Anda di halaman 1dari 3

Tanya Jawab Seputar Portofolio Optimal

1.
Jelaskan pengertian tentang investasi, instrumen keuangan, investor dan pasar keuangan serta
berikan penjelasan keterkaitannya satu sama lain!
Jawab :
Investasi adalah komitmen atas sejumlah dana atau sumberdaya lainnya yang dilakukan pada saat ini,
dengan tujuan memperoleh keuntungan dimasa datang.
Instrumen keuangan adalah kontrak yang mengakibatkan timbulnya asset keuangan bagi satu entitas
dan kewajiban keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas lainnya.
Investor adalah pihak-pihak yang melakukan investasi
Pasar keuangan adalah merupakan mekanisme pasar yang memungkinkan bagi seorang atau koporasi
untuk dengan mudah dapat melakukan transaksi penjualan dan pembelian dalam
bentuk sekuritas keuangan (seperti saham dan obligasi)
Keterkaitan antara investasi, instrument keuangan, investor dan pasar keuangan adalah sebagai berikut :
Pasar Keuangan bertindak sebagai penghubung antara para investor dengan perusahaan ataupun
institusi pemerintah melalui perdagangan instrumen keuangan jangka panjang seperti Obligasi, Saham
dan lain sebaginya

2. Apa yang saudara ketahui tentang risiko sistematis dan risiko non sistematis? Berikan penjelasan
secara rinci serta dilengkapi dengan contohnya masing-masing! Mana antara risiko
sistematis dan risiko non sistematis yang paling penting untuk analisis pembentukan portofolio?
Jawab :
Risiko sistematis atau dikenal dengan risiko pasar atau risiko umum (general risk) merupakan
risiko yang berkaitan dengan perubahan yang terjasi di pasar secara keseluruhan. Perubahan
pasar tersebut akan mempengaruhi variabilitas return suatu investasi. Dengan kata lain, risiko
sistematis merupakan risko yang tidak dapat didiversifikasi. Resiko sistematis akan tetap ada
walaupun diversifikasi telah dilakukan seoptimal mungkin.
Contoh : pada saat awal krisis dimana mata uang Rupiah terdepresiasi hebat, pertumbuhan
ekonomi negatif, dan indeks turun tajam, maka dapat dipastikan apapun portofolio saham anda
pasti akan mengalami capital loss.
Risiko non sistematis atau dikenal dengan risiko spesifik (risiko perusahaan) adalah risiko yang
tidak terkait dengan perubahan pasar secara keseluruhan. Risiko perusahaan lebih terkait pada
perubahan kondisi mikro perusahaan penerbit sekuritas. Dalam manajemen portofolio disebutkan
bahwa risiko perusahaan bisa diminimalkan dengan melakukan diversifikasi asset dalam suatu
portofolio. resiko nonsistematis bisa dihilangkan melalui diversifikasi.
Contoh : resiko operasi atau resiko keuangan perusahaan.
Yang paling penting untuk analisis pembentukan portofolio adalah risiko sistematis, karena risiko
non sistematis dapat dihilangkan dengan diversifikasi, sedangkan risiko sistematis walaupun di
diversifikasi, tidak dapat dihilangkan. Risiko sistematis yang dalam istilah manajemen keuangan
disebut sebagai Beta (), dapat digunakan untuk mengukur volatilitas dari suatu saham atau
portfolio suatu saham bila dibandingkan dengan pasar secara keseluruhan. Beta seringkali
memiliki pengaruh terhadap persepsi seorang investor ketika akan membeli saham tertentu. Oleh
karena itu menentukan Beta atas suatu saham atau Beta dalam suatu portfolio sangatlah penting
bagi para investor, karena berpengaruh terhadap persepsi risk return trade-off para investor
3. Ketika dihadapkan pada situasi investasi jangka pendek umpamanya level harian, mingguan dan
bulanan, maka seorang investor secara umum lebih menyukai dividend yield. Saudara setuju
dengan statement ini? Berikan penjelasan yang memadai!
Jawab :
Saya tidak setuju dengan statement tersebut, karena dividend yield untuk janga pendek tidak bagus, hal

