Anda di halaman 1dari 3

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.


Puji dan syukur penulis tujukan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan
hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan referat dengan judul TERAPI
CAIRAN. Referat ini disusun sebagai salah satu persyratan kelulusan kepaniteraan bagian
Anestesi di RSUD dr. Slamet Garut.
Berbagai kendala penulis hadapi dalam penyelesaian penulisa referat ini, namun
demikian semuanya tidak terlepas dari adanya bantuan dan dukungan dari banyak pihak. Pada
kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :
1. dr. Hj. Hayati Usman, Sp.An. selaku dosen pemimbing yang telah memberikan
pengarahan dalam penulisan referat ini.
2. dr. Radian dan dr Anca, Residen Anestesi fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran
Bandung, yang telah memberikan bimbingan dalam pembuatan referat ini.
3. Para penata dan perawat anestesi di Bagian Instalasi Bedah Sentral RSU dr.Slamet
Garut.
4. Sarrah,juhartatik,Azza,Sarnilita dan teman teman sejawat dokter muda di lingkungan
RSU dr.Slamet Garut.
Semoga dengan adanya referat ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan
bagi semua pihak. Penulis menyadari bahwa referat ini jauh dari sempurna, untuk itu
penulis mengharapkan kritik serta saran sebagai perbaikan dalam penyusunan yang akan
datang.
Akhir kata penulis mengharapkan referat ini dapat memberikan manfaat bagi
pembaca, khususnya bagi para dokter muda yang memerlukan panduan menjalani
aplikasi ilmu.
Wassalamualaikum wr.wb.
Garut, Desember 2012
Penyusun

Tambahan buat cairan

kristaloid

Koloid
Lebih baik ( efisien, volume

Efek volume
intravaskuler

lebih kecil, menetap lebih


-

lama)

interstitial

Lebih baik

DO* sistemik

Lebih tinggi

Efek volume

Keduanya sama-sama potensial menyebabkan sembab


Sembab paru

paru.

Sembab perifer

Sering

Jarang

Koagulopati

Dextran > kanji hidroksi etil

Aliran urine

Lebih besar

GFR menurun

Reaksi-reaksi

Tidak ada

Jarang
Albumin mahal, lainnya

Harga

Murah

sedang.

DAFTAR PUSTAKA

1. Latief S, Kartini, Dachlan. (editor). Terapi Cairan Pada pembedahan. Dalam : Petunjuk
2

Praktis Anestesiologi. Edisi II. Jakarta : Bagian Anestesiologi dan Terapi Intensif FKUI.
2002.h.133-140.
2. Pt Otsuka Indonesia. Pedoman Cairan Infus. Edisi VIII. 2003.
3. Attygalle D, Fluid And Electrolyte Resuscitation. Dalam : A Handbook of Anaesthesia.
Sri Lanka : College of Anaesthesiologists of Sri Lanka. 1992. h.120-130
4. Dardjat MT. (editor). Cairan Maintenanve Dalam Pembedahan. Dalam : Kumpulan
Kuliah Anestesiologi. Jakarta : Aksara Medisiana. 1985.h.351-357.
5. Suntoro A. Terapi Cairan Perioperatif. Dalam : Anestesiologi. Muhiman. (editor).
Jakarta : Bagian Anestesiologi dan Terapi Intensif FKUI. 1989.h.87-92
6. Morgan GE, Mikhail MS, Murray MJ, Larson CP, Clinical Anesthesiology, 3rd ed,
Pasadena : Lange Medical Books/McGraw Hili ; 2002