Anda di halaman 1dari 69

KATA

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa


atas karunia dan hidayah-Nya, kami dapat menyusun bahan ajar
modul manual untuk SMK Bidang Adaptif, yakni mata pelajaran
Kimia. Modul yang disusun ini berdasarkan metode POE, yang mengacu
pada kurikulum 2013. Dengan modul ini, diharapkan digunakan
sebagai sumber belajar pokok oleh peserta didik untuk mencapai
kompetensi kerja standar yang diharapkan dunia kerja dan industri.
Modul ini disusun melalui beberapa tahapan proses, yakni mulai
dari penyiapan materi modul, penyusunan naskah secara tertulis,
kemudian disetting dengan bantuan alat-alat komputer, serta divalidasi
dan diujicobakan empirik secara terbatas.Validasi dilakukan dengan teknik
telaah ahli (expert-judgment), sementara ujicoba empirik dilakukan pada
beberapa peserta didik SMK.
Pekerjaan berat ini dapat terselesaikan, tentu dengan
banyaknya dukungan dan bantuan dari berbagai pihak yang perlu
diberikan penghargaan dan ucapan terima kasih.Oleh karena itu,
dalam kesempatan ini tidak berlebihan bilamana disampaikan rasa
terima kasih dan penghargaan yang
Demikian, semoga modul ini dapat bermanfaat bagi kita
semua, khususnya peserta didik SMK Bidang Adaptif untuk mata
pelajaran Kimia, atau praktisi yang sedang mengembangkan modul
pembelajaran untuk SMK.

DAFTAR

Halaman Judul.....................................................................................i

2
Modul Koloid SMK Berbasis POE

Kata Pengantar.....................................................................................ii
Daftar isi................................................................................................iii
BAB.I PENDAHULUAN........................................................................1
A. Deskripsi Modul..........................................................................1
B. Prasyarat.....................................................................................2
C. Petunjuk Penggunaan Modul......................................................2
D. Garis Besar Isi Modul..................................................................3
E. Peta Konsep................................................................................5
BAB II PEMBELAJARAN.....................................................................6
A. Kompetensi Inti...........................................................................6
B. Kompetensi Dasar Sikap............................................................6
C. Kompetensi Dasar Pengetahuan................................................7
D. Kompetensi Dasar Keterampilan................................................7
Kegiatan Belajar 1. SISTEM KOLOID.................................................8
A. Tujuan Pembelajaran..................................................................8
B. Rencana Belajar.........................................................................8
C. Uraian Materi...............................................................................9
D. Rangkuman.................................................................................17
E. Soal Latihan................................................................................17
F. Tugas Mandiri.............................................................................18
G. Kunci Jawaban............................................................................21
H. Umpan Balik dan Tindak Lanjut..................................................21
Kegiatan Belajar 2. SIFAT-SIFAT KOLOID..........................................22
A. Tujuan Pembelajaran..................................................................22
B. Rencana Belajar.........................................................................22
C. Uraian Materi...............................................................................22
D. Rangkuman.................................................................................34
E. Soal Latihan................................................................................35
F. Tugas Mandiri.............................................................................35
G. Kunci Jawaban............................................................................38
H. Umpan Balik dan Tindak Lanjut..................................................38
Kegiatan Belajar 3. PEMBUATAN KOLOID........................................39
A. Tujuan Pembelajaran..................................................................39
B. Rencana Belajar.........................................................................39
C. Uraian Materi...............................................................................39
D. Rangkuman.................................................................................47
E. Soal Latihan................................................................................47
F. Tugas Mandiri.............................................................................48
G. Kunci Jawaban............................................................................50
H. Umpan Balik dan Tindak Lanjut..................................................50

3
Modul Koloid SMK Berbasis POE

BAB III PENUTUP.................................................................................52


Tes Formatif..........................................................................................53
Glosarium.............................................................................................58
Daftar Pustaka

60

4
Modul Koloid SMK Berbasis POE

BAB I. PENDAHULUAN
A. Deskripsi Modul
Pernahkah Anda mengamati perbedaan ketiga campuran yang
ditunjukkan oleh Gambar 1? Ya, ketiga campuran tersebut secara kasat
mata memang berwujud benda cair, tetapi ada perbedaan dalam hal
ukuran dan partikel penyusunnya.

(a)

(b)

(c)

Gambar 1 (a) Sirup, (b) susu, (c) kopi


(Sumber : http://razunansyari.blogspot.com)

Inilah yang akan kita bahas dalam Sistem Koloid. Dalam kehidupan
sehari-hari kita sering bersinggungan dengan sistem koloid sehingga
sangat penting untuk dikaji. Sebagai contoh, hampir semua bahan pangan
mengandung partikel dengan ukuran koloid, seperti protein, karbohidrat,
dan lemak. Emulsi seperti susu juga termasuk koloid. Dalam bidang
farmasi, kebanyakan produknya juga berupa koloid, misalnya krim, dan
salep yang termasuk emulsi.
Dalam industri cat, semen, dan industri karet untuk membuat ban
semuanya melibatkan sistem koloid. Semua bentuk seperti spray untuk
serangga, cat, hair spray, dan sebagainya adalah juga koloid. Dalam
bidang pertanian, tanah juga dapat digolongkan sebagai koloid. Jadi
sistem koloid sangat berguna bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu
akan dibahas mengenai sistem dan sifat koloid, pembuatan koloid dan
dan peran serta koloid dalam kehidupan sehari-hari.
Modul kimia yang disajikan menggunakan metode POE yakni
modul kimia yang berisikan prediksi, observasi dan eksplorasi dalam
proses pembelajarannya. Setiap kegiatan pembelajaran diawali dengan

1
Modul Koloid SMK Berbasis POE

kegiatan mengamati pada contoh-contoh gambar atau ilustrasi yang


sering ditemukan atau digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk
mempermudah pemahaman Anda dalam belajar sistem koloid.
Modul ini juga memuat kegiatan praktikum sederhana, yang dapat
dilakukan dengan bimbingan guru. Tujuan dari praktikum adalah
mengumpulkan data untuk dianalisis dan diasosiasi menjadi suatu
kesimpulan untuk menguatkan pemahaman materi Anda serta untuk
mengembangkan ketrampilan dalam bekerja sama dalam sebuah
kelompok.

B. Prasyarat
Guna mempermudah pemahaman materi sistem koloid dengan
baik, maka terlebih dahulu Anda harus menguasai materi larutan dan
campuran.
C. Petunjuk Penggunaan Modul
Sebelum mempelajari modul kimia berbasis POE ini, anda harus
memperhatikan petunjuk penggunaan modul berikut untuk memperoleh
hasil yang optimal.
1. Modul berisi : Pendahuluan ( Deskripsi, Prasyarat, Petunjuk
penggunaan Modul, Garis Besar Isi Modul), Pembelajaran (Tujuan
Pembelajaran,

Rencana

Belajar,

Uraian

Materi,

Info

Kimia,

Kembangkan Wawasan, Rangkuman, Latihan, Kunci Jawaban Latihan


dan Umpan Balik), Penutup, Tes Formatif, Kunci Jawaban tes
Formatif, Umpan Balik, Glosarium dan Daftar Pustaka.
2. Modul ini terdiri dari 3 Kegiatan Belajar.
a. Kegiatan Belajar ke-1 berisi materi Sistem Koloid dan Peran Koloid
dalam kehidupan sehari-hari.
b. Kegiatan Belajar ke-2 berisi materi Sifat-sifat Koloid
c. Kegiatan Belajar ke-3 berisi materi Pembuatan Koloid.
3. Memahami petunjuk belajar sehingga memperoleh hasil yang optimal.
PETUNJUK BAGI SISWA
Dalam kegiatan pembelajaran menggunakan modul kimia berbasis
POE ini, siswa diharapkan :

2
Modul Koloid SMK Berbasis POE

1) Memahami tujuan pembelajaran yang akan dicapai.


2) Membaca Rencana Belajar yang terdapat dalam setiap
Kegiatan Belajar sebelum mulai mempelajari materi dalam modul.
3) Memahami dan melakukan bagian-bagian dalam modul yang
meliputi kegiatan :
a) Ayo Prediksi yang mengajak anda mengamati beberapa
objek/ sampel yang faktual kemudian mencoba menganalisa
sementara

pengamatan

anda

dengan

menbuat

sebuah

prediksi.
b) Ayo Observasi, yang mengajak anda untuk melakukan
observasi

yaitu

kegiatan

mengumpulkan

dari

sebuah

percobaan/ pengamatan yang anda lakukan.


c) Ayo Jelaskan, yang mengajak anda mengasosiasi dan
mengkomunikasikan

hasil

diskusi

ataupun

analisis

data

praktikum apakah hasilnya sama dengan hasil prediksi


Anda/Teori.
4) Mengerjakan latihan soal yang terdapat pada akhir kegiatan
belajar dan tes formatif untuk mengetahui tingkat pemahaman
materi

terhadap materi yang telah dipelajari dan mencocokan

jawabannya dengan kunci jawaban pada modul tersebut.


5) Mengukur kemampuan memahami materi dengan umpan balik
yang ada dalam tiap kegiatan belajar.
6) Mengulangi lagi kegiatan belajar atau bertanya pada guru jika
belum menguasai level materi yang diharapkan.
7) Melanjutkan mempelajari kegiatan belajar selanjutnya apabila
telah menguasai materi yang dipelajari.
D. Garis Besar Isi Modul
Modul kimia berbasis POE pada materi ikatan kimia ini dalam setiap
kegiatan belajarnya meliputi POE yaitu :

1. AYO
1. APREDIKSI
Mengajak
Anda
mengamati
beberapa objek/ sampel yang
faktual,
kemudian
diberikan
sebuah kolom yang berisikan
sebuah prediksi menurut Anda.

3
Modul Koloid SMK Berbasis POE

2. AYO OBSERVASI
Mengajak Anda untuk melakukan
observasi yaitu yang meliputi
kegiatan mengumpulkan data,
praktikum serta mengasosiasi
dari sebuah kegiatan yang anda
lakukan.

3. AYO JELASKAN
Mengajak Anda mengasosiasi
dan mengkomunikasikan hasil
diskusi ataupun analisis data
praktikum apakah hasilnya sama
dengan hasil prediksi Anda/ Teori.
,praktikum serta mengasosiasi
dari sebuah kegiatan yang anda

5. INFO KIMIA
Berisikan pengetahuan aktual
yang berhubungan dengan materi
koloid.

4. KEMBANGKAN WAWASAN
Sebuah halaman yang berisikan
tugas/ proyek baik untuk individu
atau
berkelompok
untuk
menambah
wawasan
akan
pengetahuan materi koloid dalam
lingkup kehidupan sehari-hari.

Dalam kehidupan sehari-hari penggunaan sifat koloid


ada yang di gabungkan dari beberapa sifat agar
bermanfaat. Misalnya pada proses penjernihan air
kotor menjadi bersih, digunakan beberapa tahap
serta penggunaan alat cottrel pada cerobong asap
industri. Tugasmu silahkan buka Internet dan carilah
proses tersebut kemudian diskusikan dengan
temanmu!

