Anda di halaman 1dari 2

MACAM MACAM DEGENERASI

1) Degenerasi Albumin (cloudi swelling = bengkak keruh)


Merupakan Degenerasi yang paling ringan bersifat riversibel.Perubahan kemunduran akibat
jejas yang tidak keras.Ditandai adanya timbunan albumin dalam sitoplasma serta tampak keruh
dan membengkak.Sering ditemukan pada sel tubulus ginjal, sel hati dan sel otot
jantung.Penyebab infeksi, demam, keracunan, suhu yang terlalu rendah/tinggi, anoxia, gizi
buruk, & dan gangguan sirkulasi
2) Degenerasi Hidrofik (Degenerasi Vakuolar)
Degenerasi hidrofik merupakan jejas sel yang reversible denganpenimbunan intraselular yang
lebih parah jika dengan degenerasialbumin. Etiologinya sama dengan pembengkakan sel hanya
intensitasrangsangan patologik lebih berat dan jangka waktu terpapar rangsanganpatologik
lebih lama.Secara miokroskopik organ yang mengalami degenerasi hidrofik menjadi lebihbesar
dan lebih berat daripada normaldan juga nampak lebih pucat. Nampak juga vakuola-vakuola
kecil sampai besar dalam sitoplasma.
3) Degenerasi Lemak
Sering terjad pada parenkim, otot jantung, hati (paling sering), yang mempunyai metabolik
rata-rata tinggi. karna ketidakmampuan jaringan non-lemak memetabolik sejumlah lemak
sehingga tertimbun dalam sitoplasma yang mengakibatkan sitoplasma membesar ketepi.
Jika degenerasi lemak ini terjadi dihati maka hati akan tertimbun lemak dapat berkembang
menjdi cirrosis hepatis dan hati mengecil (carsinoma hep/hepatoma)
4) Degenerasi Mukoid (musin & lendir)
Degenerasi Mukoid adalah Suatu perubahan yang seringterjadi pada tumor epitel yg
mensekresi musin.Epitel yangdegenerasi melarut dalam musin.Kadang-kadang jaringan ikat
nampak mensekresi musin yang mengisi ruang antaranya yang disebut myxomatous.
Contoh : FAM (Fibroma Adeno Mamae)
5) Infiltrasi (degenerasi) glikogen
Glikogen normal terdapat dalam semua sel dan terutama sel otot dan hati. Pada keadaankeadaan tertentu glikogen mengumpul dalam jumlah banyak dibawah mikroskop terlihat sebagai
vakuol-vakuol dalam sitoplasma maupun inti sel. Sel tidak menunjukkan gangguan fungsi,
dianggap bahwa kelainan ini disebabkan oleh ketidak seimbangan metabolik antara glikogenisis
dan glikogenosis. Infiltrasi glikogen ditemukan terutama pada disbetes mellitus dan golongan
penyakit yang disebut glicogen stroge diseases ( penyakit von cierke).
6) Degenerasi Hialin
Degenerasi Hialin adalah timbunan hialin (jaringan ikat), sering pada otot uterus yang
mengalami tumor jinak (mioma).Merupakan degenerasi paling buruk yang bersifat
irrevesibel.Tidak menunjukkan timbunah bahan tertentu, yang memberikan gambaran masa yg
mengkilap, homogen (bermacam-macam/tidak jelas)
Degenerasi hialin ini banyak ditemukan dalam bentuk massa kolagen yang padat pada tumor
jinak otot, contoh : Mioma Uteri
7) Degenerasi Amnoid
Degenerasi Amnoid adalah Timbunan berupa bahan-bahan lilin terdiri dari protein abnormal di
jaringan ekstra sel, terutama : sekitar jaringan penyokong pembuluh darah, sekitar membran

basalis. bersifat amiloid


tidak gampang rusak, tidak gampang bergerak timbunan tersebut
mengeras. Degenerasi amnoid ini dibagi menjadi dua tipe:
primer (tdk diketahia sebabnya)
sekunder (mengikuti penyakit kronik spt TBC, sifilis, rheumatik.