Anda di halaman 1dari 12

Tugas Medical Representative

Pict. Source : tppnotforprofit.blogspot.com


Tugas utama (job description) seorang medical representative adalah
mempromosikan produk yang dibawanya ke dokter, sehingga dokter
tersebut mau meresepkan produknya. Selain itu, masih ada beberapa
tugas lainnya yang menjadikan profesi ini menarik sekali untuk dijadikan
alternatif profesi yang menjanjikan bagi masa depan. Silakan klik setiap
poin tugas di bawah ini untuk penjelasan lebih lanjutnya:
1. Melakukan kunjungan rutin kepada customer
2. Melakukan promosi secara beretika dan berkomunikasi atas dasar
kejujuran dan ketulusan
3. Menjalin hubungan dan relasi yang baik dengan customer dalam
jangka panjang
4. Mengelola area coveragenya secara profesional sehingga
memberikan hasil yang optimal
5. Memberikan laporan secara lisan dan tertulis kepada atasannya
secara teratur yang berisi rencana kunjungan, hasil kunjungan,
evaluasi kunjungan, aktifitas kompetitor, dan sales yang dihasilkan
6. Survey apotek untuk mengenai pola peresepan dokter terhadap
produk sendiri maupun kompetitor.

Tugas Medical Representative: Kunjungan Rutin Ke Dokter

Pic Source : collegiaterisk.wordpress.com


Salah satu tugas utama seorang Medical Representative (Medreps /
Detailer)adalah melakukan kunjungan secara rutin ke dokter. Ada dokter yang
dikunjungi seminggu sekali, ada juga yang cukup 2 kali sebulan. Bahkan untuk
dokter-dokter tertentu, ada yang dikunjungi lebih dari sekali dalam
seminggunya. lalu berapakah jumlah yang harus dikunjungi setiap minggunya?
Jumlahnya bervariasi pada setiap perusahaan farmasi. Ada yang mewajibkan 12
dokter per hari, dengan demikian, seminggu harus mengunjungi 60 dokter
( Senin-Jum'at, Sabtu apabila masuk, digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan
administrasi). Ada pula yang lebih dari itu.
Pertanyaannya adalah, apa tidak bosan ya seorang Medical Representative
melakukan hal tersebut berulang-ulang setiap hari, selama berminggu-minggu,
berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun???
Seorang Medical Representative yang profesional tentu akan menjawab TIDAK!
Sebab dengan melakukan kunjungan rutin tersebut, produk yang
dipromosikannya akan diingat dan akhirnya diresepkan oleh dokter. Ini berarti,
targetnya akan tercapai, sehingga insentif pun akan didapat. Lagipula setiap
Medical Representative tentunya memiliki materi bahasan yang berbeda dalam
setiap pertemuannya dengan dokter yang sama, demi menghindari kebosanan
juga dari pihak dokter. Untuk itulah dibutuhkan visit plan atau rencana
kunjungan untuk menyiapkan bahan apa yang akan disampaikan ketika bertemu
dengan dokter.
Untuk menghasilkan sales yang didapatkan dari peresepan sang dokter, tentu
saja dibutuhkan kemampuan berkomunikasi yang bagus bagi seorang Medical
Representative. bagaimana cara opening, greeting, kemudian melakukan sebuah

ice breaking untuk menarik perhatian dokter, lalu masuk dalam presentasi
produk, dan akhirnya closing yang mengesankan yang akan diingat oleh dokter.
Dibutuhkan jam kerja dan latihan terus menerus untuk mencapai tahapan
keahlian seperti ini. Dan harus diingat, apapun yang berupa keahlian, itu berarti
bisa dilatih! Jadi, apabila Anda saat ini merasa menjadi seseorang yang sulit
berkomunikasi dengan orang lain, maka bergembiralah! Karena itu berarti ada
ruang kesempatan yang bisa digali lagi dari Anda, tinggal bangkitkan kemauan
untuk belajar dan berlatih, agar kemampuan berkomunikasi ini menjadi milik
Anda!