4
Modul Koloid SMK Berbasis POE

E. Peta Konsep

5
Modul Koloid SMK Berbasis POE

BAB II. PEMBELAJARAN

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,
peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif
dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang
kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, dan
mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
B. Kompetensi Dasar Sikap
C.

D. Menyadari

1.1.

adanya

keteraturan

dari

sifat

hidrokarbon,

termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan, koloid,


senyawa karbon dan polimer sebagai wujud kebesaran Tuhan
YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut
sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya
bersifat tentative.
Mensyukuri kekayaan alam Indonesia berupa minyak bumi,

E.

F.

1.2.

batubara dan gas alam sebagai anugerah Tuhan YME dan dapat

G.

digunakan untuk kemakmuran rakyat Indonesia.


H. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin,

2.1.

jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini,

6
Modul Koloid SMK Berbasis POE

ulet,

teliti,

bertanggung

jawab,

kritis,

kreatif,

inovatif,

demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan


percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap
sehari-hari.
J.Menunjukkan perilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai

I.
2.2.

dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan


sumber daya alam.
L.Menunjukkan perilaku responsif dan pro-aktif serta bijaksana

K.
2.3

sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan

membuat keputusan.
M.
N. Kompetensi Dasar Pengetahuan
O.

P.

Menganalisis peran koloid dalam kehidupan berdasarkan sifat-

3.1.
Q.
R. Kompetensi Dasar Ketrampilan
S.
4.1.
U.

sifatnya.

T. Membuat koloid

V.
W.
X.
Y.
Z.
AA.
AB.
AC.
AD.
AE.
AF.

AG.
KEGIATAN BELAJAR
7
Modul Koloid SMK Berbasis POE

AH.
AI.SISTEM KOLOID
AJ.
A. Tujuan Pembelajaran
AK.

Setelah mengkaji materi dalam modul kimia berbasis POE pada

Kegiatan Belajar ke-1 ini, diharapkan anda dapat :


1. Membedakan sistem dispersi yaitu larutan, koloid, dan supensi.
2. Mengelompokkan jenis koloid berdasarkan fase terdispersi dan fase
pendispersi.
3. Mendiskripsikan sifat koloid berupa efek tyndal
4. Menyebutkan contoh-contoh koloid di kehidupan sehari-hari dan contoh
penggunaan koloid dalam bidang industri.
AL.
B. Rencana Belajar
1. Kegiatan Belajar ke-1 dalam modul kimia berbasis POE ini berisi materi
tentang sistem koloid
2. Modul ini harus diselesaikan dalam waktu 2 jam pelajaran, atau 2 x 45
menit dalam proses pembelajaran di kelas atau satu minggu kegiatan
belajar mandiri di rumah.
3. Jika anda sudah selesai mempelajari Kegiatan Belajar ke-1, maka
kerjakanlah latihan soal yang terdapat pada Tugas Mandiri kemudian
cocokkanlah jawaban anda dengan Kunci Jawaban dan Umpan Balik
yang terdapat pada akhir modul Kegiatan Belajar ke-1.
4. Berdasarkan hasil Umpan Balik tersebut, lakukanlah evaluasi diri
terhadap pemahaman materi yang sudah anda pelajari.
AM.
C. Uraian Materi
AN. LARUTAN SEJATI, KOLOID DAN SUSPENSI
AO.

Masih ingatkah Anda ketika duduk di bangku SD setiap pagi ibu

menyiapkan segelas susu saat sarapan, bahkan terkadang ibu membawakan


bekal sepotong roti yg dioles dengan mentega dan selai coklat. Nikmat sekali
rasanya bukan? Susu, mentega dan coklat merupakan contoh dari sistem
koloid. Apa itu koloid?

8
Modul Koloid SMK Berbasis POE

Modul Koloid SMK Berbasis POE


9

sebagaimana ditunjukkan oleh Gambar 1.1.


Misalnya ada campuran air dengan gula pasir dan campuran air dengan pasir
homogen tidak dapat disaring sedangkan campuran heterogen dapat disaring.
campuran. Campuran ada yang homogen dan juga heterogen. Campuran
AS.

Ketika duduk di kelas X, Anda sudah mempelajari materi

AYO PREDIKSI
AR.
AQ.
m mengenai sistem dispersi, mari kita mengingat apa itu larutan?
dari zat terlarut yang terdispersi dalam zat pelarut.
sedikit disebut fase terdispersi, dan zat pelarut yang jumlahya lebih banyak disebut medium pendispersi.
cair?
t ataupun zat pelarut dapat berupa zat cair, padat maupun gas.
ang kita hirup merupakan larutan, karena merupakan campuran zat gas yang terdispersi dalam gas atau sering

AP.

AT.
AV.Air + 1 sendok makan gula

AU.
AW.

pasir
Gambar 1.1 Air gula dan air pasir
(sumber:http//google.co.id)

AX.
AY.
AZ.

Air + satu sendok


pasir

Dari kedua campuran tersebut, dapatkah Anda menyebutkan

manakah yang termasuk campuran homogen dan heterogen?


BA.
Campuran homogen :.....................................................................................
BB.
Campuran heterogen :...................................................................................
BC.
BD.
BE.

Perhatikan Gambar 1.2

BF.
BH.
BJ.

BG.

Air + 1 sendok
BI. Segelas air susu
Gambar 1.2 Air gula dan air susu
makan gula pasir
(sumber:http//google.co.id)

BK.
BL.

Apabila disediakan campuran air dengan gula pasir dan air susu

sebagaimana yang ditunjukkan oleh Gambar 1.2 maka prediksikan


termasuk dalam campuran apakah air susu? (homogen / heterogen)
berikan alasan!
BM.....................................................................................................................
BN.....................................................................................................................
BO.....................................................................................................................
Jika kedua campuran tersebut disinari oleh cahaya dari sebuah senter,
apakah kedua campuran akan meneruskan cahaya/ menghamburkan
cahaya?
.....................................................................................................................

10
Modul Koloid SMK Berbasis POE

BP......................................................................................................................
BQ.....................................................................................................................
Mengapa
demikian?
.....................................................................................................................
BR.....................................................................................................................
BS......................................................................................................................
BT.Secara kasat mata partikel

dalam koloid sulit diamati namun dapat

diamati menggunakan sebuah alat bantu yaitu mikroskop ultra.


BU.............................................................................................................
BV.

AYO OBSERVASI

BW.
BX.

Pernahkan Anda melihat lampu sorot di stadion pada malam hari

atau saat Anda berjalan diantara pohon-pohon yang rindang di pagi hari yang
cerah? Ya, Anda akan menemukan seberkas cahaya dari sorot lampu stadion
dan seberkas cahaya dari celah-celah dedaunan seperti yang ditunjukka pada
Gambar 1.3. Dapatkah Anda menjelaskan mengapa ini bisa terjadi? Adakah
hubungannya dengan sifat koloid?
BY.
BZ.

CD.

CA.
CB.
CC.
Gambar 1.3 Sorot lampu stadion dan Cahaya diantara dedaunan
CE. (Sumber : http// kpindo.com)

CF.
CG.

Tujuan Percobaan

CH.

Mengetahui perbedaan Larutan sejati, suspensi dan koloid.

CI.
CJ.

Alat dan Bahan

1.

10 ml air + pasir

6. 5 buah tabung reaksi

2.

10 ml air gula

7. 1 buah rak tabung reaksi

3.

10 ml air sirup

8. senter

4.

10 ml susu

9. Kertas saring

5.

10 ml tinta

11
Modul Koloid SMK Berbasis POE

10. Cara Kerja

1. Siapkan masing-masing campuran pada tabung reaksi yang berbeda,


aduklah, lalu diamkan sebentar. Amatilah apakah zat tersebut homogen
/heterogen?
2. Lakukan pengamatan apakah campuran tersebut stabil (tidak mengendap)
atau tidak stabil (mengendap) selama didiamkan?
3. Saringlah masing-masing campuran tersebut, Amatilah campuran mana
yang meninggalkan residu?
4. Sinari masing-masing campuran dalam tabung reaksi dengan cahaya
senter dan amatilah campuran yang menghamburkan/meneruskan
cahaya?
11.
12.
13.
N

Hasil pengamatan :
14. Ca
mp

15. La

16. St

ru

abi

ura
n

17. Penge
ndapa
n

18. Cahaya

26. T
19.

20.

28. dit

21.

22.

23.

24.

25.

27. diha

er

ti

Ti

mbur

us

kan

ka

k
29.
1
39.
2
49.
3
59.
4

30. Airtint

31.

a
40. AirPas

41.

ir
50. AirGul

51.

a
60. Air

61.

32.

42.

52.

62.

33.

43.

53.
63.

34.

44.

54.

64.

35.

45.

55.

65.

36.
37.

38.

47.

48.

57.

58.

67.

68.

46.

56.

66.

siru

12
Modul Koloid SMK Berbasis POE

69.

p
70. Air
Sus

71.

72.

73.

74.

75.

76.
77.

78.

79.
80. Dari hasil pengamatan Anda, cobalah kelompokkan jenis-jenis campuran
tersebut berdasarkan :
a. Kelarutan:
..............................................................................................................................
b. Kestabilan:
..............................................................................................................................
c. Sedimentasi:
..............................................................................................................................
d. Penghamburan cahaya :
81..........................................................................................................................
82..........................................................................................................................
83.
84. Dari kegiatan observasi, dapat disimpulkan bahwa ada tiga jenis campuran,
yaitu :
1.

Campuran yang memiliki sifat larut, homogen, stabil,


tidak meninggalkan residu, dan meneruskan cahaya disebut dengan larutan
sejati.

2.

Campuran yang memiliki sifat larut, homogen, stabil,


tidak meninggalkan residu, dan menghamburkan cahaya disebut dengan
koloid.

3.

Campuran yang memiliki sifat tidak larut, heterogen,


tidak stabil, meninggalkan residu disebut suspensi.
85. Sifat penghamburan cahaya oleh partikel koloid disebut dengan efek
tyndall.
86. Perbedaan penampakan larutan sejati dan koloid bila dilewati sinar
ditunjukkan pada Gambar 1.5.

87.

Larutan Sejati

Koloid

13
Modul Koloid SMK Berbasis POE

89.

88.
Gambar 1.5 Penampakan larutan sejati dan koloid bila dilewati sinar
90.
(sumber : http// slideshare.net)
91.
92.

93.

AYO JELASKAN

1. Coba jelaskan campuran mana saja yang tergolong larutan, koloid dan
suspensi menurut hasil praktikum yang Anda lakukan?
94. Larutan sejati :
95. .........................................................................................................................
96. .........................................................................................................................
97. Koloid :
98. .........................................................................................................................
.........................................................................................................................
99. Suspensi:
.........................................................................................................................
100.........................................................................................................................
101.........................................................................................................................
2. Sebutkan contoh campuran lain dalam kehidupan sehari-hari yang termasuk
larutan sejati, koloid dan suspensi!
102.........................................................................................................................
Larutan sejati :
103.........................................................................................................................
104.........................................................................................................................
Koloid :
105.........................................................................................................................
106.........................................................................................................................
Suspensi :
107.........................................................................................................................
3. Coba sebutkan contoh lain penerapan efek tyndall dalam kehidupan sehari-

14
Modul Koloid SMK Berbasis POE

hari!
108.........................................................................................................................
109.........................................................................................................................
110.........................................................................................................................
111.........................................................................................................................
112.........................................................................................................................
113.
114.

