Anda di halaman 1dari 24

SMK N 3 YOGYAKARTA

TP3C

Bidang Studi Keahlian:

TEKNIK PERAWATAN

Teknologi Informasi &

DAN PERBAIKAN

Komunikasi
Program Studi Keahlian:

PERSONAL KOMPUTER

No. Job : 03
Tgl :12-Februari-2013
Nama : Rizki Kartika D.
No. Absen : 28

Teknik Komputer &


Informatika
Kompetensi Keahlian:

PERAWATAN PRINTER
Nilai:

Teknik Komputer & Jaringan


A. TUJUAN
1. Siswa mampu melakukan perawatan pada printer.
2. Siswa mampu membongkar dan memasang kembali komponen printer dengan
benar.
3. Siswa mampu mengetahui setiap komponen/bagian yang terdapat pada printer.
4. Siswa mampu mengetahui fungsi setiap komponen pada printer.
5. Siswa mampu membuat printer dapat berfungsi kembali seperti keadaan
sebelumya.
B. DASAR TEORI
PRINTER
Printer merupakan alat pencetak yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, baik
berupa kertas atau grafik / gambar di atas kertas. Printer biasanya terbagi atas
beberapa bagian, yaitu picker sebagai alat mengambil kertas dari tray. Tray ialah
tempat menaruh kertas. Tinta atau toner adalah alat pencetak sesungguhnya, karena
ada sesuatu yang disebut tinta atau toner yang digunakan untuk menulis/ mencetak
pada kertas. Perbedaan toner dan tinta ialah perbedaan sistem; toner atau laser butuh
pemanasan, sedangkan tinta atau inkjet tak butuh pemanasan, hanya pembersihan atau
cleaning pada print-head printer tersebut.
SEJARAH PRINTER
Teknik cetak mencetak sudah dilaksanakan secara sederhana di Cina pada abad ke-14.
Inovasi orang-orang Cina telah berhasil menciptakan tinta dan block printing yang
berpengaruh besar terhadap tradisi tulisan. Tetapi perkembangan teknik cetak di Cina
tidak sehebat dengan perkembangan yang terjadi di Eropa. Hal ini terjadi disebabkan
alfabet Cina memiliki ribuan ideogram spesifik, yang sangat sukar jika diterapkan di
mesin tik. Akibatnya, hampir tidak ada perubahan yang berarti dalam hal efisiensi
produksi di Cina sebagaimana yang terjadi di Eropa.

Laporan Perawatan Printer

Page 1

Di awal tahun 1950-an, terjadi perkembangan budaya yang sangat pesat di Eropa
yang menimbulkan kebutuhan akan proses produksi dokumen tulisan yang cepat dan
murah. Adalah Johannes Guternberg, seorang tukang emas dan usahawan asal Jerman,
yang berhasil mengembangkan teknologi mesin cetak yang telah mengubah tehnik
mencetak secara revolusioner. Percetakan sendiri mungkin merupakan penemuan
yang paling penting pada millennium lalu, walaupun dampak yang ditimbulkannya
pada perekonomian global tidak terlalu besar. Penemuan mesin cetak ini
memungkinkan Alkitab jadi buku pertama yang diproduksi secara massal.
Di abad 21 ini teknologi berkembang dengan cepat dan tidak mengenal batas ruang
dan waktu. Salah satu teknologi yang sangat bermanfaat dan di gunakan orang
diseluruh dunia adalah computer. Dengan computer banyak tugas manusia yang bisa
terselesaikan. Computer sebagai alat yang membantu tugas manusia. Banyak hal yang
bisa dilakukan manusia dengan computer. Salah satu prinsip yang bisa manusia ambil
dari computer adalah WYSIWYG (What You See Is What You Get), apa yang terlihat
(di layar monitor atau media input) adalah apa yang akan anda dapatkan. Semua itu
tidak terlepas dari fungsi sebuah alat yang dinamakan Printer.
Dari waktu ke waktu, teknologi printer terus berkembang sehingga mau tidak mau
bagi seseorang yang selalu berhubungan dengan komputer dan peralatan lainnya harus
terus mengikuti perkembangan tersebut. Printer dalam bahasa Indonesianya berarti
pencetak (alat cetak). Istilah printer saat ini sering digunakan untuk menyebut alat
cetak yang terhubung dengan komputer. Untuk menghubungkan printer dengan
komputer diperlukan sebuah kabel yang terhubung dari printer ke CPU komputer.
Saat ini, merk produk printer yang sering digunakan diantaranya adalah Epson,
Brother, Hewlett Packard (HP), Canon, Lexmark dan masih banyak lagi.
FUNGSI PRINTER
Printer adalah salah satu hardware (perangkat keras) yang terhubung ke komputer dan
mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilan lainnya dari
komputer ke media kertas atau sejenis. Istilah yang dikenal pada resolusi printer
disebut dpi (dot per inch). Maksudnya adalah banyaknya jumlah titik dalam luas area
1 inci. Semakin tinggi resolusinya maka akan semakin bagus cetakan yang dihasilkan.
Sebaliknya, jika resolusinya rendah maka hasil cetakan akan buruk / tidak bagus

