Anda di halaman 1dari 18
MARXAN Perencanaan Kawasan Konservasi Laut Sistematis

MARXAN

Perencanaan Kawasan Konservasi Laut Sistematis

MARXAN Perencanaan Kawasan Konservasi Laut Sistematis
MARXAN Perencanaan Kawasan Konservasi Laut Sistematis
MARXAN Perencanaan Kawasan Konservasi Laut Sistematis
MARXAN Perencanaan Kawasan Konservasi Laut Sistematis
MARXAN Perencanaan Kawasan Konservasi Laut Sistematis
MARXAN Perencanaan Kawasan Konservasi Laut Sistematis
MARXAN Perencanaan Kawasan Konservasi Laut Sistematis
MENGAPA: Sistem komputasi MARXAN dikembangkan untuk membantu dalam desain wilayah perlindungan laut. Ini dirancang

MENGAPA:

Sistem komputasi MARXAN dikembangkan untuk membantu dalam desain wilayah perlindungan laut. Ini dirancang didasarkan pada Spexan, desain perangkat lunak perlindungan. Keduanya adalah ekstensi dasar dari sebuah program FORTRAN7 Siman yang berisi konsep utama tetapi tidak dalam mode yang mudah digunakan bagi orang awam.

DIKEMBANGKAN OLEH:

Sistem komputasi MARXAN dikembangkan untuk Taman Nasional Great

Barrier Reef oleh Hugh Possingham dari Univ. Queensland dan Ian Ball dari

University of Adelaide.

APA ARTINYA:

MARXAN: Marine Reserve Design using Spatial Explicit Annealing (Desain Wilayah Perlindungan Laut menggunakan Spasial Explicit Annealing)

Reserve Design using Spatial Explicit Annealing (Desain Wilayah Perlindungan Laut menggunakan Spasial Explicit Annealing)
Reserve Design using Spatial Explicit Annealing (Desain Wilayah Perlindungan Laut menggunakan Spasial Explicit Annealing)
Reserve Design using Spatial Explicit Annealing (Desain Wilayah Perlindungan Laut menggunakan Spasial Explicit Annealing)
Reserve Design using Spatial Explicit Annealing (Desain Wilayah Perlindungan Laut menggunakan Spasial Explicit Annealing)
Reserve Design using Spatial Explicit Annealing (Desain Wilayah Perlindungan Laut menggunakan Spasial Explicit Annealing)
Reserve Design using Spatial Explicit Annealing (Desain Wilayah Perlindungan Laut menggunakan Spasial Explicit Annealing)
Reserve Design using Spatial Explicit Annealing (Desain Wilayah Perlindungan Laut menggunakan Spasial Explicit Annealing)
Road Map to MPA (Proses) survei ekologi peta-peta informasi status pengelolaan konsultasi survey pola pemanfaatan

Road Map to MPA (Proses)

survei ekologi

peta-peta

informasi status pengelolaan

konsultasi

survey pola pemanfaatan

status pengelolaan konsultasi survey pola pemanfaatan data spasial ekologi, pemanfaatan dan pengelolaan pilihan
status pengelolaan konsultasi survey pola pemanfaatan data spasial ekologi, pemanfaatan dan pengelolaan pilihan

data spasial ekologi, pemanfaatan dan

pengelolaan

pilihan solusi (jejaring, zonasi)
pilihan solusi
(jejaring, zonasi)

