Anda di halaman 1dari 4

SYNTAKS PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS MEDIA PERMAINAN

(ULAR TANGGA KIMIA)


Nama Sekolah

: SMA Methodist 8 Gelugur Medan

Materi

: Stuktur atom

Kelas/Semester

: X/I

Standar Kompetensi

Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan ikatan kimia


Kompetensi Dasar

Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur, massa atom relatif, dan
sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik serta menyadari keteraturannya, melalui
pemahaman konfigurasi elektron
Indikator

1.

Memahami struktur atom berdasarkan teori atom menurut Dalton, JJ Thomson, Rutherford dan

2.
3.
4.
5.

atom Bohr
Menentukan partikel dasar (proton, elektron dan neutron)
Menentukan konfigurasi elektron dan elektron valensi
Menentukan massa atom relatif berdasarkan tabel periodik
Mengklasifikasikan unsur ke dalam isotop, isobar dan isoton)
Strategi Pembelajaran

: Deduktif

Model Pembelajaran

: Kooperatif

Metode Pembelajaran

: TGT (Team Games Tournament) dan Ceramah

Media Permainan

: Ular Tangga Kimia

Uraian Materi

Strategi Pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru
dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien Dalam proses
pembelajaran ini, strategi pembelajaaran yang digunakan peneliti adalah strategi pembelajaran
group-individual learning. Dengan mengutip pemikiran J. R David, Wina Senjaya (2008)
menyebutkan bahwa dalam strategi pembelajaran dapat dikelompokkan ke dalam dua bagian
yaitu: (1) Exposition-Discovery Learning dan (2) Group-Individual Learning (Rowntree dalam

Wina Senjaya, 2008). Ditinjau dari cara penyajian dan cara pengolahannya, strategi pembelajaran
dapat dibedakan antara strategi pembelajaran induktif dan strategi pembelajaran deduktif.
Model pembelajaran pada dasarnya merupakan bentuk pembelajaran yang tergambar dari
awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru. Adapun model pembelajaran yang
digunakan peneliti adalah Model pembelajaran kooperatif. Model pembelajaran kooperatif
adalah model pembelajaran dengan setting kelompok-kelompok kecil dengan memperhatikan
keberagaman anggota kelompok sebagai wadah siswa bekerjasama dan memecahkan suatu
masalah melalui interaksi sosial dengan teman sebayanya, memberikan kesempatan pada peserta
didik untuk mempelajari sesuatu dengan baik pada waktu yang bersamaan dan ia menjadi
narasumber bagi teman yang lain. Menurut Slavin pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran
yang dilakukan secara berkelompok, siswa dalam satu kelas dijadikan kelompok -kelompok kecil
yang terdiri dari 4 sampai 5 orang untuk memahami konsep yang difasilitasi oleh guru
Metode

pembelajaran

dapat

diartikan

sebagai

cara

yang

digunakan

untuk

mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis
untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dan sebagai metode yang digunakan dalam sintaks ini
adalah metode TGT. TGT adalah salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang menempatkan
siswa dalam kelompok kelompok belajar yang beranggotakan 5 sampai 6 orang siswa yang
memiliki kemampuan, jenis kelamin dan suku kata atau ras yang berbeda. Guru menyajikan
materi, dan siswa bekerja dalam kelompok mereka masing masing.
Langkah Pembelajaran :
Menurut Slavin pembelajaran kooperatif tipe TGT terdiri dari 5 langkah tahapan yaitu :
tahap penyajian kelas (class precentation), belajar dalam kelompok (teams), permainan (geams),
pertandingan (tournament), dan perhargaan kelompok ( team recognition).
a. Tahap Penyajian Kelas
Sebelum diadakan permainan ini, materi sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya. Jadi
permainan ini hanya sebagai pemahaman dalam mengerjakan soal.
Guru menjelaskan aturan pemainan ular tangga, sama halnya dengan permainan ular tangga
sesungguhnya, hanya dalam permainan ini dadu diganti dengan soal, soal telah dilipat dalam
ukuran kecil dan dimasukkan dalam kotak. Soal yang disediakan sebanyak 30 buah. Dalam
permainan ini, jika siswa menjawab soal angka ganjil dengan benar maka pemain maju 3
langkah, dan jika siswa menjawab soal genap dengan benar maka pemain maju 2 langkah

demikian seterusnya sehingga diperoleh pemenang. Dan jika dalam kelompok tidak bisa
menjawab soal, maka berhak dilempar kepada kelompok lain yang berhak mendapat giliran.
Kemudian, guru membagi siswa membagi 4 kelompok belajar yang beranggotakan 5 sampai 6
orang siswa yang memiliki kemampuan, jenis kelamin dan suku kata atau ras yang berbeda.
b.

Belajar dalam kelompok, siswa diberi kesempatan untuk diskusi dan menentukan pemain
pertama hingga pemain kelima sebelum diadakan permainan

c.

Permainan, setelah semua anggota kelompok siap. Kemudian antar kelompok diundi untuk
menentukan siapa terlebih dahulu yang berhak mendapat giliran mencabut soal. Demikian
seterusnya hingga diperoleh urutan 1s/d 4.

d.

Pertandingan, setelah permainan berlanjut. Maka akan diperoleh 2 kelompok dalam posisi
teratas. Kelompok ini yang akan kemungkinan besar memenangkan permainan

e.

Penghargaan Kelompok, setelah diperoleh pemenangnya. Maka guru memberikan


penghargaan bagi kelompok yang menang.

f.

Dalam permainan ular tangga ini, guru sebagai juri dan wasit yang menentukan benar atau
salahnya jawaban siswa.
Kelemahan dan kelebihan media permainan Ular Tangga Kimia :
Kelemahan :

1. Keadaan kelas kurang kondusif


2. Siswa yang sifatnya tertutup, akan mengalami masalah
3. Tidak semua siswa memahami prinsip permainan
4. Siswa yang tidak bisa menjawab soal, akan malas untuk menjawab
5. Diperlukan tanggungjawab yang penuh untuk mengawasi siswa
Kelebihan :
1. Bermain sambil belajar
2. Siswa tidak akan bosan dalam belajar
3. Siswa aktif, kreatif dan inovatif
4. Membangkitkan motivasi
5. Peralatannya mudah diperoleh dan mudah merangkainya
6. Dan tidak terlampau mahal.
Ular tangga dan soal (telah digulung dalam ukuran kecil) struktur aton yang digunakan adalah
sebagai berikut :

Softskill yang mungkin terkembangkan dengan variasi atau kombinasi strategi, metode,
model dan media permainan ular tangga adalah sebagai berikut:
1. Berani
2. Hati-hati
3. Motivasi
4. Kerjasama
5. Kreatif
6. Semangat
7. Berlaku adil
8. bertanggungjawab