Anda di halaman 1dari 4

2.

Tujuan
a. Membuktikan bahwa respirasi memerlukan oksigen
b. Membuktikan bahwa respirasi menghasilkan karbondioksida
3. Dasar Teori
Respirasi yaitu suatu proses pembebasan energi yang tersimpan dalam zat sumber
energi melalui proses kimia dengan menggunakan oksigen . Dengan menggunakan
repirasi akan dihasilkan energi kimia ATP untuk kegiatan kehidupan seperti sintesis
( anabolisme ), gerak, pertumbuhan.
Alat respirasi adalah alat atau bagian tubuh tempat 02 dapat berdisfusi masuk dan
sebaliknya. Co2 dapat berdisfusi keluar. Alat respirasi pada hewan bervariasi antara
hewan yang satu dengan yang lainnya, ada yang berupa paru paru, insang, kulit,
trakhea, bahkan paru paru buku. Bahkan ada beberapa organisme yang belum
mempunyai alat khusus sehingga oksigen berdisfusi langsung dari lingkungan ke dalam
tubuh.
a. Eosin merupakan cairan berwarna merah yang biasanya dipakai untuk eksperimen
biologi mengenai kecepatan laju 02 yang dibutuhkan. Serangga dan tumbuhan
dalam penggunaan larutan eosin dimasukan kedalam pipa respirometer, agar dapat
melihat kecepatan laju oksigen , untuk mengetes kecepatan pernafasan serangga
atau tumbuhan pada saat dimasukan kedalam tabung yang udaranya terbatas.
b. Respirometer sederhana adalah alat yang dapat digunakan untuk mengukur
kecepatan pernafasan beberapa macam organisme hidup seperti serangga, bunga,
akar, kecambah yang segar.
4. Alat dan bahan
a. untuk membuktikan respirasi perlu udara ( oksigen )
- botol ukuran kecil 3 buah
- sedotan air kemasan gelas ( aqua gelas ) 3 buah
- plestisin secukupnya
- vaseline secukupnya
- kapur sirih secukupnya
- kapas secukupnya
- kacang merah / kedelai yang sedang berkembang secukupnya
- kecoa atau belalang 1 ekor
- pipet tetes 1 buah
- air yang diberi pewarna merah secukupnya
b. untuk membuktikan respirasi menghasilkan karbondioksida
- kapur tohor atau kapur sirih secukupnya
- air suling, bila tidak ada bisa digunakan air tawar secukupnya
- botol selai atau botol lain yang bermulut agak lebar 3 buah
- plestisin secukupnya
- sedotan limun 6 buah
- spidol 1 buah

- selang plastik kecil 1 meter


- kertas saring ( jika perlu ) 2 lembar
- corong plastik ukuran kecil 1 buah
5. Cara Kerja
A. Respirasi memerlukan udara ( oksigen )
a. siapkan alat dan bahan yang diperlukan
b. masukan sedikit kapur sirih kedalam dasar botol, selanjutnya masukan kapas
secukupnya.
c. Masukan kacang merah / kedelai yang sedang berkecambah kedalam botol yang
telah diberi alat kapas pada langkah b
d. lapisis bagian dekat pangkal sedotan dengan air kemasan dengan segumpal
plestisin, kira kira dapat menyumbat botol, selanjutnya masukan pangkal
sedotan air kemasan yang dilapisi gumpalan plestisin tersebut hingga plestisin
menutup mulut botol, sedotan air kemasan menghubungkan udara luar dengan
udara didalam botol
e. Rapikan plestisin pada mulut botol hingga mulut botol tertutup dengan rapih
f.
olesi dengan vaselin celah yang terjadi antara plestisin dengan sedotan air
kemasan agar gelas tidak terjadi kebocoran udara yang bisa menghambat
jalannya percobaan.
g. respirometer buatan ini selanjutnya diberi label A dengan menggunakan spidol,
kemudian letakan secara horisontal
h. lakukan langkah a g , dengan cara yang sama namun kecambah diganti dengan
kecoa atau belalang dan diberi label B
i.
lakukan langkah a g hanya tanpa menggunakan makhluk hidup ( sebagai
kontrol ) dan diberi label C
j.
dalam waktu yang hampir bersamaan, dengan menggunakan pipet tetes,
tetesilah ujung sedotan air kemasan gelas pada setiap respirometer dengan air
yang diberi pewarna merah.
k. Amatilah tetesan air berwarna pada setiap respirometer, dengan selang 5 menit
selama 5 kali pengamatan.
l. Tuangkan hasil pengamatan anda pada lembar kerja.
B. Respirasi menghasilkan Karbondioksida ( co2 )
a. Larutkan kapur tohor ( jenis kapur yang apabila kena air mengeluarkan panas ) atau
kapur sirih kedalam lebih kurang 250 ml air hingga jenuh ( sebagain ada yang tidak
melarut )
b. biarkan air kapur mengendap semalaman hingga diperoleh air yang jernih.
c. sedotlah air kapur yang jernih dengan selang plastik kecil, hati hati agar endapan
kapur tidak ikut tersedot
d. bila anda ceroboh, maka endapan kapur akan ikut tersedot dan air kapur menjadi
keruh. Bila hal ini terjadi lakukan penyaringan dengan menggunakan kertas saring

e.
f.
g.
h.
i.
j.