Laporan Perawatan Printer

Page 2

JENIS-JENIS PRINTER:
1. Printer DotMatrix

Jenis printer Dot Metrik merupakan printer yang metode pencetakannya


menggunakan pita. Cetakan yang dihasilkan terlihat seperti titik titik yang saling
mengubungkan satu dengan yang lainnya, sehingga hasil cetakan kurang halus
dan juga kurang bagus. menurut sejarahnya jenis printer Dot Matrix ini pada
awalnya menggunakan 9 Pin yang artinya dalam satu huruf akan dicetak dengan
kombinasi dari 9 titik, kemudian semakin berkembang menjadi 24 pin dan
tentunya dengan begitu hasil cetakan akan lebih halus. produsen printer jenis dot
metrix yang cukup terkenal adalah Epson, dengan produknya Epson LX 300,
espson LX 800 dan lain-lain.

Cara Kerja Printer Dot Matrix:


Head dari printer jenis ini, terdiri atas 7 atau 9 ataupun 24 jarum yang tersusun
secara vertical dan membentuk sebuah kolom. Pada saat bekerja, jarum yang ada
akan membentuk character images melalui gesekan-gesekan jarum pada karbon
dan kertas. Printer jenis ini juga merupakan character printer. Kecepatannya
sangat bervariasi, tapi untuk Epson LX-80, adalah 80 caharacter per second.
Pada saat head-printer bergerak dari kiri kekanan sambil menyentuh kertas, maka
huruf yang sudah terpola dalam suatu susunan jarum akan segera muncul. Pola
huruf ini kemudian diterima oleh pita karbon yang dibaliknya terdapat kertas, dan
terjadilah pencetakan huruf demi huruf.

Laporan Perawatan Printer

Page 3

Setiap character yang terbentuk akan menimbulkan suatu pola unique yang terdiri
dari pelbagai titik didalam dimensi sebuah matrix. Jenis printer dot-matrix
sangatlah bervariasi, ada yang berjenis color dan ada pula yang non-color.
Umumnya, printer jenis dot-matrix juga hanya mempunyai satu warna, yaitu
warna hitam. Untuk printer color, digunakan pita (karbon/ribon) khusus yang
mempunyai 4 warna, yaitu hitam, biru, merah dan kuning.
2. Printer Ink Jet

Printer ini pertama dikembangkan secara ekstensif sejak 1950 dan printer inkjet
yang dapat memproduksi citra dari komputer baru dikembangkan pada 1970 dan
dikuasai oleh Epson, Hewlett-Packard, dan Canon. Jenis printer Ink jet merupakan
jenis printer yang metode pencetakannya menggunakan tinta cair. hasil cetak yang
dihasilan oleh jenis printer Ink jet lebih bagus dan halus jika dibandingkan dengan
jenis printer dot metrix, jenis printer ink jet ini juga bisa menghasilan hasil
cetakan warna.

Cara Kerja Printer Ink Jet:


Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan
cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang
pipa yang sangat kecil. teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen
printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas. panas tersebut dapat
membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin
menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas.

