Anda di halaman 1dari 27

I n f o r m a s i Um um

DAFTAR ISI

PENDAHULUAN
MATERI PELATIHAN
KEUNGGULAN PROGRAM
FASILITAS PELATIHAN
PILIHAN KELAS
PESERTA
UJIAN
PESERTA TERBAIK
PEMBERIAN SERTIFIKAT
INSTRUKTUR
SILABUS BREVET A & B
SILABUS BREVET C
JADUAL PELATIHAN
IN HOUSE TRAINING

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

2
3
4
4
5
6
6
7
8
9
9
18
22
24

I n f o r m a s i Um um

PENDAHULUAN

Saat ini, perpajakan menjadi bagian terpenting bagi para wajib pajak
(WP), dimana WP harus memenuhi kewajiban perpajakannya menurut
peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku yang
menganut asas self-assessment system. Dengan asas ini, WP
diwajibkan untuk menghitung, membayar/menyetor, melaporkan, dan
mempertanggungjawabkan pajak terutang menurut WP sesuai dengan
peraturan perpajakan yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
Untuk mempersiapkan itu semua, WP harus memiliki pengetahuan dan
kemampuan yang baik dalam bidang perpajakan sehingga WP dapat
memenuhi kewajiban perpajakannya dengan baik dan benar. WP juga
harus mempunyai perencanaan pajak yang matang agar dapat
diterapkan untuk diri sendiri maupun di lingkungan perusahaan dengan
baik.
Dalam mengantisipasi hal itu, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), sebagai
satu-satunya
organisasi
profesi
akuntan
di
Indonesia,
menyelenggarakan program pelatihan perpajakan, karena menilai
bahwa kebutuhan perpajakan ini sangat erat hubungannya dengan
penyajian akuntansi, terutama dalam penyusunan laporan keuangan
yang harus disajikan dengan benar.
Program yang diselenggarakan di bawah divisi Pendidikan IAI ini
dinamakan Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta
Brevet C, dimana materi yang dibahas selama pelatihan telah
mencakup seluruh jenis pajak, baik orang pribadi maupun badan
(perusahaan), dengan metode pelatihan yang mudah diterapkan
langsung di lingkungan WP atau pemakai.
Dengan dibimbing oleh instruktur yang kompeten dan memiliki
pengalaman di bidang pajak, peserta diharapkan dapat mengenal,
memahami lebih jauh tentang perpajakan, serta dapat berkonsultasi
dalam memecahkan permasalahan yang ada di lingkungan peserta.
Untuk itu, kami mengucapkan selamat mengikuti program pelatihan ini
dan semoga sukses dalam penerapannya.
Selamat mengikuti.
Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C
Ikatan Akuntan Indonesia

I n f o r m a s i Um um

MATERI PELATIHAN
Pelatihan disesuaikan dengan perkembangan terbaru perpajakan dan
silabus ujian sertifikasi konsultan pajak, dan mencakup materi sebagai
berikut:
BREVET A DAN B TERPADU
JUMLAH
MATERI
SESI
1. Pengantar Hukum Pajak
1
2. Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan
3
(KUP) A
3. PPh Orang Pribadi
8
4. PPh Pemotongan Pemungutan (PPh POTPUT)
8
5. Pajak Pertambahan Nilai & Pajak Penjualan atas
8
Barang Mewah (PPN & PPn BM) A
6. Pajak Bumi & Bangunan (PBB) & Bea Meterai
2
(BM)
7. Pajak Penghasilan WP Badan (PPh Badan)
8
8. Pemeriksaan Pajak
2
9. KUP B
3
10. PPN B
4
11. Akuntansi Perpajakan
7
12. e-SPT
4
Ujian
9
TOTAL
67
BREVET C
MATERI

JUMLAH
SESI

1. Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan /


KUP C
2. Pajak Penghasilan Orang Pribadi
3. Pajak Pemotongan Pemungutan
4. Pajak Penghasilan WP Badan (PPh Badan) C
5. Perpajakan Internasional
6. Akuntansi Perpajakan C
7. Tax Planning
8. Ujian
TOTAL
Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C
Ikatan Akuntan Indonesia

3
4
4
4
8
4
3
6
36
3

I n f o r m a s i Um um

KEUNGGULAN
PROGRAM
Program pelatihan pajak ini memiliki banyak keunggulan yang
membedakan kami dengan yang lain, yaitu:
1. Materi yang mencakup UU Perpajakan terbaru.
2. Modul pelatihan yang selalu di update.
3. Peserta
dapat
diri/perusahaan.

mendiskusikan

perlakuan

pajak

untuk

4. Tim Instruktur yang berpengalaman dan kompeten di bidangnya.


5. Sertifikat kelulusan dari IAI.
6. Bea siswa mengikuti Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP) atau
melanjutkan ke Brevet C, untuk peserta terbaik di setiap kelas
Brevet A dan B Terpadu.
7. Berhak mengikuti kegiatan PPL yang diselenggarakan oleh IAI
Pusat khusus materi yang berhubungan dengan perpajakan,
dengan discount khusus.
8. Apabila peserta pindah ke daerah yang ada pelaksanaan Brevet
IAI Wilayah, maka peserta dapat melanjutkan pelatihan di Wilayah
tersebut tanpa dikenakan biaya administrasi Rp. 300.000,- (Tiga
Ratus Ribu Rupiah).
FASILITAS PELATIHAN
1. Satuan Undang-Undang Perpajakan serta Modul Pelatihan.
2. Majalah Perpajakan per minggu selama masa belajar.
3. Training Kit (Block Note, paper bag, dan pena).
4. Ruang dan fasilitas belajar yang memadai.
5. Cofee/Tea Break dan makan malam bagi kelas Eksekutif dan
Snack serta air minum bagi kelas Reguler.

