Anda di halaman 1dari 5

10.

Peristiwa pembasahan sempurna, pembasahan sebagian, dan tidak terjadi pembasahan


ditinjau dari sudut kontak!
11. Carilah media dalam bentuk audio visual tentang proses pembersihan/lepasnya
kotoran dari substrat oleh sabun atau detergen, selanjutnya gambarkan proses
tersebut!

12. Sebutkan syarat-syarat adsorben dan adsorbat!


Berupa zat padat yang memiliki daya serap yang besar dapat menyerap molekul, atom
atau ion
Selektif tinggi : tidak mudah larut dalam zat yang akan diserap
Dapat didaur ulang dan harga terjangkau/murah
Tidak beracun
Tidak bersifat korosif
Absorbat
berupa gas, zat cair atau zat padat yang terlarut

13. Sebutkan dan jelaskan perbedaan antara adsorpsi fisik dan absorpsi kimia!

A. Adsorpsi fisik
1. Hal ini biasanya terjadi pada suhu rendah dan menurun dengan meningkatnya suhu.
3. Kalor adsorpsi rendah : energi yang dilepaskan pada fisiosorpsi relatif rendah sekitar 20
kj/mol.
4. bersifat reversibel
5. Hal ini tidak sangat spesifik
6. Membentuk lapisan multimolekul
7. Tidak memerlukan energi aktivasi
B. Adsorpsi kimia
1. Hal ini berlangsung pada suhu tinggi
2. Gaya tarik memegang adsorbat adalah kekuatan ikatan kimia
3. Kalor adsorpsi tinggi
4. bersifat ireversibel : ikatan kuat antara penyerap dan zat yang terserap (adsorbat) sehingga
tidak mungkin terjadi proses yang bolak-balik

14. Buatlah ringkasan tentang isotermal Langmuir, Freunlich dan BET!


a. Persamaan Isoterm Adsorpsi Langmuir
Pada Tahun 1918, Langmuir menurunkan teori isoterm adsorpsi dengan menggunakan
model sederhana berupa padatan yang mengadsorpsi gas pada permukaannya.
Persamaan Langmuir dapat diturunkan secara teoritis dengan menganggap terjadinya
kesetimbangan antara molekul-molekul zat yang diadsorpsi (adsorbat) dengan molekulmolekul zat yang masih bebas (fase ruah). Persamaan isoterm adsorpsi Langmuir dapat

P
P
1

V Vm aVm
dituliskan sebagai berikut:
Penurunan dari persamaan isoterm adsorpsi Langmuir adalah selisih antara laju adsorpsi dan
laju desorpsi

d P P
1

N(1 - )pk a - N k d
dt V Vm aVm
N(1 - )pk a - N k d 0

V
Vm

pa
pa 1

pa
pa 1

P P
1

V Vm aVm
sehingga

b. Persamaan Isoterm Adsorpsi Freundlich


Untuk rentang konsentrasi yang kecil dan campuran yang cair, isoterm adsorpsi dapat
digambarkan dengan persamaan empirik yang dikemukakan oleh Freundlich. Isoterm ini
berdasarkan asumsi bahwa adsorben mempunyai permukaan yang heterogen dan tiap molekul
mempunyai potensi penyerapan yang berbeda-beda. Persamaan ini diturunkan secara empirik
dan berlaku untuk gas yang bertekanan rendah. Bentuk persamaan ini adalah :
V = k P1/n

V = gas yang teradsorpsi pada tiap satu satuan massa adsorban pada tekanan gas P.
Sedangkan k dan n = adalah konstanta , n biasanya > 1. Apabila kedua ruas persamaan itu
dilogaritmakan, maka akan diperoleh persamaan berikut:

log V = log k +

1
n

log P

c. Persamaan Isoterm Adsorpsi BET


Brunauer, Emmet dan Teller membuat suatu rumusan isoterm adsorpsi didasarkan atas
pembentukan multilayer. Asumsi dasar dari teori BET adalah dengan menggunakan
persamaan Langmuir untuk setiap lapisan adsorpsi pada permukaan padat. Persamaan isoterm
adsorpsi Brunauer, Emmet dan Teller adalah sebagai berikut:
P
1
(c 1) P

V ( Po P ) VmC VmC Po

Pada tekanan rendah, persamaan ini dapat disederhanakan menjadi persamaan Langmuir.