Laporan Perawatan Printer

Page 4

Karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa detik agar
bisa kering. jenis printer ink jet ini penempatan dan pengisian tintanya bisa
dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung tinta khusus
pada bagian luar printer dan disambung dengan selang kecil untuk dihubungkan
pada bagian pencetak di mesin printer.
3. Printer Laser Jet

Printer laser pertama ditemukan oleh Gary Starkweather di Xerox pada 1969.
Prototipenya adalah sebuah mesin fotokopi Xerographic yang dimodifikasi.
Printer laser warna memiliki cara kerja yang lebih kompleks karena selain
memiliki lebih dari satu skema photoreceptor, juga harus tepat alignment antar
warnanya. Jenis printer laset jet merupakan jenis printer yang metode
pencetakannya tinta bubuk atau yang biasa disebut toner dengan menggunakan
perangkat infra merah. selain hasil cetak yang lebih bagus jika dibandingkan
dengan jenis printer dot metrix maupun ink jet, printer laser jet juga memiliki
kecepatan pencetakan yang tinggi dan hasil cetaknya pun juga lebih cepat kering
seperti pada hasil ceta pada mesin photo copy.

Cara Kerja Printer Laser Jet:


Sebenarnya cara kerja printer laser mirip dengan mesin fotokopi, yaitu
menggunakan photographic drum. Prosesnya seperti ini:

Laporan Perawatan Printer

Page 5

Kawat corona mengalirkan listrik statis yang membuat drum (photo


conductor) bermuatan positif.
Unit laser (exposition) menyorotkan sinar pada permukaan drum yang
berputar sesuai dengan informasi yang diperoleh dari computer. Dengan cara
ini, laser menggambar huruf atau citra yang akan dicetak sebagai sebuah pola
muatan listriksebuah citra listrik statis yang bermuatan negative.
Selanjutnya toner atau tinta berwujud serbuk ditaburkan pada drum. Karena
toner bermuatan positif, akan menempel pada area bermuatan negatif pada
drum, yaitu area yang tadi sudah disorot dengan sinar laser.
Baki kertas memasukkan selembar kertas sehingga digiling oleh drum.
Sebelumnya, kertas diberi muatan negatif oleh kawat corona. Muatan itu lebih
besar dari muatan negatif citra listrik statis sehingga kertas dapat menarik
serbuk toner yang bermuatan positif. Karena berputar dengan kecepatan yang
sama dengan perputaran drum, kertas menyalin citra yang ada di drum.
Kertas yang telah menyalin citra itu dilewatkan pada fuser, yakni sepasang
penggulung yang dipanaskan. Saat melewati fuser, serbuk toner meleleh dan
menempel kuat pada serat kertas. Kemudian kertas dikeluarkan ke baki output.
Setelah citra listrik statis pada drum dipindahkan ke kertas, drum melewati
lampu pembebasan. Sorotan lampu yang terang mengenai seluruh permukaan
photoconductor dan menghapus citra listrik statisnya. Lalu, drum melewati
kawat corona yang memberinya muatan positif kembali.
Proses akan diulang lagi untuk pencetakan berikutnya.

KOMPONEN-KOMPONEN PRINTER:
1. Printer
Perangkat yang digunakan untuk mencetak dengan menggunakan dengan tinta
atau toner ke dalam media kertas atau banner.
2. Rumah Catridge (Catriage Unit)
Merupakan tempat untuk meletakkan/mendudukkan cartridge dalam printer.

Laporan Perawatan Printer

Page 6

3. Cartridge
Salah satu bagian dari perangkat printer yang berguna untuk menyimpan,
mengatur dan tempat keluarnya tinta ketika proses mencetak.

4. Head
Salah satu bagian dari cartridge yang berfungsi untuk tempat keluarnya tinta/toner.

5. Chip
Bagian dari cartridge yang berfungsi untuk menghubungkan catridge dengan
mainboard printer.

Laporan Perawatan Printer

Page 7

6. Paper Tray
Tempat meletakkan kertas sebelum dan setelah melakukan cetak. Paper sebelum
kertas di cetak disebut paper tray input, sedangkan paper tray setelah kertas di
cetak disebut paper tray output.