MARXAN

konsultasi

pilihan solusi (jejaring, zonasi) MARXAN konsultasi rencana pengelolaan penyadaran, penguatan, pemantauan

rencana pengelolaan

pilihan solusi (jejaring, zonasi) MARXAN konsultasi rencana pengelolaan penyadaran, penguatan, pemantauan

penyadaran,

penguatan,

pemantauan

pilihan solusi (jejaring, zonasi) MARXAN konsultasi rencana pengelolaan penyadaran, penguatan, pemantauan
pilihan solusi (jejaring, zonasi) MARXAN konsultasi rencana pengelolaan penyadaran, penguatan, pemantauan
pilihan solusi (jejaring, zonasi) MARXAN konsultasi rencana pengelolaan penyadaran, penguatan, pemantauan
pilihan solusi (jejaring, zonasi) MARXAN konsultasi rencana pengelolaan penyadaran, penguatan, pemantauan
pilihan solusi (jejaring, zonasi) MARXAN konsultasi rencana pengelolaan penyadaran, penguatan, pemantauan
ISTILAH Planning Unit Sebuah unit yang membatasi yang digunakan untuk menetapkan nilai-nilai dan input data

ISTILAH

Planning Unit

Sebuah unit yang membatasi yang digunakan untuk menetapkan nilai-nilai dan input data pengukuran

ISTILAH Planning Unit Sebuah unit yang membatasi yang digunakan untuk menetapkan nilai-nilai dan input data pengukuran
ISTILAH Planning Unit Sebuah unit yang membatasi yang digunakan untuk menetapkan nilai-nilai dan input data pengukuran
ISTILAH Planning Unit Sebuah unit yang membatasi yang digunakan untuk menetapkan nilai-nilai dan input data pengukuran
ISTILAH Planning Unit Sebuah unit yang membatasi yang digunakan untuk menetapkan nilai-nilai dan input data pengukuran
ISTILAH Planning Unit Sebuah unit yang membatasi yang digunakan untuk menetapkan nilai-nilai dan input data pengukuran
ISTILAH Planning Unit Sebuah unit yang membatasi yang digunakan untuk menetapkan nilai-nilai dan input data pengukuran
ISTILAH Planning Unit Sebuah unit yang membatasi yang digunakan untuk menetapkan nilai-nilai dan input data pengukuran
ISTILAH Planning Unit Sebuah unit yang membatasi yang digunakan untuk menetapkan nilai-nilai dan input data pengukuran
ISTILAH Conservation Target Entitas atau fitur rencana konservasi untuk memastikan pengelolaan jangka panjang kawasan

ISTILAH

Conservation Target

Entitas atau fitur rencana konservasi untuk memastikan pengelolaan jangka

panjang kawasan perlindungan (Redford et al.)

No.

No.

