Anda di halaman 1dari 2

PENATALAKSANAAN DEMAM

BERDARAH DENGUE ( DBD )

S
O
P

No. Dokumen

No. Revisi

Tanggal Terbit

Halaman

Kepala Puskesmas Cenrana


KABUPATEN BONE

H.ABD.RAHMANALY,SKM,M.KES

Nip. 19681025 198803 1 004

1. Pengertian

2. Tujuan
3. Kebijakan
4. Referensi

Demam berdarah dengue adalah penyakit menular yang di tularkan


melalui gigitan nyamuk Aedes aegepty dan Aedes albopictus yang
sebelumnya telah terinfeksi oleh virus Dengeu dari penderita DBD
lainnya terutama menyerang anak-anak, ditandai dengan panas tinggi,
perdarahan dan dapat menimbulkan kematian. Penyakit ini termasuk
salah satu penyakit yang dapat menimbulkan wabah.
Sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan penanggulangan dbd
Surat keputusan kepala puskesmas cenrana nomor : /
identifikasi kebutuhan masyarakat.

1.Permenkes
2.Permenkes
3.Permenkes
1.

2.
3.
4.

5.

6. Bagan alir

7. Unit terkait

/ 2016 tentang

nomor 75 tahun 2014 tentang puskesmas


nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan

nomor 279 tahun 2006


keperawatan kesehatan masyarakat.

5. Prosedur/ Langkah- langkah

tentang

penyelenggaraan upaya

Penemuan suspek penderita DBD baik aktif dan pasive di unit


pelayanan kesehatan dengan gejala tidak ada tanda kedaruratan
dilakukan uji Tourniquet dan dilakukan pemeriksaan laboratorium atau
RDT.
Jika hasil positif dengan Jumlah trombosit 100.000/l, penderita di
rujuk ke Rumah Sakit.
Selanjutnya dilakukan Penyelidikan Epidemiologi di wilayah penderita
dan apabila memenuhi kriteria fogging maka dilakukan pengasapan
Jika hasil positif dengan Jumlah trombosit > 100.000/l,penderita
tidak perlu di rujuk cukup dilakukan kontrol dan tetap dilakukan
Penyelidikan Epidemiologi di wilayah penderita apabila memenuhi
kriteria fogging maka dilakukan pengasapan Dan jika hasil negatif
maka akan diberikan pengobatan sesuai simptomatis.
Jika ditemukan penderita dengan tanda kedaruratan atau penderita dari
Rumah Sakit, PE dilaksanakan berdasarkan laporan dari RS ( S0 dan
hasil laboratorium )