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

I n f o r m a s i Um um

PILIHAN KELAS
Di setiap angkatan, program pelatihan pajak ini membuka beberapa
pilihan kelas yang dapat diikuti peserta, yaitu:
1. Kelas Reguler
a. Reguler Pagi
Hari: Sabtu & Minggu,

pukul 08.00 12.15 WIB

b. Reguler Siang
Hari: Sabtu & Minggu,

pukul 13.00 17.30 WIB

c. Reguler Ekstra I
Hari: Senin, Rabu, & Jumat,

pukul 13.00 17.30 WIB

d. Reguler Ekstra II
Hari: Selasa, Kamis

pukul 13.00 17.30 WIB

e. Reguler Sore I
Hari: Senin, Rabu, Jumat

pukul 17.15 21.30 WIB

f. Reguler Sore I
Hari: Selasa & Kamis

pukul 17.15 21.30 WIB

2. Kelas Eksekutif
a. Eksekutif Sore I
Hari: Senin, Rabu, Jumat

pukul 17.15 21.30 WIB

b. Eksekutif Sore II
Hari: Selasa & Kamis

pukul 17.15 21.30 WIB

c. Intensif Malam
Hari: Senin - Jumat

pukul 17.15 21.30 WIB

d. Intensif
Hari: Senin Jumat

pukul 18.30 20.30 WIB

3. Kelas Eksekutif Baru


a. Eksekutif Sabtu
Hari: Sabtu

pukul 08.15 17.30 WIB

b. Eksekutif Minggu
Hari: Minggu

pukul 08.15 17.30 WIB

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

I n f o r m a s i Um um

PESERTA
Program pelatihan pajak ini berguna bagi:
Praktisi
Karyawan yang berkecimpung di bidang akuntansi/pajak pada
instansi pemerintah maupun swasta.
Akademisi
- Dosen, terutama dosen bidang akuntansi/pajak
- Mahasiswa.
Umum
- Pimpinan perusahaan.
- Karyawan yang berkecimpung di bidang non-akuntansi/pajak
pada instansi pemerintahan maupun swasta.
- Fresh graduate, dll.
UJIAN
1. Peserta harus mematuhi tata-tertib pelaksanaan ujian, sebagai
berikut:
-

Menempati tempat
pengawas ujian.

duduk

sesuai

yang

ditentukan

Tidak diperkenankan membuka buku atau bahan lainnya


ketika ujian berlangsung, kecuali satuan undang-undang
perpajakan.

Selama ujian berlangsung, peserta membawa dan


mempersiapkan alat tulis dan peralatan lainnya sendiri.

Selama ujian berlangsung, peserta tidak dibenarkan


meninggalkan kelas kecuali mendapat ijin dari pengawas.

2. Peserta yang terbukti melanggar tata tertib ujian dan melihat


catatan, kerjasama atau melihat hasil pekerjaan (jawaban)
peserta lainnya, dapat diberikan sanksi pengurangan nilai atau
dinyatakan tidak lulus.
3. Peserta yang belum melunasi
diperkenankan mengikuti Ujian.

biaya

pelatihan

tidak

4. Standar penilaian ujian adalah sebagai berikut:


Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C
Ikatan Akuntan Indonesia

I n f o r m a s i Um um

Klasifikasi

Angka

Huruf

Istimewa

91-100

A+

Sangat baik

81-90

Baik

71-80

Cukup

60-70

Tidak lulus

< 60

D/TL

Tidak mengikuti ujian

5. Peserta yang dalam keadaan memaksa tidak dapat mengikuti


ujian sesuai jadual yang ditetapkan, diperbolehkan untuk
mengikuti ujian susulan dengan mengajukan permohonan
secara tertulis kepada IAI
6. Peserta yang mendapat nilai C/D, diperbolehkan untuk
mengikuti satu kali ujian perbaikan.
7. Peserta di perkenankan mengikuti ujian perbaikan 1 (satu) kali
dari setiap materi, nilai maksimal yang bisa didapat peserta
ujian perbaikan adalah B.
8. Peserta yang akan mengikuti ujian susulan/perbaikan harus
mengisi formulir yang telah disediakan, dan membayar biaya
administrasi sebesar Rp 30.000,- per satu materi ujian.
9. Ujian susulan/perbaikan dilaksanakan sesuai dengan jadual
yang ditentukan IAI.
PESERTA TERBAIK
Bea siswa mengikuti Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP) atau
melanjutkan ke Brevet C, diberikan kepada peserta terbaik di setiap
kelas Brevet A dan B Terpadu.
1.

Kriteria peserta terbaik yang berhak mendapat adalah sebagai


berikut:
-

Nilai unggul dalam kelas rata-rata nilai 85, dengan dasar


perhitungan yang ditetapkan IAI
Tidak ada nilai D dan tidak pernah mengikuti ujian perbaikan
dan susulan
Tingkat kehadiran peserta 80% dari absensi

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

I n f o r m a s i Um um

Memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh penyelenggara


USKP

2.

Pengumuman peserta terbaik


- Peserta terbaik akan menerima pemberitahuan secara tertulis
dari IAI, dilengkapi dengan informasi kemungkinan jadual
pelaksanaan Brevet C dan USKP.
- Nama peserta terbaik pada masing-masing kelas akan ditempel
pada papan pengumuman.

3.

Prosedur pemberian beasiswa


- Beasiswa USKP diberikan dalam bentuk penggantian biaya
ujian USKP A. Penggantian dilakukan apabila peserta terbaik
menyampaikan Surat Permohonan Beasiswa dalam bentuk
USKP, Surat Peserta terbaik dari IAI, kuitansi asli pendaftaran
USKP dan Kartu Ujian USKP kepada IAI.
- Peserta dapat memilih pemberian beasiswa dalam bentuk gratis
mengikuti Brevet C yang dilaksanakan IAI, dengan cara
melampirkan surat peserta terbaik pada saat pendaftaran
Brevet C.
- Apabila peserta tidak dapat mengikuti USKP atau Brevet C
pada periode pertama setelah mendapat informasi dari IAI,
maka peserta diberi kesempatan untuk mengikuti pada
pelaksanaan periode berikutnya.
- Apabila peserta terbaik tetap tidak bisa mengikuti pada periode
kedua, maka beasiswa dinyatakan tidak berlaku lagi.
- Beasiswa tidak dapat diganti dengan uang.