INFORMASI

115.

Berdasarkan ukuran partikel yang terbentuk, sistem dispersi

dibedakan menjadi 3, yaitu :


a. Larutam sejati, dengan diameter kurang dari 10 -7cm ( d < 10-7cm )
b. Koloid, dengan diameter partikel antara 10 -7cm - 10-5cm
c. Suspensi, dengan diameter partikel lebih dari 10 -5cm ( 10-5 cm < d )
116.

Sebagaimana diilustrasikan oleh Gambar 1.4.


117.
118.
119.
120.
121.
122.
123.

Gambar 1.4 Perbedaan Ukuran Partikel Larutan, Koloid dan


Suspensi
124.
(sumber : slidegur.com)
125.

126.
127.
128.

SISTEM KOLOID

129.

Ditinjau dari segi fase terdispersi dan medium pendispersi ada 8 tipe

sistem dispersi koloid.


130.

Tabel 1.1 Tipe Sistem Dispersi Koloid

131.

Medi

132.

Fase terdispersi

15
Modul Koloid SMK Berbasis POE

um

134.

Gas

135.

Cair

136.

Padat

pendispersi
137.

Gas

138.

Larutan

139.

Aerosol

asli

cair
140.

Kabut

141.

Aerosol padat

142.

Asap (smoke),

debu di udara, buangan

(fog), awan, hair

knalpot

spray
143.

Cair

144.

Buih/bus
a

145.

150.

Pada

146.

Emulsi

147.

Buih air

Susu,

148.
149.

Sol

Sol emas, sol

santan, milk

belerang, tinta, cat,

sabun, buih

cleanser, es krim,

lotion, sol detergen, sol

soda,ombak

mayonaise

kanji

151.

Buih

153.

padat
152.

Batu

apung,

Emulsi
padat

154.

Mentega,
keju,

155.
156.

Sol padat
Paduan logam

(aloi), kuningan,
perunggu

stirofoam, biskuit

157.
158.
159.

Koloid setengah kaku antara padat dan cair disebut gel. Misalnya :

agar-agar, gel silica, lem kanji, selai, gelantin, gel sabun. Gel dapat terbentuk dari
suatu sol yang zat terdispersinya mengadsorpsi mendium pendispersi sehingga
koloid agak padat.
160.
161.
162.

16
Modul Koloid SMK Berbasis POE

INFO
KIMIA
Tahu Susu
susu merupakan emulsi yang sangat stabil karena mengandung kasein
(emulgator). kasein akan menjadi rusak saat susu dalam keadan basi. hal ini
karena gula susu teroksidasi menjadi asam laktat, sehingga lemak susu akan
terpisah bersama kasein dari susu dan terbentuk dadih / tahu susu. proses
pembentukan tahu susu akan semakin cepat apabila ke dalam susu ditambahkan
asam pepaya yang banyak terdapat dalam getah pepaya.
Sumber:likethisya.com

163.
164.
KEMBANGKAN
WAWASAN

165.
166.

SISTEM KOLOID DALAM INDUSTRI


Koloid dalam alam jenisnya sangat banyak. Beberapa jenis koloid

dimanfaatkan dalam kehidupan manusia. Misalnya bidang industri kosmetik,


makanan, dan farmasi.
1. INDUSTRI KOSMETIK
167.

Pada prinsipnya hampir 90% dari bahan kosmetik dibuat dalam

bentuk koloid. Hal ini karena koloid memiliki sifat :


a.
b.
c.
d.
e.

Mudah menyerap pewangi dan perwarna


Lembut
Mudah dibersihkan
Tidak merusak rambut, kulit
Mengandung dua macam bahan yang tidak saling larut.
168.
169.

Coba diskusikan bersama 4 orang temanmu contoh penerapan

koloid dalam Industri tersebut! Silahkan cari di Internet atau sumber bacaan
yang lain! Kemudian persentasikan hasil diskusimu!
170........................................................................................................................
171........................................................................................................................
172........................................................................................................................
173........................................................................................................................
174........................................................................................................................

17
Modul Koloid SMK Berbasis POE

175........................................................................................................................
2. INDUSTRI MAKANAN
176........................................................................................................................
177........................................................................................................................
178........................................................................................................................
179........................................................................................................................
3. INDUSTRI FARMASI
180........................................................................................................................
181........................................................................................................................
182........................................................................................................................
183........................................................................................................................
184........................................................................................................................
D. RANGKUMAN
185.
............................................................................................................................
186.
............................................................................................................................
187.
............................................................................................................................
188.
............................................................................................................................
189.
............................................................................................................................
190.
............................................................................................................................
191.
............................................................................................................................
............................................................................................................................
192.
............................................................................................................................
193.
............................................................................................................................
............................................................................................................................
194.
195.
196.
197.
E. SOAL LATIHAN
1. Bila terdapat dua campuran berikut :
a. Campuran air dan cuka
b. Campuran air dan tepung terigu

18
Modul Koloid SMK Berbasis POE

198..................................................................................................................
Campuran manakah yang termasuk dalam campuran homogen dan
heterogen?
.........................................................................................................................
199..................................................................................................................
2. Bila terdapat tiga campuran berikut :
a. Campuran air dan teh saring
b. Campuran air dan kopi
c. Campuran air dan santan
200. Campuran manakah yang akan menghamburkan cahaya, bila
dikenai cahaya senter?
201..................................................................................................................
.........................................................................................................................
3. Sebutkan 2 contoh pemanfaatan efek tyndal dalam kehidupan sehari-hari!
202..................................................................................................................
........................................................................................................................
203..................................................................................................................
.........................................................................................................................
4. Kabut merupakan salah satu contoh koloid tipe aerosol cair. Sebutkan fase
terdispersi dan medium pendispersi dari kabut!
204..................................................................................................................
........................................................................................................................
5. Sebutkan contoh koloid yang fase terdispersinya cair dalam medium
pendispersi padat!
205..................................................................................................................
........................................................................................................................
206..................................................................................................................
........................................................................................................................
207.
F. TUGAS MANDIRI
208.

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat !

1. Campuran A mula-mula keruh, setelah disaring berwarna bening dan


menghasilkan endapan.
209.
Campuran B mula-mula keruh, setelah disaring tetap keruh dan
tidak menghasilkan endapan.
210.
Dari kedua campuran tersebut, salah satu sifat sistem koloid yaitu.

19
Modul Koloid SMK Berbasis POE

A. jernih
B. campurannya homogen
C. berwarna bening
D. mudah mengendap
E. mudah dipisahkan dengan saringan
211.
2. Diantara zat berikut yang termasuk sistem koloid adalah...
A. Air gula
B. Air sirup
C. Air kapur
D. Air susu
E. Air tepung
3. Zat gas yang terdispersi dalam cair seperti ombak sering disebut.
A.

buih

B.

aerosol

C.

sol

D.

emulsi

E.

gel
4. Diantara sitem koloid berikut yang zat terdispersinya padat dalam gas
yaitu...
A. kabut
B. asap
C. busa
D. emulsi
E. embun
5. tinta, cat dan lotion merupakan sistem dispersi zat padat dalam medium
cair yang disebut...
A. Aerosol
B. Suspensi
C. Emulsi
D. Buih
E. Sol
6. Larutan berikut yang termasuk koloid, suspensi, dan larutan sejati secara
berturut-turut yaitu...
A. Cuka, air sabun, dan santan
B. Air kopi, susu dan sirup
C. Susu, air kopi dan air gula
D. Air gula, susu dan air kopi
E. Air kopi, air gula dan susu

20
Modul Koloid SMK Berbasis POE

7. Perhatikan beberapa contoh zat kimia di bawah ini


1. Mentega
2. Asap
3. Air gula

4. Air garam
5. Air jeruk

21
Modul Koloid SMK Berbasis POE

6. Pasangan zat yang merupakan sistem koloid adalah...


A. 1 dan 3
D. 1 dan 2
B. 2 dan 3
E. 1 dan 4
C. 3 dan 4
8.Keju adalah contoh sitem koloid...
A. Zat cair terdispersi dalam gas
B. Zat cair terdispersi dalam padat
C. Zat gas terdispersi dalam padat
D. Zat gas terdispersi dalam cair
E. Zat padat terdispersi dalam cair
9.Ketika campuran A dikenai cahaya senter, cahaya akan diteruskan,
sedangkan

ketika

cahaya

dikenai

pada

campuran

B,

cahaya

dihamburkan. Hal ini menunjukkan bahwa koloid memiliki sifat...


A. Efek tyndall
B. Meneruskan cahaya
C. adsorpsi
D. bergerak
E. elektroforesis
10. Peristiwa berikut ini yang menerapkan prinsip efek tyndall adalah...
A. Pembentukan delta sungai
B. Pembuatan es krim
C. Susu tidak mengendap bila didiamkan
D. Penjernihan air
E. Warna langit berwarna kemerahan ketika matahari tenggelam
7.
8.
G. KUNCI JAWABAN
1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

Nilai =

jml jawaban benar


10

x 100

9.
H. UMPAN BALIK DAN TINDAK LANJUT

22
Modul Koloid SMK Berbasis POE

10. Setelah anda selesai mempelajari bab ini dan mengerjakan


Latihan Mandiri, cocokkanlah jawaban anda dengan kunci
jawaban diatas. Kemudian evaluasilah kemampuan anda
dengan pedoman sebagai berikut :

Nilai 90 s/d/ 100, berarti pemahaman anda terhadap materi KB ke-1


Sangat Baik

Nilai 80 s/d/ 89, berarti pemahaman anda terhadap materi KB ke-1


Baik

Nilai 75 s/d/ 79, berarti pemahaman anda terhadap materi KB ke-1


Cukup

Nilai 65 s/d/ 74, berarti pemahaman anda terhadap materi KB ke-1


Kurang

Nilai < 65, berarti pemahaman anda terhadap materi KB ke-1 Sangat
Kurang
11. Apabila anda mencapai nilai > 75, maka anda telah tuntas
menguasai materi pada Kegiatan Belajar (KB) ke-1 dan dapat
mempelajari materi pada Kegiatan Belajar 2. Akan tetapi jika
nilai anda kurang dari 75, maka anda harus mempelajari
kembali materi pada KB ke-1 ini, terutama pada materi yang
belum anda kuasai.
12.
13.

14.
15.
KEGIATAN BELAJAR
16.
17.

SIFAT-SIFAT KOLOID
18.

