Anda di halaman 1dari 2

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1
Gambar 2.2
Gambar 2.3
Gambar 2.4
Gambar 2.5
Gambar 2.6
Gambar 2.7
Gambar 2.8
Gambar 2.9
Gambar 2.10
Gambar 2.11
Gambar 2.12
Gambar 2.13
Gambar 2.14
Gambar 2.15
Gambar 2.16
Gambar 2.17.
Gambar 3.1.
Gambar 3.2.
Gambar 3.3.
Gambar 3.4.
Gambar 3.5.
Gambar 4.1.
Gambar 4.2.
Gambar 4.3.
Gambar 4.4.
Gambar 4.5.
Gambar 4.6.
Gambar 4.7.

Halaman
Gangguan hubung singkat 3 fasa.................................. 6
Gangguan hubung singkat 1 fasa ke tanah................... 6
Gangguan hubung singkat 2 fasa.................................. 7
Gangguan hubung singkat 2 fasa ke tanah................... 7
Gelombang pemutusan arus oleh Is Limiter................. 9
Blok diagram dari Is Limiter........................................ 10
Penampang dari Is Limiter............................................ 11
Skema diagram pada peralatan Is Limiter.................... 12
Skema diagram pada pengukuran dan tripping unit.... 13
Pemasangan Is Limiter parallel 2 transformer.............. 14
Pemasangan Is Limiter pada operasi terarah................ 14
Pemasangan Is Limiter parallel dengan reactor........... 15
Skema konsep kerja rele............................................... 16
Bagan elemen dasar rele pengaman............................. 16
Karakteristik rele arus lebih waktu seketika...........
18
Karakteristik rele arus lebih waktu tertentu...........
18
Karakteristik operasi rele arus lebih inverse................ 20
Konfigurasi jaringan pada pembangkitan maksimum 22
Single line diagram PM 6 atau BUS 1.......................... 23
Single line diagram substasion PM 7 atau BUS 2 ....... 23
Single line diagram substasion PM 1-5 atau BUS 4.... 24
Single line diagram PT DSS......................................... 25
Single line diagram Interkoneksi PT Pindo Deli
dengan PT DSS............................................................. 28
Single line diagram interkoneksi maksimum dari PT
Pindo Deli..................................................................... 29
Nilai arus kontribusi pada bus 1 pembangkitan
maksimum pada simulasi ETAP................................... 30
Bentuk gelombang arus kontribusi pada bus 1 yaitu
dari PLN dan STG 30MW............................................ 32
Bentuk gelombang arus kontribusi pada bus 1 setelah
dipotong oleh Is Limiter............................................... 33
Single Line Diagram interkoneksi STG 30MW dan
PLN di PT Pindo Deli.................................................. 34
Nilai arus kontribusi pada bus 1 pembangkitan STG

ix

Gambar 4.8.
Gambar 4.9
Gambar 4.10
Gambar 4.11
Gambar 4.12
Gambar 4.13
Gambar 4.14
Gambar 4.15
Gambar 4.16
Gambar 4.17
Gambar 4.18
Gambar 4.19
Gambar 4.20

30MW dan PLN............................................................


Bentuk gelombang arus kontribusi pada bus 1 yaitu
dari PLN dan STG 30MW............................................
Bentuk gelombang arus kontribusi pada bus 1 setelah
dipotong oleh Is Limiter..............................................
Single line diagram pemasangan Is Limiter pada bus
1 dan 2 yang terhubung dengan bus DSS Main............
Logic gate sensor sumber tegangan..............................
Logic gate sensor arah arus short circuit......................
Logic sensor setting Is Limiter-1..................................
Single line diagram tipikal koordinasi sistem OTIE 1
PT Pindo Deli..................................................
Single line diagram tipikal OTIE 1 pada software
power plot......................................................
Kurva TCC koordinasi rele dari beban main F 6.2
kanan 0.4kV hingga bus DSS Main 20kV....................
Hasil running arus hubung singkat menggunakan star
system ETAP 7............................................................
Single line diagram Rele Tipikal Koordinasi Sistem
OTIE 3 PT Pindo Deli..................................................
Single line diagram Rele tipikal OTIE 3 pada
software power plot......................................................
Kurva TCC koordinasi rele dari beban main F P.M
7.10.4kV hingga bus DSS Main 20kV.........................

34
36
37
41
42
43
44
46
47
54
55
56
57
63