Anda di halaman 1dari 5

SURAT KEPUTUSAN

No. 376/SK 01.00/RSEM/X/2013


Tentang
PANDUAN ALUR PELAYANAN PASIEN INSTALASI GAWAT DARURAT
RUMAH SAKIT ERA MEDIKA
DIREKTUR RUMAH SAKIT ERA MEDIKA
Menimbang :
1. Bahwa untuk meningkatkan pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Era
Medika diperlukan suatu ketentuan standar demi memberikan pelayanan
yang optimal bagi pasien yang memerlukannya.
2. Bahwa sehubungan dengan pasal tersebut di atas perlu ditetapkan
Panduan Alur Pelayanan Pasien Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit
Era Medika.
3. Bahwa hal tersebut perlu ditetapkan dengan SK Direktur.
Mengingat :
1. Undang-undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dalam Pasal 3.
2. Undang-undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dalam Pasal 46.
3. Undang-undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
1. Panduan Alur Pelayanan Pasien Instalasi Gawat Darurat di Rumah Sakit
Era Medika.
2. Hal-hal yang belum diatur dalam panduan ini akan diatur dalam
ketentuan tersendiri.
3. Panduan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Tulungagung
Pada Tanggal 07 Oktober 2013

dr. Aries Rudiyanto


Direktur

BAB I
DEFINISI
Definisi American Hospital Association di tahun 1978 menyatakan bahwa Rumah
Sakit adalah suatu institusi yang fungsi utamanya adalah memberikan pelayanan kepada
pasien-diagnostik dan terapeutik untuk berbagai penyakit dan masalah kesehatan, baik

yang bersifat bedah maupun non bedah. Rumah sakit harus dibangun, dilengkapi, dan
dipelihara, dengan baik untuk menjamin kesehatan dan keselamatan pasiennya dan harus
menyediakan fasilitas yang lapang, tidak berdesak-desakan dan terjamin sanitasinya bagi
kesembuhan pasien.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit
juga

menyebutkan

rumah

sakit

adalah

institusi

pelayanan

kesehatan

yang

menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan


pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat.
Instalasi Gawat Darurat adalah unit pelayanan di rumah sakit yang tersedia 24
jam untuk memberikan pelayanan pertama pada pasien dengan ancaman kematian dan
kecacatan secara terpadu dengan melibatkan berbagai multi disiplin.
Selain itu Instalasi Gawat Darurat di Rumah Sakit Era Medika (IGD) adalah salah
satu bagian di rumah sakit Era Medika yang menyediakan penanganan awal bagi pasien
yang menderita sakit dan cedera, yang dapat mengancam kelangsungan hidupnya. Di
IGD dapat ditemukan dokter dari berbagai spesialisasi bersama sejumlah perawat dan
juga asisten dokter. Saat tiba di IGD, pasien biasanya menjalani pemilahan terlebih
dahulu, anamnesis untuk membantu menentukan sifat dan keparahan penyakitnya.
Penderita yang terkena penyakit serius biasanya lebih sering mendapat visite lebih sering
oleh dokter daripada mereka yang penyakitnya tidak begitu parah. Setelah penaksiran dan
penanganan awal, pasien bisa dirujuk ke RS, distabilkan dan dipindahkan ke RS lain
karena berbagai alasan, atau dikeluarkan (dipulangkan). IGD Rumah Sakit Era Medika
buka 24 jam, meski pada malam hari jumlah staf yang ada di sana akan lebih sedikit.
Sedangkan Alur Pelayanan adalah urutan atau tata cara yang harus diikuti pasien
untuk mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan.

BAB II
RUANG LINGKUP
Seperti telah diketahui sebelumnya, Rumah Sakit secara umum menyediakan
pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Pembahasan pada panduan ini
ditekankan pada Alur Pelayanan di Instalasi Gawat Darurat yang ada di Rumah Sakit Era
Medika.
Prinsip-prinsip dasar pada layanan di Rumah Sakit :