A. Tujuan Pembelajaran
19. Setelah mengkaji materi dalam modul kimia berbasis POE pada
Kegiatan Belajar ke-2 ini, diharapkan anda dapat :

23
Modul Koloid SMK Berbasis POE

1. Mendeskripsikan sifat-sifat koloid gerak Brown, sifat kelistrikan


(elektroforesis dan adsorpsi), koagulasi, koloid pelindung dan dialisis.
2. Menyebutkan contoh dari aplikasi sifat-sifat koloid dalam kehidupan
sehari-hari.
B. Rencana Belajar
1. Kegiatan Belajar ke-2 dalam modul kimia berbasis POE

ini berisi

materi tentang sifat-sifat koloid


2. Modul ini harus diselesaikan dalam waktu 2 jam pelajaran, atau 2 x 45
menit dalam proses pembelajaran di kelas atau satu minggu kegiatan
belajar mandiri di rumah.
3. Jika anda sudah selesai mempelajari Kegiatan Belajar ke-2, maka
kerjakanlah latihan soal yang terdapat pada Tugas Mandiri
kemudian cocokkanlah jawaban anda dengan Kunci Jawaban dan
Umpan Balik yang terdapat pada akhir modul Kegiatan Belajar ke2.
4. Berdasarkan hasil Umpan Balik tersebut, lakukanlah evaluasi diri
terhadap pemahaman materi yang sudah anda pelajari.
20.
C. Uraian Materi
21.

Siapa diantara Anda yang suka jalan-jalan? Tentu saja Anda

pasti menyukai jalan-jalan terlebih pergi ke suatu tempat misalnya pantai.


Saat siang hari yang cerah jalan-jalan di tepi pantai melihat langit
berwarna biru tentu membuat damai dan mengajarkan kita untuk selalu
bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Tahukah Anda bahwa warnawarna tersebut terjadi karena adanya sifat partikel koloid? Adakah
peristiwa lain yang berhubungan dengan sifat koloid? Apa saja sifat dari
partikel koloid?
22.
23. PENGAMATAN GERAK BROWN
24.

AYO PREDIKSI

25.

26. Pernahkah Anda mengamati hamburan partikel debu pada


peristiwa yang ditunjukkan oleh Gambar 1.3 pada Kegiatan
Belajar 1.

24
Modul Koloid SMK Berbasis POE

27.
Bagaimanakah partikel-partikel debu dalam hamburan tersebut? Diam
28.
saja atau bergerak?
29.
30.
31.

AYO OBSERVASI
32.

Satu sendok tanah dimasukkan ke dalam

sebuah gelas seperti yang ditunjukkan oleh gambar 2.1.


33.

Ketika

tanah

dimasukkan

ke

dalam

segelas air, apa yang terjadi pada tanah? diamkan beberapa saat, apa
Gambar 2.1.
Air dan Tanah

yang terjadi?

34. .......................................................................................................
Sumber:http//google.id
35. .......................................................................................................
36.........................................................................................................
37.........................................................................................................
Bagaimana bila ada segelas susu didiamkan dalam gelas? Apakah
yang akan terjadi pada partikel susu?
38. .......................................................................................................
39. .......................................................................................................
40.
41.

Dibawah mikroskop ultra larutan koloid akan menunjukkan

gejala seperti pada Gambar 2.1.


42.

43.

45. Laruta
n
koloid

48.

46. Partikel koloid


menyebar

44.

47. Bergerak acak

Gambar 2.2 Partikel koloid dalam mikroskop ultra

25
Modul Koloid SMK Berbasis POE

49. (sumber: https://www.youtube.com/watch?v=hy-clLi8gHg)

50.

Menurut pengamatan pada Gambar 2.2 hal ini membuktikan


bahwa partikel koloid bergerak acak berpola zigzag yang
disebut Gerak Brown.

51.
52.

AYO JELASKAN
53.............................................................................................................
1. Bagaimana pengaruh gerak brown terhadap kestabilan partikel
koloid?
54. .......................................................................................................
55. .......................................................................................................
2. Sebutkan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan
dengan gerak brown!
56. .......................................................................................................
57. .......................................................................................................
58. .
59. SIFAT KELISTRIKAN
60.

Partikel-partikel koloid juga bermuatan listrik. Sehingga ada

koloid yang bermuatan positif dan ada juga yang bermuatan negatif.
61. PENGAMATAN ELEKTROFORESIS
62.

AYO PREDIKSI

63.AYO

64. Terdapat koloid (X) belum diketahui muatannya, kemudian


dimasukkan ke dalam sebuah rangkaian alat yang berisi
elektrode positif dan negatif yang dialiri arus listrik searah (DC).
65. Apabila partikel koloid (X) bermuatan positif, maka partikel
tersebut akan bergerak menuju elektrode positif atau elektrode
negatif.
66. Apabila partikel koloid (X) bermuatan negatif, maka partikel
tersebut akan bergerak pada elektrode positif atau elektrode
negatif.
67.
68.

AYO OBSERVASI
26

Modul Koloid SMK Berbasis POE

69.

Koloid dimasukkan kedalam rangkaian alat yang terdiri dari

elektrode negatif (katode), dan elektrode positif (anode), jika rangkaian


tersebut dialiri arus listrik searah (DC) akan terjadi peristiwa yang
ditunjukkan oleh Gambar 2.3.
70.

71.

73. (a)

72.

74. (b)
75. (c)
76. Gambar 2.3 partikel koloid dialiri listrik

77. (sumber: https://www.youtube.com/watch?v=4nqHj8QiYz8)

78. Keterangan Gambar :


(a) Keadaan partikel koloid saat arus listrik DC Off
(b) Keadaan partikel koloid saat listrik DC mulai On
(c) Keadaan partikel koloid setelah aliran listrik On +- 5 menit.
79. Hasil Pengamatan
80. Bagaimanakah keadaan partikel koloid :
a. sebelum dialiri arus listrik?
81.............................................................................................................
.................................................................................................................
b. mulai dialiri arus litrik?
82.............................................................................................................
.................................................................................................................
c. setelah dialiri arus listrik beberapa saat?
83.............................................................................................................
.................................................................................................................
84. Pergerakan partikel koloid dalam medan listrik disebut Proses
Elektroforesis
85.

AYO JELASKAN
1. Bagaimana pengaruh muatan listrik terhadap partikel koloid?

27
Modul Koloid SMK Berbasis POE

86. .......................................................................................................
87. .......................................................................................................
88. .......................................................................................................
2. Sebutkan contoh penerapan elektroforesis dalam kehidupan seharihari!
89. .......................................................................................................
90. .......................................................................................................
91. .......................................................................................................
92. .......................................................................................................
93.
94. PENGAMATAN ADSORPSI
95. Koloid menjadi bermuatan sebagai akibat dari penyerapan ion
positif atau ion negatif.
96.
97.AYO

PREDIKSI

98.
99.

Apabila partikel koloid (Y) bermuatan negatif maka koloid

tersebut akan menyerap ion (positif atau negatif)*


100.

Apabila ada partikel koloid (Z) bermuatan positif maka koloid

tersebut akan menyerap ion (positif/negatif)*.


101.
102.

AYO
103.
104.

OBSERVASI
Amati ilustrasi penyerapan partikel koloid yang ditunjukkan

oleh Gambar 2.4 :


105.

106.

Koloid (+)

107.

Koloid (-)

108. (a)
109. (b)
110. (c)
111. Gambar 2.4 Ilustrasi Penyerapan Muatan Koloid

28
Modul Koloid SMK Berbasis POE

112.

Keterangan Gambar :

a. Proses adsorpsi
b. Partikel koloid bermuatan positif
c. Partikel koloid bermuatan negatif
113.
114.

Hasil Pengamatan

a. Proses penyerapan koloid terjadi di daerah


115............................................................................................................
.................................................................................................................
b. Partikel koloid bermuatan positif menarik ion yang bermuatan
.................................................................................................................
116............................................................................................................
.................................................................................................................
c. Partikel koloid bermuatan negatif akan menarik ion yang bermuatan
.................................................................................................................
117............................................................................................................
.................................................................................................................
118............................................................................................................
119.

Adsorpsi merupakan proses penyerapan partikel atau ion

pada permukaan partikel koloid sehingga koloid dapat bermuatan. Bahan


yang dapat mengadsorpsi disebut dengan adsorben.
120.
121.

AYO
122.

JELASKAN

1. Bagaimana pengaruh adsorpsi terhadap partikel koloid?


123...........................................................................................................
.................................................................................................................
124...........................................................................................................
.................................................................................................................
125...........................................................................................................
.................................................................................................................
2. Sebutkan minimal 3 contoh penerapan koagulasi dalam kehidupan
sehari-hari!
126...........................................................................................................
.................................................................................................................
127...........................................................................................................
.................................................................................................................

29
Modul Koloid SMK Berbasis POE

128...........................................................................................................
.................................................................................................................
129.
130.
131.
132.
133.
134.

PENGAMATAN PROSES KOAGULASI

135.

AYO PREDIKSI

AYO
136.

137............................................................................................................
1. Bagaimanakah proses yang terjadi pada putih telur ketika Anda
menggoreng telur dengan teflon diatas api kecil ?
138.............................................................................................................
...................................................................................................................
139.............................................................................................................
Faktor apa yang mempengaruhi proses tersebut?
140.............................................................................................................
...................................................................................................................
2. Ketika Anda meletakkan air susu kedalam sebuah gelas kemudian
dimasukkan air jeruk nipis kedalamnya, proses apa yang terjadi pada
susu setelah didiamkan beberapa saat?
141.............................................................................................................
...................................................................................................................
142.............................................................................................................
Faktor apa yang mempengaruhi proses tersebut?
143.............................................................................................................
...................................................................................................................
144.............................................................................................................
145.............................................................................................................

AYO OBSERVASI

146.
147.

Tujuan :

148.

Mengamati peristiwa koagulasi dalam kehidupan sehari-hari

149.

30
Modul Koloid SMK Berbasis POE

150.

Alat dan Bahan

1. Tabung reaksi

4. 10 ml air jeruk nipis

2. Pipet tetes

5. Larutan susu

3. Tabung reaksi
6.
7. Cara Kerja
1. Masukkan 10 ml air susu ke dalam tabung reaksi.
2. Masukkan 10 tetes air jeruk nipis kedalamnya, amati apa yang terjadi!
8.
9.
10.
11.
12. Hasil Pengamatan
13. Koloid
15. Susu + air

14. Pengamatan
16.

jeruk nipis
17.
18.

AYO
19.

JELASKAN

1. Apakah pada percobaan tersebut, susu mengalami koagulasi /


pengendapan setelah ditetesi jeruk nipis?
20.............................................................................................................
.................................................................................................................
21.............................................................................................................
.................................................................................................................
2. Faktor apa yang mempengaruhi terjadinya koagulasi pada percobaan
tersebut?
22.............................................................................................................
.................................................................................................................

31
Modul Koloid SMK Berbasis POE

3. Sebutkan minimal 3 contoh penerapan koagulasi dalam kehidupan


sehari-hari!
..................................................................................................................
..................................................................................................................
Koagulasi adalah peristiwa pengendapan partikel-partikel koloid
akibat dari hilangnya kestabilan koloid.
23.
24. PENGAMATAN KOLOID PELINDUNG
25.