PEMBERIAN SERTIFIKAT
1.

Bagi peserta yang tidak mengikuti ujian susulan atau perbaikan,


sertifikat diterima maksimal 1,5 bulan setelah kursus berakhir.
Bagi yang mengikuti ujian susulan maksimal 1 bulan setelah
mengikuti ujian susulan/perbaikan.

2.

Peserta yang tidak lulus satu atau lebih materi ujian tidak
mendapatkan sertifikat kelulusaan, dan hanya diberikan
sertifikat telah mengikuti pelatihan dengan syarat jumlah
kehadiran mencapai minimal 80 %.

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

I n f o r m a s i Um um

INSTRUKTUR
Instruktur di pelatihan ini merupakan orang-orang yang telah diakui
kemampuannya di bidang pajak, telah berpengalaman mengisi forum
pajak, serta memiliki latar belakang pekerjaan sebagai praktisi di kantorkantor pajak daerah Jakarta dan sekitarnya atau sebagai konsultan
pajak.

SILABUS
BREVET A & B

SILABUS MATERI BREVET A DAN B


PENGANTAR HUKUM PAJAK (PHP) &
KETENTUAN UMUM PERPAJAKAN (KUP) A
Jumlah Pertemuan: 4 Sesi (@ 2 jam)
Sesi

II

Pokok Bahasan
Hukum Pajak
Pengertian dan Tugas Hukum Pajak
Definisi, Fungsi dan Kedudukan Pajak
Perlawanan Terhadap Pajak
Asas dan Dasar Pemungutan Pajak
Dasar dan Teori Pemungutan Pajak
Hukum Pajak Materiil dan Hukum Pajak Formal
Jenis Pajak, Cara Pemungutan Pajak, Tarif Pajak
Hutang Pajak, Hukuman Perpajakan
Penagihan Pajak Pasif dan Aktif
Pendaftaran/ Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
&Pengukuhan/ Pencabutan Pengusaha Kena Pajak
Definisi Pajak Menurut UU KUP
Pengertian Wajib Pajak (Perlu Dijelaskan Juga Pengertian Syarat
Subjektif & Objektif )
Npwp Dan Kewajiban Mendafatarkan Diri Serta Melaporkan Usaha
Untuk Dikukuhkan Menjadi PKP
Tempat Pendaftaran Dan Pelaporan Usaha
Tatacara Pendaftaran Dan Pelaporan Usaha (Termasuk
Perubahan Identitas Dan Pemindahan WP/PKP)
Tatacara Penghapusan NPWP Dan Pencabutan PKP (Termasuk
Jangka Waktu Penyelesaian)
Sanksi Yang Berhubungan Dengan NPWP & PKP
Wakil dan Kuasa Wajib Pajak

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

I n f o r m a s i Um um

III

IV

Surat Pemberitahuan
Pengertian dan Fungsi Surat Pemberitahuan Bagi Wajib Pajak
Jenis-Jenis SPT Dan Batas Waktu Penyampaian
KewajibanPengisian
(TermasukPendantanganan
SPT)
&
Penyampaian SPT Masa dan Tahunan (Termasuk WP
KreteriaTertentu)
Perpanjangan Jangka Waktu Penyampaian SPT Tahunan
Pembetulan SPT Tahunan
WP Tertentu Yang Dikecualikan Dari Kewajiban SPT
Sanksi Yang Terkait Dengan SPT
Pembayaran Pajak
Surat Setoran Pajak Dan Penggunaannya
Tempat Pembayaran Dan Penyetoran
Jatuh Tempo Pembayaran Dan Penyetoran
Mengangsur Dan MenundaPembayaranPPh 29
SanksiTerlambat Dan/AtauTidakMembayarPajak
PEMBUKUAN DAN PENCATATAN
Pembukuan
Pencatatan
KETETAPAN PAJAK
Fungsi surat ketetapan pajak dan Surat Tagihan Pajak
Jenis Ketetapan Pajak (surat ketetapan pajak dan Surat Tagihan
Pajak)
Sanksi Administrasi dan Pidana Perpajakan (termasuk contoh
Penghitungan)
Jatuh tempo Pelunasan Ketetapan Pajak
Pengembalian kelebihan pembayaran pajak
Pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran pajak
Pencabutan penetapan wajib pajak dengan kriteria tertentu
Pembetulan Ketetapan Pajak

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

10

I n f o r m a s i Um um

SILABUS MATERI BREVET A DAN B


PAJAK PENGHASILAN ORANG PRIBADI
Jumlah Pertemuan: 8 Sesi (@ 2 jam)
Sesi
I
II
III

IV

VI

VII
VIII

Pokok Bahasan
Pengertian Pajak Penghasilan (PPh)
Subjek Pajak Orang Pribadi Dan Warisan Yang Belum Terbagi
Menggantikan Yang Berhak
Objek Pajak Penghasilan Orang Pribadi Dan Jenis PPh OP
Pembukuan/Pencatatan Bagi Wajib Pajak OP
Pengurangan yang DiperbolehkandanRekonsiliasiFiskal
DaftarHarta Dan Kewajiban
Penyusutan Dan Amortisasi Fiscal
Kompensasi Kerugian
Norma Penghitungan Penghasilan Netto
Penghasilan Netto Fiskal
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)
Tarif PPh (OP)
Kredit Pajak PPh Yang Dipotong/Dipungut Oleh Pihak
Lain/Ditanggung Pemerintah dan yang Dibayar/Dipotong/Terutang
Di Luar Negeri (PPhPasal 21, Pasal 22, Pasal 23, danPasal 24
Kredit Pajak PPh Pasal 25 Dalam Tahun Berjalan
Penghitungan PPh Atas Penghasilan Untuk Wanita Kawin Dan
Anak Yang Belum Dewasa
Penghitungan PPh Atas Penghasilan Untuk Wajib Pajak Orang
Pribadi Pengusaha Tertentu
SPT PPh Orang Pribadi Yang Menggunakan Norma Penghitungan
Penghasilan Netto
SPT PPh Orang Pribadi Yang Tidak Melakukan Kegiatan
Usaha/Pekerjaan Bebas
SPT PPh Orang Pribadi Yang Menggunakan Pembukuan