Seorang Medical Representative Harus Mampu Berkomunikasi Dengan Baik

Pict. source : bis-confidencecoaching.com


Sebenarnya kemampuan berkomunikasi dengan baik memang merupakan
tuntutan di dalam setiap profesi kerja. Baik itu merupakan komunikasi secara
verbal maupun non verbal. Kemampuan berkomunikas ini dapat menunjang
keberhasilan dan kesuksesan, baik di dalam pencapaian target kerja maupun
karir.
Khususnya di dalam profesi medical representative, kemampuan ini mutlak
diperlukan. Berkomunikasi tidak saja dengan kata-kata (lisan/verbal) , namun
juga bahasa tubuh, gesture, atau mimik wajah, akan mampu memberikan
keberhasilan dari sebuah proses detailing kepada dokter. Bagaimana cara
mengungkapkan
sebuah kalimat dengan intonasi tertentu, akan memberikan pengaruh berbeda.
Bahkan bagaimana cara merangkai sebuah kalimat menjadi sebuat pernyataan
yang nyaman diterima, sehingga memberikan feed-back yang baik, merupakan
keahlian tersendiri yang harus dilatih setiap saat.
Berkomunikasi dengan baik adalah sebuah keahlian, itu berarti merupakan
sesuatu yang bisa dilatih dan dikembangkan. Pribadi yang pemalu sekalipun,
yang introvet/tertutup, apabila mau berlatih dengan keras, niscaya akan mampu
menjadi ahli berkomunikasi.
Medical representative dalam berkomunikasi dengan customer, harus bisa
menyampaikan produk yang dipasarkannnya dengan jujur dan beretika. Ini
termasuk bagaimana menyampaikan adanya efek samping obat yang
ditawarkannya, karena akan memberikan efek resiko kepada pasien nantinya.
Selain itu, tidak mengkomunikasikan secara negatif dan berlebih-lebihan (baca:
menjelek-jelekkan) produk kompetitor pada saat mencoba membandingkannya
dengan produk sendiri. Setiap produk tentu saja memiliki kelebihan dan
kekurangannya masing-masing, yang itu perlu diungkapkan dengan baik.
Lagipula, siapa tahu, pada suatu saat, Anda malah bergabung dengan
perusahaan kompetitor, sehingga kalau itu memang terjadi, Anda tidak merasa
menanggung beban berat nantinya.

Alangkah baiknya, apabila kita mencoba menyampaikan sebuah kebaikan atau


perbandingan produk, disertai dengan penyampaian data klinisnya (hasil uji tes
medis), termasuk literatur pendukungnya. Hal ini akan sangat membantu dokter
untuk lebih yakin akan kebaikan dari produk tersebut.
Kemampuan berkomunikasi yang penuh keyakinan, mantap, dilandasi dengan
sikap profesional yang jujur dan beretika, ditambah penguasaan product
knowledge, akan membuat Anda sangat dihargai oleh dokter, dan mendapatkan
penerimaan yang berbeda dibandingkan medical representative lainnya.
Selamat belajar dan berlatih. Dan semoga keberhasilan menyertai sepanjang
hidup Anda. Amin.

Tugas Medical Representative : Menjaga Hubungan Baik Dengan Customer

Pict. source : www.blog-bizedge.biz

Salah satu unsur yang menentukan kesuksesan seorang Medical Representative


adalah kemampuannya untuk membuat dan menjaga hubungan baik dalam
jangka panjang dengan customer. Hubungan baik ini akan mempermudah
pencapaian sales dan bisa diandalkan pada saat genting, misalnya pada saat
mendekati hari akhir tutup sales. Siapa saja customernya? Ada 2 jenis
customer: internal dan eksternal.