ini disebabkan oleh sulitnya dalam pembagian dividend, dan dividend baru terlihat keuntungannya dalam
jangka panjang.
4. Sebutkan jenis-jenis instrumen keuangan atau sekuritas yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia
(BEI) sampai tahun 2011 dan jelaskan ciri khas (karakteristik) setiap surat berharga tersebut. Menurut
saudara apakah tabungan dapat dikategorikan sebagai sekuritas atau instrumen keuangan?
Jawab :
Jenis-jenis instrument keuangan atau sekuritas yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia
(BEI) sampai tahun 2011 adalah sebagai berikut :
1)
Saham
Ciri khas (karakteristik) dari saham adalah :
a) Surat berharga yang menunjukkan kepemilikan atau penyertaan modal investor di dalam suatu
perusahaan.
b) Dikeluarkan perusahaan untuk menambah modal.
c) Merupakan bentuk penyetoran modal ke dalam perusahaan.
d) Hak atas keuntungan perusahaan
e) Hak atas harta perusahaan
f) Hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
2)
Obligasi
Ciri khas (karakteristik) dari obligasi adalah :
a)
Nilai obligasi (jumlah dana yang dipinjam)
Dalam penerbitan obligasi, maka perusahaan akan dengan jelas menyatakan jumlah dana yang
dibutuhkan yang dikenal dengan istilah jumlah emisi obligasi. Penentuan besar kecilnya jumlah
penerbitan obligasi berdasarkan aliran arus kas perusahaan, Kebutuhan, serta kinerja bisnis perusahaan.
b)
Jangka waktu obligasi
Setiap obligasi mempunyai masa jatuh tempo atau berakhirnya masa pinjaman (maturity). Secara umum
masa jatuh tempo obligasi adalah 5 tahun. Ada yang 1 tahun, adapula yang 10 tahun. Semakin pendek
jangka waktu obligasi maka akan semakin diminati oleh investor, karena dianggap risikonya kecil.
c)
Principal dan Coupon rate
Nilai prinsipal obligasi adalah sejumlah uang yang disetujui oleh penerbit obligasi agar dibayarkan kepada
pemegang obligasi pada masa jatuh tempo. Jumlah ini biasa berhubungan dengan redemption value,
maturity value, par value or face value. Coupon rate juga disebut nominal rate, adalah tingkat bunga yang
disetujui penerbit untuk dibayar kepada pemegang obligasi setiap tahun. Besarnya pembayaran bunga
setiap tahun
d)
Jadwal pembayaran
Kewajiban pembayaran kupon obligasi oleh perusahaan penerbit, dilakukan secara berkala sesuai
dengan kesepakatan sebelumnya, bisa dilakukan triwulan, semesteran, atau tahunan.
e)
Diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah
3)
Produk turunan (Derivatif)
Ciri khas (karakteristik) dari produk turunan (derivative) adalah :
1.
memiliki satu atau lebih variable pokok yang mendasari (underlying); dan satu atau lebih jumlah
nosional (notional amount) atau syarat pembayaran atau keduanya.
2.
persyaratan perjanjian tidak memerlukan investasi awal bersih (initial net investment), atau
memerlukan investasi awal bersih yang lebih kecil dibandingkan dengan jumlah yang dibutuhkan oelh
jenis perjanjian lainnya yang diperkirakan akan menghasilakan efek yang sama terhadap perubahan
dalam factor-faktor pasar
3.
persyaratan perjanjian mengharuskan atau memungkinkan penyelesaian sekaligus, atau
instrumen derivatif dapat segera diselesaikan dengan saran terpisah di luar perjanjian tersebut, atau
persyartan perjanjian mengakibatkan penyerahan aktiva sehingga penyelesaian secara substansial tidak
berbeda dengan net settlement

4)
Reksadana
Ciri khas (karakteristik) dari reksadana adalah :
a) Adanya kumpulan dana masyarakat, baik individu maupun institusi
b) Adanya investasi bersama dalam bentuk suatu portofolio efek yang telah terdiversifikasi
c) Adaya Manajer Investasi yang dipercaya sebagai pengelola dana milik masyarakat investor.
5)
Pasar Modal Syariah
Ciri khas (karakteristik) dari Pasar modal syariah adalah :
a)
HST ditetapkan dengan membagi jumlah kekayaan bersih perusahaan dengan jumlah saham yang
diterbitkan. Komite Manajemen harus memastikan bahwa semua perusahaan yang terlibat dalam busrsa
efek itu mengikuti praktek standar akuntansi syariah.
b)
Perdaagangan saham mestinya hanya berlangsung dalam satu minggu, periode perdagangan,
setelah menentukan HST.
c)
Perusahaan hanya dapat menerbitkan saham baru dalam periode perdagangan dan dengan harga
HST.
Menurut saya tabungan tidak dapat dikategorikan sebagai sekuritas atau instrumen keuangan,
karena tabungan bukan investasi tetapi simpanan, tabungan juga merupakan asset yang non tradable,
sehingga tidak dapat diperjualbelikan dan merupakan asset yang berharga bagi pemiliknya