AYO PREDIKSI

26.
27.

Ada kalanya koloid bersifat melindungi koloid lainnya agar

partikel koloid tidak mudah mengendap atau terpisah dari mediumnya.


Coba perhatikan beberapa bahan pada Gambar 2.5.
29.

30.

31.

32.

36. 1
sendok
makan
kecap

37.
Laru

38. 1

28.
33. 50
ml
air

40.

34. 1
s
e
n
d
o
k
m
a
k
a
n
35. m
i
n
y
a
k
g
o
r
e
n
g

s
e
n
d
o
k
t
e
h
39. s
a
b
u
n
c
a
i
r

Gambar 2.5 air, minyak goreng, kecap, larutan garam dan


sabun
41.(sumber:google.co.id)

32
Modul Koloid SMK Berbasis POE

42.........................................................................................................
1. Dapatkah air dan minyak goreng bercampur?....................................
2. Bila terdapat bahan-bahan seperti kecap, larutan garam dan sabun
cair. Bahan manakah yang akan membuat campuran air dan minyak
goreng bercampur / stabil?..................................................................
43.
44.
45.

AYO OBSERVASI

46. Tujuan :
47. Mengamati koloid pelindung dalam kehidupan sehari-hari
48. Alat dan Bahan
1. Gelas kimia

4.
5.
6.
7.

2. Pengaduk
3. Air

Larutan garam
Minyak goreng
Kecap
Sabun

8. Cara Kerja
1.

Buatlah campuran 50 ml air dan 3 sendok

makan minyak goreng pada tiga gelas kimia.


2.
Tambahkan campuran pada gelas kimia ke-1
dengan 3 sendok makan larutan garam, aduklah dan amati yang
terjadi!
3.

Tambahkan

campuran

dengan

sendok

makan kecap pada gelas kimia ke-2 dan 1 sendok makan sabun cair
pada gelas kimia ke-3, aduklah dan amati yang terjadi!
9. Hasil Pengamatan
10.

11. Perlakuan

12. Pengamatan

13.
16.

14. Air + minyak goreng


17. Air + minyak goreng +

15.
18.

19.

larutan garam
20. Air + minyak goreng +

21.

22.

kecap
23. Air + minyak goreng +

24.

33
Modul Koloid SMK Berbasis POE

sabun
25.............................................................................................................
26.............................................................................................................
27.............................................................................................................
28.............................................................................................................

AYO JELASKAN

29.............................................................................................................
1. Dari ketiga penambahan bahan larutan garam, kecap dan sabun
manakah yang dapat membuat campuran air dan minyak menjadi
homogen?
30.............................................................................................................
.................................................................................................................
2. Mengapa bahan tersebut dapat membuat campuran air dan minyak
goreng stabil?
31.............................................................................................................
.................................................................................................................
32.............................................................................................................
.................................................................................................................
3. Sebutkan minimal 3 contoh penggunaan koloid pelindung dalam
kehidupan sehari-hari!
33.............................................................................................................
.................................................................................................................
34.............................................................................................................
.................................................................................................................
35.............................................................................................................
.................................................................................................................
36.............................................................................................................
.................................................................................................................
37.
38. PENGAMATAN PROSES DIALISIS
39.
Pada Bab 1 dijelaskan bahwa partikel koloid lebih
besar dari pada larutan sejati. Rangkaian
alat untuk dialisis sederhana terdiri dari
bejana

berisi

dalamnya

air

mengalir

terdapat

yang

di

kantong

semipermiable, yaitu selaput yang dapat


melewatkan partikel-partikel kecil seperti

34
Modul Koloid SMK Berbasis POE

ion-ion tetapi tidak dapat dilewati oleh partikel yang lebih besar
seperti partikel koloid sebagaimana ditunjukkan oleh Gambar 2.6.
1. Jila sebuah sistem koloid yang bercampur ion-ion dimasukkan ke
dalam kantong semipermiabel dalam bejana berisi air mengalir, maka
menurut Anda partikel apa yang akan tertinggal di kantong?
40.
Gambar 2.6 Bejana berisi
selaput semipermiabel
(sumber:http//slideshare.net)

.................................................................................................................
41.............................................................................................................
.................................................................................................................
42.............................................................................................................
Kemanakah partikel ion-ion?
43.............................................................................................................
.................................................................................................................
1. Sebutkan contoh penerapan proses dialisis dalam kehidupan seharihari!
44.............................................................................................................
.................................................................................................................
45.............................................................................................................
.................................................................................................................
46.............................................................................................................
.................................................................................................................
47.............................................................................................................
.................................................................................................................
48.
49. Proses

dialisis

adalah

proses

penghilangan

ion-ion

pengganggu sistem koloid agar tetap stabil.


50.
51.
52. Setelah Anda mempelajari mengenai sifat-sifat koloid, Coba
diskusikan kejadian berikut ini dengan teman sebangkumu!
53.

54. Peristiwa

57.

58. Sorot lampu mobil pada


malam yang berkabut
62. Menggunakan arang
aktif untuk
menghilangkan bau
pada lemari es

61.

55. Sifat
koloid

56.
P

59.

60.

63.

64.

35
Modul Koloid SMK Berbasis POE

65.

66. Pembentuksn delta di


muara sungai
71. Penyembuhan sakit
perut dengan
menggunakan norit.
75. Asap rokok terkena
cahaya proyektor dalam
gedung bioskop
79. Menghilangkan bau
badan dengan
deodorant
83. Pengolahan asap dan
debu dari proses
industri dengan alat
cottrell
87. Penambahan asam
asetat ke dalam getah
karet pada pembuatan
lateks.
91. Proses cuci darah pada
penderita gagal ginjal.
95. Menghilangkan kotoran
pada proses pembuatan
sirup

70.
74.
78.
82.

86.

90.
94.

67.
68.
72.

69.

76.

77.

80.

81.

84.

85.

88.

89.

92.

93.

96.

97.

73.

98.
99.
INFO100.

KIMIA

Desinfektan Kimia
Penambahan klorin ke air akan membunuh bakteri dan virus.
namun klorin terkadang membentuk senyawa karbon berklor
yang berbahaya seperti kloroform, sehingga diganti ozon. ozon
lebih efektif membunuh mikroorganisme beracun, tapi lebih
sulit penggunaanya dan lebih mahal.

101.
102. TUGAS INDIVIDU :
103. Buatlah Laporan Praktikum mengenai sifat-sifat koloid yang
Anda lakukan bersama kelompokmu!
104.
105.
106.KEMBANGKAN
107. WAWASAN

36
Modul Koloid SMK Berbasis POE

108.

Penerapan sifat koloid banyak dimanfaatkan dalam

kehidupan sehari-hari. Misalnya, pada proses penjernihan air kotor


menjadi bersih dan proses pencucian darah pada pasien gagal
ginjal. Tugas Anda silakan buka Internet dan carilah tahap beserta
bahan kimia yang digunakan dalam proses tersebut. Silakan
diskusikan dengan temanmu!
109.
110. Proses penjernihan Air
111.

112. Gambar 2.5 Proses penjernihan air sederhana


113.

(Sumber http;// fauzanagazali.wordpress.com)

1. Tahap Koagulasi (penggumpalan)


114......................................................................................................
115......................................................................................................
116......................................................................................................
117......................................................................................................
2. Tahap Penyaringan
118......................................................................................................
119......................................................................................................
120.....................................................................................................
121.....................................................................................................
3. Tahap Penambahan desinfektan
122.....................................................................................................

37
Modul Koloid SMK Berbasis POE

123.....................................................................................................
124.....................................................................................................
125.....................................................................................................
126.....................................................................................................
127.......................................................................................................................
Proses Cuci Darah
128....................................................................................................
129.....................................................................
130..........................................................
131...........................................................
132......................................................
133....................................................
134..........
135..........
Gambar
2.6 Proses Cuci darah
(sumber:/http//
catatan.legawa.com)
136............................
137............................................................................................................................
D. RANGKUMAN
138.............................................................................................................................
............................................................................................................................
139.......................................................................................................................
............................................................................................................................
140.......................................................................................................................
............................................................................................................................
141.......................................................................................................................
142.......................................................................................................................
............................................................................................................................
143.......................................................................................................................
............................................................................................................................
144.......................................................................................................................
145.......................................................................................................................
............................................................................................................................
146.......................................................................................................................
............................................................................................................................
147.......................................................................................................................
148.......................................................................................................................
............................................................................................................................
149............................................................................................................................
............................................................................................................................
150............................................................................................................................
............................................................................................................................
E. SOAL LATIHAN
1. Apakah yang menyebabkan susu tidak mengendap bila didiamkan
dalam waktu yang lama?
151......................................................................................................
............................................................................................................
2. Suatu koloid X belum diketahui muatannya, kemudian melalui
proses elektroforesis partikel koloid bergerak ke elektrode negati.
Maka dapat dipastikan partikel koloid X tersebut bermuatan?
152......................................................................................................
............................................................................................................

38
Modul Koloid SMK Berbasis POE

3. Pada saat mencampurkan air dan jeruk nipis lama kelamaan susu
akan menggumpal. Hal ini menunjukkan susu mengalami proses?
153......................................................................................................
............................................................................................................
4. Air dan minyak tidak dapat bercampur, bamun bisa di emulsikan
menjadi campuran yang stabil bila kedalamnya dimasukkan?
154......................................................................................................
............................................................................................................
5. Suatu sistem koloid yang berisi ion-ion pengotor dapat dimurnikan
dengan proses?
155......................................................................................................
............................................................................................................
156......................................................................................................
F. TUGAS MANDIRI
1. Terkadang di dalam rumah kita dapat melihat cahaya dari celah-celah
genting, dan ketika diamati secara teliti partikel debu akan bergerakgerak. Peristiwa ini menunjukkan sifat koloid yaitu....
A. koagulasi
B. gerak brown
C. Menyerap cahaya
D. Adsorpsi
E. Elektrostatik
2. Terjadinya gerak brown dalam partikel koloid disebabkan oleh...
A. Benturan partikel koloid
B. Gaya gravitasi
C. Pemanasan
D. Muatan partikel koloid
E. pengadukan
3. Suatu partikel koloid dapat bermuatan positif dan negatif karena...
A. Partikel terionisasi
B. Medium pendispersi bermuatan
C. Partikel koloid berupa ion
D. Partikel koloid mengadsorpsi ion
E. Partikel koloid berupa senyawa ionik
4. Proses pemurnian gula pasir menggunakan tanah diatomae sehingga
dihasilkan gula pasir putih dan bersih. Proses ini menjelaskan sifat
koloid...
A. Koagulasi
B. Elektroforesis
C. Dialisis
D. Elektrodialisis
E. adsorpsi
5. Koagulasi dapat terjadi pada proses....