111 111

Feature Feature Importance Importance Data Quality Data Quality Penalty Penalty Number of PUs Number of
Feature
Feature
Importance
Importance
Data Quality
Data Quality
Penalty
Penalty
Number of PUs
Number of PUs
%Target
%Target
Target
Target
Fringing reefs
Fringing reefs
high
high
high
high
2 2
886 886
30 30
266 266
reefs high high high high 2 2 886 886 30 30 266 266 Barrier reefs Barrier
reefs high high high high 2 2 886 886 30 30 266 266 Barrier reefs Barrier
reefs high high high high 2 2 886 886 30 30 266 266 Barrier reefs Barrier
reefs high high high high 2 2 886 886 30 30 266 266 Barrier reefs Barrier
reefs high high high high 2 2 886 886 30 30 266 266 Barrier reefs Barrier
reefs high high high high 2 2 886 886 30 30 266 266 Barrier reefs Barrier
Barrier reefs Barrier reefs high high high high 2 2 35 35 100 100 35
Barrier reefs
Barrier reefs
high
high
high
high
2 2
35 35
100 100
35 35
Atolls
Atolls
high
high
high
high
2 2
819 819
30 30
246 246
Bank or platform reefs
Bank or platform reefs
high
high
high
high
2 2
4 4
100 100
4 4
Seamounts
Seamounts
high
high
high
high
2 2
31 31
100 100
31 31
Beach-white sand
Beach-white sand
medium
medium
low
low
1 1
140 140
20 20
28 28
Coastal/atoll lagoons
Coastal/atoll lagoons
medium
medium
high
high
1.25 1.25
876 876
30 30
263 263
Upwelling areas
Upwelling areas
low
low
low
low
0.25 0.25
346 346
10 10
35 35
Seagrass beds
Seagrass beds
high
high
low
low
1.75 1.75
507 507
30 30
152 152
Mangroves
Mangroves
high
high
high
high
2 2
84 84
80 80
67 67
SPAGS
SPAGS
high
high
low
low
1.75 1.75
10 10
100 100
10 10
Manta aggregation site
Manta aggregation site
low
low
low
low
0.25 0.25
1 1
100 100
1 1
Turtle nesting beaches
Turtle nesting beaches
high
high
high
high
2 2
19 19
100 100
19 19
Dugong
Dugong
high
high
low
low
1.75 1.75
15 15
100 100
15 15
Cetacean
Cetacean
high
high
low
low
1.75 1.75
1601 1601
30 30
480 480
Sea birds
Sea birds
high
high
high
high
2 2
17 17
100 100
17 17
Pristine reef
Pristine reef
high
high
low
low
1.75 1.75
34 34
100 100
34 34
Near pristine reef
Near pristine reef
high
high
low
low
1.75 1.75
128 128
80 80
102 102
Moderate reef
Moderate reef
medium
medium
low
low
1 1
1397 1397
30 30
419 419
Degraded reef
Degraded reef
low
low
low
low
0.25 0.25
188 188
10 10
19 19
low 1 1 1397 1397 30 30 419 419 Degraded reef Degraded reef low low low
low 1 1 1397 1397 30 30 419 419 Degraded reef Degraded reef low low low
low 1 1 1397 1397 30 30 419 419 Degraded reef Degraded reef low low low
low 1 1 1397 1397 30 30 419 419 Degraded reef Degraded reef low low low
low 1 1 1397 1397 30 30 419 419 Degraded reef Degraded reef low low low
low 1 1 1397 1397 30 30 419 419 Degraded reef Degraded reef low low low
low 1 1 1397 1397 30 30 419 419 Degraded reef Degraded reef low low low
low 1 1 1397 1397 30 30 419 419 Degraded reef Degraded reef low low low
low 1 1 1397 1397 30 30 419 419 Degraded reef Degraded reef low low low
low 1 1 1397 1397 30 30 419 419 Degraded reef Degraded reef low low low
low 1 1 1397 1397 30 30 419 419 Degraded reef Degraded reef low low low
low 1 1 1397 1397 30 30 419 419 Degraded reef Degraded reef low low low
low 1 1 1397 1397 30 30 419 419 Degraded reef Degraded reef low low low
ISTILAH Cost Value/Cost Feature: Cost value dapat menggunakan luasan planning unit jika tidak ada informasi

ISTILAH

Cost Value/Cost Feature:

Cost value dapat menggunakan luasan planning unit jika tidak ada informasi lainnya. Cost value dapat pula dihitung dengan mempertimbangkan faktor sosial ekonomi seperti resourse use dan populasi penduduk.

No

Parameter

Rangking

Score

1

fad

5

2

2

seaweed_culture

3

2

3

liftnet

4

2

4

fish_fence

2

3

5

fisher_hut/holding_pen

6

1

6

village

1

4

3 liftnet 4 2 4 fish_fence 2 3 5 fisher_hut/holding_pen 6 1 6 village 1 4
3 liftnet 4 2 4 fish_fence 2 3 5 fisher_hut/holding_pen 6 1 6 village 1 4
3 liftnet 4 2 4 fish_fence 2 3 5 fisher_hut/holding_pen 6 1 6 village 1 4
3 liftnet 4 2 4 fish_fence 2 3 5 fisher_hut/holding_pen 6 1 6 village 1 4
3 liftnet 4 2 4 fish_fence 2 3 5 fisher_hut/holding_pen 6 1 6 village 1 4
3 liftnet 4 2 4 fish_fence 2 3 5 fisher_hut/holding_pen 6 1 6 village 1 4
3 liftnet 4 2 4 fish_fence 2 3 5 fisher_hut/holding_pen 6 1 6 village 1 4
Locking: ISTILAH Mengunci suatu planning unit menjadi berstatus tertentu. Ada empat macam status yang dapat

Locking:

ISTILAH

Mengunci suatu planning unit menjadi berstatus tertentu. Ada empat macam status yang dapat digunakan:

Conserved adalah kawasan konservasi yang sudah ada atau sudah

direncanakan menjadi kawasan konservasi.

