Anda di halaman 1dari 11

KONTRIBUSI RETRIBUSI OBJEK WISATA

TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD)


KOTA PALOPO
(STUDI KASUS PADA PANTAI LABOMBO)

Romario Sukur
12 023 63 201 056

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kota Palopo merupakan salah satu Kota yang ada di Sulawesi
Selatan yang mengalami perkembangan khususnya di bidang jasa.
Hal yang menyangkut perkembangannya tak lepas dari peranan
Pemerintah Kota Palopo yang telah berupaya semaksimal mungkin
mengembangkan segala sektor yang dianggap berpotensi sebagai
income PAD (Pendapatan Asli Daerah). Sektor pariwisata
merupakan salah satu sektor yang berpotensi di kota Palopo.
Namun Penerimaan Retribusi Dari Sektor Wisata ini belum mampu
untuk berkontribusi besar terhadap PAD Kota Palopo.
Berdasakan Data yang di dapatka dari Website Bappeda Palopo
dikatakan bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kota
palopo
mengalami
penurunan
pada
tahun
2014.
Laju
pertumbuhan PDRB Palopo tahun 2014 mencapai 6,66 persen,
sedangkan tahun 2013 sebesar 8,08 persen.

Retribusi Yang Didapatkan Dari Pantai Labombo Sebagai Fokus Dalam


Penelitian Ini Salah Satu Contohnya.
Sebagai Salah Satu Tempat Wisata Yang Menjadi Kunjungan Oleh Beberapa
Wisatawan Pantai Labombo Ditemukan Beberapa Permasalahan Yang
Dirasa Sangat Berpengaruh Terhadap Jumlah Keseluruhan Retribusi Dari
Sektor Wisata.
Masalah Yang Dimaksud Adalah Terkait Tarif Masuk Yang Dikenakan Kepada
Pengunjung Oleh Pihak pengelola. Pada Awalnya Tarif Masuk Pantai
Labombo Adalah Rp. 5000, Kemudian Terakhir Tarif Berubah Menjadi Rp.
10.000, Dan Tarif Di Hari-hari Tertentu Seperti Hari-hari Libur (Sabtu Dan
Minggu) Berkisar
Menjadi Rp 15.000. Tarif Yang Mahal Tersebut
Mengakibatkan Masyarakat Enggan Untuk Berwisata Ke Pantai Labombo.
Maka Dari Itu Penulis Menyimpulkan Bahwa Mengapa Dengan Tarif Yang
Sudah Dinaikkan Hingga Beberapa Kali Tersebut Belum Mampu
Mempengaruhi Peningkatan Pad Kota Palopo.

Dengan Melihat Permasalahan Tersebut Penulis Merasa


Tertarik Untuk Melakukan Sebuah Penelitian Dengan Judul
Kotribusi Retribusi Objek Wisata Terhadap Peningkatan
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palopo (Studi Kasus Pada
Pantai Labombo).
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan Latar Belakang Diatas, Maka Rumusan Masalah
Yang Diajukan Dalam Penelitian Ini Adalah Kontribusi Retribusi
Objek Wisata Terhadap Peningkatan PAD Di Kota Palopo Studi
Kasus Pada Pantai Labombo.
C. Tujuan Penelitian
Berdasarkan Rumusan Masalah Tersebut Diatas, Maka Tujuan
Dari Penelitian Ini Adalah Untuk Mengetahui Kontribusi
Retribusi Objek Wisata Terhadap peningkatan PAD Di Kota
Palopo.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA


A. Pengertian Kontribusi
Kontribusi Adalah Sesuatu Yang Diberikan Bersama-sama Dengan
Pihak Lain Untuk Tujuan Biaya, Atau Kerugian Tertentu Atau
Bersama. (Guritno 1992:76)
B. Pengertian Retribusi
Suparmoko (1993:289) Mengartikan Bahwa Retribusi Adalah
Suatu Pembayaran Dari Rakyat Kepada Pemerintah Dimana Kita
Melihat Adanya Hubungan Balas Jasa Yang Langsung Diterima
Dengan Adanya Pembayaran Retribusi Tersebut.
C. Pengertian Objek Wisata
Ridwan (2012:5), Mengemukakan Pengertian Obyek Wisata
Adalah Segala Sesuatu Yang Memilik Keunikan, Keindahan Dan Nilai
Yang Berupa Keanekaragaman Kekayaan Alam, Budaya Dan Hasil
Buatan Manusia Yang Menjadi Sasaran Atau Tujuan Kunjungan
Wisatawan.

