Anda di halaman 1dari 12

TUGAS EKONOMI DAN

KEWIRAUSAHAAN TEKNIK SIPIL

(KONTRAKTOR)

DIPERSIAPKAN OLEH :
ARYO BIMANTORO
21010113120115

UNSUR UNSUR DALAM PROYEK


Pemilik
(Owner)
Instansi Terkait
(Izin dan Regulasi)

Konsultan
(Consultant)

Pemasok
(Supplier)

PROYEK

Lembaga Internal
(BAPPENAS)

Kontraktor
(Contractor)

Lembaga Penyedia
Pelayanan Publik
(PLN,PDAM,dll)
Masyarakat
(Community)

PENGERTIAN KONTRAKTOR

badan yang ditunjuk oleh owner (dapat melalui penunjukan


langsung atau melalui tender) sebagai pelaksana proyek.

Pihak inilah yang akan menerjemahkan proses


perencanaan yang disiapkan oleh para konsultan ke dalam
wujud yang sebenarnya.

Dalam prosesnya pihakKontraktro akan berhubungan


dengan para konsultan ini untuk mempermudah
pelaksanaan di lapangan

TANGGUNG JAWAB
KONTRAKTOR
Melaksanakan semua kesepakatan yang ada dalam kontrak kerja,
baik dari segischeduling pelaksanaan maupun masa pemeliharaan.
Mematuhi dan melaksanakan segala petunjuk yang diberikan oleh
Direksi.
Sebelum pekerjaan dimulai, kontraktor pelaksana harus membuat
dan menyerahkan gambar kerja (shop drawing)serta metode kerja.
Menyediakan tenaga kerja, bahan, perlengkapan dan jasa yang
diperlukan sesuai dengan spesifikasi teknis dan gambar yang telah
ditentukan dengan memperhatikan ;
a.biaya pelaksanaan,
b.waktu pelaksanaan,
c.kualitas pekerjaan,

Membuat laporan harian, mingguan dan bulanan yang


diserahkan kepada Direksi.

Bertangung jawab atas kualitas dan mutu pekerjaan.

Membayar ganti rugi akibat kecelakaan yang terjadi pada


waktu pelaksanaan pekerjaan.

Berhak menerima sejumlah biaya pelaksanaan pekerjaaan


yang telah selesai dari pemberi tugas dengan kesepakatan
yang tercantum dari kontrak kerja.

UNSUR UNSUR KONTRAKTOR


PELAKSANA DALAM PROYEK
Pimpinan Proyek(Project Manager) :
perwakilan dari kontraktor yang bertanggung jawab sepenuhnya
terhadap jalannya pelaksanaan pekerjaan proyek
Manager lapangan (Site Manager)
wakil dari pimpinan tertinggi suatu proyek yang dituntut untuk
bisa
memahami dan menguasai rencana kerja proyek
secara keseluruhan
dan mendetail
Site Engineer
wakil dari site manager yang tugasnya adalah memimpin
jalannya pekerjaan dilapangan
Kepala Administrasi Proyek
Logistik
Pengadaan barang dan pengawasan material bahan bangunan

Pelaksana (Supervisor)
Mengawasi metode pelaksanaan dilapangan untuk
menghindarkan
kesalahan pelaksanaan dan Bertanggung
jawab kepada site manager
terhadap pelaksanaan
pekerjaan diproyek
Surveyor
mengadakan pengukuran di lapangan
Drafter
Membuat shop drawing yang siap dilaksanakan dengan
dikoordinasi
oleh pelaksana

PROSEDUR PENDIRIAN BIDANG JASA


KONSTRUKSI
1. Persiapan
2. Pengajuan Nama Perusahaan
3. Persetujuan nama dan pendaftaran
4. Pembuatan akta
5. Surat keterangan domisil
6. NPWP
7. Pengesahan menteri kehakiman dan
HAM RI
8. SIUP ( Surat Izin Usaha Perdagangan )

9.TDP ( Tanda Daftar Perusahaan )


10.Pengumuman dalam berita acara
negara republik indonesia
11.SKT ( Surat Keterangan Tenaga
Tekniks )
12.KTA ( Kartu Tanda Anggota )
13.SBU ( Surat Badan Usaha )
14.SIUJK ( Surat Izin Usaha Jasa
Konstruksi )

HUBUNGAN OWNER
DENGAN KONTRAKTOR

Terdapat ikatan kontrak antara keduanya. Kontraktor


berkewajiban melaksanakan pekerjaan proyek dengan baik
dan hasil yang memuaskan serta harus mampu
dipertanggung jawabkan kepada owner

Sebaliknya owner membayar semua biaya pelaksanaan


sesuai dengan yang tertera didalam dokumen kontrak
kepada Kontraktor agar proyek berjalan lancar sesuai
dengan ketentuan yang telah menjadi kesepakatan
diantara kedua belah pihak.

HUBUNGAN KONTRAKTOR
DENGAN KONSULTAN
Kontraktor wajib melaksanakan
pembangunan proyek tersebut
dengan mengacupada desain
rencana yang dibuat oleh Konsultan
Perencana

TERIMA KASIH