39
Modul Koloid SMK Berbasis POE

A. Penggunaan norit untuk obat sakit perut


B. Cuci darah bagi penderita ginjal
C. Penambahan elektrolit pada susu
D. Pencelupan serat woll pada zat warna
E. Penstabilan warna cat
6. Cara mengurangi ion-ion pengganggu

dalam

sistem

koloid

menggunakan selaput semipermiabel yang memiliki elektrode di


dekatnya adalah....
A. Dialisis
B. Absorpsi
C. Adsorpsi
D. Koagulasi
E. elektroforesis
7. Senyawa yang dapat membunuh kuman dalam proses perjernihan air
adalah...
A. KAl(SO4)2
B. Al(OH)3
C. Kaporit
D. Al2(SO4)3
E. PAC
8. Suatu koloid pelindung yang digunakan untuk mencegah terbentuknya
kristal es pada es krim adalah...
A. Kasein
B. Gelatin
C. Larutan gom
D. Lesitin
E. Minyak silikon
9. Penambahan tawas dalam penjernihan air bertujuan untuk....
A. Menghilangkan logam beracun
B. Menghilangkan bau
C. Membunuh bakteri
D. Menghilangkan kesadahan air
E. Mengendapkan kotoran
10. Koloid dapat menggumpal karena penambahan zat elektrolit. Proses
ini disebut...
A. Eletroforesis
B. Dialisis
C. Adsorpsi
D. Koagulasi
E. Peptisasi
157.
158.
159.
160.
161.
162.

40
Modul Koloid SMK Berbasis POE

163.
G. KUNCI JAWABAN
1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

Nilai =

jml jawaban benar


10

x 100

H. UMPAN BALIK DAN TINDAK LANJUT


164. Setelah anda selesai mempelajari bab ini dan mengerjakan
Latihan Mandiri, cocokkanlah jawaban anda dengan kunci
jawaban diatas. Kemudian evaluasilah kemampuan anda

dengan pedoman sebagai berikut:


Nilai 90 s/d/ 100, berarti pemahaman anda terhadap materi KB ke-2

Sangat Baik
Nilai 80 s/d/ 89, berarti pemahaman anda terhadap materi KB ke-2 Baik
Nilai 75 s/d/ 79, berarti pemahaman anda terhadap materi KB ke-2

Cukup
Nilai 65 s/d/ 74, berarti pemahaman anda terhadap materi KB ke-2

Kurang
Nilai < 65, berarti pemahaman anda terhadap materi KB ke-2 Sangat
Kurang
165. Apabila anda mencapai nilai > 75, maka anda telah tuntas
menguasai materi pada Kegiatan Belajar (KB) ke-2 dan dapat
mempelajari materi pada Kegiatan Belajar 3. Akan tetapi jika
nilai anda kurang dari 75, maka anda harus mempelajari
kembali materi pada KB ke-2 ini, terutama pada materi yang
belum anda kuasai.

41
Modul Koloid SMK Berbasis POE

166.
167.

168.
169.
170.

KEGIATAN
BELAJARKOLOID
171. PEMBUATAN
172.

A. Tujuan Pembelajaran
173.

Setelah mengkaji materi dalam modul kimia berbasis

POE pada Kegiatan Belajar ke-3 ini, diharapkan anda dapat :


1. Melaksanakan

percobaan

dan

memodifikasi

pembuatan

koloid

dengan rasa ingin tahu dan kreatif.


2. Membedakan koloid liofob dan koloid liofil dengan cermat dan teliti
174.
B. Rencana Belajar
1. Kegiatan Belajar ke-3 dalam modul kimia berbasis POE

ini berisi

materi tentang sifat-sifat koloid


2. Modul ini harus diselesaikan dalam waktu 2 jam pelajaran, atau 2 x 45
menit dalam proses pembelajaran di kelas atau satu minggu kegiatan
belajar mandiri di rumah.
3. Jika anda sudah selesai mempelajari Kegiatan Belajar ke-3, maka
kerjakanlah latihan soal yang terdapat pada Tugas Mandiri
kemudian cocokkanlah jawaban anda dengan Kunci Jawaban dan
Umpan Balik yang terdapat pada akhir modul Kegiatan Belajar ke3.
4. Berdasarkan hasil Umpan Balik tersebut, lakukanlah evaluasi diri
terhadap pemahaman materi yang sudah anda pelajari.
175.
C. URAIAN MATERI
176.

Siapa diantara Anda yang tidak mengenal agar-agar?

Sudah pasti Anda pernah mengkonsumsinya, karena agar-agar


mudah di dapat. Adakah diantara Anda yang pernah membuat
agar-agar? Bila pernah, selamat Anda sudah berhasil membuat
salah satu sistem koloid yaitu sol. Agar-agar termasuk sol karena

42
Modul Koloid SMK Berbasis POE

fase terdispersinya padat dalam medium pendispersi zat cair. Cara


apa saja yang digunakan untuk membuat koloid?
177.
179.

178. PEMBUATAN SISTEM KOLOID


Sistem koloid terletak antara larutan sejati dan

suspensi. Oleh karena itu, sistem koloid dapat dibuat dengan dua
cara yaitu kondensasi dan dispersi.
proses

penggabungan

ukuran

Kondensasi merupakan

partikel-partikel

larutan

sejati

menjadi ukuran partikel koloid. Dispersi merupakan proses


menghaluskan partikel suspensi menjadi partikel koloid.

180.
181.
182.

185.
AYO

Gambar 3.1 Pembuatan Koloid


(sumber : http//chemistry.blogspot.com)
183.

PREDIKSI

184.

186.
187. Gambar 3.1 Proses Pembuatan Agar-agar
188. Sumber : Dokumen pribadi

189.......................................................................................................
Setelah Anda mengenal ada dua cara mengenai pembuatan koloid.
Menurut Anda, proses pembuatan agar-agar merupakan cara yang mana?
Dispersi atau kondensasi?
190.....................................................................................................
191.....................................................................................................
Mengapa demikian dan melalui proses apakah?
192.....................................................................................................

43
Modul Koloid SMK Berbasis POE

193.....................................................................................................
194.....................................................................................................
195.

AYO OBSERVASI
196. Tujuan Percobaan
197. Membuat koloid sol/gel agar-agar
198. Alat dan Bahan :
1.

Tabung reaksi

5.

Alat pembakar spirtus

2.

Sendok spatula

6.

Akuades

3.

Pengaduk

7.

Agar-agar

4.

Penjepit kayu
8. Cara Kerja

1.

Masukkan akuades dalam tabung reaksi sampai sepertiga tinggi.

2.

Tambahkan satu spatula agar-agar sambil diaduk-aduk.

3.

Panaskan tabung beserta isi sampai mendidih, kemudian diamkan


campuran tersebut.

4.

Amati apakah yang terjadi pada agar-agar?

5.

Setelah terbentuk agar-agar, cobalah masukkan akuades ke


dalamnya dan panaskan kembali!

6.

Amatilah apa yang terjadi dengan campuran tersebut!


9. Hasil Pengamatan
10. Percobaan
12. Akuades + serbuk agar-agar
15. Akuades + agar-agar yang telah
dipanaskan

11. Pengamatan
13.
14.
16.

44
Modul Koloid SMK Berbasis POE

17.

AYO JELASKAN
18. Setelah melakukan percobaan diatas. Coba diskusikan dengan
temanmu

dan

jawab

pertanyaan

berikut

berdasarkan

hasil

pengamatanmu!
1.

Ketika agar-agar dilarutkan dalam akuades,


akan terbentuk larutan suspensi, namun ketika di panaskan dan
didiamkan beberapa saat, sistem koloid apa yang terbentuk?
19.............................................................................................................
20.............................................................................................................

1.

Mengapa sol agar-agar dapat berubah menjadi


gel saat di panaskan?
21.............................................................................................................
22.............................................................................................................

1.

Pembuatan sol agar-agar dapat di golongkan


ke

dalam

sistem

pembuatan

koloid

tipe

dispersi/kondensasi!

Kemukakan alasanmu!
23.............................................................................................................
24.............................................................................................................
25.............................................................................................................
26.
27. INFORMASI
28. Pembuatan Koloid dapat dibedakan menjadi dua cara, yaitu:
1. CARA KONDENSASI
a. Cara Kimia
1) Reaksi Hidrolisis

45
Modul Koloid SMK Berbasis POE

29. Reaksi antara garam dan air. Contohnya : pembuatan sol


Fe(OH)3 dan sol Al(OH)3
2) Reaksi dekomposisi rangkap
a) Pembuatan Sol As2S3
b) Pembuatan sol AgCl
c) Pembuatan sol belerang
3) Reaksi redoks
a) Pembuatan sol emas
b) Pembuatan sol belerang
b. Cara fisika
1) Penggantian pelarut
a) Pembuatan Sol belerang
b) Gel kalsium asetat
c) Sol damar
2) Pengembunan Uap
30. Contoh : Sol raksa (Hg)
31.
32.
2. CARA DISPERSI
a. Cara mekanik
33.

Cara mekanik yaitu proses pembuatan koloid dengan cara

penggerusan partikel-partikel kasar menjadi halus. Pada umumnya


koloid yang terbentuk ditambahkan zat pengstabil berupa koloid
pelindung untuk mencegah penggumpalan kembali.
34.

Contoh : pembuatan sol belerang

35.
b. Busur bredig
36.

Busur

Bredig

yaitu

cara

pembuatan

koloid

dengan

menggunakan loncatan listrik. Biasa digunakan untuk membuat solsol logam. Logam yang akan dijadikan koloid digunakan sebagai
elektrode yang dicelupkan dalam medium pendispersi, kemudian
diberi loncatan listrik di antara kedua ujungnya.

Gambar 3.1 Busur


Bredig
www.transtutors.Com)

Modul Koloid SMK Berbasis POE

46

37.
38.
39.
c.

Peptisasi
40.

Peptiasi yaitu proses pembuatan

koloid dengan memecah molekul molekul


besar dari suspensi menjadi molekul
yang

lebih

kecil

dengan

menambahkan

zat

elektrolit

yang

mengandung ion sejenis. Dapat juga dengan menghilangkan ion-ion


elektrolit yang menyebabkan pengendapan agar koloid stabil.
41.

Contoh:

1) Sol sulfida yang terbentuk dari endapan CdS atau NiS


2) Agar-agar dipeptisasi oleh air, nitroselulosa oleh aseton, karet
oleh bensin, dan lain-lain.
42.
43.
44.
d. Homogenisasi
45.

Homogenisasi

adalah

cara

yang

digunakan untuk membuat suatu zat menjadi


homogen dan berukuran partikel koloid. Cara
ini banyak digunakan pada pembuatan koloid
tipe emulsi. Caranya dengan melewatkan zat
tersebut pada lubang berpori tinggi. Apabila
partikel lemak dengan ukuran partikel koloid
sudah terbentuk, zat tersebut kemudian di
dispersikan ke medium pendispersinya.

Gambar 3.2 Susu


(sumber:
http//leignitus.blogspot.
com)

46.
47.
48. B. KOLOID LIOFIL DAN LIOFOB
49.

Berdasarkan sifat adsorpsinya, sol dibedakan menjadi dua

jenis yaitu koloid liofil dan koloid liofob.

