Anda di halaman 1dari 3

Nama

: Aghus Usman

Kelas

: B-Farmasi-S1

Angk

: 2013

Tugas 4-5

: Farmakologi Epidemiologi

1
2

Studi potong lintang ( cross sectional )


Studi potong lintang ( cross sectional ) bersipat non-directional,sebab
hubungan antara paparan dan penyakit pada populasi diteliti pada satu
waktu yang sama.
Cara studi potong lintang meneliti hubungan antara paparan dan
penyakit :
Membandingkan prevalensi penyakit pada berbagai sub populasi yang berbeda status
paparannya.
Membandingkan status paparan pada berbagai sub populasi yang berbeda status
penyakitnya
Dilakukan survei pada setiap pasangan suami istri pada waktu tertentu
( minggu, bulanan, tahunan ) untuk mengetahui sejauh mana efektivitas
penggunaan alat kontrasepsi untuk menghindari terjadinya kehamilan
pada pasangan berusia produktif.
Contoh : tingkat keamanan alat kontrasepsi terhadap kemungkinan
terjadinya kehamilan pada pasangan suami istri usia produktif.
Kelebihan cross sectional : murah
Kelemahan : biasa karena pelaksanaan survei tidak diamati faktor
lain yang biasa menimbulkan pada penelitian
Penetapan kriteria :
1
inklusi : sampel yang dipilih sesuai dengan tujuan penelitian
2
ekslusi : kriteria untuk mengeliminasi beberpa sampel agar
sampel yang terjaring adalah benar benar sampel spesifik
kriteria diatas memudahkan pelaksanaan survei karena peneliti akan
lebih fokus pada penggunaan pil merek A dan juga info tentang
pemakaian dan efektivistnya akan lebih mudah diperoleh kerena sampel
yang digunakan telah menggunaknan merek A dalam waktu yaang relatif
lama.

Studi kolerasi, studi kasus dan seri kasus


Studi korelasi / sekuler/ ekologi

Menguji kecendrungan obat yg diduga sebagai penyebab dan


kecendrungan penyakit yg diduga sbg akibat dan menguji apakah
kecendrungan tersebut tepat.
Kecendrungan ini dpt ditentukan antar waktu atau antar lokasi
Peran statistik sangat penting dlm studi
Contoh : tingkat kematian akibat kanker paru pd wanita meningkat
sejalan dengan peningkatan jumlah wanita merokok
Tetapi harus diperhatikan juga kemungkinan resiko kanker paru
akibat paparan pasif, mengingat jumlah wanita bekerja juga
meningkat dimana memungkinkan sebagai perokok pasif
Keuntungan dri studi korelasi ini adalah dapat langsung menjawab
pertanyaan. Kerugian studi ini adalah tidak ada kontrol hubungan
tidak langsung
Hal diatas membuat studi ini kurang diminati

Studi kasus
- Studi kasus mendeskripsikan seorng pasien yg mengkonsumsi
obat, kemudian mengalami efek samping
- Cth : sebuah publikasi melaporkan wanita muda mengkonsumsi
kontrasepsi oral dan menderita embolisme paru Laporan kasus
berguna untuk menyusun hipotesis tentang efek samping suatu
obat, untuk kemudian diuji dgn rancangan studi yg lebih.
Studi kasus merupakan metode murah dan mudah untuk
menyusun hipotesis sehingga banyak diminati oleh peneliti.
Kelemahan : metode ini tidak bisa digunakan untuk pengujian yg
lebih komprehensif

Seri kasus
- Tidak adanya kelompok kontrol, tidak dapat dipastikan deskripsi
pasien, lebih cenderung pada paparan atau luaran
- 100 orang pasien RS veteran dengan penyakit tertentu,di mana
sebagian besar pasien berusia 60 tahun, dapat diperkirakan
bahwa penyakit ini akan berhubungan dengan kondisi pada
usia di atas 60 tahun.
- seri kasus tidak terlalu berguna untuk menentukan hubungan
sebab akibat, tapi memberikan deskripsi klinis tentang
penyakit atau pasien yang mendapatkan terapi.