SILABUS MATERI BREVET A DAN B


PPh PASAL 21
Jumlah Pertemuan: 6 Sesi (@ 2 jam)
Sesi

Pokok Bahasan

I,II, III

PENGERTIAN PPh 21
PEMOTONGAN PPh 21
PENGHASLIAN YANG DIPOTONG PPh 21 DAN YANG
DIKECUALIKAN
PENERIMA PENGHASILAN YANG DIPOTONG PPh 21
PPh 21 ATAS PENERIMA PENGHASILAN YANG TIDAK MEMILIKI
NPWP

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

11

I n f o r m a s i Um um

IV

V, VI

Penghitungan PPh 21 Atas Penghasilan Pegawai Tetap


Pengertian Pegawai Tetap
Pengertian Masa Terakhir
Pengertian Penghasilan Yang Bersifat Teratur
Pengertian Penghasilan Yang Bersifat Tidak Teratur
Pengurang Yang Diperkenankan
Penghitungan PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Teratur Bukan
Pada Masa Terakhir
Penghitungan PPh Pasal 21 Atas penghasilan Tidak Teratur
Pada Masa Terakhir
Penghitungan PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Tidak Teratur
Penghitungan PPh Pasal 21 yang Disetahunkan Dan Tidak
Disetahunkan
Penghitungan PPh Pasal 21 Atas Penerima Uang Pensiun
Bulanan
Pengurangan Yang Diperkenankan
PenghitunganPPhPasal 21
Penghitungan PPh Pasal 21 atas penghasilan ynag diterima oleh
pegawai tidak tetap
Pengertian Pegawai Tidak Tetap (Penerima Upah Harian,
Mingguan, Satuan, Borongan)
Pengurangan Yang Diperkenankan
Penghitungan PPhPasal 21 Atas Penghasilan Yang Diterima
Oleh Pegawai TidakTetap
Penghitungan PPh Passal 21 Atas Penghasilan Yang Diterima
Oleh Bukan Pegawai
Yang Termasuk Bukan Pegawai
Pengertian Penghasilan Yang Bersifat Berkesinambungan
Pengertian Penghasilan yang Bersifat Tidak Berkesinambungan
Pengurangan Yang Diperkenankan
PenghitunganPPhPasal 21
PPh Pasal 21 Yang Dihitung Dari Penghasilan Bruto (Tidak Ada
Pengurangan PTKP)
Peserta Kegiatan
Penerima Penghasilan Lain Yang Dipotong PPhPasal 21 Dari
Penghasilan bruto
PPh Pasal 21 Yang Bersifat Final
Pesangon Dan Sejenisnya
Honor PNS Dan TNI/Polri Yang Dananya Berasal Dari APBN /
APBD
Pengisian SPT PPhPasal 21

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

12

I n f o r m a s i Um um

SILABUS MATERI BREVET A DAN B


PPh PASAL 22,23,4(2),26,15
Jumlah Pertemuan: 2 Sesi (@ 2 jam)
Sesi
I
II

Pokok Bahasan

PPh Pasal 22
PPh Pasal 23
PPh Pasal 15
PPh Pasal 26
PPh Pasal 4 ayat (2)

SILABUS MATERI BREVET A DAN B


PAJAK BUMI DAN BANGUNAN &
BEA METERAI
Jumlah Pertemuan: 2 Sesi (@ 2 jam)

Sesi

I, II

Pokok Bahasan
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB)
Objek dan Subjek Pajak
Saat dan Tempat Terutangnya Serta Cara Pengenaan
Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Dan Cara Perhitungan PBB
PBB Sector Perkotaan Dan AtauPedesaan
PBB Sector Perkebunan, kehutangan Dan Pertambangan
Sistem Manajemen Informasi Objek Pajak
Dasar Penagihan dan Bagi Hasil Penerimaan PBB
Keberatan, Banding, Pengurangan, Pembetulan dan Peninjauan
Kembali
BEA METERAI (BM)
Istilah-Istilah Teknis BM
Objek dan Tarif BM
Benda Meterai, Penggunaan, dan Cara Pelunasannya
Ketentuan Khusus dan Sanksi Pidana

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

13

I n f o r m a s i Um um

SILABUS MATERI BREVET A DAN B


PPN DAN PPnBM A (PENGANTAR)
Jumlah Pertemuan: 8 Sesi (@ 2 jam)
Sesi
I
II
III
IV

VI

VII

VIII

Pokok Bahasan
PENDAHULUAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI
Pengertian Dasar PPN
Objek PPN
Saat Dan Terutangnya PPN
Subyek PPN Bagi PKP
FAKTUR PAJAK DAN NOTA RETUR
Faktur Pajak Dan Jenis-Jenisnya
Dokumen tertentu yang ditetapkan sebagai Faktur Pajak
DASAR PENGENAAN PAJAK
Dasar Pengenaan Pajak (DPP/Tax Base) Dan Beberapa
Pengertian Dasar Pengenaan Pajak
Tarif PPN
PEDOMAN PENGKREDITAN PAJAK MASUKAN
Dasar Hukum
Mekanisme Pengkreditan Pajak Masukan
Pajak Masukan Yang Tidak Dapat Dikreditkan
PKP Tertentu Yang SPT-Nya Dianggap (Deemed) Selalu Kurang
Bayar
Obyek PPN (Transaksi Tertentu) yang Didalamnya Telah Dianggap
Terjadi Pengkreditan Pajak Masukan
Penghitungan Kembali Pajak Masukan yang Telah Dikreditkan
PEMUNGUT PPN
RESTITUSI PPN BAGI PEMEGANG PASPOR LN
KEGIATAN USAHA TERTENTU
STUDI KASUS PENGISIAN SPT MASA PPN 1111
PKP
Orang
Pribadi
Pedagang
Eceran
Yang
Tidak
Menyelenggarakan Pembukuan
PKP Orang Pribadi yang Menyelenggarakan Pembukuan / PKP
Badan

