Anda di halaman 1dari 3

Interpretasi Radiografi Periapikal

Pemeriksaan radiologi untuk anak pada kasus ini adalah teknik radiografi intraoral
yaitu periapikal. Teknik periapikal pada anak-anak sama dengan dewasa yaitu menggunakan
ukuran film yang lebih kecil yaitu ukuran 0 (22x35mm) dan 1 (24x40mm).
Teknik interpretasi :
1) Mahkota
Mahkota adalah bagian anatomi gigi yang terlihat secara klinis dari insisal/oklusal
sampai servikal.
a. Kondisi mahkota/keadaan kelainan pada mahkota berupa radiolusen atau
radioopaque
b. Arah perjalanannya/kedalamannya kelainan seperti dari oklusal ke sampai dentin,
atau dari mesial sampai mendekati pulpa atau sudah kamar pulpa.
2) Akar
Akar adalah bagian anatomi semua akar klinis gigi yang terlihat secara radiografi dari
servikal gigi sampai apical.
a. Jumlah akar, seperti dua buah, tunggal atau tiga buah
b. Bentuk akar seperti bengkok kearah distal, mesial, konvergen atau divergen
c. Kondisi patologis seperti adanya garis fraktur, resorbsi interna ataupun eksterna
3) Membran periodontal
Membran periodontal adalah jaringan ikat yang melekatkan gigi dengan tulang
alveolar dimana letaknya ada disekelilingnya.
a. Dalam batas normal : membran yang tidak ada kelainan di perlihatkan dalan bentuk
b.

tidak adanya banyangan radiolusen sepanjang akar


Melebar : membran yang mengalami peradangan ditujukkan dengan garis radiolusen

c.

sepanjang akar dapat sebagaian ataupun keseluruhan


Menghilang : ditunjukkan dengan tidak adanya membran digantikan oleh lesi yang

jauh lebih besar


4) Laminadura
Laminadura adalah lapisan terluar pada tulang alveolar.
a. Dalam batas normal : bila tidak tampak garis radiolusen disepanjang tulang alveolar
yang mengelilingi gigi
b. Terputus-putus : bila terdapat bayangan radioopaque disepanjang tulang baik
keseluruhan ataupun sebagian
c. Menebal : apabila bayangan radioopak terlihat jelas disepanjang tulang alveolar
d. Menghilang : apabila laminadura telah tertutup oleh lesi ataupun lainnya yang
berukuran lebih besar
5) Furkasi
Furkasi secara klinis/radiografis adalah daerah daerah percabangan akar.

a. Dalam batas normal : bila tidak terdapat kalainan


b. Bayangan radiolusen bila terdapat lesi ataupun furkasi yang terbuka (tidak terdukung
tulang lagi)
c. Radiopaque apabila ada lesi yang radioopaque
6) Puncak Tulang Alveolar
Puncak tulang alveolar adalah bagian tulang yang secara anatomi mengelilingi gigi
dari mulai cement enamel junction sampai foramen. Pada daerah ini yang sering ditulis
resorpsi puncak tulang alveolar. Resorpsi puncak tulang alveolar ini terdiri dari resorpsi
horizontal dan vertical ataupun bentuk lainnya seperti arch shape tetapi hal ini jarang.
Untuk mengetahui bagaimana resorpsi puncak tulang adalah dengan menarik garis
khayal antara dua CEJ dari dua gigi yang berdampingan.
a. Dalam batas normal : apabila tidak terdapat kelainan pada puncak tulang
b. Resorbsi : apabila puncak tulang mengalami penurunan baik secara horizontal,
vertikal ataupun bentuk lainnya, disertai berapa milli besar penurunannya.
7)

Periapikal
a. Site

: lokasi at region

b. Size : ukuran x,y mm/sebesar kacang polong dll


c. Shape : bulat/oval/regular/irregular
d. Symmetry
e. Borders
f. Contents

: radiolusen/radioopak/mixed

g. Associations : hubungan/efek terhadap struktur lain di sekitarnya


h. Jumlah

: unilokuler/multilokuler

Setelah semua informasi terkumpul maka sudah dapat ditarik kesimpulan :


8) Kesan Radiografi
Kesan radiografis merupakan kesimpulan dari semua point yang ada kelainannya.
Diisi dengan keterangan point yang bermasalah mulai dari 1(mahkota) sampai 6 (tulang
alveolar).
Kesan : terdapat kelainan

pada mahkota, akar, membran periodontal, lamina dura

tergantung pada point yang menunjukkan kelainana secara radiografi yang telah
dijelaskan.
9) Suspect Radiografi / Dugaan Diagnosa secara Radiografi
Berisi tentang kemungkinan diagnosa radiografis yang dapat ditentukan berdasarkan
keterangan yang dijelaskan. Contoh : periodontitis apikal, periodontitis marginalis dll.

Kesan radiografi :
Mahkota

: Radiolusen pada distal sampai pulpa

Akar

: 2, divergen

Membran periapikal : dalam batas normal


Laminadura

: dalam batas normal

Puncak tulang alveolar: mengalami penurunan


Furkasi

: radiolusen

Kesan

: terdapat kelainan pada mahkota, furkasi, dan puncak tulang alveolar

Radiodiagnosis

: nekrosis pulpa

Diagnosis banding

: pulpitis irreversible

Gambaran radiografi pulpitis kronik hiperplastika :


Gambaran radiografi pulpitis kronis hiperplastika sama dengan nekrosis pulpa, karena
karies sudah mencapai pulpa, dan polip merupakan jaringan lunak sehingga terlihat gambaran
radiolusen sama dengan ruang pulpa. Perbedaannya berdasarkan pemeriksaan klinis pada
pulpa polip keadaan pulpa masih vital.
Kelainan ini memiliki cirri yaitu : lesi pada mahkota mencapai ruang pulpa dimana
pulpa sudah dalam keadaan vital, membrane periodontal dalam batas normal, lamina dura
dalam batas normal dan periapikal dalam batas normal.