Anda di halaman 1dari 1

Hadist tentang doa al matsurat

Al-Ma`tsurat adalah kitab kecil yang berisi dzikir-dzikir dan doa-doa. Kitab ini ditulis oleh
Hasan Al-Banna, pendiri gerakan Ikhwanul Muslimin yang beraqidahkan shufiyyah. Di
dalam kitab tersebut tidak dijelaskan derajat haditsnya, apakah shahih, hasan atau dhaif,
sehingga kita tidak merasa aman dan tenang dalam mengamalkannya, walaupun memang di
dalamnya disebutkan sebagian hadits-hadits yang shahih.
Akan tetapi, kita mempunyai kaidah dalam mengambil ilmu yaitu kita mengambil ilmu dari
ahlus sunnah baik melalui lisannya ataupun kitab-kitab yang telah mereka tulis. Hendaklah
kita hanya mengambil ilmu dari ahlus sunnah.
Adapun dalam mengamalkan hadits, maka harus diperhatikan masalah keshahihannya. Yang
shahih/hasan kita amalkan dan yang dhaif kita tinggalkan. Karena kalau kita mengatakan
bahwa hadits ini shahih padahal dhaif berarti kita berdusta atas nama Rasulullah, sedangkan
Rasulullah sendiri menyatakan: Berdusta atas namaku tidak seperti berdusta atas nama
orang lain dan barangsiapa yang secara sengaja berdusta atas namaku maka bersiapsiaplah tempat duduknya di neraka. (Hadits Mutawaatir, lihat Muqaddimah Shahiih
Muslim)
Buletin Al Walawal Bar. Edisi: 24 tahun ke 3/13 Mei 2005/04 Rabiuts Tsani 1426 H

Surat az zariyat ayat 19

Artinya: Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang
miskin yang tidak mendapat bagian.
Kandungan: disamping mereka melaksanakan sholat wajib dan sunnah, mereka juga selalu
megeluarkan infaq fi sabilillah deangan cara mengeluarkan zakat atau sumbangan derma atau
songkongan sukarela karena mereka memandang bahwa pada harta-harta mereka itu ada hak
fakir miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta bagian karena merasa malu
untuk meminta.
Abuddin Nata, Tafsir ayat-ayat pendidikan, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta : 2002