Yang internal bisa berasal dari seluruh komponen pendukung kantor distributor.
Mulai dari Kepala Cabang, supervisor, salesman, loper, gudang, ossa, kasir,
maupun peng-input data orderan.
Bahkan satpam atau petugas security dan office boy harus diperlakukan sama
dengan yang lainnya. Memiliki hubungan baik dengan mereka, itu berarti kita
memiliki tenaga pendukung penjualan yang besar. Mereka akan memberikan
dukungan penuh dalam bidangnya masing-masing demi tercapainya target
penjualan. Apabila ada konsumen datang ke kantor distributor, Satpam akan
mempertemukannya dengan kita, bukan dengan Medical Representative yang
lain, sehingga kita akan mendapatkan konsumen potensial. Salesman akan
menawarkan produk kita ke apotek-apotek, tidak sekedar taking order
(mengambil pesanan) saja, bersedia menanyakan jumlah stok produk kita,
sehingga apabila stok di apotek sudah berkurang, bagian pembelian akan
disarankan oleh salesman menambah stok. Kepala cabang akan berperanan ikut
membantu deal khusus dalam pengadaan jumlah besar di sebuah rumah sakit
ataupun institusi. dan masih banyak bentuk bantuan-bantuan lainnya yang bisa
mereka berikan.
Customer internal ini juga termasuk rekan sekerja. Memang setiap individu
Medical Representative telah memiliki targetnya masing-masing, namun itu tidak
berarti kita menjadi egois dan tidak peduli dengan kepentingan teman sekerja
lainnya. Berikanlah bantuan dan jangan sungkan mengulurkan tangan apabila

ada teman yang membutuhkan. Hal tersebut sangat berarti bagi kemajuan karir
kita nantinya.
Berikutnya adalah customer eksternal. Yang dimaksud adalah seperti dokter,
perawat, bagian pembelian di sebuah rumah sakit/apotek, apoteker, dll. Mereka
adalah customer penting kita. Berikan hubungan jangka panjang yang tulus, dan
mereka juga akan membalasnya dengan sama baiknya. Kedekatan kita dengan
dokter akan membantu kita dengan mudah untuk menanamkan brand-awarness
produk kita, sehingga memperlancar peresepan. Perawat akan memberikan
bantuan informasi-informasi penting yang mungkin bersifat rahasia tentang
dokter, Bagian pembelian akan dengan suka rela menambah jumlah pesanan,
ataupun di saat-saat genting bisa kita mintakan bantuannya untuk memesan
produk kita.
Inti dari hubungan baik ini adalah kemampuan kita menjaga komitmen,
sehingga kepercayaan akan tumbuh dengan sendirinya. Kemampuan
berkomunikasi yang baik, yang terbuka, akan membuat hubungan menjadi
semakin dekat. Kepedulian yang kita berikan akan memberikan kita dampak
berupa bantuan yang tiba-tiba dan tidak disangka-sangka.
So, belajarlah mengenali dengan baik customer Anda. Jalin hubungan baik
dengan mereka. Dan kesuksesan akan bersama Anda, di manapun berada!

Tugas MedReps: Mengelola Area Coverage

Pict. source: ace-surfacing.co.uk


Setiap individu medical representative memiliki area/wilayah kerjanya (area
coverage) masing-masing. Pembagian wilayah kerja ini ditentukan oleh area
manager. Setiap area tentu saja memiliki potensi penjualan yang berbeda-beda,
ada yang gemuk/basah, tapi ada juga yang kurus/kering, sehingga dengan
demikian target setiap medical representative berbeda-beda valuenya (nilai
nominalnya), disesuaikan dengan potensi areanya masing-masing.
Pembatasan wilayah kerja ini dilakukan agar proses marketing/promosi tidak
saling berbenturan dengan area medical representative lainnya, dan juga bisa
dipergunakan sebagai alat ukur keberhasilan kerja.
Di setiap wilayah kerja, sudah ada nama-nama customer (dokter, rumah sakit,
klinik, maupun apotek) yang telah ditentukan yang wajib dikunjungi secara rutin
oleh medical representative.
Kini tanggung jawab seorang medical representative adalah mengelola area
kerjanya masing-masing sehingga mampu menghasilkan sales/penjualan yang
bagus sehingga mampu mencapai target, atau bahkan melebihinya.
Mengelola di sini termasuk di dalamnya adalah mengetahui atau mengenal betul
areanya. Tidak hanya letak tempat praktek dokter, rumah sakit, atau apotek,
namun juga best time (waktu terbaik) untuk kunjungan, sehingga antara
rencana kunjungan dan pada saat pelaksanaan, tidak menyimpang jauh.
Mengetahui dengan baik apotek/rumah sakit yang memberikan sales atau order
terbesar, ataupun dokter yang paling sering meresepkan, akan sangat
membantu terhadap pencapaian target.
Tidak perlu mengeluh apabila kebetulan ditempatkan di area yang jauh dari
tempat tinggal maupun kantor, ataupun mendapatkan wilayah yang dinilai
kering, atau memiliki tingkat kompetisi yang tinggi, sebab dengan mengeluh
tidak banyak membantu. Yang paling banyak membantu adalah tekad yang kuat,
penuh semangat dan antusiasme, serta kemauan untuk mencapai keberhasilan.