7. Roll
Bagian dari printer yang berfungsi untuk mengatur dan meluncurkan kertas yang
akan digunakan untuk mencetak.

8. Sensor Roll
Merupakan sensor yang berfungsi mendeteksi ada tidaknya kertas, dan mendeteksi
posisi kertas yang akan digunakan untuk mencetak.
9. Mainboard
Salah satu bagian penting printer yang berfungsi mengatur/menjembatani antara
driver(software) dan perangkat keras komputer lain seperti cartridge,sensor, dll.

Laporan Perawatan Printer

Page 8

10. Toner
Bagian dari sistem printer berupa serbuk warna yang berfungsi membuat cetakan
ke kertas atau media lain. Toner ini kalau dalan printer tinta/inkjet adalah sebagai
tintanya. Sama seperti printer tinta/inkjet, toner ini memiliki 4 kombinasi warna
yaitu C,M,Y,K
11. Timming Belt
Bagian dari printer yang berfungsi untuk menarik cartridge/alat scaner ke kanan
dan ke kiri untuk ketika proses mencetak atau mengscan.

12. Ink Tank


Merupakan salah satu bagian dari cartridge yang berfungsi menyimpan sementar
tinta. Namun, ink tank ini biasa digunakan untuk printer ink jet modern.

13. Selang
Bagian dari sistem infus yang berfungsi sebagai saluran mengalirnya tinta dari
tabung tinta menuju tempat penyimpanan sementar tinta di cartridge (Ink Tank).

Laporan Perawatan Printer

Page 9

14. Infus
Modifikasi atau model printer yang menggunakan media tabung infus sebagai
penyimpanan tinta, dan dengan infus ini refill(isi ulang tinta) tidak perlu lagi di
isikan langsung ke cartridge
15. Tinta
Bagian dari sistem printer berupa zat cair yang digunakan untuk membuat cetakan
kertas/banner menjadi berwarna. Tinta ini terdiri dari 4 kombinasi (C, M, Y, K).
Ada juga yang terdiri dari 6 kombinasi (C, Lc, M, Lm, Y, K).

16. Driver
Salah satu bagian penting dari printer yang menghubungkan komputer dengan
printer.

Laporan Perawatan Printer

Page 10

17. Lampu
Bagian dari printer yang berfungsi sebagai indikator printer nyala dan indikator
normal tidaknya printer. Standart printer biasa, lampu ini terdiri dari 2 jenis,
lampu indikator power dan reset.

JENIS TINTA PRINTER


1. Dye base ink
Jenis dan sifat tinta :
a. Mudah larut dengan air / non water resist
b. Memiliki varian warna yang lebih banyak / wide colour gamut
c. Kurang tahan pada perubahan cuaca dan waktu / poor UV resistance and weakest
longevity ratings.
d. Waktu pengeringan tinta pada media cetak lebih lama di bandingkan dengan tinta
pigment.

Tinta Dye ini kemudian di kembangkan lagi menjadi Dye Sublimation ink,
yang mana tinta jenis ini di pakai pada media cetak khusus, seperti mug, kaos
dan keramik. Pengembangan jenis dan sifat tinta :
a. Tahan terhadap air, cuaca dan waktu / good durability
b. Agar tinta tahan dan solid harus melalui heating proses .

2. Pigment ink

Laporan Perawatan Printer

Page 11

Tinta ini juga di gunakan pada printer inkjet dengan teknologi yang lebih
maju.
Jenis dan sifat tinta ini :
a. Lebih tahan terhadap air / Water resist
b. Varian warna tidak sebanyak Dye ink / small colour gamut
c. lebih tahan terhadap perubahan cuaca dan waktu / Strength UV resistance and
strong longetivy ratings.
d. Waktu pengeringan tinta pada media cetak lebih cepat dibandingkan dengan tinta
Dye ink
e. Warna dan partikel tinta lebih solid pada cetakan kertas.