SILABUS MATERI BREVET A DAN B


PAJAK PENGHASILAN WP BADAN
Jumlah Pertemuan: 8 Sesi (@ 2 jam)
Sesi
I

Pokok Bahasan
SUBJEK PAJAK BADAN
Subjek Pajak Badan
Mulai Dan Berakhirnya Kewajiban Subjektif

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

14

I n f o r m a s i Um um

II

III

IV

VI

VII

VIII

PENGHASILAN WAJIB PAJAK BADAN


Penghasilan Wajib Pajak Badan dan Sumber Penghasilan
Objek dan bukan objek pajak bagi wajib pajak badan
BIAYA YANG DAPAT DIKURANGKAN DAN TIDAK DAPAT
DIKURANGAKAN
Biaya Yang Dapat Dikurangkan
Biaya Yang Tidak Dapat Dikurangkan
Perlakuan Bunga Pinjaman
KOMPENSASI KERUGIAN
PENILAIAN PERSEDIAAN
MetodePenilaian
PENILAIAN AKTIVA
HargaPerolehan
SaatDimulainyaPenyusutan
Penyusutan Fiskal
Amortisasi Fiskal
HUBUNGAN ISTIMEWA DAN PENENTUAN HARGA PEROLEHAN
PengertianHubungan Istimewa
Transaksi Hubungan Istimewa (Thin Capitalization, Controled
Foreign Corporation, Transfer Pricing, Treaty Shopping, Tax Haven
Country)
Penentuan Harga Perolehan Dalam Transaksi Pengalihan Harta
PENGHASILAN KENA PAJAK
Rekonsiliasi Fiskal
Norma Perhitungan Khusus
PENGHITUNGAN PPh BADAN
Tarif Pasal 17 (1) huruf b/ Pasal 17 (2b);
TarifPasal 17 (2a);
TarifPasal 31 E
Pengembalian / Pengurangan PPh Pasal 24 yang Telah
Dikreditkan
KREDIT PAJAK BADAN
Dibayar Sendiri,Dipotong / Dipungut Pihak Lain Dan Yang
Terutang Diluar Negeri (PPh Pasal 22, Pasal 23, Pasal 24 dan
Pasal 25)
PENGHITUNGAN PPh PASAL 25
Cara Umum Menghitung PPh Pasal 25
Penghitungan PPh Pasal 25 BagiWajib Tertentu Dan Dalam HalHal Tertentu
PENGISIAN SPT PPh BADAN
SPT dan Fungsinya
Teknik Pengisian SPT Tahunan PPh Badan Form 1771

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

15

I n f o r m a s i Um um

SILABUS MATERI BREVET A DAN B


PEMERIKSAAN DAN PENYIDIKAN PAJAK
Jumlah Pertemuan: 2 Sesi (@ 2 jam)
Sesi

I, II

Pokok Bahasan
PEMERIKSAAN PAJAK
Pengertian Pemeriksaan
Tujuan, Jenis, Kriteria,Ruang
Pemeriksaan Pajak
Prosedur Pemeriksaan
PENYIDIKAN PAJAK
Pengertian Penyidikan
Tindak Pidana Perpajakan,
Jenis Dan Sanksi Pidana
Prosedur Penyidikan

Lingkup, dan Jangka Waktu

SILABUS MATERI BREVET A DAN B


KETENTUAN UMUM PERPAJAKAN LANJUTAN (KUP B)
Jumlah Pertemuan: 3 Sesi (@ 2 jam)
Sesi

II

III

Pokok Bahasan
PENAGIHAN DAN PEMBAYARAN UTANG PAJAK
Dasar Penagihan Pajak
Bunga Penagihan Dan ContohPenghitungan
Pengangsuran Dan Penundaan Pembayaran Pajak
Penagihan Pajak denganSuratPaksa
PencegahandanPenyanderaan
Gugatan (Dasar ,Syarat Dan PutusanGugatan )
Penghapusan Piutang Pajak
PENYELESAIAN SENGKETA PAJAK
Keberatan (Dasar ,Syarat Dan keputusanKeberatan)
Pembetulan,Pembatalan Dan PenguranganKetetapanPajak
Banding (Dasar,Syarat Dan Putusan Banding )
Peninjauan Kembali (Dasar,Syarat Dan Putusan Peninjauan )
PEMBETULAN DAN PENGUNGKAPAN KETIDAK BENARAN
Pembetulan SPTketika sedang / sudah dilakukan pemeriksaan
Penyidikan
Penghentian Penyidikan Dengan Pasal 44B

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

16

I n f o r m a s i Um um

SILABUS MATERI BREVET A DAN B


PPN DAN PPnBM B (LANJUTAN)
Jumlah Pertemuan: 4 Sesi (@ 2 jam)
Sesi
I

II
III
IV

Pokok Bahasan
PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH (PPnBM)
Pengertian Dasar dan Karakteristik PPnBM
Objek PPnBM
Restitusi PPnBM
FASILITAS DI BIDANG PPN &PPnBM
PPN ATAS EKSPOR DAN IMPOR
Pengenaan PPN Atas Ekspor dan Impor BKP
Capita Selecta
RESTITUSI PPN
Mekanisme Restitusi PPN
Pelaporan Pajak Terutang
Pengisian SPT Masa PPN

