Anda di halaman 1dari 1

Cara melatih pernafasan PSHT

a. Harus dilakukan dengan khidmat, tenang, bebas, dan iklas, tiada merasadipaksa atau terpaksa.
Selanjutnya ambillah sikap secara santai ataurelax. Terserah latihan pernafasan itu akan
dilakukan dalam keadaanduduk, berdiri, berjalan, atau berbaring. Asalkan dilakukan sebaik
baiknya dan dengan penuh ketekunan, yang perlu diperhatikan ialah:
1. Tulang punggung harus selurus lurusnya.
2. Sekat rongga dada di perkembangkan (dada dibusungkan), agar paru paru dapat
mengembang secara maksimal dan mengisi udara bersihsebanyak banyaknya.
b. Setelah mengambil sikap yang cocok dengan kondisi badan masing masing. Kemudian
secara berlahan lahan, tidak terputus putus danhalus. Menghirup udara panjang panjang dan
dalam. Tarikan nafas ituharus dapat dirasakan diawali
di Pusat Jantung dan diakhiri di Pusat jantung
c. Selama menarik nafas, paru paru akan berkembang sampai pada bataspengembangan.
Kemudian nafas itu akan terhenti, karena paru parusudah terisi penuh. Pada saat paru paru
terhenti mengembang,keadaan nafas tidak masuk dan tidak keluar. Pribadi kita
sesungguhnyasudah memusat di kawasan AS. Namun seluruh tubuh kita penuhdengan isi energi
atau tenaga. Kita merasa kuat merasa mampu berbuat.
d. Selanjutnya secara perlahan lahan pula dan terputus putuslepaskanlah nafas. Lamanya
pelepasan nafas perlu disamakan dengantarikan nafas, agar tercapai keseimbangan ialah nafas
keluar nafasmasuk. Pelepasan nafas itu berjalan sampai pada saat paru parumengempis. Karena
udara udara telah habis dihembuskan. Gerakannyaharus diarahkan di pusat jantung dan diakhiri
di pusat jantung
e. Sesudah paru paru sampai pada batas mengempis, brhentilah sejenak,sampai ketika merasa
paru paru mulai mengembang lagi, karena telahmenerima darah kotor dari Jantung untuk
dibersihkan.
f. Kemudian dengan menarik nafas lagi panjang panjang dan dalam dalam. Begitu seterusnya.
Yang pokok harus selalu diperhatikan ialah:- agar pernafasan (keluar masuknya nafas) itu
dilakukan secara berlahan lahan, halus, tiada terputus putus dan dapat dirasakan: diawali
dipusat Jantung, dan diakhiri di pusat Jantung. Karena pusat Jantungbersemayam Hati Sanubari