Earmarked adalah daerah yang terpilih menjadi kawasan konservasi.

Available adalah daerah yang belum terpilih menjadi kawasan konservasi.

Excluded adalah daerah yang diputuskan tidak akan menjadi kawasan konservasi.

terpilih menjadi kawasan konservasi. • Excluded adalah daerah yang diputuskan tidak akan menjadi kawasan konservasi.
terpilih menjadi kawasan konservasi. • Excluded adalah daerah yang diputuskan tidak akan menjadi kawasan konservasi.
terpilih menjadi kawasan konservasi. • Excluded adalah daerah yang diputuskan tidak akan menjadi kawasan konservasi.
terpilih menjadi kawasan konservasi. • Excluded adalah daerah yang diputuskan tidak akan menjadi kawasan konservasi.
terpilih menjadi kawasan konservasi. • Excluded adalah daerah yang diputuskan tidak akan menjadi kawasan konservasi.
terpilih menjadi kawasan konservasi. • Excluded adalah daerah yang diputuskan tidak akan menjadi kawasan konservasi.
terpilih menjadi kawasan konservasi. • Excluded adalah daerah yang diputuskan tidak akan menjadi kawasan konservasi.
ISTILAH Species Penalty Factor (SPF) Seberapa penting sebuah fitur konservasi untuk dapat terwakili Unik untuk

ISTILAH

Species Penalty Factor (SPF) Seberapa penting sebuah fitur konservasi untuk dapat terwakili

Unik untuk setiap fitur konservasi

<1: algoritma mungkin menolak untuk menambahkan unit perencanaan

untuk melestarikan fitur konservasi > 1: untuk memastikan bahwa fitur konservasi memenuhi target

unit perencanaan untuk melestarikan fitur konservasi > 1: untuk memastikan bahwa fitur konservasi memenuhi target
unit perencanaan untuk melestarikan fitur konservasi > 1: untuk memastikan bahwa fitur konservasi memenuhi target
unit perencanaan untuk melestarikan fitur konservasi > 1: untuk memastikan bahwa fitur konservasi memenuhi target
unit perencanaan untuk melestarikan fitur konservasi > 1: untuk memastikan bahwa fitur konservasi memenuhi target
unit perencanaan untuk melestarikan fitur konservasi > 1: untuk memastikan bahwa fitur konservasi memenuhi target
unit perencanaan untuk melestarikan fitur konservasi > 1: untuk memastikan bahwa fitur konservasi memenuhi target
unit perencanaan untuk melestarikan fitur konservasi > 1: untuk memastikan bahwa fitur konservasi memenuhi target
ISTILAH Boundary length modifier (BLM) Untuk mengontrol fragmentasi wilayah perlindungan Perimeter = 18 Perimeter =

ISTILAH

Boundary length modifier (BLM) Untuk mengontrol fragmentasi wilayah perlindungan

ISTILAH Boundary length modifier (BLM) Untuk mengontrol fragmentasi wilayah perlindungan Perimeter = 18 Perimeter = 40
ISTILAH Boundary length modifier (BLM) Untuk mengontrol fragmentasi wilayah perlindungan Perimeter = 18 Perimeter = 40

Perimeter = 18

ISTILAH Boundary length modifier (BLM) Untuk mengontrol fragmentasi wilayah perlindungan Perimeter = 18 Perimeter = 40