Tinta pigment ini kemudian di kembangkan lagi menjadi :


a. Epson dengan Durabrite dan Claria Ink -nya.
b. Canon dengan Ultrachrome ink -nya
c. HP dengan Vivera ink -nya.

Ke semua jenis tinta terbaru ini memiliki sifat super durability terhadap gas,
air, cahaya dan waktu.

4. Tinta atau toner


Toner atau tinta bubuk adalah serbuk yang digunakan pada pencetak laser dan
mesin fotokopi untuk membentuk cetakan teks dan gambar pada kertas. Pada
masa-masa awal, serbuk yang digunakan adalah karbon biasa. Namun, untuk
meningkatkan mutu cetakkan, bahan yang digunakan adalah campuran karbon

Laporan Perawatan Printer

Page 12

dengan polimer. Partikel-partikel pada tinta bubuk meleh karena panas pada
pelebur (fuser),dan kemudahan melekat pada kertas.

ISTILAH DALAM PRINTER


Drum Bagian dari printer laser yang digunakan untuk memutar toner ke
sebuah halaman. Ini kadang-kadang tersertakan bersama kartrid toner.
Parallel port Soket tunggal di bagian belakang PC yang biasanya digunakan
untuk berhubungan dengan printer atau scanner.
Toner Tinta serupa bubuk yang digunakan dalam printer laser atau fotokopi.
Sebagian besar tipe toner adalah karsinogenik.
USB Singkatan dari Universal Serial Bus. Standar koneksi yang cepat dan
mudah dari periferal eksternal seperti printer dan scanner ke PC Anda.
Resolusi Jumlah detil yang terlihat pada gambar, entah itu di layar monitor
atau di hasil cetak. Untuk printer dan scanner, resolusi diukur dengan satuan
dot per inci (dpi) - jumlah titik tinta atau toner dalam satu inci persegi.

Laporan Perawatan Printer

Page 13

C. ALAT DAN BAHAN


No.
1.
2.
3.
4.

Alat dan Bahan


Printer
Tool kit
Kuas
Camera Digital

Spesifikasi
BJC-210SP
SONY

D. KESELAMATAN KERJA
1. Mempersiapkan alat dan bahan yang akan dipergunakan.
2. Berdoa sebelum melakukan praktikum.
3. Memakai wearpack saat praktikum agar seragam tidak kotor.
4. Memperhatikan instruksi yang disampaikan oleh guru pembimbing.
5. Melakukan praktikum sesuai dengan instruksi.
E. LANGKAH KERJA
1. Menyiapkan alat dan bahan yang akan dipergunakan.

Gambar 1. Printer Canon.

Gambar 2. Tool kit.

Laporan Perawatan Printer

Page 14

Jumlah
1 unit
1 unit
1 buah
1 unit

Gambar 3. Tempat sekrup.


2. Membuka casing pada printer dengan menggunakan obeng.

Laporan Perawatan Printer

Page 15

Gambar 4. Membuka casing printer


3. Melepas paper tray (tempat untuk meletakkan kertas pada printer) dengan membuka
pengunci pada kedua ujung printer.

Gambar 5. Melepas Paper Tray.


4. Melepas semua baut yang menempel pada motherboard printer dengan badan
printer.

Gambar 6. Melepas sekrup.


5. Melepas kabel data yang menyerupai IDE pada motherboard printer.

Laporan Perawatan Printer

Page 16

Gambar 7. Melepas kabel data


6. Melepas semua kabel yang terhubung pada motherboard printer, lalu melepas
motherboard dari printer dengan hati-hati, khususnya pada bagian chip-chipnya.

7.

Gambar 8. Melepas mainboard.


Membersihkan motherboard dengan kuas, dilakukan dengan hati-hati.

Gambar 9. Membersihkan mainboard.


8. Setelah motherboard dibersihkan, lalu menempatkan motherboard pada tmpat yang
bersih.
9. Melepas sensor roll, pada bagian ujung printer bagian dalam.

Laporan Perawatan Printer

Page 17

Gambar 10. Melepas Sensor roll.