SILABUS MATERI BREVET A DAN B


AKUNTANSI PAJAK
Jumlah Pertemuan: 7 Sesi (@ 2jam)
Sesi

I, II,
III

IV, V

VI
IV

Pokok Bahasan
KONSEP AKUNTANSI PAJAK
PerbedaanAkuntansiPajak&AkuntansiKomersial
Prinsip-PrinsipAkuntansiPajak
AKUNTANSI PPN
AKUNTANSI PPhPotPut
AKUNTANSI PIUTANG
AKUNTANSI PERSEDIAAN
AKUNTASI PAJAK UNTUK ASET TETAP
Akuntansi Pajak Untuk Aset Tetap
Perbedaan Akuntansi Untuk Aset Tetap Menurut Komersial
(PSAK) Dan Pajak
REVALUASI ASET TETAP
AKUNTANSI SEWA GUNA USAHA
AKUNTANSI INVESTASI
AKUNTANSI SELISIH KURS
AKUNTANSI PAJAK PENGHASILAN (PSAK NO.46)
Standar Akuntansi Keuangan No.46 (Akuntansi Pajak Penghasilan)

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

17

I n f o r m a s i Um um

SILABUS
BREVET C
SILABUS MATERI BREVET C
KETENTUAN UMUM PERPAJAKAN (KUP) C
Jumlah Pertemuan: 3 Sesi (@ 2 jam)
Sesi

II

III

Pokok Bahasan
SUBJEK PAJAK DALAM NEGERI DAN SUBJEK PAJAK LUAR
NEGERI
Kewajiban Mendaftarkan Diri dan Melaporkan Usaha
Kewajiban Perpajakan Bagi Ekspatriat dan BUT
Pembetulan dan Pengungkapan ketidakbenaran
PenagihanPajak
KEBERATAN, BANDING, IMBALAN BUNGA DAN GUGATAN
Keberatan dan Banding
Imbalan Bunga
Gugatan
PEMERIKSAAN BUKTI PERMULAAN DAN PENYIDIKAN
Tujuan, Standar dan Jangka Waktu Pemeriksaan
Kuisioner Pemeriksaan
Pelaporan Hasil Pemeriksaan
Penyidikan

SILABUS MATERI BREVET C


PAJAK PENGHASILAN ORANG PRIBADI
Jumlah Pertemuan: 4 Sesi (@ 2 jam)
Sesi

Pokok Bahasan
SUBJEK PAJAK ORANG PRIBADI
Subjek Pajak Orang Pribadi (SP OP) Ekspatriat
Non Subjek Pajak Orang Pribadi
PENGHASILAN ORANG PRIBADI
Pengertian Penghasilan
Sumber Penghasilan bagi Orang Pribadi (Ekspatriat)
Penghasilan Wanita Kawin dan Anak yang Belum Dewasa
Pedoman Standar Gaji Karyawan Asing
PENGURANGAN YANG DIPERBOLEHKAN
Pengurang yang Terkait dengan Usaha/Pekerjaan Bebas
Besarnya Penghasilan Neto sehubungan dengan Pekerjaan
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)
ZAKAT PENGHASILAN

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

18

I n f o r m a s i Um um

II

III

IV

PENGHASILAN KENA PAJAK


Penyesuaian Fiskal
PENGHITUNGAN PAJAK
Tarif Pajak
PPh Terutang
Pengembalian / Pengurangan PPh Pasal 24 yang telah
dikreditkan
Kredit Pajak
PPh yang Dibayar Sendiri
ANGSURAN PPH PASAL 25
Cara Umum Menghitung PPh Pasal 25
Penghitungan PPh Pasal 25 dalam Hal-Hal Tertentu
PAJAK PENGHASILAN ATAS PENGHASILAN DARI USAHA
YANG DITERIMA ATAU DIPEROLEH WAJIB PAJAK YANG
MEMILIKI PEREDARAN BRUTO TERTENTU
DAFTAR HARTA DAN KEWAJIBAN
Tujuan, Implikasi, dan Sasaran
Jenis Harta
Jenis Kewajiban
SPT PPh ORANG PRIBADI
STUDI KASUS
Penghitungan PPh OP (Ekspatriat)
PENGISIAN SPT PPH OP (EKSPATRIAT)

SILABUS MATERI BREVET C


PAJAK PENGHASILAN POT-PUT
Jumlah Pertemuan: 4 Sesi (@ 2 jam)
Pokok Bahasan

Sesi

II

PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 DAN / ATAU PASAL 26


Pemotong/bukan Pemotong PPh Pasal 21
Penghasilan Yang Terkait Dengan PPh Pasal 21
Pengurang Yang Diperbolehkan
Tarif Pemotongan dan Penerapannya
Saat Terutang
SPT MASA PPH PASAL 21 DAN/ATAU PASAL 26
CONTOH PERHITUNGAN PPH PASAL 21 DAN/ATAU PASAL 26

PAJAK PENGHASILAN PASAL 23

III

Objek dan Tarif Pajak


Jasa Lain
Jumlah bruto

PAJAK PENGHASILAN PASAL 26


Objek dan Tarif Pajak
Branch Profit Tax
TAX TREATY

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

19

I n f o r m a s i Um um

PAJAK PENGHASILAN PASAL 22


IV

Objek dan Non Objek


Tarif Pajak
PAJAK PENGHASILAN PASAL 4 AYAT (2)
Objek dan Tarif Pajak
PAJAK PENGHASILAN PASAL 15
OBJEK DAN TARIF PAJAK