Perimeter = 40

ISTILAH Boundary length modifier (BLM) Untuk mengontrol fragmentasi wilayah perlindungan Perimeter = 18 Perimeter = 40
ISTILAH Boundary length modifier (BLM) Untuk mengontrol fragmentasi wilayah perlindungan Perimeter = 18 Perimeter = 40
ISTILAH Boundary length modifier (BLM) Untuk mengontrol fragmentasi wilayah perlindungan Perimeter = 18 Perimeter = 40
ISTILAH Boundary length modifier (BLM) Untuk mengontrol fragmentasi wilayah perlindungan Perimeter = 18 Perimeter = 40
ISTILAH Boundary length modifier (BLM) Untuk mengontrol fragmentasi wilayah perlindungan Perimeter = 18 Perimeter = 40
ISTILAH Boundary length modifier (BLM) Untuk mengontrol fragmentasi wilayah perlindungan Perimeter = 18 Perimeter = 40
Simple planning Data layers Mangrove . . . . Coral reef Resource Use Terumbu karang

Simple planning

Data layers Mangrove . . . . Coral reef Resource Use Terumbu karang 1 2

Data layers

Mangrove .
Mangrove
.

.

.

. Coral reef
.
Coral reef
Data layers Mangrove . . . . Coral reef Resource Use Terumbu karang 1 2 3
Resource Use Terumbu karang 1 2 3 4 5 6 7 1 2 3 4
Resource Use
Terumbu karang
1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
5
6
7
1
0
-1
-1
-1
0
0
0
1
0
4
4
0
4
0
0
2
0
-1
-1
-1
0
0
0
2
0
4
4
4
4
0
0
3
0
0
0
0
0
0
0
3
0
4
0
0
4
4
0
4
0
0
0
0
0
0
0
4
4
0
4
4
4
0
4
5
0
0
0
0
-1
0
0
5
4
0
4
4
4
4
4
6
0
0
0
0
-1
0
0
6
4
4
4
4
4
4
4
7
0
0
0
0
0
0
0
7
4
4
4
4
4
4
4
Mangrove
SPAG
1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
5
6
7
1
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
8
0
0
2
0
0
0
0
2
0
0
2
0
0
0
0
8
0
0
3
0
0
0
0
2
2
2
3
0
0
0
0
0
8
0
4
0
0
0
0
2
0
2
4
0
0
0
0
0
0
0
5
0
0
2
0
2
0
2
5
0
0
8
0
8
0
0
6
0
0
0
0
2
0
2
6
0
0
8
0
0
0
0
7
0
0
0
0
0
0
0
7
0
0
0
0
0
0
0
Penduduk
Total
1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
5
6
7
1
0
0
0
0
0
0
0
1
0
3
3
-1
12
0
0
2
0
0
0
0
0
0
0
2
0
3
3
3
14
0
0
3
0
0
0
0
0
0
0
3
0
4
0
0
6
14
2
4
0
0
-4
0
0
0
0
4
4
0
0
4
6
0
6
5
0
0
0
0
0
0
0
5
4
0
14
4
13
4
6
6
0
0
0
0
0
0
0
6
4
4
12
4
5
4
6
7
0
0
0
0
0
0
0
7
4
4
4
4
4
4
4
4 5 4 6 7 0 0 0 0 0 0 0 7 4 4 4

if X ij > X then 1

else 0

Hasil akhir

 

1

2

3

4

1

0

0

0

0

2

0

0

0

0

3

0

0

0

0

4

0

0

0

0

5

0

0

1

0

6

0

0

1

0

7

0

0

0

0

P

u l

a

u Ko

mo

d

o

7 0 0 0 0 P u l a u Ko mo d o 5 6
7 0 0 0 0 P u l a u Ko mo d o 5 6
7 0 0 0 0 P u l a u Ko mo d o 5 6
7 0 0 0 0 P u l a u Ko mo d o 5 6
7 0 0 0 0 P u l a u Ko mo d o 5 6

5

6

7

1 0

1

0

1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0

1

0

1 1 1 0 1 0 1 0
1
1
1
0
1
0
1
0

0 0

1 0 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0
0 0 0 1 1 1 0
0 0 0 1 1 1 0
0 0 0 1 1 1 0