1. Pasien datang ke rumah sakit dapat disebabkan karena beberapa alasan, yaitu :
a) Dikirim oleh/ rujukan rumah sakit lain, puskesmas atau jenis pelayanan kesehatan
lain.
b) Dikirim oleh/ rujukan praktik dokter, Dokter, bidan, atau tenaga kesehatan lain di
luar rumah sakit.
c) Datang atas kemauan sendiri.
2. Setelah pasien tiba di rumah sakit, pasien/ keluarga melakukan pendaftaran di loket
pendaftaran. Pasien ditanya mengenai tujuan kedatangannya di rumah sakit.
3. Berdasarkan kecepatan pelayanan kesehatan, pasien datang ke rumah sakit dapat
dibedakan :
a) Pasien yang dapat menunggu yaitu pasien berobat jalan dengan perjanjian dan
pasien yang tidak dalam keadaan darurat.
b) Pasien yang datang perlu pertolongan segera (pasien gawat darurat).
4. Pasien di rumah sakit dapat dikategorikan sebagai pasien rawat jalan dan rawat inap.
5. Bedasarkan jenis kedatangannya pasien dapat dibedakan menjadi :
a) Pasien baru, yaitu pasien yang baru pertama kali datang ke rumah sakit untuk
keperluan pelayanan kesehatan dan akan menerima nomor rekam medis.
b) Pasien lama adalah pasien yang pernah datang sebelumnya untuk keperluan
pelayanan kesehatan dan akan mempergunakan nomor rekam medic.

BAB III
TATA LAKSANA

Poliklinik

Gbr. ALUR PELAYANAN PASIEN INSTALASI GAWAT DARURAT


RUMAH SAKIT ERA MEDIKA

Alur Pelayanan Pasien IGD


1. Pasien masuk ke Rumah Sakit melalui Pendaftaran/ admisi pada instalasi rawat jalan
(poliklinik) atau pada instalasi gawat darurat apabila pasien dalam kondisi gawat
darurat yang membutuhkan pertolongan medis segera/ cito.
2. Pasien melalui instalasi gawat darurat akan diberikan pelayanan medis sesuai dengan
kondisi kegawatdaruratan pasien.
Pasien dengan tingkat kegawatdaruratan ringan setelah diberikan pelayanan medis

dapat langsung pulang setelah melakukan pembayaran.


Pasien dengan kondisi harus didiagnosa lebih mendetail akan dirujuk ke instalasi
radiologi dan/ atau laboratorium. Selanjutnya apabila harus ditindak bedah, maka
pasien akan dikirim ke ruang bedah. Pasca bedah untuk pasien yang kondisinya
belum stabil akan dikirim ke ruang Dokteran Intensif, pasien yang kondisinya
stabil akan dikirim ke ruang rawat inap kebidanan. Selanjutnya pasien meninggal
akan dikirim ke instalasi pemulasaraan jenazah. Pasien sehat dapat pulang setelah
melakukan pembayaran.

BAB IV
DOKUMENTASI
Era globalisasi ini menuntut perkembangan pengetahuan dan teknologi disegala
unit kerja. Pelayanan Pasien di RS Era Medika sebagai bagian dari pelayanan kesehatan
rumah sakit tentunya senantiasa perlu penyesuaian mengikuti perkembangan tersebut.
Pelayanan Pasien RS Era Medika merupakan bagian integral dari sistem
pelayanan rumah sakit. Upaya peningkatan mutu pelayanan memerlukan landasan hukum
dan batasan operasional, standar ketenagaan, standar fasilitas, tata laksana, dan juga
logistik. Untuk mengukur mutu pelayanan diperlukan indikator mutu pelayanan.
Pengukuran indikator mutu input, proses, output, dan outcome dapat memberikan
gambaran mutu Rumah Sakit. Panduan Alur Pelayanan ini disusun untuk memberikan
informasi tentang hal-hal tersebut.
Panduan Alur Pelayanan IGD ini diharapkan menjadi acuan bagi pelaksanaan
kegiatan pelayanan, sehingga indikator mutu output dapat tercapai.
Panduan Alur Pelayanan IGD ini diharapkan juga dapat meningkatkan
kemampuan RS Era Medika dalam menciptakan transparansi, sinergi kerja, dan
kemudahan dalam pengelolaan kehumasan melalui peningkatan kelembagaan dan
mekanisme tata kerja, serta peningkatan prasarana dan sarana sehingga tersedia layanan
informasi secara terpadu kepada publik secara akurat, cepat dan tepat waktu, serta dapat
dipertanggungjawabkan.
Semoga panduan ini bermanfaat bagi semua pihak dengan harapan mutu
pelayanan dapat dijaga. Tidak lupa, sesuai perkembangan hendaknya panduan ini secara
berkala, dievaluasi, dan direvisi.
Direktur
Rumah Sakit Era Medika

dr. Aries Rudiyanto

Tulungagung, 14 Oktober 2013


Unit Humas
Rumah Sakit Era Medika Tulungagung

(Vica Destriana, S.Psi)


NIP : 153/RSEM/0912

Anda mungkin juga menyukai