Anda di halaman 1dari 4

KHASIAT BIJI PEPAYA

1. Biji Pepaya Untuk Mencegah infeksi parasit dan lainnya


Seperti manfaat buah pepaya hijau, biji pepaya juga mengandung enzim proteolitik
yang tinggi yang membantu membersihkan tubuh dari parasit. Dengan cara yang sama
bahwa papain memecah limbah protein, yang dapat memecah parasit dan telurnya. Tingkat
enzim pencernaan dalam makanan anda, juga diyakini membantu membersihkan saluran
pencernaan, sehingga mencegah keberadaan cacing dan parasit lainnya. Benih dari pepaya
juga mengandung alkaloid anthelmintik unik yang disebut carpaine yang telah terbukti
sangat efektif dalam membunuh cacing parasit dan amuba.
Dosis : 2 sendok biji pepaya
Cara penggunaan :
2 sendok biji pepaya dilumatkan lalu diseduh dengan 1/2 gelas air. Tambahkan 1 sendok
makan madu. Minum selagi hangat, 1x sehari. (Yuli, 2014)

2. Biji Pepaya Untuk Diare


Biji pepaya dapat digunakan untuk dapat mengatasi masalah diare
Dosis : segengam biji pepaya
Cara penggunaan :
Keringkan segenggam biji pepaya lalu tumbuk sampai halus. Seduhkan biji pepaya
tersebut seperti menyeduh teh. Minum 3x sehari, 1 gelas. (Yuli, 2014)

3. Biji Pepaya Ampuh Mengobati sirosis hati


Sirosis hati adalah penyakit yang disebabkan oleh konsumsi alkohol berlebihan
selama bertahun-tahun, dimana hati menjadi menyusut dan mengeras. Dalam keadaan ini
tidak akan efektif untuk menghilangkan racun dari tubuh karena akan menyebabkan
berbagai masalah kesehatan yang serius. Manfaat biji pepaya sering dilaporkan sebagai
pengobatan yang efektif untuk sirosis hati.
Dosis : 5 biji pepaya
Cara Penggunaan :

Salah satu metodenya adalah dengan menggiling sekitar lima biji kering dalam gilingan
merica atau menghancurkan dengan lesung atau alu. Campuran dengan satu sendok makan
air jeruk nipis segar. Namun berkonsultasi dahulu dengan dokter yang sedang merawat
sirosis hati anda. (Yuli, 2014)

4. Biji Pepaya Dapat Mengatasi Uban


Bubuk biji pepaya yang dikeringkan dan telah ditumbuk halus dipercaya dapat
membantu menghilangkan uban di rambut. Gunakan secara rutin untuk pada saat mandi
lalu keramas dengan air bersih agar uban hilang dan tidak menjadi jadi.
Dosis : 2 sendok biji pepaya
Cara Penggunaan :
Jemur 2 sendok makan biji pepaya sampai kering. Setelah itu, disangrai sampai hangus.
Tumbuk sampai halus. Campur dengan sedikit minyak kelapa dan aduk sampai rata.
Oleskan ramuan ini pada kulit kepala yang sudah dikeramas. Digunakan sebelum tidur.
(Yuli, 2014)
5. Biji pepaya sebagai antibakteri
Di dalam minyak atsiri biji pepaya memiliki efek antibakteri adalah senyawa
terpenoid. Senyawa terpenoid dapat bereaksi dengan porin yang merupakan protein
transmembran pada membran luar dinding sel bakteri membuat ikatan polimer kuat
sehingga porin akan mengalami kerusakan. Kerusakan porin yang terjadi akan menggangu
proses keluar masuknya substansi sehingga permeabilitas dinding sel bakteri akan
menurun. Menurunya permeabilitas dinding sel bakteri menyebabkan sel bakteri
kekurangan nutrisi sehingga menyebabkan bakteri terhambat atau mati. (Davina, 2014)

6. Biji pepaya untuk menekan pertumbuhan sel Kanker


Biji Pepaya mengandung agen yang bisa menghentikan pertumbuhan sel kanker atau
tumor. Biji pepaya mengandung isothiocyanate yang bagus untuk membantu mengatasi
kanker usus besar, kanker payudara, kanker paru-paru, leukemia dan kanker prostat.
Dosis : 1 sdm biji pepaya kering
Cara penggunaan :
1 sdm biji kering bisa dihaluskan dan dicampur makanan atau minuman biasa. Karena
pahit, bisa ditambahkan madu atau lemon jika ingin diminum bersama air. (Eddy, 2015)
7. Biji pepaya bersifat Anti inflamasi

Biji pepaya Bibit mengandung sifat anti inflamasi sehingga membuat bagus untuk
menredakan arthritis, yaitu penyakit yang menyerang sendi sehingga membengkak, sangat
nyeri, dan berwarna kemerahan.
Dosis : 1 sdm biji pepaya kering
Cara penggunaan :
1 sdm biji kering bisa dihaluskan dan dicampur makanan atau minuman biasa. Karena
pahit, bisa ditambahkan madu atau lemon jika ingin diminum bersama air. (Eddy,2015)
8. Biji pepaya untuk menurunkan kolestrol
Dengan adanya kandungan ekstrak tersebut, biji pepaya ini mempunyai efek hipolipidemia
dan antioksidan dalam darah yang luar biasa. Efek hipolipidemia ini, sangat berguna bagi
terapi alternatif hiperlipidemia yang disebabkan adanya lemak nabati atau kolesterol
dalam jumlah terlalu tinggi. Adapun saponi yang ada dalam biji pepaya, bermanfaat untuk
menurunkan aktifitas kolesterol serum seperti aksi resin, yaitu dengan mengurangi
sirkulasi enterohepatik asam empedu. Melalui penghambatan reaksi oksidasi kolesterol
LDL ini maka dapat menurunkan kadar kolesterol darah.
Dosis : 1 sendok teh biji pepaya yang telah dihaluskan
Cara penggunaan :
1. Cuci biji pepaya dan jemur 2-3 hari
2. Jika sudah kering, blender atau ditumbuk hingga berbentuk serbuk
3. Takaran pas dengan 1 sendok teh dicampur dengan air hangat ditambah madu asli agar
lebih mantap dan tidak eneg
4. Atau bisa dibuat Jus langsung campur daging buah pepaya dengan bijinya dan minum 12 gelas jus biji pepaya tersebut setiap hari. (Dewi, 2015)

Efek Samping dan kehati-hatian


Wanita hamil dan menyusui sebaiknya tidak mengkonsumsi biji pepaya atau buah
pepaya yang masih hijau. Selain itu biji pepaya memiliki sifat anti- parasit yang terlalu kuat,
sehingga tidak baik bagi saluran pencernaan anak kecil.
Ada juga beberapa penelitian terhadap hewan yang menunjukkan bahwa makan biji
pepaya dapat sangat mengurangi kesuburan walau sementara saat masih mengkonsumsi. Jadi
bagi pria yang sedang berusaha untuk memiliki keturunan sebaiknya menghindari minum
ekstrak biji pepaya dulu untuk sementara. (Dewi, 2015)