Tunjukkan kerja yang terbaik dan profesional, dengan demikian hati akan terasa
ringan, tetap ceria, dan semangat bekerja untuk mencapai target.
Sukses selalu buat Anda!

Tugas Medical Representative : Ngrekap Sales!

Pict source : www.123rf.com


Akhir bulan telah berlalu, kini bulan baru datang. Semangat baru datang lagi.
Bagi seorang Medical Representative, awal bulan ada tugas mengasyikkan, yakni
ngrekap sales atau menghitung hasil penjualan di bulan sebelumnya
berdasarkan data penjualan/sales yang telah diberikan oleh distributor untuk
setiap outletnya. Siapkan kertas, ballpoint, dan kalkulator tentu saja! Ini adalah
saat-saat menegangkan. Yeah, meskipun kita sudah tahu di akhir bulan, apkah
target penjualan tercapai atau tidak, apapun hasilnya, tetaplah bersemangat
dalam melakukan rekap sales ini!
Ambil print out sales, mata fokus pada setiap lembarannya, cari tahu, outlet
mana yang milik kita, dan berapa produk kita yang diordernya dari distributor.
Lakukan bersama-sama teman yang lain, agar suasana meriah dan seru.
Suasana keakraban dan kegembiraan akan muncul, saling ejek dan motivasi
bergantian muncul dari teman-teman lainnya.
Tapi eits, tunggu dulu! Semestinya, sebagai seorang Medical Representative
yang profesional, Anda memilik data historis pengambilan (order produk dari
apotek ke distributor) produk untuk setiap outletnya. Karena ini sangat penting
sekali bagi proses evaluasi hasil kunjungan rutin teman-teman ke dokter dan
apotek. Lakukan perbandingan pengambilannya setiap bulannya, untuk
mengetahui trend-nya. Naikkah, atau malah turun???
Apabila turun, cari tahu dengan survey ke apotek, kenapa produk kita turun,
apakah karena dokter sudah berkurang peresepannya dan menggunakan produk
kompetitor atau karena hal lain? Stok di distributor tidak ada, atau ada
permainan penggantian resep di apotek.
Kalau naik, jangan lupa untuk mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih
kepada dokter dan apotek. Ini untuk menjaga hubungan baik dan relationship
jangka panjang. Berikanlah gift ataupun gimmick menarik yang Anda punya.

Tetap semangat dan berjuang tanpa mengenal lelah!

Tugas MedReps : Survey Apotek

Salah satu tugas Medical Representative (Medreps atau detailer) adalah survey
apotek. Kegunaan survey ini adalah untuk mengetahui apakah produk kita telah
tersedia di apotek tersebut, kalau telah tersedia, siapakah yang meresepkannya,
kemudian juga kita bisa menanyakan mengenai produk kompetitor.
Dengan melakukan survey apotek, kita bisa tahu pola peresepan dokter. Apakah
dokter tersebut telah menuliskan resepnya sesuai dosis, atau dokter tersebut
menggunakan terapi yang lain selain terapi milik kita.
Teknis pelaksanaannya bisa bermacam-macam, ada apotek yang sudah
teradministrasi dengan baik, memiliki sistem pencatatan yang tertata, sehingga
setiap resep yang masuk langsung tercatat beberapa hal, misalnya nama dokter
pemberi resep, obat yang diresepkan, dosisnya, tanggal berapa diresepkan, dan
lain-lain. Kita bisa memperoleh data tersebut dalam bentuk soft copy maupun
print out. Namun tidak semua apotek seperti itu.
Orang yang biasanya kita temui untuk mengetahui hal ini adalah asisten
apoteker, apoteker, penjaga apotek, bagian pembelian, ataupun pemiliknya
langsung. Kalau kita bisa menjalin hubungan baik dengan mereka, maka mereka
akan memberikan informasinya dengan senang hati, atau bahkan ketika akhir
bulan, kita bisa mintakan order untuk menambah sales.