Anda di halaman 1dari 2

Cara Mudah Membuat Dokumen Akreditasi RS 2012

Mengingat begitu banyaknya pertanyaan tentang dokumen akreditasi RS 2012,


disertai dengan berbagai kebingungan berkaitan dengannya, maka pada
posting kali ini saya akan membahas cara mudah dan efektif membuat
dokumen akreditasi RS 2012. Mari kita mulai.
Bahan yang dibutuhkan
Untuk bahan baku, kita membutuhkan:
1. Buku Panduan Penyusunan Dokumen Akreditasi
2. Standar Akreditasi RS 2012
3. Koneksi internet untuk mencari referensi

Langkah 1: Pahami Standar


Untuk membuat dokumen akreditasi RS 2012, kita harus memahami standar
akreditasi RS 2012 secara menyeluruh. Perlu kita pahami, kebanyakan
susunan standar akreditasi RS 2012 menggunakan sistimatika induktif.
Artinya dari umum ke khusus. Jadi, kita jangan hanya terpaku dan berhenti
pada pembahasan satu elemen penilaian atau standar saja. Lanjutkan saja
terus ke elemen penilaian atau standar berikutnya, karena pada elemen
penilaian atau standar berikutnya akan dijelaskan secara khusus apa yang
diminta. Untuk pembuatan dokumen ini, saya akan menjadikan bab MFK
sebagai contoh. Oleh karena itu, mari kita sama-sama membuka dan membaca
standar MFK satu demi satu.
MFK.1 tidak membahas dokumen secara spesifik, tapi tentang undang-undang
(UU) dan peraturan yang berlaku. Oleh karena itu, pada tahap ini kita hanya
perlu mengumpulkan UU dan peraturan tentang fasilitas RS, disertai kepastian
dan bukti dokumen bahwa RS kita sudah mematuhi seluruh UU dan peraturan
tersebut.
MFK.2 mulai menyebutkan ada 7 hal yang harus direncanakan, yaitu:
keselamatan, keamanan, bahan berbahaya dan beracun, bencana, kebakaran,
peralatan medis, dan sistim utilitas.
MFK.3 menjelaskan lebih detail lagi perihal apa yang harus dilakukan untuk
setiap rencana tersebut, mulai dari adanya penanggung jawab khusus, aspek
perencanaan, pengorganisasian, edukasi, evaluasi, dan lain-lain. Nah, pada
titik inilah kita sudah mulai memahami apa yang diinginkan, yaitu kita harus
membuat 7 macam perencanaan, yang masing-masing perencanaan tersebut
harus mencakup apa yang diminta oleh MFK.3.
Sekarang, mari kita jadikan 7 hal itu masing-masing menjadi sebuah dokumen
dalam bentuk panduan. Untuk pembuatan panduan ini, saya akan menjadikan

keselamatan kebakaran sebagai contoh. Oleh karena itu, mari kita melompat ke
MFK.7, karena MFK.4, 5, 6, 8, 9, dan 10 membahas panduan lainnya.

Langkah 2: Jadikan Elemen Penilaian Pada MFK.7 Sebagai Kerangka


Panduan
Kalau kita membaca elemen penilaian pada MFK.7.1 sampai MFK.7.3, maka
kita akan mendapatkan kerangka sebagai berikut:
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Penurunan risiko kebakaran


Penilaian resiko kebakaran saat konstruksi
Deteksi dini kebakaran dan asap
Pengurangan kebakaran dan penahanan asap
Jalan keluar yang aman dari fasilitas
Inspeksi, pengujian, dan pemeliharaan sistim deteksi dan pengurangan
kebakaran
7. Kebijakan / Prosedur dilarang merokok
8. Edukasi dan Pelatihan
Nah, jika kita sudah mendapatkan kerangka, kita tinggal memperkaya kerangka
itu dengan detail isi. Detail isi dapat kita peroleh dari berbagai referensi. Cara
yang paling mudah dan efektif adalah melalui internet. Beberapa sumber yang
dapat kita pakai sudah saya bahas pada posting sebelumnya dengan judul
Contoh Dokumen Akreditasi RS 2012. Jika sudah kita isi, maka sekarang kita
sudah memiliki draft dokumen keselamatan kebakaran dalam bentuk panduan.
Langkah 3: Sesuaikan Format Panduan Kita Dengan Format Panduan
yang Ada Pada Buku Panduan Penyusunan Dokumen Akreditasi
Langkah 4: Terbitkan SK Direktur untuk Penetapan dan Pemberlakuan
Panduan Tersebut
Nah, sekarang, selesailah sudah satu pekerjaan kita. Kita sudah memiliki
Panduan Keselamatan Kebakaran yang sudah pasti memenuhi syarat
akreditasi RS 2012. Hal ini karena isinya 100% sudah sesuai dengan isi standar
akreditasi RS 2012. Contoh panduan tersebut dapat anda lihat disini.
Untuk dokumen lainnya, silahkan anda coba sendiri mengikuti langkah-langkah
seperti di atas. Selamat mencoba!