Anda di halaman 1dari 12

PENDAHULUAN:

PERUBAHAN
PARADIGMA
MANAJEMEN DAN
DAMPAKNYA PADA
AKUNTANSI BIAYA
Indrayeni

PERUBAHAN PARADIGMA
MANAJEMEN
PARADIGMA MANAJEMEN LAMA
Fokus pada Produksi
Asumsi:
1. Tidak ada persaingan
2. Teknologi tidak memadai
3. Padat karya

PARADIGMA MANAJEMEN BAR


Fokus pada Pelanggan
Asumsi:
1. Persaingan tajam
2. Teknologi memadai
3. Padat modal

Produk Standar

Produk Beragam

Economic of Scales
1. Produksi massal
2. Promosi massal
3. Distribusi massal

Economic of Scales and


Scopes

Harga murah
(sebagai daya saing)

Multidimensi sebagai daya


saing:
1. Kualitas bagus
2. Layanan cepat
3. Inovatif
4. Harga murah

TUNTUTAN MANAJEMEN
TERHADAP AKUNTANSI
Menyajikan informasi akuntansi yang
akurat dan tepat waktu.
Menyajikan infromasi akuntansi yang
dapat digunakan untuk meningkatkan
daya saing.
Menyajikan informasi yang bernilai untuk
pengambilan keputusan.

Pendekatan
Manajemen Baru

Pendekatan
Manajemen Baru
1.
2.
3.
4.

Faktor
Sukses
Utama:
Biaya
Kualitas
Waktu
Inovasi

Fokus
Internal dan
Eksternal

Analisis
Rantai Nilai
Menyeluruh

Kepuasan
Pelanggan
adalah
Nomor Satu
Perbaikan
Berkelanjuta
n

Faktor Utama
Kesuksesan
Biaya

Mampu menurunkan biaya produk dan jasa yang


dihasilkan beroperasi secara efisien menghilangkan
aktivitas tidak bernilai tambah

Kualitas

Perlunya perbaikan kualitas secara terus menerus dan


menghindari produk cacat meningkatkan produktivitas

Waktu

Perusahaan harus mampu menyelesaikan aktivitas lebih


cepat dan sesuai dengan jadwal.

Inovasi

Perusahaan harus mampu melakukan inovasi produk


secara cepat dan terus menerus.

Analisis Rantai Nilai


Menyeluruh
Rantai nilai (value chain) fungsi
bisnis yang memberikan nilai tambah
kepada produk atau jasa yang
dihasilkan.
Rantai nilai menyeluruh mencakup
mulai dari rantai nilai hulu perusahaan
(pemasok) sampai rantai nilai hilir
perusahaan (pelanggan).

Analisis Rantai Nilai


Menyeluruh
Pemasok

Organisasi

Pelanggan

Strategi dan Administrasi

Litban
g

Desai
n

Produ
k
si

Pemas
a
ran

Akuntansi Biaya

Distri
busi

Layan
an
pelang
gan

Fokus Internal dan


Eksternal
Lingkungan internal
aspek fisik (gedung
dan fasilitas),
manusia, dan
informasi yang
berhubungan dengan
setiap fungsi bisnis

Lingkungan
eksternal
pelanggan, pesaing,
pemasok,
masyarakat dan
lembaga
pemerintah.

Perusahaan harus mampu mengelola lingkungan


internal dan eksternal secara efektif dan efisien

Perbaikan
Berkelanjutan
Perbaikan berkelanjutan merupakan upaya
pencarian tiada akhir untuk mencapai
kinerja perusahaan yang tinggi.
Perbaikan berkelanjutan dapat diterapkan
pada semua aspek di sepanjang rantai nilai.
Perbaikan berkelanjutan diterapkan untuk
pengurangan waktu, pengurangan biaya,
pengurangan aktivitas dan peningkatan
kualitas produk.

Dampak Perubahan
Paradigma pada
Akuntansi Biaya

11

Dengan beragamnya produk dan pendeknya umur


produk, perhitungan harga pokok produk lebih rumit.
Dengan bergesernya dari padat karya ke padat
modal, komposisi biaya overhead menjadi signifikan
dibandingkan biaya tenaga kerja langsung
Untuk mendukung perbaikan berkelanjutan,
akuntansi biaya harus mampu menyajikan informasi
biaya bernilai tambah dan tidak bernilai tambah
sepanjang rantai nilai untuk program perbaikan
berkelanjutan.
5/18/16

Terimakasih