SILABUS MATERI BREVET C


PAJAK PENGHASILAN BADAN
Jumlah Pertemuan: 4 Sesi (@ 2 jam)
Sesi

II

III, IV

Pokok Bahasan
SUBJEK PAJAK BADAN DALAM NEGERI DAN LUAR
NEGERI
Perbedaan Subjek Pajak Dalam Negeri dan Luar Negeri
Penggabungan Penghasilan Dari Luar Negeri
Kredit Pajak Luar Negeri
Angsuran PPh Tahun Berjalan
BUT
Jenis-Jenis BUT
ObjekPajak Dan bukanObjekPajak
Biaya Yang Dapat Dan TidakDapatDikurangkan
TarifPajak BUT
PEMBUKUAN DALAM BAHASA ASING DAN MATA UANG
SELAIN RUPIAH
PENGISIAN SPT PPh BADAN 1771$

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

20

I n f o r m a s i Um um

SILABUS MATERI BREVET C


PERPAJAKAN INTERNASIONAL
Jumlah Pertemuan: 8 Sesi (@ 2jam)
Sesi
I, II

III, IV
V, VI
VII,
VIII

Pokok Bahasan
ASPEK PERPAJAKAN INTERNASIONAL DALAM UU PAJAK
PENGHASILAN
Pajak Penghasilan Atas Inbound Transaction
Penghasilan Yang Bersumber Di Indonesia Yang Merupakan
Objek Pemotongan
Definisi Bentuk Usaha Tetap (BUT)
Pajak Penghasilan Atas Penghasilan BUT
Pajak Penghasilan Atas Outbound Transaction
Pengertian dan Ruang Lingkup Persetujuan Penghindaran Pajak
Berganda (P3B)
Harmful Tax Practise

SILABUS MATERI BREVET C


AKUNTANSI PAJAK
Jumlah Pertemuan: 4 Sesi (@ 2 Jam)
Sesi
I
II
III
IV

Pokok Bahasan
KOMBINASI BISNIS
AKUNTANSI KERJASAMA OPERASI DAN BOT
AKUNTANSI SYARIAH
AKUNTANSI INSTRUMEN KEUANGAN

SILABUS MATERI BREVET C


TAX PLANNING
Jumlah Pertemuan: 3 Sesi (@ 2 jam)
Sesi

I, II

III

Pokok Bahasan
TINJAUAN UMUM PERENCANAAN PAJAK
Karakteristik Perencanaan Pajak
Pentingnya Perencanaan Pajak Dalam Kebijaksanaan

Peraturan dan Administrasi Pajak


Tahapan-Tahapan Perencanaan Pajak
Tujuan, Strategi, dan Teknik Perencanaan Pajak
Perencanaan Pajak Untuk Pajak Penghasilan
Perencanaan Pajak Untuk Pajak Pertambahan Nilai

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

21

I n f o r m a s i Um um

JADUAL PELATIHAN BREVET A DAN B TERPADU


Sesi
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30

Materi
Pengantar Hukum Pajak
KUP A
KUP A
KUP A
PPh OP
PPh OP
PPh OP
PPh OP
PPh OP
PPh OP
PPh OP
PPh OP
Ujian KUP A
Ujian OP
PPh PotPut
PPh PotPut
PPh PotPut
PPh PotPut
PPh PotPut
PPh PotPut
PPh PotPut
PPh PotPut
PBB
BM
Ujian Potput
PPN A
PPN A
PPN A
PPN A
PPN A
PPN A
PPN A
PPN A
Ujian PBB, BM
Ujian PPN A

Sesi
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47

48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58

Materi
PPh Badan
PPh Badan
PPh Badan
PPh Badan
PPh Badan
PPh Badan
PPh Badan
PPh Badan
Pemeriksaan Pajak
Pemeriksaan Pajak
Ujian PPh Badan
KUP B
KUP B
KUP B
PPN B
PPN B
PPN B
PPN B
Ujian KUP B
Ujian PPN B
Akuntansi Perpajakan
Akuntansi Perpajakan
Akuntansi Perpajakan
Akuntansi Perpajakan
Akuntansi Perpajakan
Akuntansi Perpajakan
Akuntansi Perpajakan
Ujian Akuntansi Pajak
e-SPT
e-SPT
e-SPT
e-SPT

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

22

I n f o r m a s i Um um

JADUAL PELATIHAN BREVET C


Sesi
1
2
3
4
5
6
7

8
9
10
11
12
13
14
15

Materi
KUP C
KUP C
KUP C
PPH OP C
PPH OP C
PPH OP C
PPH OP C
UJIAN KUP C
UJIAN PPH OP C
PPH POT-PUT C
PPH POT-PUT C
PPH POT-PUT C
PPH POT-PUT C
PPH BADAN C
PPH BADAN C
PPH BADAN C
PPH BADAN C
UJIAN PPH POT-PUT C
UJIAN PPH BADAN C

Sesi
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27

28
29
30

Materi
Perpajakan Internasional
Perpajakan Internasional
Perpajakan Internasional
Perpajakan Internasional
Perpajakan Internasional
Perpajakan Internasional
Perpajakan Internasional
Perpajakan Internasional
AKUNTANSI PAJAK C
AKUNTANSI PAJAK C
AKUNTANSI PAJAK C
AKUNTANSI PAJAK C
UJIAN Pajak Internasional
UJIAN AKUNTANSI PAJAK C
TAX PLANNING
TAX PLANNING
TAX PLANNING