47
Modul Koloid SMK Berbasis POE

1. Koloid liofil (suka cairan) adalah koloid di mana terdapat gaya tarikmenarik yang cukup besar antara fase terdispersi dan medium
pendispersi. Apabila medium pendispersinya air disebut Hidrofil.
Contoh, disperse kanji, sabun, deterjen dan agar-agar. Koloid ini
bersifat reversibel, artinya dapat kembali ke keadaan semula, misal
agar-agar. Dalam air panas agar-agar merupakan sol dan bila
didinginkan akan menjadi gel. Gel akan berubah kembali menjadi sol
apabila dipanaskan.
2. Koloid liofob (tidak suka cairan) adalah koloid di mana terdapat gaya
tarik-menarik yang lemah atau bahkan tidak ada sama sekali antara
fase terdispersi dan medium pendispersinya. Apabila medium
pendispersinya air disebut Hidrofob. Contoh: sol AgCl dan sol CaCO 3.
Koloid ini bersifat irreversibel artinya tidak dapat kembali pada
keadaan awal. Misalnya sol emas, jika medium pendispersi sol emas
diambil akan tetap terbentuk emas padat.tidak akan kembali terbentuk
sol emas walau emas padat tersebut ditambah medium pendispersi.
50.

51.
INFO
52.
KIMIA
53.

ZAT PENSTABIL EMULSI


Pada pembuatan emulsi, koloid yang terjadi ditambahkan zat penstabil
berupa surfaktan atau koloid pelindung. Penambahan surfaktan
bertujuan agar koloid stabil, artinya fase terdispersi dan medium
pendispernya bersatu dalam sistem koloid. contoh : gelantine

54.
55.
56.
57.

KEMBANGKAN
WAWASAN

58.
59.

Sebagai calon ilmuwan, sudah sepantasnya jika Anda mulai

melakukan banyak penelitian. Dunia ilmuwan tidak lepas dari dunia


mencari tahu dan membuktikan melalui serangkaian percobaan. Maukan

48
Modul Koloid SMK Berbasis POE

Anda menjadi seorang ilmuwan? Mari belajar menjadi ilmuwan dengan


merancang percobaan dari kegiatan berikut!
60. Pembuatan Yoghurt
61. Gambar

62. Keterangan
64. Bahan-Bahan

63.
65.

Sumber : dapur48. blogspot.com

67.

69.

66. Alat

68. Pemanasan
sampai
suhu
0
90 C selama 30
menit
70. Pendinginan
71. Sampai
mencapai suhu
400C
73. Inokulasi
74. Dengan starter
5%

72.

76. Inkubasi
77. Dengan
suhu
0
45 C selama 6-7
jam.
79. Pendinginan
dalam kulkas

75.

78.

Sumber : dapur48. blogspot.com

80.

81. Dari pembuatan yoghurt yang disebutkan diatas, tahap manakah


yang menerapkan sifat-sifat koloid? jelaskan!
82. .............................................................................................................
83. .............................................................................................................

49
Modul Koloid SMK Berbasis POE

84. .............................................................................................................
85. .............................................................................................................
86. .............................................................................................................
87. .............................................................................................................
88. .............................................................................................................
89. .............................................................................................................
90. .............................................................................................................
91. .............................................................................................................

92.
93.
94.
95.
96.
D. RANGKUMAN
......................................................................................................................
97.
......................................................................................................................
98.
......................................................................................................................
......................................................................................................................
99.
......................................................................................................................
......................................................................................................................
100.
......................................................................................................................
......................................................................................................................
101.
......................................................................................................................
......................................................................................................................
102.
......................................................................................................................
103.
......................................................................................................................
......................................................................................................................
104.
......................................................................................................................
105.
106.
107.
108.
109.
110.
E. SOAL LATIHAN
1. Pembuatan koloid agar-agar dari bentuk serbuk menjadi sol agaragar termasuk dalam pembuatan koloid secara?

50
Modul Koloid SMK Berbasis POE

111.....................................................................................................
...........................................................................................................
2. Gel agar-agar dapat kembali berubah menjadi sol agar-agar
melalui
proses?
...........................................................................................................
3. Pembuatan koloid dengan menggunakan loncatan listrik biasa
disebut dengan ?
112.....................................................................................................
...........................................................................................................
4. Susu dapat dibuat denga menmbuat partikel lemak menjadi
partikel koloid melalui proses?
113.....................................................................................................
...........................................................................................................
5. Pembuatan yoghurt dari susu sapi berdasarkan sifat koloid
yaitu..................................................................................................
114.
115.....................................................................................................
F. TUGAS MANDIRI
1. Pembuatan koloid dengan cara mengubah partikel kasar menjadi
partikel berukuran koloid, disebut dengan cara....
A. Kondensasi
B. Dispersi
C. Hidrolisis
D. Koagulasi
E. Substitusi
2. Pembuatan koloid berikut ini yang merupakan cara kondensasi
adalah...
A. Mekanik
B. Busur bredig
C. Penggatian larutan
D. Homogenisasi
E. Peptisiasi

51
Modul Koloid SMK Berbasis POE

3. Pembuatan yoghurt dilakukan dengan mengubah partikel koloid


menjadi partikel lebih besar dengan cara....
A. Pendinginan
B. pengembunan
C. penguapan
D. Pelarutan kembali
E. pemanasan
4. Susu adalah lemak yang berukuran suspensi, maka untuk
membuat koloid susu yang stabil digunakan proses...
A. Homogenisasi
B. mekanik
C. peptisasi
D. Elektrolisis
E. Busur bredig
5. larutan agar-agar dapat diubah menjadi gel dengan cara...
A. penambahan NaCl
B. penguapan
C. pendinginan
D. penambahan air
E. pemanasan
6. Proses pembuatan agar-agar merupakan contoh pembuatan koloid
dengan cara....
A. Dispersi
B. Kondensasi
C. Busur bredig
D. Mekanik
E. Pendinginan
7. Pembuatan koloid dengan busur bredig biasanya digunakan
untuk...
A. Aerosol
B. Sol logam
C. Emulsi padat

52
Modul Koloid SMK Berbasis POE

D. Logam campuran
E. Sol belerang
8. Pada pembuatan koloid dengan cara mekanik sering ditambahkan
stabilizer. Penambahan zat ini untuk mencegah terjadinya...
A. Reaksi oksidasi
B. Pengendapan
C. Penggumpalan kembali
D. Pelarutan kembali
E. Penguapan
9. Sistem koloid yang partikel-partikelnya tidak menarik medium
pendispersinya seperti sol CaCO3 dinamakan....
A. Liofil
B. hidrofil
C. hidrofob
D. sol
E. liofob
116..............................................................................................................................
117..............................................................................................................................
10. Koloid berikut ini yang dapat dibuat dengan cara dispersi maupun
kondensasi yaitu...
A. Sol kanji
B. Sol Fe(OH)3
C. Sol Al(OH)3
D. Sol belerang
E. Sol emas
118..............................................................................................................................
119..............................................................................................................................
G. KUNCI JAWABAN
1.

2.

3.

4.

Nilai =

jml jawaban benar


10

x 100

53
Modul Koloid SMK Berbasis POE

5.

6.

7.

8.

9.

10.

120.
H. UMPAN BALIK DAN TINDAK LANJUT
121.

Setelah anda selesai mempelajari bab ini dan mengerjakan

Latihan Mandiri, cocokkanlah jawaban anda dengan kunci jawaban


diatas. Kemudian evaluasilah kemampuan anda dengan pedoman
sebagai berikut :
Nilai 90 s/d/ 100, berarti pemahaman anda terhadap materi KB ke-3
Sangat Baik
Nilai 80 s/d/ 89, berarti pemahaman anda terhadap materi KB ke-3 Baik
Nilai 75 s/d/ 79, berarti pemahaman anda terhadap materi KB ke-3 Cukup
Nilai 65 s/d/ 74, berarti pemahaman anda terhadap materi KB ke-3 Kurang
Nilai < 65, berarti pemahaman anda terhadap materi KB ke-3 Sangat
Kurang
122.

Apabila anda mencapai nilai > 75, maka anda telah tuntas

menguasai materi pada Kegiatan Belajar (KB) ke-3, Akan tetapi jika
nilai anda kurang dari 75, maka anda harus mempelajari kembali
materi pada KB ke-3 ini, terutama pada materi yang belum anda
kuasai.
123.
124.
125.
126.
127.
128.

54
Modul Koloid SMK Berbasis POE

129.
130.
131.
132.
133.
134.
135.
136.

137.

55
Modul Koloid SMK Berbasis POE

138.

BAB III. PENUTUP


139.
140.

Anda telah selesai mempelajari materi kimia koloid yang

meliputi, sistem koloid, sifat-sifat koloid, pembuatan koloid, juga peran


koloid dalam kehidupan sehari-hari. Hal penting yang telah Anda peroleh
adalah anda dapat belajar dengan mandiri dan berkelompok. Anda
mampu berfikir bersifat kongkrit dalam kehidupan sehari-hari kemudian
dihubungkan pada materi kimia koloid. Anda juga dapat berpikir kritis
dalam

mengajukan

gagasan

yang

diterima

untuk

meningkatkan

pemahaman sehingga memperoleh hasil yang maksimal.


141.

Sebelum Anda melanjutkan pada materi selanjutnya, maka

anda harus mengerjakan terlebih dahulu Tes Formatif pada modul koloid.
Setelah itu cocokkanlah jawaban anda dengan kunci jawaban tes formatif.
Evaluasilah pemahaman Anda terhadap koloid dengan pedoman Umpan
Balik. Semoga yang anda pelajari dalam modul kimia berbasis POE ini
dapat menambah pengetahuan dan wawasan anda.
142.
143.
144.
145.
146.
147.
148.
149.
150.
151.
152.
153.

56
Modul Koloid SMK Berbasis POE

154.

