Anda di halaman 1dari 3

Peran Wanita dalam Pemeliharaan Kesehatan Keluarga

Kelompok 2 :

SRIAMA MULYANI
YANSIE FERIYANI
CHATERINE YULFRANTIEN HATUSUPY
FARRA AULIA

(Notulen)

PERTANYAAN 1 (MARLIA FUJIANTI)


Bagaimana peran bagi ibu yang berkarier, setidaknya tugas sebagai ibu di
rumah dan di kantor. Bagaimana menjelaskannya?

PERTANYAAN 2 (ERNIAWATI PUJININGSIH)


Bagaimana peran ibu Pemberi Asuhan Kesehatan Provider yang
dimaksudkan dalam peran menjaga dan merawat dan Motor yang
dimaksudkan dalam pengambilan keputusan. Bagaimana dengan ibu-ibu
yang awam?

PERTANYAAN 3 (RAHMA BADIU)


Bagaimana pendapat kelompok tentang peran wanita terkait gender,
melihat banyaknya tugas-tugas wanita?

JAWABAN KELOMPOK:
PERTANYAAN 1:

Pintar membagi waktu antara di kantor-di rumah, sehingga

tanggung jawab dirumah OK dan di kantor OK


Pembagian peran antara suami-istri-anak
Tidur pun mikir, ego disingkirkan sehingga bisa saling melengkapi

tugas
Menjalani peran dengan ikhlas, enjoy, dan santai
Hindari mengeluh
Komunikasi khususnya dalam berbagi peran bahkan berperan
ganda

SHARE PENGALAMAN PRIBADI


CHATERINE YULFRANTIEN
HATUSUPY
SRIAMA MULIYANI
FARRA AULIA

PERTANYAAN 2

Kehidupan berumah tangga di Kota dan di Desa, pada dasarnya


seorang ibu sebagai orang awam dan orang modern. Ada juga

Insting/naluri ibu.
Ibu orang yang awam setidak-tidaknya mengetahui apa yang mesti
dilakukan meskipun secara teoritis itulah maksudnya, secara

prinsip sudah dilakukan.


Penggunaan toga (Tanaman Obat Keluarga) dalam keperawatan

keluarga-komunitas
Seorang ibu tetap terus mengutamakan kesehatan anggota

keluarga yang lain tanpa mempedulikan kesehatannya sendiri.


Komunikasi yang baik antar suami istri, meskipun konteks ibunya
berpendidikan minim dan pengetahuan minim.
SHARE PENGALAMAN PRIBADI
I MADE SUDARTA
OMIATI NATALIA
YANSIE FERIYANI

PERTANYAAN 3

Kesetaraan gender bertujuan dalam memberdayakan perempuan


untuk bisa produktif (menghasilkan dan berkembang) secara

ekonomi.
Gender peran wanita, contohnya: perempuan berpendidikan 30%

perempuan di DPR saling menghargai


Mampu memposisikan diri/batasan-batasannya
Mendapat perlakuan yang sama dalam berpendapat ide/anggapan

KESIMPULAN:
Peran ibu tidak hanya sebagai pendamping suami dapat juga sebagai
teman, pendorong dan penasehat yang bijaksana. Dan yang paling
penting bahwa semua peran itu dapat dilakukan dengan baik apabila ada
keterbukaan/komunikasi satu sama lain kerjasama dan saling pengertian.