0

0

0

1

1

1

0

0 0 0 1 1 1 0
P . R in ca
P
.
R
in
ca
d o 5 6 7 1 0 1 0 1 1 1 0 1 0 1
d o 5 6 7 1 0 1 0 1 1 1 0 1 0 1
d o 5 6 7 1 0 1 0 1 1 1 0 1 0 1
Optimized planning • Dari perspektif konservasi alam, orang akan berusaha untuk memiliki wilayah perlindungan sebesar

Optimized planning

Dari perspektif konservasi alam, orang akan berusaha untuk memiliki wilayah perlindungan sebesar mungkin, namun, dalam kenyataannya, sejauh dari setiap sistem cadangan akan dibatasi oleh kendala sosial dan ekonomi.

Jadi, membangun jejaring wilayah perlindungan yang akan melestarikan keanekaragaman hayati secara efektif bukanlah proses akumulasi lokasi sebanyak mungkin, tetapi membutuhkan situs memilih seefisien mungkin dari yang tersedia.

Di sini, "efisien" berarti meminimalkan "biaya" dari sistem cadangan keanekaragaman hayati yang memenuhi tujuan tertentu.

berarti meminimalkan "biaya" dari sistem cadangan keanekaragaman hayati yang memenuhi tujuan tertentu.
berarti meminimalkan "biaya" dari sistem cadangan keanekaragaman hayati yang memenuhi tujuan tertentu.
berarti meminimalkan "biaya" dari sistem cadangan keanekaragaman hayati yang memenuhi tujuan tertentu.
berarti meminimalkan "biaya" dari sistem cadangan keanekaragaman hayati yang memenuhi tujuan tertentu.
berarti meminimalkan "biaya" dari sistem cadangan keanekaragaman hayati yang memenuhi tujuan tertentu.
berarti meminimalkan "biaya" dari sistem cadangan keanekaragaman hayati yang memenuhi tujuan tertentu.
berarti meminimalkan "biaya" dari sistem cadangan keanekaragaman hayati yang memenuhi tujuan tertentu.
DIAGRAM ALIR konsep GIS Database Conservation features GIS Database (Cost) Socio-economic Village population Planning

DIAGRAM ALIR konsep

GIS Database Conservation features
GIS Database
Conservation features
GIS Database (Cost) Socio-economic Village population
GIS Database
(Cost)
Socio-economic
Village population
Planning Unit
Planning
Unit
(Cost) Socio-economic Village population Planning Unit Scenario 1 Scenario 2 Scenario 3 Target Abundance Unit
(Cost) Socio-economic Village population Planning Unit Scenario 1 Scenario 2 Scenario 3 Target Abundance Unit
(Cost) Socio-economic Village population Planning Unit Scenario 1 Scenario 2 Scenario 3 Target Abundance Unit

Scenario 1

Scenario 2

Scenario 3

Target
Target

Abundance

Unit
Unit

Boundary

Unit Scenario 1 Scenario 2 Scenario 3 Target Abundance Unit Boundary Marxan Algorithm Results 1 Results
Unit Scenario 1 Scenario 2 Scenario 3 Target Abundance Unit Boundary Marxan Algorithm Results 1 Results
Unit Scenario 1 Scenario 2 Scenario 3 Target Abundance Unit Boundary Marxan Algorithm Results 1 Results

Marxan

Algorithm

Results 1

Results 2

Results 3

Unit Scenario 1 Scenario 2 Scenario 3 Target Abundance Unit Boundary Marxan Algorithm Results 1 Results
Unit Scenario 1 Scenario 2 Scenario 3 Target Abundance Unit Boundary Marxan Algorithm Results 1 Results
Unit Scenario 1 Scenario 2 Scenario 3 Target Abundance Unit Boundary Marxan Algorithm Results 1 Results
Unit Scenario 1 Scenario 2 Scenario 3 Target Abundance Unit Boundary Marxan Algorithm Results 1 Results
Cara Kerja MARXAN 1. Menghitung biaya portfolio perencanaan dengan pemilihan planning unit acak. 2. Memilih

Cara Kerja MARXAN

1. Menghitung biaya portfolio perencanaan dengan pemilihan planning unit acak.

2. Memilih planning unit secara acak dan mengubah statusnya (yaitu dari

terlindungi menjadi tidak terlindungi atau dari tidak terlindungi menjadi

terlindungi).

