Anda di halaman 1dari 2

GLAUKOMA SUDUT TERTUTUP KRONIS

DEFINISI
Glaukoma dimana terjadi peningkatan tekanan intraocular yang mendadak karena penyumbatan
sudut kamera okuli anterior (COA) oleh iris perifer sehingga menghalangi aliran humor akuos
melalui trabekula ke vena episklera yang telah disertai kelainan diskus dan lapang pandang.
GEJALA
Glaukoma sudut tertutup kronis biasanya tidak bergejala. Pasien dengan perkembangan
penyakit lebih lanjut dapat mengalami penurunan visus atau defek lapang pandang. Gejala lain
yang mungkin terjadi adalah nyeri pada mata, nyeri kepala, dan pandangan kabur yang bersifat
intermittent (Gerstenblith, A. T. & Rabinowitz, M. P., 2012).
TANDA
Pemeriksaan gonioskopi menunjukkan peripheral anterior synechiae (PAS) di sudut
COA. Adanya PAS di sudut COA menghalangi gambaran struktur-struktur di tempat tersebut.
Pada pemeriksaan dapat ditemukan defek nervus opticus dan lapang pandang (Gerstenblith, A. T.
& Rabinowitz, M. P., 2012).

Peripheral Anterior Synechiae

ETIOLOGI
Glaukoma akut sudut tertutup yang berkepanjangan atau serangan berulang glaukoma
sudut tertutup dapat menginduksi terbentuknya PAS yang sering pada sudut anterior. Uveitic
glaucoma dapat disertai dengan pembentukan PAS, sering pada sudut inferior. Kemunduran
neovaskularisasi pada sudut COA dapat menghasilkan PAS. Trabecular meshwork yang
mendapat terapi laser dapat menghasilkan PAS. Riwayat COA dangkal pada bekas operasi,
trauma, hipotoni, juga dapat menghasilkan PAS (Gerstenblith, A. T. & Rabinowitz, M. P., 2012).

DIAGNOSIS
Pada anamnesis perlu ditanyakan riwayat episode akut glaukoma sudut tertutup. Adanya
riwayat proliferative diabetic retinopathy, retinal vascular occlusion, atau ocular ischemic
syndrome perlu ditanyakan. Adanya riwayat trauma, hipotoni, uveitis, terapi laser perlu
ditanyakan untuk mencari penyebab glaukoma. Pada pemeriksaan fisik perlu dilakukan evaluasi
dasar glaukoma (Gerstenblith, A. T. & Rabinowitz, M. P., 2012).
PENATALAKSANAAN
Glaukoma sudut tertutup kronis merupakan kontraindikasi laser trabeculoplasty, karena
dapat menginduksi pembentukan scar yang lebih hebat pada sudut COA. Bila pasien memiliki
glaukoma sudut tertutup dengan blok pupil, dapat dilakukan laser peripheral iridotomy untuk
mencegah episode glaukoma sudut tertutup lebih lanjut. Trabecular meshwork akan tetap
menerima dampak dari tekanan intraokular yang meninggi meskipun dilakukan patent iridotomy,
oleh karena itu diperlukan pemberian obat-obatan untuk menurunkan tekanan intraokular. Laser
iridoplasty dapat dilakukan untuk menurunkan pembentukan PAS yang baru. Namun, terapi ini
kurang efektif karena bersifat sementara dan dapat memerlukan pengulangan. Apabila terapi
iridoplasty gagal dan pengobatan telah maksimal, perlu dilakukan tindakan operatif
(Gerstenblith, A. T. & Rabinowitz, M. P., 2012).
DAFTAR PUSTAKA
Gerstenblith, A. T. & Rabinowitz, M. P. (2012). The Wills Eye Manual (6th ed.). Philadelphia,
USA: Lippincott Williams and Wilkins.