Anda di halaman 1dari 2

PENGELOLAAN LIMBAH

No.Dokumentasi :

SOP

PUSKESMAS
WAIHAONG

Pengertian

Tujuan

Kebijakan

Referensi
Prosedur/
LangkahLangkah

No. Revisi

Tanggal Terbit
: 01 April
2016
Halaman
: 1/1
dr. ADRIYATI ARIEF
Nip :
196401112006042002

Limbah medis adalah limbah yang terdiri dari limbah yang


terdiri dari limbah infeksius , limbah patologi, limbah benda
tajam, limbah farmasi, limbah sitotoksik, limbah kimiawi,
limbah radioaktif, limbah container bertekanan dan limbah
dengan kandungan logam berat yang tinggi.
Limbah medis di puskesmas berasal dari kegiatan pengobatan
dan perawatan. Limbah yang dihasilkan antara lain limbah
infeksius, limbah farmasi, limbah yang berasal dari
laboratorium dan limbah benda tajam
- Mencegah terjadinya penularan penyakit akibat limbah
medis
- Mencegah terjadinya kecelakaan kerja akibat limbah
medis
- Mencegah terjadinya infeksi nosokomial
- Limbah medis di puskesmas waihaong dikirm ke PT.
Multazzam untuk dimusnahkan di incenerator (Telah
ada Mou)
- Sesuai SK kepala puskesmas no.
1. Menyediakan tempat untuk limbah medis (yang kuat,
tahan bocor dan tertutup) di dekat sumber sampah
2. Menyediakan safety box/ tempat sampah khusus benda
tajam (Spuit, jarum, ampul)
3. Melapisi tempat sampah medis dengan kantong plastik
4. Memasukkan sampah medis hasil kegiatan dibalai
pengobatan, UGD, KIA-KB, laboratorium dan bagian
obat/ farmasi kedalam tempat sampah medis dan tutup
kembali
5. Memasukkan ke tempat penampungan sampah medis
sementara yang lebih besar (kuat, tahan air, tahan
bocor, tertutup) atau disimpan didalam tempat
penyimpanan limbah medis dengan syarat
- Lokasi penyimpanan bebas banjir
- Tidak rawan bencana

- Berada diluar kawasan lindung


- Sesuai dengan rencana tata ruang
6. Mengirim limbah medis yang telah di kumpulkan di
dalam tempat penampungan sampah sementara PT.
Multazzam dengan alat angkut yang kuat, tahan air
dan tertutup
Unit terkait