3. Menghitug biaya portfolio perencanaan yang baru.

4. Jika portfolio yang baru memiliki biaya lebih rendah maka jadikan

perubahan permanen. Sebaliknya, tidak dilakukan perubahan.

portfolio yang baru memiliki biaya lebih rendah maka jadikan perubahan permanen. Sebaliknya, tidak dilakukan perubahan.
portfolio yang baru memiliki biaya lebih rendah maka jadikan perubahan permanen. Sebaliknya, tidak dilakukan perubahan.
portfolio yang baru memiliki biaya lebih rendah maka jadikan perubahan permanen. Sebaliknya, tidak dilakukan perubahan.
portfolio yang baru memiliki biaya lebih rendah maka jadikan perubahan permanen. Sebaliknya, tidak dilakukan perubahan.
portfolio yang baru memiliki biaya lebih rendah maka jadikan perubahan permanen. Sebaliknya, tidak dilakukan perubahan.
portfolio yang baru memiliki biaya lebih rendah maka jadikan perubahan permanen. Sebaliknya, tidak dilakukan perubahan.
portfolio yang baru memiliki biaya lebih rendah maka jadikan perubahan permanen. Sebaliknya, tidak dilakukan perubahan.
Perhitungan biaya 1. Biaya total satuan perencanaan (combined planning unit cost) 2. Biaya batas (boundary

Perhitungan biaya

1. Biaya total satuan perencanaan (combined planning unit cost)

2. Biaya batas (boundary cost)

3. Variabel Peubah panjang batas (boundary length modifier)

4. Faktor pinalti spesies (combined species penalty factor)

( ∑Cost ) + ( BLM * ∑Boundary ) + [ ( ∑CFPF ) x Penalty ] + ( Cost Threshold Penalty (t) )

1 2 3 4
1
2
3
4
factor) ( ∑Cost ) + ( BLM * ∑Boundary ) + [ ( ∑CFPF ) x
factor) ( ∑Cost ) + ( BLM * ∑Boundary ) + [ ( ∑CFPF ) x
factor) ( ∑Cost ) + ( BLM * ∑Boundary ) + [ ( ∑CFPF ) x
factor) ( ∑Cost ) + ( BLM * ∑Boundary ) + [ ( ∑CFPF ) x
factor) ( ∑Cost ) + ( BLM * ∑Boundary ) + [ ( ∑CFPF ) x
factor) ( ∑Cost ) + ( BLM * ∑Boundary ) + [ ( ∑CFPF ) x
factor) ( ∑Cost ) + ( BLM * ∑Boundary ) + [ ( ∑CFPF ) x
Running untuk tingkat Jejaring Kawasan Konservasi

Running untuk tingkat Jejaring Kawasan Konservasi

Running untuk tingkat Jejaring Kawasan Konservasi
Running untuk tingkat Jejaring Kawasan Konservasi
Running untuk tingkat Jejaring Kawasan Konservasi
Running untuk tingkat Jejaring Kawasan Konservasi
Running untuk tingkat Jejaring Kawasan Konservasi
Running untuk tingkat Jejaring Kawasan Konservasi
Running untuk tingkat Jejaring Kawasan Konservasi
Running untuk tingkat Jejaring Kawasan Konservasi
Running untuk tingkat site

Running untuk tingkat site

Running untuk tingkat site
Running untuk tingkat site
Running untuk tingkat site
Running untuk tingkat site
Running untuk tingkat site
Running untuk tingkat site
Running untuk tingkat site
Running untuk tingkat site
Running untuk tingkat site
Running untuk tingkat site