yang diletakan pada corong plastik, hingga diperoleh air kapur yang benar benar
jernih.
Tuaangkan air kapur jenuh pada botol selai ( A ), ( B ), dan ( C ), dengan ukuran
yang sama, lebih kurang 50 ml
pasanglah perangkat percobaan lainya, yaitu dengan sedotan limun dan plestisin
Hisaplah udara dari botol A, melalui sedotan limun ( 1 ), gunakan untuk bernafas.
Selanjutnya henbuskan nafas anda pada botol ( B ) melalui sedotan limun ( 1 )
Lakukan Langkah ( 4 ) berkali kali hingga air kapur di botol ( B ) menjadi keruh.
Amati kedudukan air berwarna dalam pipa dari sedotan aqua gelas pada setiap
respirometer.
tuangkan hasil pengamatan anda pada lembar kerja.

6. Hasil Pengamatan

1. Respirasi pada Makhluk Hidup


a. Hasil pengamatan
1) Respirasi memerlukan udara (oksigen)
Table 1.5.
Hasil pengamatan respirasi memerlukan udara (oksigen)
Keadaan air berwarna pada respirometer, 5 menit :

Respirome
ter

Pertama

4 cm

4 cm

4 cm

4 cm

4 cm

4 cm

3,8 cm

3,7 cm

3, 4 cm

3,2 cm

4 cm

4 cm

4 cm

4 cm

4 cm

Kedua

Ketiga

Keempat

Kelima

2) Respirasi menghasilkan karbondioksida


Table 1.5.
Hasil pengamatan respirasi menghasilkan karbondioksida
Botol
percobaa
n

Kondisi mula mula

Kondisi akhir
percobaan

Jernih / bening

Jernih

Jernih / bening

Keruh

Jernih / bening

Jernih / bening

7. Pembahasan
a. percobaan respirasi memerlukan udara ( oksigen )
Dari ketiga botol dapat disimpulkan botol kedua ( B ) air berwarna pada respirometer
lebih cepat mendekati hewan yang berada di dalam botol, dibandingkan dengan botol
pertama ( botol A ), ini menunjukan bahwa respirasi yang banyak memerlukan
oksigen adalah serangga. Sedangkan tumbuhan tidak memerlukan oksigen melainkan
menghasilkan oksigen. Tumbuhan memerlukan karbondioksida untuk proses
fotosintesis.
b. Percobaab respirasi menghasilkan karbondioksida
Dari ketiga botol dapat disimpulkan bahwa botol kedua ( B ) airnya keruh. Ini
menunjukan bahwa air tersebut mengandung Karbondioksida, setelah kita
menghembuskan nafas pada botol kedua sebanyak 5 kali dengan selang waktu 5
menit.
8. Kesimpulan
a. Respirasi memerlukan oksigen dan dipenagruhi oleh ketersediaan substraat, oksigen,
suhu, tipe, dan umur tumbuhan / hewan.
b. Semakin banyak kandungan karbondioksida dalam udara pernafasan maka semakin
keruh air kapur. Semakin sedikit kandungan karbondioksida dalam udara pernafasan
maka air kapur akan semakin bening. Air kapur dapat dijadikan indikator adanya
respirasi dengan menggunakan reaksinya terhadap karbondioksida.
9. Daftar Pustaka

10. Jawaban Pertanyaan


a. Guna kapur sirih dalam percobaan respirasi memerlukan oksigen sebagai peningkat
suhu agar respirasi terpicu menjadi cepat. Selain itu juga berfungsi sebagai pengikat
karbondioksida.
b. Terjadi pergerakan dari posisi semula sampai pada perhitungan setiap 5 menit di
setiap botol. Dikarenakan keperluan setiap makhluk hidup yang ada di dalam botol
untuk memperoleh oksigen dalam proses respirasi. Terutama di botol B
pergerakannya lebih cepat dari pada botol A dan C, dikarenakan kebutuhan oksigen
lebih banyak dibutuhkan hewan daripada tumbuhan. Sedangkan tumbuhan
memerlukan karbondioksida untuk proses fotosintesis.