A. Pengertian PAD
Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah pendapatan yang
diperoleh Daerah yang dipungut berdasarkan Peraturan
Daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
D. Kerangka Pikir
Dalam Perencanaan penelitian ini, penulis bermaksud akan
melakukan penelitian berkaitan dengan kontribu retribusi
objek wisata terhadap peningkatan PAD Kota Palopo. Dimana
peneliti akan memfokus lokasi penelitian pada satu objek
wisata yang ada di Kota Palopo yaitu Pantai Labombo.
Selanjutnya indikator yang akan digunakan dalam pencarian
data penelitian adalah Pasa 153 Ayat (1) dan (2) UndangUndang No 28 tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi. Yaitu
prinsip dalam penetapan tari retribusi jasa usaha adalah
efisien dan berorientasi pada harga pasar. Untuk lebih
jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut:

Objek Wisata
Kota Palopo

Pantai
Labombo

Wisata Air
Wisata Masjid
Istana Datu
Terjun
Jami Tua Kota
Luwu
Latuppa
Palopo
Prinsip Dan Sasaran Dalam
Penetapan Tarif Retribusi
Jasa Usaha Pasal 153 Ayat (1)
dan (2)
Efisien
Berorientasi Pada Harga
Pasar
Retribusi Objek
Wisata Labombo
PAD Kota
Palopo

Lainny
a

BAB
III
PENELITIAN

METODE

A. Tipe Dan Jenis Penelitian


Berdasaran gambaran masalah dalam penellitian ini, maka penulis
memilih tipe penelitian Deskriptif Kualitatif dalam penulisan ini.
B. Lokasi Dan Waktu Penelitian
Lokasi penelitian ini di Kota Palopo tepatnya pada institusi/lembaga
yang erat kaitannya dengan pengembangan pariwisata di Kota
Palopo serta objek-objek wisata, yakni:
Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palopo,
Unit Pelaksana Lapangan (UPL)

C. Informan Penelitian
Adapun informan dalam penelitian ini adalah Kepala Dinas
Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Palopo serta pegawai Unit
Pelaksana Lapangan (UPL) yang terjun langsung dalam pengelolaan
dan pemungutan retribusi objek wisata pantai labombo.

D. Jenis Dan Sumber Data


1. Jenis Data: Jenis Data Dalam Penelitian Ini adalah data
kualitatif, yaitu data yang berupa kata, kalimat serta
gambar yang didapatkan dari metode pengumpulan data.
2. Sumber Data: Sumber Data dalam penelitian ini adalah
sumber primer yaitu sumber data utama yang di dapatkan
dari hasil wawancara dan Observasi yang dilakukan
nantinya dalam penelitian. Serta sumber data sekunder
yaitu sumber data sekunder yang berasal dari studi
kepustaqkaan terkait dengan tema penelitian.
E. Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang digunaka dalam penelitian ini
adalah:
-

Observasi
Wawancara
Dokumentasi

F. Teknik Anlisis Data


Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah teknik analisis data dilapangan dari Miles Dan
Huberman, yang terbagi atas 3 tahapan
1.Reduksi data

G. Definisi Operasional
1. Objek wisata adalah Segala sesuatu yang merupakan daya tarik
Gaji Wisatawan, baik yang terbentuk secara alamiah, Budaya
maupun yang di bentuk secara buatan.
2. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Adalah keseluruhan pendapatan di
Daerah Kota Palopo yang berasal dari penerimaan di berbagai
sektor sumber pendapatan (Pajak, Retribusi dan sebagainya).
3. Retribusi Obyek Wisata adalah pemungutan yang ditetaapkan
oleh Pemerintah Daerah Kota Palopo yang berasal dari
penyelenggaraan kegiatan kepariwisataan di Kota Palopo.
4. Efisien, Efisien dalam penelitian ini adalah berarti penggunaan
sumber daya seminimal mungkin namun tetap mengutamakan
pada hasil dari pemungutan retribusi Objek Wisata Pantai
Labombo Kota Palopo.
5. Berorientasi Pada Harga Pasar, adalah penetapan tarif pada
objek wisata pantai labombo kota palopo hendaknya disesuaikan
dengan harga pasar yang dapat dijangkau oleh masyarakat/
wisatawan/ pengunjung di Pantai Labombo Kota Palopo.