Anda di halaman 1dari 14

AL-AFKARUL MUASHIROH

(MENGENAL GERAKAN DAN PEMIKIRAN)

KELOMPOK 3

Arinta P M
Atis Atias
Dias Putri A
Dina R
Kardilah Rositiana
Latifa Husnul Khotimah
Neneng Rohanah
Rina Tri Handayani
Siti Khodijah N
Widiya Ary Shandy

Apa itu
Pemikiran Islam
Kontemporer???
??

BAGAIMANA
MENYATUKAN
PEMIKIRAN
PEMIKIRAN UMMAT??

APA ITU JAMAAH ???


( Syatibi )
penganut islam apabila bersepakat atas suatu
perkara dan para pengikut agama lain
diwajibkan mengikuti mereka
masyarakat umum dari penganut islam
kelompok ulama mujtahidin
jamaatul muslimin apabila menyepakati
seorang amir
para sahabat Rasulullah SAW

Dakwah bersama jemaah adalah dakwah yang paling


efektif dan sangat bermanfaat bagi Gerakan Islam.
Sebaliknya dakwah secara bersendirian akan kurang
pengaruhnya dalam usaha menanamkan ajaran Islam
pada umat manusia. Atas dasar ini Allah S.W.T
mengisyaratkan dalam Al-Quran dengan firman-Nya:
Dan hendaklah ada dikalangan kamu segolongan
umat yang menyeru pada kebaikan, menyuruh pada
maaruf dan mencegah dari yang mungkar,
merekalah orang-orang yang beruntung. (Ali
Imran:104)
Dalam ayat tersebut Allah telah mengisyaratkan
tentang wajibnya melaksanakan dakwah secara
bersama(berjemaah) atau melaksanakan aktiviti
bersama(Amal Jamai). Sebab ikhtiar perseorangan
dengan cara sendiri tidak akan mampu memikul segala
tugas dan tanggungjawab dakwah dan tidak akan berdaya
melaksanakan segala tuntutan perjuangan dakwah.

Pemikiran Islam Kontemporer Tidak Hanya


Berdampak Negatif, Tapi Juga Ada Sisi
Positif nya................
(-) Perepecahan ummat
Timbulnya macam-macam pergerakan
yang sulit untuk bersatu
(+) Solusi baru permasalahan ummat
Metode dakwah baru di era modern
Zaman yang penuh dengan teknologi

Macam Macam Pergerakan

HIZBUT TAHRIR
JAMAAH TABLIGH

IKHWANUL MUSLIMIN

HIZBUT TAHRIR
Yordania Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani 19
Syawal 1378 H
Tujuan :
- Memulai kehidupan islami
- Mengemban dakwah islamiyah
- Rekonstruksi masyarakat berdasarkan asas
asas baru dan sesuai dengan Dustur
(undang undang) HT

JAMAAH TABLIGH
Anak Benua India di kabupaten Sarahanpur
Muhammad Ilyas bin Syaikh Muhammad Ismail,
bermadzhab Hanafi, Dyupandi, al-Jisty, alKandahlawi
Prinsip prinsip ajaran JT
- Kalimat Thayyibah : Laa ilaaha illa Allah,
Muhammadur Rasulullah
- Mendirikan solat
- Ilmu dan dzikir
- Memuliakan setiap muslim
- Ikhlas
- Berjuang di jalan Allah

Pemikiran dan Ajaran


- Keharusan bertaklid
- Tasawuf adalah cara untuk mewujudkan hubungan
dengan Allah dan memperoleh kelezatan iman
- Tidak memandang perlu adanya amar maruf nahi
mungkar
- Tidak memandang keluar dari 6 ajaran yang
digariskan Muhammad Ilyas sebagai keluar dari Islam,
tapi sebagai keluar dari strategi JT
- Melarang anggota JT untuk memperluas ilmu dan
mendalami aliran aliran filsafat yang berkembang di
sekitar mereka
- Mereka memisahkan antara agama dan politik
- Memandang tidak wajib seorang anggota berdakwah
di negeri tempat tinggalnya

IKHWANUL MUSLIMIN
Bulan Dzul Qaidah 1347 H- Sayyid Hasan AlBanna
Tujuan :
- Memperbaiki diri sendiri
- Membina rumah yang islami
- Membimbing masyarakat
- Membebaskan negeri dari setiap penguasa asing
- Memperbaiki pemerintahan
- Mengembalikan eksistensi internasioanl bagi
ummat islam
- Menjadi guru dunia dengan menyebarkan
dakwah islam ke seluruh penjurunya

Sarana untuk mencapai Tujuan


- Iman yang mendalam
- Pembentukan yang cermat
- Amal secara berkesinambungan
Karakteristik Jamaah Ikhwanul Muslimin
- Rabbaniyah : asas tempat berpijak seluruh tujuannya
adalah terwujudnya kedekatan dengan Allah
- Universal : dakwah JIM diarahkan kepada seluruh
ummat manusia, karena umat manusia dalam
pandangan JIM adalah saudara dari bapak yang sama
- Islamiyah : sebab is berafiliasi kepada islam, bahkan
dapat dikatakan sebagai karakteristiknya yang paling
utama
- Komprehensif : mencakup seluruh aliran kontemporer

Sayyid Quthb mengakhiri tentang JIM :


Perumpamaan JIM adalah laksana pohon
raksasa. Setiap kali musuh JIM berusaha
mencabutnya, mereka memegang salah satu
cabangnya dan menduga hal itu akan
menumbangkannya. Ketika mereka menariknya,
cabang tersebut keluar dalam keadaan kering,
seperti kayu kering, tidak ada air, tidak ada
daun, dan tidak ada buah. Ia telah menjadi
pohon yang akarnya menghujam dalam. Tidak
terpengaruh sama sekali jika salah satu cabang
nya ditebang. Cabang cabang nya menjulang
tinggi ke angkasa.