10. Membersihkan sensor roll dengan kuas.

Gambar 11. Membersihkan sensor roll.


11. Setelah bersih, menempatkan sensor roll di tempat yang bersih dan aman.
12. Melepas sekrup roll dengan menggunsksn obeng.

Gambar 12. Melepas baut roll


13. Melepas penyangga cartridge yang berbentuk silinder dan memanjang, dengan cara
menariknya keluar.

Laporan Perawatan Printer

Page 18

Gambar 13. Melepas penyangga cartridge.


14. Membersihkan bagian dalam catridge, dengan cara membuka cartridge dan
membersihkan dengan kuas.

Gambar 14. Membuka cartridge.


15. Membersihkan bagian dalam printer dengan menggunakan kuas.

Gambar 15. Membersihkan bagian dalam.


16. Memasang kembali penyangga pada catridge, yang berbentuk silinder.

Laporan Perawatan Printer

Page 19

Gambar 16. Memasang penyangga catridge


17. Mengunci penyangga tersebut dengan memasang sekrup dengan menggunakan
obeng.

Gambar 17. Memasang sekrup roll.


18. Memasang kembali catridge ke rumah catridge.

Gambar 18. Memasang Catridge


19. Memasang motherboard pada papan dan memasang sekrup kem.bali

Laporan Perawatan Printer

Page 20

Gambar 19. Memasang motherboard.


20. Menancapkan konektor kabel-kabel pada slot yang berada pada motherboard.

Gambar 20. Menancapkan kabel.


21. Memasang sekrup pada roll untuk mengaitkan roll pada tempat roll yang ada.

Gambar 21. Memasang sekrup roll.


22. Melepas paper tray (tempat untuk meletakkan kertas pada printer) dengan membuka
pengunci pada kedua ujung printer.

Laporan Perawatan Printer

Page 21

Gambar 22. Memasang Paper Tray.


23. Menutup kembali printer dengan memasang semua cassing.

Laporan Perawatan Printer

Page 22

Gambar 23. Memasang cassing.


24. Setelah melakukan perawatan pada printer, lalu melaporkan hasil praktikum pada
guru pembimbing.
25. Mengecek printer dengan menghubungkan kabel power pada printer untuk
memastikan printer masih berfungsi atau tidak.
26. Merapikan alat dan bahan yang digunakan ke tempat semula.
F. HASIL PRAKTIKUM
Setelah melakukan hasil praktikum, printer telah bersih dan dapat berfungsi.

Gambar 24. Printer telah bersih dan berfungsi


G. KESIMPULAN
Setelah melakukan praktikum perawatan pada printer. Perawatan dilakukan dengan
cara membongkar printer, lalu membersihkan semua bagian pada printer, kemudian
memasangnya dan terakhir mencoba printer berfungsi atau tidak. Dalam perawatan
ini secara tidak langsung siswa mengerti komponen-komponen yang ada pada
printer dan fungsinya. Hasil dalam perbaikan printer dapat disimpulkan bahwa
perbaikan perinter sukses dan berhasil.
H. SARAN

Laporan Perawatan Printer

Page 23

1. Sebaiknya sebelum membongkar printer, mencari tutorial tentang materi printer


pada internet.
2. Sebaiknya dalam membongkar printer, diperhatikan letak tempat-tempat setiap
komponennya agar dapat memasang kembali komponen pada tempatnya. Jika perlu
dilakukan pendokumentasian gambar agar tidak lupa.
3. Sebaiknya dalam melepas komponen pada printer dilakukan dengan hati-hati,
seperti saat melepas casing jangan dipaksa untuk menariknya, jika belum tepat pada
posisi yang benar, bagian casing dapat patah.
4. Sebaiknya memperhatikan jika ada teman yang sedang membongkar maupun
merakit kembali printer.
I. DAFTAR PUSTAKA
1. Dokumen kelompok
2. http ://wahyu.blog.fisip.uns.ac.id/2011/12/06/sejarah-printer/
3. http://cyber-benyo.blogspot.com/2012/02/pengertian-dan-pengenalan-jenisjenis.html

Laporan Perawatan Printer

Page 24