C. Belum pernah dilatih akan menurunkan risiko kecelakaan kerja sebesar 40/50
D. Belum pernah dilatih akan menurunkan risiko kecelakaan kerja sebesar 40/100
E. Belum pernah dilatih akan meningkatkan risiko kecelakaan kerja sebesar 50/50
93. Angka Kematian Bayi (AKB) atau Infant Mortality Rate (IMR) di Indonesia
masih tinggi. Apakah kontribusi yang dapat puskesmas lakukan untuk
menurunkan AKB?
a. Pemberian Makanan Tambahan kepada Ibu Hamil
b. Meningkatkan Cakupan ASI Eksklusif
c. Pemberian Imunisasi Dasar
d. Pemberian Imunisasi TT
e. Inisiasi Menyusui Dini

94. Seorang dokter akan melakukan penelitian obat hipertensi antara obat hipertensi
herbal temuannya dengan obat hipertensi standar. Sudah dilakukan randomisasi
antara kedua kelompok tersebut dan semua pasien tidak diberi tahu. Apakah isu
sensitif pada penelitian tersebut?
a. Permasalahan proxy dalam informed consent
b. Permasalahan Double blinded dalam penelitian

61

c. Permasalahan informasi dalam informed consent


d. Permasalahan threshold dalam informed consent
e. Permasalahan consent dalam informed consent
95. Diketahui di lingkungan warga angka keberhasilan pembasmian jentik meningkat
menjadi 60% berkat usaha dokter dalam membimbing masyarakatnya. Disini
dokter berperan sebagai?
a. Care provider
b. Decision maker
c. Communicator
d. Manager
e. Community leader

62

96. Seorang pria datang berobat ke puskesmas dengan keluhan utama batuk lama.
Kemudian dokter menjelaskan penyakit tersebut kepada masyarakat melalui radio
lokal setempat. Disini dokter berperan sebagai?
a. Care provider
b. Decision maker
c. Communicator
d. Manager
e. Community leader
97. Seorang wanita, usia 40 tahun, datang dengan keluhan batuk lama kadang
berdarah. Dari pemeriksaan, dokter mendiagnosa pasien tersebut dengan TB
paru aktif. Dari anamnesis, pasien tinggal satu rumah dengan suami, anak,
dan kedua orang tuanya. Keluarga pasien tersebut termasuk dalam?
a.

Nuclear family Keluarga Inti ( nuclear family ), adalah keluarga yang


dibentuk karena ikatan perkawinan yang direncanakan yang terdiri dari

b.

suami, istri, dan anak- anak baik karena kelahiran (natural) maupun adopsi
Blended family Keluarga campuran (blended family), adalah keluarga

c.

yang terdiri dari suami istri,anak kandung serta anak tiri


Extended family Keluarga Besar ( extended family ), keluarga inti
ditambah keluarga yang lain (karena hubungan darah), misalnya kakek,
nenek, bibi, paman, sepupu termasuk keluarga modern, seperti orang tua
tunggal, keluarga tanpa anak, serta keluarga pasangan sejenis (guy/lesbian
families).
63

d.

Community family Keluarga hidup bersama (commune family), adalah


keluarga yang terdiri dari pria, wanita dan anak-anak yang tinggal bersama

e.

berbagi hak dan tanggung jawab serta memiliki kekayaan bersama.


Single parent family Keluarga orang tua tunggal (single parent family),
adalah keluarga yang terdiri dari pria atau wanita , mungkin karena telah
bercerai, berpisah, ditinggal mati, atau mungkin tak pernah menikah, serta
anak-anak mereka tinggl bersama.

98. Seorang dokter kepala puskesmas ingin mengetahui efektivitas penyuluhan


keluarga berencana di Posyandu X, teknik apakah yang paling tepat
a. Uji Regresi Logistik
b. Uji Linear Sederhana
c. Uji Chi Square
d. Uji T Test
e. Uji One Way ANOVA
99. Puskesmas mengadakan program pembangunan yaitu memperbaiki lantai rumah
seluruh warga dengan semen, dengan diadakan nya pembangunan tersebut,
keuntungan apa yang didapatkan oleh pihak puskesmas?
a. Mengendalikan faktor risiko
b. Meningkatkan kesejahteraan rakyat
c. Membantu pengambilan keputusan dalam pencegahan penyakit
d. Penyembuhan penyakit menular Promosi kesehatan
100.

Sepasang suami istri berusia 34 tahun datang ke dokter untuk periksa

kesehatan berkala. Pasangan ini telah menikah selama 4 tahun namun belum mau
memiliki anak karena keduanya sibuk bekerja dan sangat aktif. Nasihat yang
penting untuk disampaikan berdasarkan siklus kehidupan keluarga adalah:
a.
b.
c.
d.
e.

Reproduksi
Olah raga rutin
Tidur yang cukup
Makan makanan yang sehat
Mengatur keuangan

64