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

23

I n f o r m a s i Um um

IN HOUSE TRAINING
IN HOUSE TRAINING PELATIHAN PERPAJAKAN
IAI dapat menyelenggarakan pelatihan perpajakan dalam bentuk in
house trainig. Pelatihan internal ini diselenggarakan sesuai dengan
kebutuhan perusahaan.
1. Pelatihan Pajak Terapan Brevet A dan B Terpadu.
Pelatihan diselenggarakan sebanyak 55 sesi penyampaian materi.
Materi Pelatihan meliputi Ketentuan Umum dan Tata Cara
Perpajakan A dan B, Pajak Penghasilan Orang Pribadi, Pajak
Penghasilan Pemotongan dan Pemungutan, PPh Badan, Pajak
Pertambahan Nilai A dan B, Pajak Bumi dan Bangunan, Bea
Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, Bea Meterai, Akuntansi
Perpajakan dan Pemeriksaan Perpajakan.
Pelatihan ini didisain untuk dapat diikuti oleh semua kalangan yang
berniat mempelajari perpajakan atau sebagai sarana untuk
menstandardisasi kompetensi SDM di bidang perpajakan tingkat
dasar dan menengah.
2. Pelatihan Pajak Terapan Brevet C.
Pelatihan diselenggarakan sebanyak 26 sesi penyampaian materi.
Materi Pelatihan meliputi Ketentuan Umum dan Tata Cara
Perpajakan C, Pajak Penghasilan Badan C, Pajak Internasional,
Akuntansi Perpajakan dan Perencanaan Pajak. Pelatihan ini
didisain untuk dapat diikuti oleh SDM perpajakan tingkat dasar dan
menengah yang berniat mempelajari materi perpajakan lanjutan
atau sebagai sarana untuk menstandardisasi kompetensi SDM di
bidang perpajakan tingkat lanjutan.
3. Workshop Perpajakan tingkat Basic Intermediate.
Pelatihan diselenggarakan selama 48 jam pelatihan. Materi
Pelatihan meliputi Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan,
Pajak Penghasilan Pemotongan Pemungutan, PPh Badan, Pajak
Pertambahan
Nilai
dan
Pemeriksaan
Pajak.
Pelatihan
diselenggarakan dalam bentuk lokkarya yang dilengkapi dengan
studi kasus terkait dengan industri terkait. Materi pelatihan didisain
untuk diikuti oleh SDM perpajakan tingkat dasar dan menengah di
perusahaan.
Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C
Ikatan Akuntan Indonesia

24

I n f o r m a s i Um um

4. Pelatihan Perpajakan Eksekutif


Pelatihan diselenggarakan selama 24 jam pelatihan (3 hari
pelatihan). Materi Pelatihan merupakan capita selekta dari materi
perpajakan untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang
perpajakan. Pelatihan didisain untuk diikuti oleh setingkat
Manajer/Asst.Manajer/Supervisor ke atas.

TEMPAT PELATIHAN
GRHA AKUNTAN
Jl. Sindanglaya No. 1 Menteng
Jakarta Pusat
Telp. (021) 3190 4232 (Hunting), 715 44455
Fax. (021) 315 2076, 3900016,

IAI CABANG KELAPA GADING


Mall Of Indonesia (Moi)
Perkomplekan Ruko MOI Blok F No. 55 (Depan Loby 4) & No.33
(Depan Loby 5)
Jl. Boulevard Barat Raya,
Kelapa Gading, Jakarta Utara
Telp. (021) 4586 7155, 700 87 504, 361 666 77
Fax. (021) 4586 7155, 4586 9275

IAI CABANG SERPONG


Ruko Gedung Sutera Niaga II
Jl. Raya Serpong km. 9 no. 16
Alam Sutera, Tangerang Banten
Telp. ( 021) 539 8863, 339 898 34. 9890 0957
Fax. (021) 539 8920

IAI CABANG SOLO


Toko Buku Diskon Togamas
Jl. Moewardi No. 21
Surakarta Solo
Telp : (0271) 715 603
Fax (0271) 741 034
Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C
Ikatan Akuntan Indonesia

25

I n f o r m a s i Um um

IAI CABANG DAAN MOGOT


Ruko Green Mansion
Perkomplekan Ruko Green Mansion Blok A No. 9
Jl. Daan Mogot Jakarta Barat
Telp . (021) 3686 8676, 290 25372, 982 06950
Fax. (021) 290 253 71

IAI CABANG DEPOK


Ruko ITC Depok
Perkomplekan Ruko ITC Depok Blok 36-37
Jl. Margondaraya Depok
Telp. (021) 77 20 1991, 3616 6655, 7020 1165
Fax. (021) 77 20 1991,

IAI WILAYAH DKI JAKARTA


Ruko Bekasi Mas Blok B No.29
Jl. Jend. Ahmad Yani
Bekasi-17144
Telp.(021) 8868967, 8842111, 8353588
Fax (021) 8290 324

IAI WILAYAH JAWA BARAT


Jl. Cikutra No. 204 A, Bandung
Telp. (022) 7218837
Fax (022) 727 4009

IAI WILAYAH YOGYAKARTA


d.a STIE YKPN Jl. Seturan Yogyakarta
Telp. (0274) 486321 Ext. 1012, 486 209
Fax (0274) 486 209

IAI WILAYAH JAWA TIMUR


Jl. Ngagel 143 D Surabaya
Telp. (031) 5021125, 77 866 808, 83 43 7788
Fax. (031) 503 4633

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

26

I n f o r m a s i Um um

IAI WILAYAH SUMATERA SELATAN


Jl. Srijaya Negara (Depan Wisma Sriwijaya)
No. 02/27 F, Bukit Besar Palembang
Telp. (0711) 319 876,
Fax. (0711) 319 876

IAI WILAYAH SULAWESI SELATAN


Jl. Macini Tengah No. 21
Makasar - 90221
Telp. (0411) 449060
Fax . (0411) 447148

IAI WILAYAH KALIMANTAN TENGAH


Palangka Raya Gedung Batang Garing Lantai 3
Jl. Letjen D. I Panjaitan No. 1. Kalimantan Tengah.
Telp : (0536) 3298225

IAI WILAYAH KALIMANTAN TIMUR


Jl. M. Yamin No. 35 Lt.2 Samarinda,
Kalimantan Timur 75124
Telp / Fax : (0541) 765462, 7053888

Pelatihan Pajak Terapan Brevet A & B Terpadu serta Brevet C


Ikatan Akuntan Indonesia

27