TES

155. Mata pelajaran


: Kimia
156. Kelas
: XI
157. Waktu
: 45 menit
158.
A. SOAL TES FORMATIF
159.
Petunjuk
:
1. Kerjakanlah dahulu soal yang Anda anggap lebih mudah
2. Jumlah soal 25 pilihan ganda
3. Setiap jawabn benar di beri skor 1 dan bial jawaban salah skor 0
4. Pilihlah satu jawaban yang paling tepat, berilah tanda (X) pada
jawaban yang benar.
160.
161. SOAL PILIHAN GANDA
1. Campuran A mula-mula berwarna bening, setelah disaring tetap
bening dan tidak meninggalkan endapan pada kertas saring. Ketika
dikenai sinar cahaya senter, cahaya diteruskan. Campuran A termasuk
dalam....
a. suspensi
b. larutan asli
c. koloid
d. larutan sejati
e. campuran
2. Busa sabun merupakan zat cair yang terdispersi dalam medium...
a. padat
b. es
c. gas
d. Busa
e. Cair
3. Sistem berikut tergolong dalam emulsi, adalah.
a. Santan
b. asap
c. Air gula
d. Cat
e. Tinta
4. Kuningan adalah sistem koloid...
a. Zat cair terdispersi dalam gas
b. Zat cair terdispersi dalam padat
c. Zat padat terdispersi dalam zat padat
d. Zat gas terdispersi dalam cair
e. Zat gas terdispersi dalam padat

57
Modul Koloid SMK Berbasis POE

5. Nama sistem koloid yang terjadi dari fase terdispersi gas dengan fase
pendispersi cair adalah.
a. Busa/buih
b. Awan
c. Asap
d. Emulsi
e. Aerosol
6. Berikut ini yang merupakan fase terdispersi dan medium pendispersi
mentega adalah ..
a. cair dalam cair
b. gas dalam cair
c. cair dalam padat
d. gas dalam padat
e. padat dalam cair
7. Sistem koloid yang pertikel-pertikelnya tidak menarik molekul
pelarutnya disebut ..
a. elektrofil
b. dialisis
c. liofilik
d. liofob
e. hidrofob
8. Ketika matahari terbenam, langit berwarna kemerah-merahan, hal ini
menandakan adanya....
a. Gerak brown
b. Efek tyndall
c. Koagulasi
d. Dispersi
e. Elektroforesis
9. Gerak brown menyebabkan koloid.
a. stabil
b. menggumpal
c. tidak stabil
d. menghamburkan cahaya
e. bermuatan
10. Gambar berikut menunjukkan sifat koloid berupa...
a. Efek tyndall
b. Gerak brown
c. Dialisis
d. Elektroforesis
e. Koagulasi
11. Pada gambar alat pencuci darah bagi penderita gagal ginjal
menggunakan prinsip.
a. Elektroforesis
b. Dialisis
c. Koagulasi
d. Gerak brown

58
Modul Koloid SMK Berbasis POE

e. Alat cottrell
12. Koloid yang ditambahakan pada koloid lain sehingga dihasilkan koloid
yang lebih stabil disebut.
a. Surfaktan
b. Sol liofil
c. Koagulan
d. Emulgator
e. Koloid pelindung
13. Diantara zat-zat berikut ini yang tidak dapat membentuk koloid liofilik
jika didespersikan ke dalam air adalah ..
a. kanji
b. gelatin
c. sabun
d. belerang
e. agar-agar
14. Pada pembuatan es krim, agar dihasilkan es krim yang lebut perlu
ditambahakan gelatin. Fungsi gelatin adalah sebagai.
a. Emulgator
b. Koagulan
c. Koloid pelindung
d. Koloid liofob
e. dialisator
15. Pembuatan susu UHT dibuat dengan melewatkan partikel koloid pada
lubang berpori tinggi untuk membentuk partikel koloid yang stabil.
Proses ini dinamakan...
a. dispersi
b. kondensasi
c. busur bredig
d. peptisasi
e. homogenisasi
16. Jika minyak kelapa dicampurkan dengan air, maka akan terbentuk 2
lapisan zat cair yang saling melarut. Campuran tersebut akan
membentuk emulsi jika ke dalamnya ditambahkan ..
a. sabun
b. air es
c. air panas
d. larutan garam dapur
e. minyak tanah
17. Proses yang menggunakan prinsip peptisasi adalah pembuatan...
a. sol belerang
b. agar-agar
c. gel
d. susu
e. yoghurt
18. Peristiwa berikut ini yang terjadi akibat koagulasi koloid adalah ..
a. pembentukan delta di muara sungai
b. pembuatan krim rambut

59
Modul Koloid SMK Berbasis POE

c. penjernih cairan tebu dengan arang tulang


d. penyembuhan sakit perut dengan oralit
e. kabut pada malam hari tampak jelas jika terkena sinar
19. Gerakan partikel koloid dalam medan listrik disebut ..
a. elektrokimia
b. elektrolisis
c. elektroforesis
d. elektrofisis
e. elektrofobik
20. Kasein dalam susu berfungsi sebagai ..
a. dialisi
b. emulgator
c. medium pendispers
d. zat terdispersi
e. elektroforesis
21. Kosmetik merupakan contoh produk koloid. Prinsip kerja kosmetik
adalah ..
a. tidak saling melarutkan
b. dapat menempel
c. dapat mengabsorpsi kulit
d. memudarkan ketika terkena sinar
e. ukuran partikel yang terlalu besar
22. Darah merupakan contoh sistem koloid. Darah kotor dapat
dibersihkan oleh ginjal. Peristiwa tersebut menunjukkan ..
a. ginjal mampu mendialisis darah
b. ginjal sebagai penyaring darah
c. ginjal mampu mengelektrolisis darah
d. darah bergerak dalam medan magnet ginjal
e. ginjal mampu mengadsorpsi kotoran darah
23. Salah satu contoh koagulasi dalam kehidupan sehari-hari adalah ..
a. terjadinya asap
b. terbentuknya embun
c. pemisahan karet dalam lateks
d. pembuatan selai
e. pembentukan batu apung
24. Berikut ini yang merupakan bahan yang diperlukan pada pengolahan
air bersih yaitu.
a. Kaporit
b. Magnesium
c. Fluorin
d. Belerang
e. Feri klorida
25. Pengolahan air bersih memanfaatkan sifat koloid yaitu.
a. adsorpsi dialysis
b. koagulasi -- adsorpsi
c. dialysis koagulasi
d. Dialisis elektroforesis

60
Modul Koloid SMK Berbasis POE

e. Koagulasi elektroforesis
162.
B. KUNCI JAWABAN TES FORMATIF
163.
1. D
2.
3.
4.
5.

E
A
C
A

6. C
7. D
8. B
9. A
10. B

11. B
12. E
13. B
14. C
15. E

16. A
17. D
18. A
19. C
20. B

21. A
22. E
23. C
24. A
25. B

61
Modul Koloid SMK Berbasis POE

164.
165.
C. UMPAN BALIK DAN TIDAK LANJUT
166.
167.
Cocokkanlah jawaban anda dengan kunci jawaban tes
formatif. Kemudian evaluasilah kemampuan anda dengan pedoman
sebagai berikut :

Nilai 90 s/d/ 100, berarti pemahaman anda terhadap materi koloid


Sangat Baik

Nilai 80 s/d/ 89, berarti pemahaman anda terhadap materi koloid


Baik

Nilai 75 s/d/ 79, berarti pemahaman anda terhadap materi koloid


Cukup

Nilai 65 s/d/ 74, berarti pemahaman anda terhadap materi koloid


Kurang

Nilai < 65, berarti pemahaman anda terhadap materi koloid Sangat
Kurang
168.

Apabila anda mencapai nilai > 70, maka anda telah tuntas

menguasai materi koloid dan dapat mempelajari materi berikutnya.


Akan tetapi jika nilai anda kurang dari 70, maka anda harus
mempelajari kembali materi koloid pada modul ini, terutama pada
materi yang belum anda kuasai.
169.
170.
171.

172.
173.
174.
175.
176.

177.

GLOSAR

179.

178.
Adsorpsi : proses penyerapan partikel atau ion pada permukaan
koloid sehingga koloid dapat bermuatan.

180.

Adsorben : bahan yang dapat mengadsorpsi

181.

Aerosol cair : sistem koloid dari fase terdispersi cair pada medium
pendispersi gas.

182.

Aerosol padat : sistem koloid dari fase terdispersi cair pada


medium pendispersi padat

183.

Agregat : ukuran partikel

184.

Buih : sistem koloid dari fase terdispersi gas pada medium


pendispersi cair.

185.

Busur Bredig : cara pembuatan koloid dengan menggunakan


loncatan listrik.

186.

Dialisis : proses penghilangan ion-ion pengganggu menggunakan


suatu selaput semipermiable.

187.
Dispersi : proses menghaluskan partikel suspensi menjadi
partikel koloid
188.

Efek tyndall : gejala tampaknya jalan suatu berkas cahaya yang


mengandung partikel-partikel koloidal akibat terhamburnya
cahaya oleh partikel-partikel koloid

189.

Elektroforesis : Pergerakan partikel koloid dalam medan listrik

190.

Emulsi : sistem koloid dari fase terdispersi cair pada medium


pendispersi cair.

191.

Emulsi padat : sistem koloid dari fase terdispersi cair pada


medium pendispersi padat.

192.

Gel : sistem koloid yang terbentuk dari suatu sol yang zat
terdispersinya mengadsorpsi medium pendispersinya. Contoh :
agar-agar, kanji.

193.

Gerak brown : gerak acak partikel dalam medium pendispersinya,


bergerak terus-menerus untuk mencegah pengendapan.

194.

Heterogen : campuran yang terdiri dari dua bahan atau lebih yang
memiliki fasa yang berbeda.

195.

Homogen : campuran yang terdiri dari dua bahan atau lebih yang
memiliki fasa yang sama.

196.

Homogenisasi : cara yang digunakan untuk membuat suatu zat


menjadi homogen dan berukuran partikel koloid

197.

Koagulasi : peristiwa pengendapan partikel-partikel koloid


sehingga fase terdispersi terpisah dari medium pendispersinya.

198.

Koloid : Campuran yang memiliki sifat larut, homogen, stabil, tidak


meninggalkan residu, dan menghamburkan cahaya

199.

Koloid liofil : koloid di mana terdapat gaya tarik-menarik yang


cukup besar antara fase terdispersi dan medium pendispersi
(suka cairan).

200.

Koloid liofob : koloid di mana terdapat gaya tarik-menarik yang


lemah atau bahkan tidak ada sama sekali antara fase
terdispersi dan medium pendispersinya (tidak suka cairan)

201.

Kondensasi : proses menggabungkan ukuran partikel-partikel


larutan sejati menjadi ukuran partikel koloid.

202.

Larutan Sejati : Campuran yang memiliki sifat larut, homogen,


stabil, tidak meninggalkan residu, dan meneruskan cahaya.

203.

Peptisasi : proses pembuatan koloid dengan memecah molekul


molekul besar dari suspensi menjadi molekul yang lebih kecil
dengan menambahkan zat elektrolit yang mengandung ion
sejenis.

204.

Semipermiabel: selaput yang dapat melewatkan partikel-partikel


kecil seperti ion-ion

205.

Sol : sistem koloid dari fase terdispersi padat pada medium


pendispersi cair.

206.

Sol padat : sistem koloid dari fase terdispersi padat pada medium
pendispersi padat.

207.

Suspensi : Campuran yang memiliki sifat tidak larut, heterogen,


tidak stabil, meninggalkan residu.

208.

DAFTAR

209.

Annonim. Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Materi dan Kimia.


Jakarta : Tira Pustaka.

210.

Chang, R.2004. Kimia Dasar: Konsep-Konsep Inti Jilid 2. Jakarta :


Erlangga

211.

Petrucci, R.H. 1992. Kimia Dasar. Prinsip dan Terapan Modern


Edisi Keempat. Alih bahasa Suminar achmadi. Jakarta: Erlangga

212.

Sentot Budi R. 2014. Kimia Berbasis Experimen SMA/MA kelas 2.


Solo: Tiga Serangkai

213.

Sukri S.1999. Kimia Dasar 2. Bandung : Penerbit ITB

214.
215.
216.